Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
372
Lapor Hansip
13-01-2020 03:26

Aku Hanyalah Manusia Biasa 『 Horor , Love 18++ 』

.
.
.
『 I N D E X 』

1. Prolog

2. Part 1

3. Part 2

4. Part 3

5. Part 4

6. Part 5

7. Part 6

8. Part 7

9. Part 8

10. Part 9

11. Part 10

12. Part 11

13. Part 12

14. Part 13

15. Mulustrasi

16. Part 14

17. Part 15

18. Part 16

19. Maaf


20. Lokasi uji nyali



[ Side Story ]

1. Refreshing NEW
Diubah oleh Jelly69
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bukhorigan dan 49 lainnya memberi reputasi
46
Masuk untuk memberikan balasan
Aku Hanyalah Manusia Biasa 『 Horor , Love 18++ 』
22-01-2020 00:09

Part 8

Quote:Malam harinya aku bermimpi .. Aku berada di sebuah padang rumput bukan pemandangan indah yang ku dapat melainkan pemandangan yang mengerikan , ku lihat banyak sekali kepala manusia tergeletak tanpa badan darah menggenang layaknya sebuah sungai .. Aku hanya terpaku tak henti2nya aku beristigfhar , lalu kepala2 itu mulai bergerak bergerombol mengepungku yang membuatku kaget adalah salah satu diantaranya tidaklah asing .. Aku tidak salah lihat itu adalah viona tapi bagaimana bisa ? Apa maksud dari mimpi ini ?


Kepala tanpa tubuh itupun mulai mengerumuniku membuatku terjatuh dan aku menutupi muka dengan tangan , sungguh mengerikan pengalaman ini dan sungguh terasa nyata yang kurasakan .. 1 fakta yang aku dapat adalah mereka semua mengatakan hal yang sama


"Tolong kami ryan , kamu yang membuat kami seperti ini"

Aku tidak bisa membuat kesimpulan kejadian apa yang akan terjadi atau arti apa dari mimpi tersebut , yang pasti aku sangat ketakutan ... Mimpi itu terasa sangat lama .. Sampai pada akhirnya aku terbangun dalam kondisi berkeringat , nafasku tidak beraturan ... Sungguh mengerikan mimpi yang aku alami namun aku tidak terlalu mengkhawatirkan hal tersebut ..



Mencoba tenang adalah hal yang harus ku lakukan , jam menujukan pukul 04 lebih sekian menit aku langsung bergegas membersihkan badan lalu melaksanakan kewajiban yaitu sholat subuh ...


Setelah selesai aku coba memanggil temanku dalam hati tentunya

"Raden..."

Raden pun muncul kini berada disampingku yang masih duduk diatas sejadah


"Ada apa ryan memanggilku ? Pasti mengerikan bukan mengalami mimpi barusan" ucapnya enteng seperti sudah tau apa yang aku alami


"Kok kamu tau sih ? Tau darimana ? Baca pikiran aku ya" tanyaku memburu sangat penasaran

"Apa yang kamu tanam itu pula yang akan kamu tuai , apa yang kamu lakukan kamu harus siap dengan akibatnya" ucap raden

Aku mulai berpikir keras , tidak mendapati sebuah jawaban dari raden dia malah menghilang meninggalkanku sendirian dengan semua pikiran yang bercabang

"Perasaan aku gak ngelakuin apapun , apa aku lupa ya ? Tapi aku kayaknya gak bikin kesalahan" gumamku

Setelah sekian lama melamun akhirnya aku tiba pada sebuah point penting

"Tunggu dulu... Mimpi barusan disana ada viona dan beberapa muka yang ku kenal di sekolah"

"Hmmmm..... Tidak ada muka keluargaku atau saudara2ku"

Setelah sadar aku pun menyimpulkan bahwa dalam mimpi tersebut semua yang ku lihat adalah siswa siswi sekolahku ...

"Tapi kenapa harus mereka ? Apa mungkin penghuni sekolah marah gara2 aku nyerang si kunti kemarin ? Ya bisa jadi begitu" Ucapku mantap

"Lalu apa yang harus ku lakukan ? Apa sekolahku akan mendapatkan bencana ? Tentu bisa jadi !!!"

"raden , guntur , sangkala , abah , bapak tolong bantu ryan menghadapi apapun yang akan terjadi nanti" ucapku dalam hati

.... .... .... ....



Aku sudah sampai di sekolahan , masih menjalani kegiatan MOS , aku pun mulai banyak mengenal teman teman baruku ..


Sampai dengan siang harinya masih belum terjadi apa2 , aku yang sedari tadi tiba di sekolah sudah gelisah kini mulai tenang mungkin memang tidak akan terjadi apa2 ...



Kegiatan MOS berjalan dengan lancar tanpa ada gangguan apapun , satu hal yang membuatku risih adalah tatapan para mahluk halus padaku sangat menggambarkan kebencian .. Hawa negatif sangat terasa sekali pun jika kalian tidak bisa melihat mereka kalian akan tetap merasakannya ..


... ... ... ... ... ... ... ... ... ...


Hari hari terlewati , belum ada serangan militer dari pihak sekolahan emoticon-Big Grin Aku pun merasa tenang tapi tidak membuatku mengendurkan kewaspadaan selalu ku bawa ketiga temanku kali ini ...

... ... ...


Hari ini adalah hari pertamaku menjadi seorang siswa kelas 1 SMP aku menempati kelas 7F berada di bagian depan jajaran gedung sebelah kiri .. Aku sudah mengenal semua teman sekelasku , mereka cukup asik untuk diajak bercanda ...


Waktu sholat dzuhur pun tiba , aku pergi ke mushola untuk mengikuti sholat jamaah ... Semuanya berawal dari sini , selesai sholat saat semuanya keluar dari mushola tiba2 terdengar kegaduhan dari kelas sebelah yaitu kelas 7J serentak hal itu menarik perhatian beberapa orang untuk melihat apakah gerangan yang terjadi , firasatku mulai buruk aku bergegas mengikuti beberapa orang yang sama penasarannya denganku ...


Tiba disana ku lihat sekitar 5 siswi mengalami kesurupan , aku akan maju ? Tentu saja tidak , bahkan aku saja tidak tau bagaimana caranya mengeluarkan jin di dalam tubuh mereka ... Belum sejauh itu aku belajar emoticon-Big Grin


Ku lihat mahluk yang merasuki para siswi itu adalah kuntilanak dengan berbagai varian bentuk , ada yang mukanya rata , ada yang hancur bahkan ada yang terlihat masih cantik hanya saja mukanya tetap pucat jadi tidak bisa dibilang beneran cantik ..


Beberapa orang mulai mencoba membantu

"panggilin pak ujang cepetan!!" teriak salah satu siswa yang kutebak dia adalah ketua kelas 7J


Beberapa orang berlari menuju ruang guru , pak ujang adalah guru agama .. Tidak lama beliau datang , saat masuk para siswi yang kesurupan mulai menyerang pak ujang namun gerakan pak ujang sungguh sangat lihai beliau menghindari serangan itu dengan sangat mudah , beliau mulai mengeluarkan jin jin yang merasuki para siswi namun itu bukanlah akhir , para siswa dan siswi yang lain malah ikut kesurupan sekarang sekitar 10 orang yang mengalami kesurupan , ku lihat pak ujang kerepotan ...


Aku berinisiatif menutup pintu kelas agar yang kesurupan tidak berlari keluar atau menyerang para penonton

"Permisi yang disini munduran dikit pintunya harus ditutup takutnya mereka nyerang kita"

Mereka pun mengerti , memberikan jalan untukku menutup pintu , namun saat itu mereka yang kesurupan malah berlarian kearahku reflek ku banting pintu lalu menahan nya dari luar ...

Kerumunan mulai menambah banyak , orang2 didekatku membantuku menahan pintu ..

"Butuh bantuan ?" Raden muncul disampingku

Namun kubalas dengan menggelengkan kepala .. Bukan aku tidak mau membantu tapi aku tidak ingin pandangan orang lain berubah padaku hanya karena mengetahui aku berbeda dari yang lain ...


Hal yang tidak terduga terjadi , beberapa orang diluar kelas malah kesurupan ... Aku diserang mereka , aku lari menjauh mereka mengejarku , ku dengar viona memanggilku namun tidak ku hiraukan aku tetap berlari sampai aku tiba di lapangan basket aku sudah kecapean nafasku sudah senin kamis , tubuhku diterjang aku tersungkur namun ada satu siswa menolongku dia mengeluarkan jin di siswi yang menindih punggungku , ternyata dia juga seorang indigo ku lihat dia memiliki satu pendamping yang lumayan kuat bentuknya seperti wanita memakai kebaya parasnya sangatlah anggun , ku lihat dia sangat gesit menyembuhkan semua yang kesurupan ...


"kamu gpp ?" tanya dia mengulurkan tangannya membantuku berdiri

"gpp kok , makasih ya" jawabku menerima uluran tangan nya

"Iya kamu jangan disini pergi menjauh mereka terlalu banyak ini akan menjadi hari yang panjang"

"Baik" Aku mulai berjalan ku lihat viona disana melihatku menghampirinya

"kamu gpp yan ?"
"gpp kok lumayan olahraga" jawabku

Kerumunan siswa masih banyak para guru juga ikut hadir menyuruh semuanya kembali ke kelas ... Ku lihat pasukan kuntilanak bukannya berkurang tapi malah bertambah , benar kata orang tadi ini akan menjadi hari yang panjang ... Pak ujang tiba dengan keringat yang mengucur menandakan dia sudah kelelahan , serangan berikutnya pun terjadi saat para siswa siswi hendak kembali ke kelas sekarang puluhan siswa jumlahnya tidak bisa dipastikan namun bukan jumlah yang sedikit mereka semua menggeram , tertawa , menangis sesuai dengan mood si kunti yang memasuki tubuh mereka emoticon-Big Grin


Pak ujang mulai melantunkan doa begitu juga dengan anak indigo tadi , hari ini pemeran utamanya adalah mereka berdua , tontonan gratis yang sangat mengerikan ...


Pak ujang berlari ke arahku dan bertanya sambil ngos2an

"Kamu ryan ya ?" tanya beliau

"iya pak saya ryan"

"Jujur saja apa yang sudah kamu perbuat pada salah satu dari mereka ?" beliau bertanya

"Iya pak saya memusnahkan nya"

"yaudah bantu sini , ini urusan kamu dengan mereka" ucapnya sedikit emosi


Viona yang berada di sampingku terlihat kaget , mungkin tidak percaya kalau adik nya adalah penyebab dari semua kejadian ini ( yap betul , ku anggap perhatian darinya selama ini karena dia menganggap aku adiknya , itu yang aku tangkap ) .. Karena sudah terlanjur aku pun terpaksa membantu meskipun belum kepikiran mau dengan cara apa membantunya


Sedikit info pak ujang memiliki 2 khodam yaitu harimau dan kakek2


Aku memanggil teman2ku

"raden , guntur , sangkala hadir"

Mereka muncul lumayan membuat pak ujang terkesima ...

"Anak pilihan rupanya" ucap pak ujang kini beliau tersenyum


Pak ujang dan anak indigo tadi mengeluarkan satu per satu mahluk yang merasuki para murid .. Sementara aku yang tidak bisa melakukan itu hanya diam melihat ketiga temanku menyerang pasukan kunti satu persatu ...


Sepertinya tidak habis2 pak ujang dan anak indigo sudah berada di batas mereka , aku berinisiatif mengakhiri ini semua ... Aku mulai bermeditasi mencoba berkomunikasi dengan salah satu dari mereka , setelah berhasil ku suruh dia memanggil para pemimpin nya ...


Tidak lama datang 2 kuntilanak yang energinya sangat kuat ... Ternyata mereka lah pemimpinnya

"Hahaha berani juga seorang bocah menantangku" ucap salah satunya

Dia menyerangku namun dihalangi oleh guntur

"Bagaimana bisa (menyebut nama asli guntur) menjadi pengikut seorang bocah"

"Dia adalah anak pilihan , bahkan dia bisa memusnahkanmu dengan mudah sama seperti panglima pasukanmu yang telah dia habisi" jawab guntur


Ternyata yang menggangguku waktu itu adalah panglima kerajaan kunti .. Sekedar info ternyata disamping sekolahanku ada hutan lebat disana adalan kerajaan kuntilanak , makanya mereka sering berkeliaran disekolah karena memang dekat .. Dan mahluk lain yang menjadi penunggu sekolahku seperti berteman baik dengan mereka , tapi saat penyerangan ini aku tidak menemukan mereka , mungkin mempersilahkan tempat dan waktunya pada kerajaan kuntilanak untuk menghabisiku emoticon-Big Grin


Khodam milik pak ujang dan si anak indigo sudah berada di batasnya juga , hal itu dimanfaatkan oleh kedua pemimpin kunti ... Mereka mengambil alih tubuh pak ujang dan si anak indigo , tentu saja hal itu sangatlah mudah karena pak ujang dan anak indigo sudah kehabisan energi dan menjadi sangat rapuh



Pak ujang dan si anak indigo tertawa sangat keras melihat jagoan nya sudah tumbang murid2 lain mulai berlari ketakutan


"Dengan tubuh ini aku bisa membunuhmu bocah sialan hahaha" ucap sosok yang memasuki si anak indigo


Mereka berdua bertarung dengan tiga temanku , namun di satu kesempatan salah satunya berhasil membuat ketiga temanku kerepotan , jin yang merasuki pak ujang berlari ke arahku aku menyiapkan kuda2 siap untuk menahan serangannya ..


Namun saat sudah dekat dia tidak menyerangku , dia melewati sisi kananku .. Aku tetap di posisi yang sama masih jaga2 mungkin ini hanya trik dia untuk membongkar pertahananku , namun ternyaya perkiraanku salah dia menyerang viona . Ternyata dia sudah tau kelemahanku , satu2nya gadis yang sedang mengisi hatiku adalah incaran nya dengan tujuan membuat emosiku labil dan dengan mudah mengalahkanku ..


Dia menerjang viona mencekik lehernya aku langsung balik badan berlari kearah viona namun ku lihat viona sudah tidak sadarkan diri di lehernya berbekas gambaran tangan berwarna biru kehitaman ...


Melihat kejadian itu emosiku sudah memuncak saat sudah bisa menggapainya ku pukul bagian dada dengan ku sertakan sejumlah energi negatif tentu dalam jumlah yang banyak karena saat ini emosiku sudah tidak bisa terbendung , tubuhnya terhempas melayang lalu menabrak tembok..... Bersambung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
arip1992 dan 17 lainnya memberi reputasi
18 0
18
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
denting-waktu-dalam-ruang-sepi
Stories from the Heart
tenung-based-on-true-story
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Stories from the Heart
Heart to Heart
Stories from the Heart
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia