Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
372
Lapor Hansip
13-01-2020 03:26

Aku Hanyalah Manusia Biasa 『 Horor , Love 18++ 』

.
.
.
『 I N D E X 』

1. Prolog

2. Part 1

3. Part 2

4. Part 3

5. Part 4

6. Part 5

7. Part 6

8. Part 7

9. Part 8

10. Part 9

11. Part 10

12. Part 11

13. Part 12

14. Part 13

15. Mulustrasi

16. Part 14

17. Part 15

18. Part 16

19. Maaf


20. Lokasi uji nyali



[ Side Story ]

1. Refreshing NEW
Diubah oleh Jelly69
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bukhorigan dan 49 lainnya memberi reputasi
46
Masuk untuk memberikan balasan
Aku Hanyalah Manusia Biasa 『 Horor , Love 18++ 』
13-01-2020 06:00

Part 1

Quote:Sebelumnya mohon maaf jika penulisanku kurang baik , tadinya bingung mau pake style gimana dan akhirnya diputuskan seperti ini , tadinya pake panggilan "gue" tapi untuk membawa pembaca masuk ke dalam cerita lebih baik pake "aku" ... Kalo ada yang punya saran gambar yang bagus buat cerita ini boleh dibantu , apalagi kalo ada yang bisa editin sekalian malah makin bagus dan akan sangat diterima emoticon-Big Grinngarep emoticon-Ngakak pokonya kalo punya masukan silahkan dicurahkan , apalagi untuk kenyamanan trit pasti ditanggepin emoticon-Cendol (S)



FYI Gue gak dibayar buat bikin trit ini , gak membayar pula buat kelangsungan trit ini , jadi kalo yang gak suka silahkan membaca cerita lain karena gue sama sekali gak menerima hujatan , melainkan menerima masukan karena kedepannya mungkin kalian akan ada yang membenci gue bahkan cara hidup gue atau mungkin ada yang gak percaya kalo ini REAL silahkan saja , gue malah beranggapan bahwa hidup kalian belum tau banyak hal , di dunia ini banyak hal diluar nalar bukan cuman trit gue , sebelumnya banyak cerita yang sama halnya dengan gue , gue pun membaca dan menceritakan pada mereka, mereka menjelaskan bahwa halnya negara ini kaya akan keagungan Allah SWT dengan hidup saling berdampingan dengan yang tak kasat mata , mereka mengatakan bahwa gue harus percaya meskipun tanpa melihat karena sejatinya kehidupan gue gak beda jauh sama mereka (ts trit semacam gue) yang mempunyai kutukan yang lebih dekat kepada alam kematian karena mereka yang tak hidup sudah biasa gue perhatikan , malah curhat emoticon-Blue Guy Bata (L)

Yaudah intinya gitu deh emoticon-Big Grin Silahkan mengosongkan gelas untuk menerima apapun yang akan gue ceritakan , gue bukan orang yang tahu segala hal , jadi jika ada salah dalam menjelaskan mohon ditegur emoticon-shakehand






Aku terbangun setelah kejadian menyeramkan kemarin yang menimpa anak kecil sepertiku dan teman2ku , aku tak sabar ingin bertemu dengan teman2ku , lebih tak sabar lagi untuk melarang mereka menceritakan kejadian kemarin kepada anak2 lain ... Alasannya cukup jelas agar tidak terjadi keributan disekolah dan agar tidak mendapat omelan guru karena main sampai maghrib di sekolah ...



Setelah kegiatan dipagi hari aku lakukan akupun berpamitan kepada kedua orangtuaku untuk berangkat sekolah , sedikit kupercepat kakiku agar lebih dulu menemui adit , heru , agung dan yang lainnya agar tidak menceritakan kejadian kemarin , sebenarnya kemarin ada 8 orang diantaranya adalah aku , adit , heru , agung , adi , toni , bagas dan riki , namun tidak ku sebutkan semua dikarenakan akan terlalu panjang dan kesulitan kalian mengingat peran di ceritaku , karena memang 3 orang yang aku ceritakan sebelumnya akan beberapa kali mengalami petualangan ekstrim bersamaku jadi yang lainnya biarkan jadi pemanis saja emoticon-Big Grin


Sesampainya aku disekolah aku belum melihat ketujuh orang yang sedang aku cari , sampai dikelaspun mereka tidak ada ... aku pun berinisiatif bertanya pada yang lain


"din yang lain pada kemana kok belum dateng ?" Tanyaku pada udin yang sedang sibuk mengerjakan pr

"Gatau tuh yan tadi aku lewat rumah si adi katanya dia gak masuk soalnya sakit panas"

"Terus yang lainnya ?" Tanyaku penasaran

"Si agung juga sakit panas kok pada samaan sih , padahal kalo mau bolos aku juga pengen ikutan lah ini pr seabrek pusing aku ngerjainnya" jawab udin sambil garuk2 kepala

Akupun tidak menjawab omongan si udin yang mengeluh soal kebengisan guruku memberikan pr emoticon-Big Grin


Sejenak aku berpikir mungkin mereka ditempelin sama setan kali sampe sakit semuanya , tapi kok aku gak kena ? emoticon-Confused ... kebingunganku harus ku tunda karena guruku yang galaknya naduzubilah sudah masuk dia punya track record kalo yang gak ngerjain tugas atau pr dia pasti dihukum lari ngelilingin lapangan upacara abis itu diomelin dan ditendang , ya! Lazim dijaman itu bagi seorang guru menendang muridnya dan muridnya pun tidak mau mengadu pada orangtuanya , tapi kekejaman guruku yang satu ini berefek lumayan pada anak2 nakal mereka jadi sedikit rajin dikarenakan tidak ingin kena sepak emoticon-Ngakak



Lanjut lagi .... Setelah hari yang melelahkan berlalu jam pulang pun tiba , aku buru2 pulang ingin mengunjungi rumah teman2ku yang gak masuk .. begitu sampai dirumah adit karena dia rumahnya paling deket dari sekolah aku langsung mengucapkan salam

"Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam , eh dek ryan masuk dek pasti mau nengokin adit ya"
"Iya bu , aku masuk ya"
"Langsung ke kamarnya aja ya ibu lagi masak takut gosong" jawab ibunya adit ngeloyor kedapur



Aku pun masuk dan adit ku lihat sedang tidur , aku sedikit segan membangunkan namun karena rasa penasaranku sudah memuncak aku memutuskan untuk mengganggunya emoticon-Big Grin

"Dit... oy ditt bangun..." aku menggoyang2kan badannya
"Emmmmm" jawabnya sambil berguling membelakangiku

Aku yang sedikit kesal mulai mencoba cara lain , ku tiup tiup telinganya si adit dan berhasil dia bangun diikuti dengan omelannya karena merasa terganggu saat sedang hibernasi emoticon-Big Grin

"Apasih yan ganggu orang tidur aja , pusing palaku mending pulang sana" jawabnya sambil menguap
"Dit kamu sakit kenapa ?" Pertanyaan pancingan yang sukses membuat dia sedikit hilang rasa ngantuknya
"Aku sih yakin gara gara kejadian kemarin , tapi kenapa aku doang yang sakit" jawabnya serius
"Kata siapa orang kalian semua sakit kok , malah sakitnya sama" jawabku diiringi muka kaget dari adit
"Serius kamu yan ?" Tanya adit gak percaya
"Ngapain aku bercanda" jawabku datar
"Terus aku harus gimana biar sembuh yan ?" Muka adit memelas


Aku sedikit berpikir mencoba mengubungkan teka teki kejadian kemarin , kejanggalan waktu , dan efek kepada teman2ku ... Sulit mungkin bagi anak kecil sepertiku mengartikan hal hal yang sudah diluar nalar , namun entah darimana aku mendapatkan jawaban dan aku yakin dengan apa yang terlintas dipikiranku ..

"Dit sebenernya kemarin kita kan dikerjain sama setan , kita tuh udah masuk dimensi mereka...."
"Bentar bentar" potong adit segera mengambil gelas dimeja disamping kasurnya
"Haus , sok lanjut yan"

Aku menarik nafas lalu mengeluarkannya dan melanjutkan omonganku

"Jadi kita tuh udah masuk dimensi mereka , soalnya pas aku pulang ibuku nanya kan kenapa pulang malem abis darimana pulang jam 10 , nah aku kaget kan perasaan kita baru aja denger adzan maghrib kenapa pas sampe rumah jam 10 malem itu artinya...."
"Yan aku juga sebenernya bingung soalnya mamahku juga bilang kalo pas aku pulang udah jam 10" potong adit
"Jangan motong terus napa emoticon-Mad " aku kesal
"Iya iya maaf emoticon-Peace "

"Itu artinya pas kita dikerjain mereka kayak genjutsu kita biar ngerasa sebentar tapi sebenernya lama" jawabku ngaco emoticon-Big Grin
"Ini apa pake naruto dibawa bawa" emoticon-Nohope
"Apa mungkin yan......"
"Apaan dit ? " jawabku penasaran
"Waktu didunia mereka itu berbeda sama di alam kita makanya pas kita keluar itu udah 4 jam berlalu dari habis adzan maghrib ?" Jawab adit membuatku paham maksudnya


Inilah kenapa aku mau berdiskusi sama adit , disamping dia cerdas dia juga punya ketertarikan sejak lama sama hal hal berbau ghaib dia sering diceritakan mengenai pengalaman horor oleh pamannya , karena dikampung pamannya lumayan angker jadi adit terbiasa mendengar kejadian2 yang aneh ...



Meskipun aku tidak langsung menyimpulkan bahwa yang dkatakan adit itu benar tapi setidaknya aku sedikit punya gambaran dengan apa yang terjadi pada kita ... Disamping itu adit pun tidak bisa memecahkan teka teki mengapa aku saja yang tidak ikutan sakit , karena kita berdua buntu akhirnya diputuskan kalo aku ini hoki emoticon-Wakaka



Setelah obrolan panjang akupun berpamitan karena banyak yang harus aku kunjungi , dan mereka semua aku wanti2 agar tidak bercerita pada siapapun ...

Malam harinya saat aku tidur , aku bermimpi .... Aku berada ditengah hutan belantara dengan pepohonannya yang menjulang tinggi , disana aku kebingungan harus jalan kemana dan harus ngapain , setelah aku berputar2 dan tak menemukan ujung dari hutan ini akupun dikejutkan dengan suara tertawa yang menggema diantara rerimbunan pohon , menggema membuat kepalaku sakit , setelah itu ada sesuatu yang jatuh dari atas dan menimpa tubuhku , akupun terjatuh saat aku melihat apa yang menimpa tubuhku karena dia tidak membiarkanku berdiri dan alangkah kagetnya ternyata sosok pocong menduduki punggungku dengan muka yang hancur , membusuk , hitam mata yang tanpa kelopak ... Aku berteriak sekuat tenaga , meronta2 mencoba meloloskan diri namun sia2 , tubuhnya tak bergeming bahkan aku tidak bergerak sedikitpun masih dengan posisi yang sama ...



Aku mulai putus asa , aku menangis , menjerit namun tidak ada yang menolongku ... saat setelah itu ada suara yang bergema kembali

"Hei anak adam , apa kamu ketakutan ?"


Aku menyisir sekitaran yang bisa kulihat dengan bola mataku , masih enggan menjawab suara itu terdengar kembali

"Ya!! Aku bicara padamu!"
"Si...siapa kamu ?" Jawabku ketakutan

"Aku adalah utusan tuhanmu"
"Utusan?"
"Ya!! Aku diutus untuk membuat manusia jauh dari Tuhan nya HAHAHAHAHA" tertawanya sangat mengerikan membuat aku semakin meronta ronta mencoba lepas dari tindihan pocong

"Tidak usah takut!!! Ikutlah bersamaku , kau anak istimewa , mengapa orangtuamu malah menutup kelebihanmu"
"Apa maksudmu"
"Harusnya selama ini kamu bisa melihatku karena aku selalu memperhatikanmu sejak kamu dilahirkan , namun dia malah memberimu jin yang selama ini menutup kemampuanmu"


Belum sempat aku menjawabnya tiba2 aku terbangun dengan nafas memburu dan keringat dingin mengucur , ternyata ada ibu dan bapaku juga ... Seperti mengetahui apa yang terjadi padaku bapak langsung buka obrolan

"Mungkin sudah saatnya kamu tahu semua yan"

Aku masih ngos ngosan belum bisa berkata apapun tapi bapak tau apa yang aku pikirkan

"Tapi sebelum itu bapak mau ngejar jin yang tadi ganggu kamu , sebentar ya"

Bapaku keluar dari kamarku namun tidak lama dia kembali lagi ...

"Lolos" katanya kecewa

Lalu dia duduk disamping akupun yang sebelumnya posisi terbaring ikut duduk seolah inilah saatnya seorang bapak menceritakan kebenaran tentang jati diri anaknya ... Bersambung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
dhany140 dan 31 lainnya memberi reputasi
32 0
32
profile picture
31-01-2020 15:45
naruto ? kalo boleh tau ini kejadian taun berapa gan?
0
Memuat data ...
1 - 1 dari 1 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
denting-waktu-dalam-ruang-sepi
Stories from the Heart
tenung-based-on-true-story
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Heart to Heart
Poetry
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia