- Beranda
- Sejarah & Xenology
MISTERI ISLAM AWAL [M.I.A] | Reconstruct Early Islamic History out of Tradition
...
TS
tyrodinthor
MISTERI ISLAM AWAL [M.I.A] | Reconstruct Early Islamic History out of Tradition
![MISTERI ISLAM AWAL [M.I.A] | Reconstruct Early Islamic History out of Tradition](https://s.kaskus.id/images/2019/10/21/8072693_20191021115909.jpg)
أتاني بإسناده مخبر، وقد بان لي كذب الناقل
"Dia datang kepadaku mengabarkan isnad-nya, dan aku menukilkan sebuah dusta"
(Abul-'Ala Al-Ma'arri- Diwan No. 23265)
TEMPORARY INDEX
"Dia datang kepadaku mengabarkan isnad-nya, dan aku menukilkan sebuah dusta"
(Abul-'Ala Al-Ma'arri- Diwan No. 23265)
TEMPORARY INDEX
Selamat Datang di MIA
Pengantar Umum
HISTORIOGRAFI
- Sumber-sumber Tertulis Non-Muslim s.d. 690
- Sumber-sumber Tertulis "Muslim" s.d. 690
- Literatur Apokaliptika
- Sumber-sumber Tertulis Non-Muslim s.d. 900 : (coming soon)
- Pandangan Saksi Hidup Tentang Muslim Awal
KRITIK ASAL-USUL HADITS
- Pengantar Singkat Tentang Hadits
- "Keunikan" Al-Muwaththa'
- Pembuktian Awa'il
- Misteri Hadits Abu Bakar-'Umar-'Utsman-'Ali
- Asal-Usul Konsep Sunnah
- Pengembangan Hadits di Kota-kota Besar dan Karakter Isnad
- Isnad Hijazi
KRITIK-HISTORIS HADITS
- Peranan Qadhi Perawi dan "Terduga" Perawi
- Daftar Qadhi Perawi (s.d. 850an)
- Kejanggalan Hadits-hadits Mutawatir
- Kritik Sumber Rijal Sanad
- Teori Sintesis Modern:
- Analisis Common Link
- Analisis Isnād cum Matn
- Analisis Dating
ASAL-USUL FIQH
1. Madzahib Kuno Pra-Syafi'i
2. Ikonoklasme Leo III dan Yazid II
3. Rivalitas Muhaddits Bashrah vs Kufah
4. Asal-Usul Sunnah
5. Abu Hanifah dan Murid-muridnya
6. Rivalitas Ahlur-Ra'yi vs Ahlul-Hadits
7. Mu'tazilah dan Kebijakan Mihnah
8. Kebangkitan Asy'ari dan Penyeragaman 'Aqidah
9. Persekusi Ekstrimis Hanabilah
AL-QUR'AN TERTULIS
1. Masalah Dalam Tradisi
2. Tradisi Sab'atu Ahruf
3. Scriptio Defectiva dan Scriptio Plena
4. Manuskrip-Manuskrip Tertua
5. Evolusi Rasm Al-Qur'an
AL-QUR'AN ORAL
1. Al-Qur'an Pada Periode Primitif
2. Markers of Orality
- Karakteristik & Proporsi
- Abraham & Pengumuman Tentang Anaknya
- Clausula & Contoh Exegesis Alkitabiah
3. Contoh: Polemik Al-Ma'idah: 41-87
4. Konten Al-Qur'an
KRITIK-HISTORIS SIRAH
1. Kepenulisan Sirah
2. Konten Sirah
3. Karakteristik Sirah Ibnu Ishaq
4. Maghazi dan Asal-Usul Hudud
- Kritik Kisah Penghukuman Bani 'Urainah
- Kritik Kisah Perjanjian Hudaibiyyah
- Kritik Kisah Perang Badar dan Uhud
- Kritik Kisah Pengusiran Bani Quraizhah
- Kritik Kisah Fat'hu Makkah
- Kritik Kisah Pengepungan Khaibar
- Kritik Kisah Fadak
- Kritik Kisah Peristiwa Tsaqifah dan Bani Sa'idah
5. Muhammad mitologis VS Muhammad historis
MUHAMMAD
- Masalah Dalam Tradisi
- Salvation History
- Biografi Tradisional
- Misteri Kehidupan Muhammad
- Hanifisme
- Pengasingan Terhadap Karakter Muhammad
- Hilangnya "Putra" Muhammad
YAHUDI, MUHAMMAD, DAN ISLAM KLASIK
- Yahudi Mosaik vs Yahudi Hellenistik
- Yahudi dan Militansinya
- Beta Israel
- Gerakan Penafsiran Torah di Iraq
- Yahudi di Jazirah Arab
- Umma Document (1)
- Umma Document (2)
- Umma Document (3)
- Kronologi Evolusi Islam (1)
- Kronologi Evolusi Islam (2)
- Kronologi Evolusi Islam (3)
BAHASA ARAB DAN AL-QUR'AN
- Manuskrip-Manuskrip Al-Qur'an s.d. 900
- Bahasa Arab Kuno s.d. Bahasa Arab Klasik
- Pengaruh Bahasa-bahasa Asing
- Konten Dalam Al-Qur'an
- Al-Qur'an Hari Ini
- Corpus Coranicum
- Prophetic Logia
KESARJANAAN
- Tradisionalisme dan Orientalisme Lama
- Revisionisme dan Orientalisme Baru
- Neo-Revisionisme / Neo-Tradisionalisme
MISCELLANEOUS
- Geografi Arab Pra Muhammad
- Prasasti Yudeo-Arab Pra Muhammad
- Literatur Arab dan Evolusi Arab Klasik
- Ortografi Arab Kuno
- Kekeliruan Cara Berpikir Anti-Islam
FAQ
Diubah oleh tyrodinthor 13-05-2026 11:54
awanrisk dan 88 lainnya memberi reputasi
73
136.3K
1.9K
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Sejarah & Xenology
6.6KThread•11.6KAnggota
Tampilkan semua post
TS
tyrodinthor
#16
SUMBER-SUMBER TERTULIS MUSLIM AWAL (s.d. 690)
BAG. III
BAG. III
6. Prasasti Hammat.

Sebuah prasasti unik beraksara Yunani ditemukan di sebuah kolam di Hamat Gaderdekat sungai Yarmuk di Yordania, yang sering digunakan sebagai kolam spa di masa kekuasaan Byzantium. Dan memang prasasti yang ditulis anonim Muslim awal ini menceritakan restorasi kolam tsb di masa pemerintahan Mu'awiyyah bin Abu Sufyan. Pada prasasti ini tertulis sbb:
𒈦ΕΠΙΑΒΔΑΛΛΑΑVIAΑΜΗΡΑ
ΑΛΜȣΜΕΝΗNΑΠΕΛVΘHKSANE
NEꙌΘHOKΛΙBANOCTꙌNENTAV
ΘAΛIAABΔAΛΛAVIȣABȣACEMȣ
CVMBȣΛȣENMHNHΔEKEMBΡIꙌ
ΠEMΠTHHMEPAΔEYTEPAINΔˢS
ETȣCTECKOΛꙌNˢS̄K̄ΨKATAAPABA
ETȣSM̄B̄EICIACHNTꙌNNOCȣN
TꙌNCΠȣΔHIꙌANNȣMΓAΔAPHNȣ
+ eti abdalla maavia amera
al moumenena telyoun theksane
neo theoklibano sto nentan
thalia abdalla niou abouasemou
symboulou enmene dekembrio
temithte emera deu tera indis
etous 726 kolonis kapsi kata araba
etous 42 eisia sentounnos oun
ton stou deio annoum gadare nou
+ "Pada zaman Abdalla Maavia, 'amera al moumenena', kolam air panas rakyat di sana terselamatkan dan dibangun kembali oleh Abdalla niou Abouasemou, 'symboulou', pada hari kelima bulan Desember, di hari kedua (minggu ini), pada tahun keenam indiksi, pada tahun ke 726 koloni (tahun Alexandrian), menurut Arab pada tahun ke 42, sebagai penyembuhan penyakit, di bawah pemeliharaan Ioannes, pejabat dari Gadara".
ΑΛΜȣΜΕΝΗNΑΠΕΛVΘHKSANE
NEꙌΘHOKΛΙBANOCTꙌNENTAV
ΘAΛIAABΔAΛΛAVIȣABȣACEMȣ
CVMBȣΛȣENMHNHΔEKEMBΡIꙌ
ΠEMΠTHHMEPAΔEYTEPAINΔˢS
ETȣCTECKOΛꙌNˢS̄K̄ΨKATAAPABA
ETȣSM̄B̄EICIACHNTꙌNNOCȣN
TꙌNCΠȣΔHIꙌANNȣMΓAΔAPHNȣ
+ eti abdalla maavia amera
al moumenena telyoun theksane
neo theoklibano sto nentan
thalia abdalla niou abouasemou
symboulou enmene dekembrio
temithte emera deu tera indis
etous 726 kolonis kapsi kata araba
etous 42 eisia sentounnos oun
ton stou deio annoum gadare nou
+ "Pada zaman Abdalla Maavia, 'amera al moumenena', kolam air panas rakyat di sana terselamatkan dan dibangun kembali oleh Abdalla niou Abouasemou, 'symboulou', pada hari kelima bulan Desember, di hari kedua (minggu ini), pada tahun keenam indiksi, pada tahun ke 726 koloni (tahun Alexandrian), menurut Arab pada tahun ke 42, sebagai penyembuhan penyakit, di bawah pemeliharaan Ioannes, pejabat dari Gadara".
Pada Prasasti Hamat ini, Mu'awiyyah bin Abu Sufyan disebut "Abdalla Maavia" (dalam bahasa Armenia, Sebeos menulis namanya "Maarvia" մաաղվիա). Kata abdallamerupakan onomatopoeia dari 'abdullah (hamba Allah/pelayan Tuhan). Onomatopoeia juga terjadi pada kalimat amera al moumenena, yaitu amirul-mu'minin (pemimpin orang-orang yang percaya) yang sangat terkenal sebagai gelar sang penguasa Muslim awal, yang menurut sejarah Islam tradisional merupakan gelar bagi khalifah. Diksi niou (putra dari) benar-benar sepadan dengan bin/ibn, dimana nama "Abdalla niou Abouasemou" ditranskripsikan dari 'Abdullah bin Abu Hasyim. Pada prasasti ini, Ibnu Hasyim menjabat sebagai symboulou (simbolus/wali/gubernur), mungkin gubernur di Hamat. Namun, namanya juga tidak ditemukan dalam sejarah Islam tradisional. Kemudian, nama Ioannes (Yohanes) disebutkan sebagai pejabat di Gadara (Hamat Gader), mungkin bangsawan/nobleman, mungkin pula walikota. Dan lagi-lagi, prasasti ini sebagaimana papirus Greco-Arab di atas, ditemukan dengan awalan simbol salib paku (𒈦).
7. Grafitto Wadi Sabil.
Sebuah grafiti berukiran aksara Hijazi di Wadi Sabil, dekat Tha'if, Arab Saudi berasal dari tahun 46 H (666) tertulis sbb:
اللهمـ
اعڡـﮩ لعٮد ـاله ٮـﮞ دىرامـ
كٮٮـ لارٮعـ لىلــ حلوﮞ مـﮞ
محـ ـم مـﮞ سٮه سٮ وار
بعىـﮞ
Allahumma
ighfir li 'abda-ilah bin dayram
kutiba li arba'a layali khalun min
muharrama min sanati sitta wa ar-
ba'in
"Ya Allah,
ampunilah 'Abda-ilah bin Dayram
ditulis ketika empat malam terlewatkan dari
Muharram pada tahun empat puluh e-
nam"
اعڡـﮩ لعٮد ـاله ٮـﮞ دىرامـ
كٮٮـ لارٮعـ لىلــ حلوﮞ مـﮞ
محـ ـم مـﮞ سٮه سٮ وار
بعىـﮞ
Allahumma
ighfir li 'abda-ilah bin dayram
kutiba li arba'a layali khalun min
muharrama min sanati sitta wa ar-
ba'in
"Ya Allah,
ampunilah 'Abda-ilah bin Dayram
ditulis ketika empat malam terlewatkan dari
Muharram pada tahun empat puluh e-
nam"
Grafiti ini menjadi sumber tertulis Muslim awal yang ditemukan di wilayah tengah Arab Saudi pertama kali (selatan Makkah). Isi dari grafiti ini di atas sangat serupa dengan batu nisan Al-Hajri, dan memiliki komposisi yang umumnya sama dengan prasasti-prasasti lainnya, yaitu seputar doa dan berkat. Namun, dengan mempertimbangkan kedudukannya sebagai tertua di Arab Saudi bagian tengah menyiratkan hal yang bersesuaian dengan apa yang dilaporkan Yohannan bar Penkayedalam bukunya Ktābā d'Rīsh Mellē hal. 155: "Salah seorang Arab, dengan nama Bar Zober'ya ('Abdullah bin Zubair) membuat suaranya terdengar keras dari kejauhan. Dia menyatakan tentang dirinya sendiri bahwa dia telah keluar dari Bait Allah dan dia mengancam terhadap orang-orang di barat, menyuarakan bahwa mereka pelanggar hukum. Dia datang ke daerah tertentu di selatan tempat perlindungannya dan tinggal di sana". Keterangan Yohannan bahwa 'Abdullah bin Zubair "keluar dari Bait Allah" dan mengancam keamanan orang-orang di barat, mengindikasikan bahwa dia bangkit di sebelah barat, mungkin antara Syria barat dengan Sinai selatan, lalu berkonfrontasi dengan pemerintahan Yazid di Damaskus. Kemudian keterangan bahwa dia "datang ke daerah tertentu di selatan tempat perlindungannya dan tinggal di sana" menyiratkan bahwa dia bersama pendukungnya pindah ke selatan karena alasan keamanan dan membangun pemerintahannya sendiri di sana, dan kita bisa menduga wilayah itu adalah Madinah dan Makkah. Dari sinilah, Islam awal tersebar ke semenanjung Arabia. Tidak heran jika peninggalan arkeologis tertua di Arab Saudi sekitar Makkah-Madinah baru ditemukan pada tahun-tahun kebangkitan dan kehancuran 'Abdullah bin Zubair ini.
Yang menarik dari grafiti ini adalah salah satu huruf ba (ب) memiliki tanda diakritik (tasykil) pada aksara Hijazi ini, sementara huruf ba yang lainnya masih sama seperti sebelumnya.
8. Grafitto Darb Zubayda.

Di Darb Zubaidah ditemukan kembali grafiti seperti pada Grafitto Wadi Sabil di atas. Pada grafiti bertanggal 52 H (672) itu tertulis sbb:
اللهمـ اعڡر لحدىه
ٮـﮞ علـﮯ ٮـﮞ هٮٮده و
كـٮٮـــ لسٮه سٮـ وهمسٮـﮞ
allahumma ighfir li hadyahu
bin 'ali bin hinaydah, wa kutiba li sanati st[?] wa khamsin
"Ya Allah ampunilah Hadiah bin 'Ali bin Hinaidah, dan ditulis pada tahun e[?] lima puluh"
ٮـﮞ علـﮯ ٮـﮞ هٮٮده و
كـٮٮـــ لسٮه سٮـ وهمسٮـﮞ
allahumma ighfir li hadyahu
bin 'ali bin hinaydah, wa kutiba li sanati st[?] wa khamsin
"Ya Allah ampunilah Hadiah bin 'Ali bin Hinaidah, dan ditulis pada tahun e[?] lima puluh"
9. Prasasti Dam Mu'awiyyah.

Sebuah prasasti berisi pembangunan bendungan/dam di masa pemerintahan Mu'awiyyah yang secara propagatif ditulis bertanggal 58 H (678) juga ditemukan di Tha'if. Pada prasasti ini tertulis sbb:

hadzal-sadd li 'abdillah mu'awiyyah
amiral-mu'minina ba'nahu 'abdillah bin shakhr
bi idznillah li sanati thamani wa-
khamsin, a-
llahumma ighfir li 'abdillah mu'awiyyah a-
mirul-mu'minina wa tsabbit-hu wa unshurhu wa matti'al-
mu'minin bih. kataba 'amru bin habbab.
"Bendungan ini milik hamba Allah ('abdillah) Mu'awiyyah,
pemimpin orang-orang yang percaya (amirul-mu'minin). Dibangun oleh 'Abdullah bin Shakhr
atas izin Allah, pada tahun kelima puluh delapan. Ya A-
llah ampunilah hamba Allah ('abdillah) Mu'awiyyah, pe-
mimpin orang-orang yang percaya (amirul-mu'minin), dan kuatkanlah dia, dan tolonglah dia, dan berilah kemenangan bagi
orang-orang percaya bersamanya, ditulis oleh 'Amru bin Habbab".
10. Grafitto Karbala'.

Kali ini datang dari Karbala', Iraq. Terdapat grafiti terukir aksara Kufi dengan formula penulisan keagamaan yang telah berkembang semakin lebih matang menyerupai permulaan doa iftitah, namun masih kental nuansa Isra'illiyat. Bertanggal 64 H (683-684), grafiti itu tertulis sbb:
ٮسمـ ــالـلـه ـــالرحمـﮞ ــالرحىمـ
ــالـلـه وكــٮر ڪــٮٮرـا وــا
لحمدلـلـه كـٮٮرـاوسٮحـﮞ ــا
لـلـه ٮكره وـاصىلا ولىلا
طوىلا ▱ اللهمـ رٮــــ
حٮرىل ومٮكل وـــاسر
ڡـﯩﻝـــاعڡر لٮٮٮــــ ٮـﮞ ىرىد
ــالاسعدﮮ ماٮڡدامـ مـﮞ
دٮٮه و ما ٮاحر ولمـﮞ ڡالـ
ــامىـﮞــامىـﮞ رٮــــ ـالعلمىـﮞ
وڪٮٮٮــ هدـاـالكٮٮــ ڡـﮯ
سوـﺎــلـ مـﮞ سٮه ارٮعﻭ
سٮٮـﮞ
bismillahir-rahmanir-rahim.
allahu wa kabir kabiran wa-
lhamdulillahi katsiran wa subhana-
llahi bukratan wa ashilan wa laylan
tha'wilan ▱allahumma rabbi
jibrilan wa mika'lan wa isra-
filan ighfir li layts [...] bin yazid
al-as'adi ma taqaddama min
dzanbihi wa ma ta'akhkhara wa liman qala
amin amin rabbal-alamin
wa katabta hadzal-kitab fi
syawwala min sanati arba' wa sittin
"Dengan nama Allah yang pengasih lagi penyayang.
Allah dan kesempurnaan kebesaran-Nya dan segala
puji bagi Allah sebanyak-banyaknya, dan maha suci
Allah pagi dan petang dan sepanjang malam
▱ Ya Allah Tuhannya
Gabriel (Jibril) dan Mikael (Mika'il) dan Isra-
fil ampunilah Layts [...] bin Yazid
Al-As'adi dosanya terdahulu
dan terkemudian, dan (kepada) siapapun yang mengatakan
amin amin Tuhan seluruh alam.
Dan dituliskan tulisan ini pada
Syawwal pada tahun keenam puluh empat".
ــالـلـه وكــٮر ڪــٮٮرـا وــا
لحمدلـلـه كـٮٮرـاوسٮحـﮞ ــا
لـلـه ٮكره وـاصىلا ولىلا
طوىلا ▱ اللهمـ رٮــــ
حٮرىل ومٮكل وـــاسر
ڡـﯩﻝـــاعڡر لٮٮٮــــ ٮـﮞ ىرىد
ــالاسعدﮮ ماٮڡدامـ مـﮞ
دٮٮه و ما ٮاحر ولمـﮞ ڡالـ
ــامىـﮞــامىـﮞ رٮــــ ـالعلمىـﮞ
وڪٮٮٮــ هدـاـالكٮٮــ ڡـﮯ
سوـﺎــلـ مـﮞ سٮه ارٮعﻭ
سٮٮـﮞ
bismillahir-rahmanir-rahim.
allahu wa kabir kabiran wa-
lhamdulillahi katsiran wa subhana-
llahi bukratan wa ashilan wa laylan
tha'wilan ▱allahumma rabbi
jibrilan wa mika'lan wa isra-
filan ighfir li layts [...] bin yazid
al-as'adi ma taqaddama min
dzanbihi wa ma ta'akhkhara wa liman qala
amin amin rabbal-alamin
wa katabta hadzal-kitab fi
syawwala min sanati arba' wa sittin
"Dengan nama Allah yang pengasih lagi penyayang.
Allah dan kesempurnaan kebesaran-Nya dan segala
puji bagi Allah sebanyak-banyaknya, dan maha suci
Allah pagi dan petang dan sepanjang malam
▱ Ya Allah Tuhannya
Gabriel (Jibril) dan Mikael (Mika'il) dan Isra-
fil ampunilah Layts [...] bin Yazid
Al-As'adi dosanya terdahulu
dan terkemudian, dan (kepada) siapapun yang mengatakan
amin amin Tuhan seluruh alam.
Dan dituliskan tulisan ini pada
Syawwal pada tahun keenam puluh empat".
11. Tiraz Marwan.
Tiga potong sutra sulaman khas 'Umayyah yang disebut thiraz milik Marwan bin Hakam bertanggal 64-65 H (683-685) bertuliskan sbb:

['abda]llah marwan amirul-mu'-
[min]in ma'a amiru [******] ar-r[*****]
fi thirazi ifriqiyyah [*********]
"[hamba A]llah Marwan pemimpin orang-orang yang per-
[cay]a segala perintah [******] Ar-R[*****]
pada thiraz dari Afrika [*********]".
[min]in ma'a amiru [******] ar-r[*****]
fi thirazi ifriqiyyah [*********]
"[hamba A]llah Marwan pemimpin orang-orang yang per-
[cay]a segala perintah [******] Ar-R[*****]
pada thiraz dari Afrika [*********]".
12. Tiga Keping Koin Arab-Sassan, di masa pemerintahan gubernur 'Abdul-Aziz bin 'Abdullah bin 'Amir di Sistan bertanggal 66 H (685/686) tertulis: bismillahil-aziz(Dengan nama Allah yang perkasa).
13. Dua Keping Koin Arab-Sassan, di masa pemerintahan gubernur 'Abdul-Malik bin 'Abdullah di Bishapur bertanggal 66 dan 67 H, pertama kali tertulis nama Muhammad: bismillah muhammad rasulullah (Dengan nama Allah, Muhammad utusan Allah).
14. Sekeping Koin Drakhma Arab-Sassan milik amir Mush'ab bin Zubair (adik dari 'Abdullah bin Zubair dan pendukung Zubairi) di Iraq bertanggal 66 H, tertulis: hasbuhullah (cukup Allah saja).
15. 18 Keping Koin Drakhma Arab-Sassan, di masa pemerintahan gubernur 'Umar bin 'Ubaidullah bin Ma'mar bertanggal 67-70 H (686-689) semuanya tertulis: lillahil-hamd (Milik Allah saja segala pujian).
16. Prasasti Fustat.
Prasasti Fustat merupakan prasasti yang terpajang di bekas jembatan Fusthath/Pistaton bertanggal 69 H (688-689), pernah disebutkan oleh Al-Maqrizi (1442) dan kini disimpan di Cairo Museum of Arab Art berkode akses RCEA No. 8. Prasasti ini bertuliskan sbb:

hadzihil-qantharah amara biha 'abdal-'azizi-bni marwan al-amir. allahumma barik lahu fi amrihi kullihi wa tsabbit sulthanahu 'ala ma tardha wa aqarra 'aynahu fi nafsihi wa hasyamihi amin. wa qama bi bina'iha sa'ad abu 'utsman wa-kataba 'abdur-rahman fi shafari sanati tis'a wa sittin.
"Jembatan ini diproduksi oleh amir (gubernur) 'Abdul-'Aziz bin Marwan. Ya Allah, berkatilah dia dalam urusannya, perkuat pemerintahannya sesuai kehendak-Mu, dan bersoraklah untuk dirinya dan pengikutnya "amin". Sa'ad Abu 'Utsman melakukan pembangunannya, dan 'Abdurrahman menulisnya pada bulan Shafar tahun keenam puluh sembilan".
17. Sekeping Koin Drakhma Arab-Sassanmilik Qathari bin Fuja'ah, seorang tokoh Khawarij dalam sejarah Islam tradisional yang terkenal dengan karir pujangganya, bertanggal 69 H dan bertuliskan: la hukmi illa lillah (Tiada penghakiman kecuali milik Allah), dan tulisan berbahasa Persia: bndoh haze katari frmāndoh mō'menān (Hamba Allah Qathari pemimpin orang-orang yang percaya).

17. Batu Nisan 'Abassah binti Juraij.
Batu nisan milik wanita Muslim awal yang misterius bernama 'Abassah binti Juraij bertanggal 14 Dzul-Qa'idah 71 H (19 April 691) dengan formula retorika penulisan keagamaan yang lebih matang mirip Grafitto Karbala'. Untuk pertama kali ditemukan puji-pujian bagi Muhammad, juga kata "Islam" dan syahadatain, disertai petunjuk informatif yang tersirat. Lebih detil tertulis sbb:

bismillahir-rahmanir-rahim.
an a'zhamu mushayyibi ahlil-a-
slama mushibatahum bin-nabi muhammadun
shallallahu 'alayhi wa sallam.
hadza qabru 'abassat-ibnat
jurayj bin sad[.....] rahmatallahi
wa maghfiratahu wa ridhwanahu 'alayha
tawafaytu yawmal-atsnayn li arba'a
'asyr khullun min dzil-qa'idah
sanati ahda wa sab'in.
wa hiya tasyhadu alla ilaha illallahu
wahdahu la syarikalah, wa anna
muhammadan 'abduhu wa rasuluhu
shallallahu 'alayhi wa sallam.
Dengan nama Allah yang pengasih lagi penyayang.
Bahwasanya derita terbesar yang menimpa Ahlul-
Aslam adalah derita mereka dengan [kematian] Nabi Muhammad
kemuliaan Allah baginya dan salut (shallallahu 'alaihi wa sallam).
Ini adalah makam dari 'Abassah putri dari (binti)
Juraij bin Sad[....]. Semoga rahmat Allah
dan ampunan-Nya dan ridho-Nya tercurah baginya.
Dia wafat pada hari kedua (Senin) pada empat
belas hari terlewatkan di bulan Dzul-Qa'idah
pada tahun ketujuh puluh satu.
Dan dia bersaksi bahwa tiada tuhan kecuali Allah,
yang satu tanpa sekutu bagi-Nya, dan bahwa
Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya,
kemuliaan Allah baginya dan salut (shallallahu 'alaihi wa sallam).
Hal menarik selain disebutkan nama Muhammad lengkap dengan shalawat-nya yang populer dalam Islam modern untuk pertama kalinya, juga dilengkapi bacaan syahadatain. Yang paling menarik perhatian adalah sebutan "ahlal-aslam/ahlul-islam" yang juga ditemukan pada prasasti ini, dengan cara berbeda dibandingkan dengan "muslimin/muslimun" yang populer di kemudian hari. Kata ahl(أهل) secara harfiah artinya "orang-orang" yang dapat bermakna grup/keanggotaan, seperti ahlul-kitab (orang-orang kitabi, merujuk pada kelompok pendeta/rabi Yahudi dan Nashrani) dan ahlus-sunnah (orang-orang yang mengikuti sunnah, sebutan bagi Aswaja). Lalu bermakna keluarga/kekerabatan, seperti ahlul-bait (orang-orang rumah, merujuk pada keluarga Muhammad). Juga bermakna suatu gerakan yang terorganisasi, seperti ahlul-hadits (orang-orang ber-hadits, merujuk pada gerakan kembali pada sunnah Rasulullah) dan ahlur-ra'yi (orang-orang yang berpendapat, merujuk pada gerakan men-ta'wil agama dengan akal dan mengesampingkan hadits, lawan dari ahlul-hadits). Dan bermakna kependudukan, seperti ahlul-makkah (penduduk Makkah) dan ahlul-ghurf (orang-orang yang termuatkan, merujuk pada penduduk surga yang paling tinggi derajatnya). Apapun artinya, sebutan ahlul-islam ini menyiratkan bahwa kaum Muslim awal mulai memakai kata "Islam" untuk menyebut nama keagamaan mereka agar lebih beridentitas. Tidak diketahui siapakah "Muslimah" awal bernama 'Abassah binti Juraij. FYI, nasab Juraij adalah onomatopoeia dari George (Georgios, Gewargis). Nama "Juraij" juga tidak asing dalam sejarah Islam tradisional, seperti misalnya Ibnu Juraij, seorang muhaddits dari generasi Tabi'in yang terkenal dalam meriwayatkan hadits-hadits mudallas, mursal, dan kisah-kisah Isra'iliyyat.
>> Lanjut ke Bag. IV
>> Kembali ke Bag. II
Diubah oleh tyrodinthor 17-05-2020 14:48
d112za dan 5 lainnya memberi reputasi
6