- Beranda
- Stories from the Heart
I Love You Mr. India
...
TS
ajenggputriii
I Love You Mr. India
Namaku Mayra Sekarang aku sedang berkuliah di salah satu kampus negeri di kotaku, jurusan Seni Tari
Yaa.. aku seorang penari
Darah seni memang mengalir dalam tubuhku dari mamah yang dulu juga seorang penari tradisional.
Aku sangat mencintai semua yang berbau seni, tapi yang paling aku suka ya itu Tari. Entah itu tari tradisional ataupun modern.
Selain kuliah aku juga aktif di sanggar seni tari. Dan menjadi salah satu pengajar disana. Jadi waktuku sehari-hari aku habiskan di kampus atau sanggar.
Sekilas tentang aku
Kulitku sawo matang, tidak tinggi tidak pendek yaa standarnya cewek lah hehe, rambut ku panjang sepunggung tp lebih sering aku gulung sih, agak tomboy, gak suka pakai rok,gak suka bunga, gak suka belanja, gak suka dandan terkecuali kalau sedang manggung atau pentas aku berubah 180° hehe
Maaf kan yang bahasanya acak adul ya gan
.. masih newbie nih hehe
Semoga suka

Dan kalau berkenan mau dong
sama 
Biar makin semangat update nya

Oya ini cerita fiksi ya gan..
Indeks
1(Pengumuman)
2(Gelisah)
3(Latihan)
4(Surprise)
5(Firasat)
6(Bali)
7(Pertemuan Pertama)
8(Hari I Karantina)
9(Hari II Karantina)
10(Hari III Karantina Kabar Buruk)
11(Kepergianmu)
12(Reyhan)
13(Move On)
14(Cemburu)
15(Penjelasan)
16(Jalan Berdua)
17(Awal Yang Baru)
18(Kedatanganmu)
19(Peringatan)
20(Psycopat Wanita)
21(Sayang)
22(Minta Izin)
23(Main Tumse...)
24(Nembak)
25(Rencana)
26(Sadar)
27(Tugas Akhir)
28(Risky)
Diubah oleh ajenggputriii 31-08-2017 11:47
anasabila memberi reputasi
1
19.9K
185
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
33.1KThread•55KAnggota
Tampilkan semua post
TS
ajenggputriii
#116
17. Awal Yang Baru
Aku dan Reyhan berhenti disalah satu gerai ice cream,pastinya aku memilih ice cream coklat dong dan Reyhan dia memilih vanilla.
Setelah ice cream sudah ditangan,aku pun langsung melahapnya,kalau sudah yang namanya ice cream atau gula-gula jangan tanya aku sudah persis anak kecil,enggak malu sih tapi malu-maluin iya haha
Reyhan tertawa geli melihat tingkahku yang seperti anak kecil. Dia juga memakan ice cream miliknya pelan-pelan.
"Dih anak kecil di kasi ice cream girang amat haha" kata Reyhan sambil melirikku lalu tertawa senang.
"Week!" Ku julurkan lidahku ke Reyhan lalu lanjut menghabiskan ice creamku
"Aku culik ya dek kamu! Kan uda dikasi ice cream" bisik Reyhan sambil mendekatkan wajahnya ke wajahku.
Ku pencet hidungnya yang panjangnya tujuh meter itu hehe enggak ding becanda.
"Jahil banget sih nih orang India,aku jadiin gantungan kunci mau?" Kataku tak kesal
"Gantungan hati kamu juga boleh"
Aku menepok jidatku sendiri, kayaknya aku yang kalah deh kalau begini caranya.
Aku langsung pergi ninggalin Reyhan.
"May... wait me!!!"teriak Reyhan lalu mengejarku.
"Suka banget sih pergi gitu aja" katanya yang sekarang sudah ada disampingku.
"Kamu ngeselin!" Jawabku jutek
"Tapi jangan pernah pergi dari hatiku ya"
Duh ya terus aja ngerayu,
"Auk ah!!" Jawabku kesal.
Lalu Reyhan menarik tanganku. Dia lalu memakaikan gelang di tanganku. Ada inisial M&R lalu ada jarak agak jauh ada motif bulan dan bintang dengan warna silver.
"This is for you"katanya sambil mengaitkan gelang itu menjadi satu.
"M for Mayra and R for Reyhan.... the moon and the star, they are we,you and me" jelas Reyhan sambil menunjuk gelang itu.
"Maksudnya?" Tanyaku bingung
"Yah,bulan itu kamu karena the only one in my heart dan bintangnya itu aku and I will always be with you" kata Reyhan tersenyum penuh arti
Duh senyum ini yang bikin deg-degan terus
"So sweet banget sih" kataku gemas sambil mencubit pipinya. Reyhan meringis kesakitan
"Kejem amat sih,baru juga mulai biar keliatan romantis" kata Reyhan mengelus pipinya sendiri
Aku tertawa cekikikan.
"Gak pantes tau kamu kalau kayak gitu"
Reyhan terkekeh sambil menggaruk kepalanya sendiri.
"Namanya juga usaha May"
"Ehmm by the way thanks Rey for this" kataku dengan menunjukkan gelangnya
"Youre welcome"
Akhirnya kami sampai di hotel tempatku menginap. Reyhan pamit kembali ke hotelnya. Dan dia juga akan kembali ke India besok, aku dan teman-temanku juga akan kembali ke Indonesia besok.
Aku masuk kekamarku,dan ku lihat Nindy sudah ada bersama dengan Risky di balkon kamar. Aku berjalan sambil tersenyum sendiri.
"Aduh ni anak abis diapain sama si Reyhan,balik-balik kok jadi gila" kata Nindy memegang dahiku
Aku masih tersenyum sambil memandangi gelang pemberian Reyhan.
"Dari Reyhan ya?" Tanya Risky yang berhasil membuatku tersadar
Aku mengangguk semangat.
"Cieee elaah,seneng banget" goda Risky menyenggol tubuhku sampai aku oleng,untung gak sampai jatuh.
"Bentar lagi ada yg dilamar nih"celetuk Nindy
"Hussh berisik!" Kataku agak sebal
Tiba2 Risky melingkarkan tangannya di bahuku
"Kita seneng kalau kamu juga seneng" kata Risky lembut
Nindy jadi ikutan melingkarkan tangannya dibahuku yang satunya.
"You are the best" kataku
Kami bertiga berpelukan bersama.
***********
Ke esokan harinya, aku dan teman-temanku kembali ke Indonesia dan kembali kerutinitas seperti biasa.
Hubunganku dengan Reyhan semakin dekat. Walau kami belum resmi jadian.
Dan aku sendiri semakin membaik, aku sudah bisa menerima semua yang terjadi.
Jauh di dalam lubuk hatiku nama Pandu masih terukir indah disana.
Reyhan pun setiap hari menelepon ku,kadang kami ber video call, mas Raga juga jadi sering ikutan nimbrung hehe.
Hanya saja Reyhan masih di India dan aku di Indonesia.
Dia berjanji akan secepatnya ke Indonesia.
Ah aku merindukanmu Rey....
Setelah ice cream sudah ditangan,aku pun langsung melahapnya,kalau sudah yang namanya ice cream atau gula-gula jangan tanya aku sudah persis anak kecil,enggak malu sih tapi malu-maluin iya haha
Reyhan tertawa geli melihat tingkahku yang seperti anak kecil. Dia juga memakan ice cream miliknya pelan-pelan.
"Dih anak kecil di kasi ice cream girang amat haha" kata Reyhan sambil melirikku lalu tertawa senang.
"Week!" Ku julurkan lidahku ke Reyhan lalu lanjut menghabiskan ice creamku
"Aku culik ya dek kamu! Kan uda dikasi ice cream" bisik Reyhan sambil mendekatkan wajahnya ke wajahku.
Ku pencet hidungnya yang panjangnya tujuh meter itu hehe enggak ding becanda.
"Jahil banget sih nih orang India,aku jadiin gantungan kunci mau?" Kataku tak kesal
"Gantungan hati kamu juga boleh"
Aku menepok jidatku sendiri, kayaknya aku yang kalah deh kalau begini caranya.
Aku langsung pergi ninggalin Reyhan.
"May... wait me!!!"teriak Reyhan lalu mengejarku.
"Suka banget sih pergi gitu aja" katanya yang sekarang sudah ada disampingku.
"Kamu ngeselin!" Jawabku jutek
"Tapi jangan pernah pergi dari hatiku ya"
Duh ya terus aja ngerayu,
"Auk ah!!" Jawabku kesal.
Lalu Reyhan menarik tanganku. Dia lalu memakaikan gelang di tanganku. Ada inisial M&R lalu ada jarak agak jauh ada motif bulan dan bintang dengan warna silver.
"This is for you"katanya sambil mengaitkan gelang itu menjadi satu.
"M for Mayra and R for Reyhan.... the moon and the star, they are we,you and me" jelas Reyhan sambil menunjuk gelang itu.
"Maksudnya?" Tanyaku bingung
"Yah,bulan itu kamu karena the only one in my heart dan bintangnya itu aku and I will always be with you" kata Reyhan tersenyum penuh arti
Duh senyum ini yang bikin deg-degan terus
"So sweet banget sih" kataku gemas sambil mencubit pipinya. Reyhan meringis kesakitan
"Kejem amat sih,baru juga mulai biar keliatan romantis" kata Reyhan mengelus pipinya sendiri
Aku tertawa cekikikan.
"Gak pantes tau kamu kalau kayak gitu"
Reyhan terkekeh sambil menggaruk kepalanya sendiri.
"Namanya juga usaha May"
"Ehmm by the way thanks Rey for this" kataku dengan menunjukkan gelangnya
"Youre welcome"
Akhirnya kami sampai di hotel tempatku menginap. Reyhan pamit kembali ke hotelnya. Dan dia juga akan kembali ke India besok, aku dan teman-temanku juga akan kembali ke Indonesia besok.
Aku masuk kekamarku,dan ku lihat Nindy sudah ada bersama dengan Risky di balkon kamar. Aku berjalan sambil tersenyum sendiri.
"Aduh ni anak abis diapain sama si Reyhan,balik-balik kok jadi gila" kata Nindy memegang dahiku
Aku masih tersenyum sambil memandangi gelang pemberian Reyhan.
"Dari Reyhan ya?" Tanya Risky yang berhasil membuatku tersadar
Aku mengangguk semangat.
"Cieee elaah,seneng banget" goda Risky menyenggol tubuhku sampai aku oleng,untung gak sampai jatuh.
"Bentar lagi ada yg dilamar nih"celetuk Nindy
"Hussh berisik!" Kataku agak sebal
Tiba2 Risky melingkarkan tangannya di bahuku
"Kita seneng kalau kamu juga seneng" kata Risky lembut
Nindy jadi ikutan melingkarkan tangannya dibahuku yang satunya.
"You are the best" kataku
Kami bertiga berpelukan bersama.
***********
Ke esokan harinya, aku dan teman-temanku kembali ke Indonesia dan kembali kerutinitas seperti biasa.
Hubunganku dengan Reyhan semakin dekat. Walau kami belum resmi jadian.
Dan aku sendiri semakin membaik, aku sudah bisa menerima semua yang terjadi.
Jauh di dalam lubuk hatiku nama Pandu masih terukir indah disana.
Reyhan pun setiap hari menelepon ku,kadang kami ber video call, mas Raga juga jadi sering ikutan nimbrung hehe.
Hanya saja Reyhan masih di India dan aku di Indonesia.
Dia berjanji akan secepatnya ke Indonesia.
Ah aku merindukanmu Rey....
Diubah oleh ajenggputriii 11-07-2017 19:06
0