Kaskus

Story

ajenggputriiiAvatar border
TS
ajenggputriii
I Love You Mr. India
I Love You Mr. India Namaku Mayra
Sekarang aku sedang berkuliah di salah satu kampus negeri di kotaku, jurusan Seni Tari

Yaa.. aku seorang penari
Darah seni memang mengalir dalam tubuhku dari mamah yang dulu juga seorang penari tradisional.

Aku sangat mencintai semua yang berbau seni, tapi yang paling aku suka ya itu Tari. Entah itu tari tradisional ataupun modern.

Selain kuliah aku juga aktif di sanggar seni tari. Dan menjadi salah satu pengajar disana. Jadi waktuku sehari-hari aku habiskan di kampus atau sanggar.

Sekilas tentang aku
Kulitku sawo matang, tidak tinggi tidak pendek yaa standarnya cewek lah hehe, rambut ku panjang sepunggung tp lebih sering aku gulung sih, agak tomboy, gak suka pakai rok,gak suka bunga, gak suka belanja, gak suka dandan terkecuali kalau sedang manggung atau pentas aku berubah 180° hehe


Maaf kan yang bahasanya acak adul ya gan
.. masih newbie nih hehe
Semoga suka emoticon-Kiss

Dan kalau berkenan mau dong emoticon-Rate 5 Star sama emoticon-Blue Guy Cendol (L)
Biar makin semangat update nya emoticon-Peluk

Oya ini cerita fiksi ya gan..

Indeks

1(Pengumuman)
2(Gelisah)
3(Latihan)
4(Surprise)
5(Firasat)
6(Bali)
7(Pertemuan Pertama)
8(Hari I Karantina)
9(Hari II Karantina)
10(Hari III Karantina Kabar Buruk)
11(Kepergianmu)
12(Reyhan)
13(Move On)
14(Cemburu)
15(Penjelasan)
16(Jalan Berdua)
17(Awal Yang Baru)
18(Kedatanganmu)
19(Peringatan)
20(Psycopat Wanita)
21(Sayang)
22(Minta Izin)
23(Main Tumse...)
24(Nembak)
25(Rencana)
26(Sadar)
27(Tugas Akhir)
28(Risky)
Diubah oleh ajenggputriii 31-08-2017 11:47
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
19.9K
185
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
33.1KThread•55KAnggota
Tampilkan semua post
ajenggputriiiAvatar border
TS
ajenggputriii
#104
16. Jalan Berdua
"Kenapa May?" Tanya Nindy keluar dari kamar mandi

"Reyhan telepon" jawabku singkat lalu meletakkan ponsel

Nindy langsung melompat kearahku.
"Hah? Ngomong apaan dia? Jelasin yang tadi ya??" Tanya Nindy penasaran

"Kepo amat sih!" Jawabku lalu masuk lagi kedalam selimutku

"Ahh...Mayra iya nih aku kepo banget, penasaran tauk! Itu beneran ceweknya ta?" Seru Nindy sambil menggoncang-goncangkan tubuhku dan membuka selimutku

Akhirnya aku menyerah,aku lalu duduk dan menjelaskan ke Nindy.

"Hmm masih jaman ya dijodohin gitu, kayak Siti Nurbaya aja" kata Nindy lalu dia kembali ke tempat tidurnya
Aku hanya mengangkat bahuku
"Berarti dia beneran serius sama kamu May, duh terima aja kenapa sih" lanjut Nindy

"Aku masih belum bisa Nin" jawabku sambil terus menatap televisi

"Kenapa? Pandu?"

Aku menganggukkan kepala

"May.. aku gak minta sih kamu ngelupain Pandu tapi kamu juga harus ngelanjutin hidup kamu, gak bisa dong May kamu gini terus" kata Nindy menatapku

"Sebenarnya sih aku juga ngerasa nyaman sama Reyhan tapi aku gak mau nyakitin perasaan dia"

"Nyakitin gimana maksudmu?"

"Ya,aku gak mau aja lagi sama dia tapi hatiku masih ke Pandu"kataku lalu beranjak ke balkon kamar.

"Itu berarti kamu belum ikhlas"kata Nindy yang sudah ada disampingku

Aku menatap keatas langit,banyak bintang bersinar terang malam ini,sepertinya langit cerah.

"Ikhlas May,itu kuncinya"kata Nindy memegang bahuku

Aku tersenyum pada Nindy,lalu aku memeluk Nindy.

***********
Masih ada free satu hari, dan hari ini Reyhan mengajakku keluar berdua saja.
Risky dan Nindy pergi dengan teman-teman yang lain.

Reyhan menjemputku dan kami pergi patung Merlion walau agak jauh tapi aku sangat antusias, sepertinya Reyhan sering ke Singapura. Dia hafal sekali rute jalannya.

Sesampai di sana,aku dan Reyhan berfoto-foto,dan bukan Reyhan kalau tidak melakukan hal konyol.
Dan itulah yang membuatku nyaman saat bersama dengannya, Reyhan selalu bisa membuatku tertawa.
Setelah puas berfoto lalu kami duduk dipinggir sungai

"Capek ya" kata Reyhan sambil mengacak-ngacak rambutku.
Spontan aku langsung menepuk tangan Reyhan. Sambil memajukan bibirku semeter aku merapikan rambutku.
Reyhan tertawa geli melihat ekspresiku

"Im so very happy now"kata Reyhan lagi sambil memandang kearah sungai,rambut yang agak gondrong berkibar-kibar kena angin.

Hmmm kayak shaheer banget, sumpah!!

"Me too"kataku sambil menyunggingkan senyumku ke Reyhan

"I love your smile" kata Reyhan menatapku penuh arti.

Aku lalu memukul lengan Reyhan yang kekar.
"Apaan sih!"

"Seriously, aku suka lihat kamu tersenyum bahagia seperti ini"
Lalu Reyhan menggenggam tanganku dan menatapku serius.

Nih orang India mulai gak normal lagi deh.

"May, berjanjilah kalau kamu akan tersenyum terus seperti ini"

Aku menatap mata Reyhan,ternyata matanya berwarna cokelat,baru tahu hehe

"Aku seperti ini semua karena kamu Rey"

"Really??"

Aku menganggukan kepalaku.

"And now are you love me?" Tanya Reyhan dengan memainkan alisnya naik turun.
Aku lalu memukul Reyhan berkali-kali. Ya aku tahu gak akan sakit buat Reyhan tapi malah tanganku yang sakit.
Reyhan lalu menarikku kepelukannya.
Sambil duduk dipinggir sungai,Reyhan memelukku dari samping. Aku pun menyadarkan kepalaku dibahunya.
Rasanya bener, sangat nyaman.

Tiba-tiba ada yang menarikku berdiri dengan sangat kasar dan

Plakk!!

Sebuah tamparan mendarat dipipiku.
Aku meringis kesakitan,sambil memegangi pipiku aku melihat siapa yang berani-beraninya menamparku tanpa alasan.
Dan ternyata cewek itu! Cewek yang kemarin dengan Reyhan.

"Gauri!!! apa-apaan kamu!!" Seru Reyhan kesal dan menarikku kebelakang tubuh Reyhan.

"Who is that Rey??" Kata Gauri menujukku dengan marah

"She is my girlfriend, why??" Kata Reyhan yakin dengan melingkarkan tangannya dibahuku

Aku terkejut mendengar pernyataan Reyhan barusan dan juga si cewek resek itu juga dia terlihat sangat terkejut

"What???? Kamu itu pacarku,kita itu sudah dijodohin Rey" kata Gauri

Reyhan tertawa kecil, tapi bagiku itu seperti tertawa meledek.
"Apa kamu bilang? Kamu pacarku? Mimpi!"
Reyhan lalu memegang tanganku.
"Kamu sendiri kan tahu kalau dari awal aku tidak pernah setuju dengan perjodohan bodoh itu! Hanya karena papahku teman dekat ayahmu terus dengan mudahnya menjodohkan aku dengan kamu, aku tidak pernah menerima semua itu!!" Jelas Reyhan emosi

Aku hanya melihat perdebatan mereka berdua. Dan kulihat Reyhan memang sangat emosi,belum pernah aku melihat semarah ini.

Gauri mencoba memegang tangan Reyhan tapi Reyhan menepisnya.
Dan semakin mendekatkan tubuhku ke dia.
Gauri melihat ku penuh dengan kebencian,dan aku pun juga tak mau kalah ku tatap cewek itu tajam. Aku masih ingin membalas tamparannya. Tapi rasanya saat ini biarkan mereka menyelesaikannya dulu.

"Dan ingat! Jangan pernah kau menyentuh dia atau menyakitinya,karena kau tahu,kau akan berhadapan denganku!!" ancam Reyhan dengan menunjuk wajah Gauri.

Reyhan lalu menarikku pergi menjauhi Gauri sambil terus menggandeng tanganku.
Aku pun hanya mengikuti kemana Reyhan membawaku.

Reyhan menghentikan langkahnya,otomatis aku pun ikut berhenti.
Dia balik badan lalu memelukku erat.

"Rey"kataku pelan

"Sorry... im so sorry" kata Reyhan yang tetap memelukku.

Ku rasakan dia sudah tidak semarah tadi,perlahan dia melepaskan pelukannya lalu mengelus pipiku.

"Masih sakit?"tanya Reyhan

Aku menggeleng
"Its okay Rey"jawabku pelan

"Sorry May. Aku janji,aku gak akan membiarkan dia menyentuhmu apalagi menyakitimu, Im promise!" Kata Reyhan

"Its okay Rey, aku gak papa,aku bisa jaga diri aku sendiri,kalau dia berani liat aja!" Kataku sok keren sambil kutunjukkan kepalan tanganku

Reyhan tertawa, lalu dia mengacak rambutku lagi

"Aahhh.. Reyhan!! Nyebelin iihh!!" Kataku sebal lalu berjalan meninggalkan Reyhan yang masih tertawa melihatku ngambek.

************
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.