Kaskus

Story

kiocatra919Avatar border
TS
kiocatra919
Sang Paku Bumi
Diubah oleh kiocatra919 09-06-2025 08:39
mantu.borosAvatar border
hallohaAvatar border
pulaukapokAvatar border
pulaukapok dan 6 lainnya memberi reputasi
7
3K
39
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.7KThread52.6KAnggota
Tampilkan semua post
kiocatra919Avatar border
TS
kiocatra919
#17
Penyembuhan perempuan Linglung
2021

kaskus-image

Sore itu saya berencana pergi naik bis menuju mojokerto, berangkat dari pertigaan deket rumah.

Sambil menunggu di pertigaan tersebut, saya lihat temenku kuliah dulu amin jualan soto di pinggir jalan tersebut sebelumnya dulu jualan di sebelah timurnya Rumah Sakit Baptis. Jadi saya ngobrol-ngobrol dengan temanku ini sambil menunggu bis datang.

"Min kamu jualan soto nya di sini sendiri, ngk ada yang bantu-bantu?" tanyaku
"Iya sendiri ini"
"Dulu sepertinya jualannya di dekat rumah sakit ya ?"
"Iya, aku baru pindah beberapa bulan ke sini sekarang"
"Hebat kamu, jiwa wirausaha, belajar dari siapa jualan sotonya"
"Belajarnya sendiri san, sebelumnya lihat-lihat di YouTube hehehe"
"Kamu mau kemana san naik bis nya ?" timpal amin.
"Mau ke mojokerto ada keperluan seleksi kandidat kerja"

Beberapa menit kemudian, bisnya datang saya pamit pada amin lanjutkan perjalannya.

"Hati-hati di jalan san"
"Ok"

Selama perjalanan naik bis seperti biasa saya biasakan berdzikir. Perkiraan saya perjalanan ke mojokerto memakan waktu 2-3 jam an.

Waktu itu saya naik bis, sewaktu tanya kepada kernetnya, bilangnya berhenti di terminal mojokerto. Ternyata ketika sudah deket terminal mojokerto bis ini hanya lanjut terus. Ketika itu perasaanku sudah mulai ngk enak, saya kerasa sepertinya sudah terlewat terminalnya,

"wah ini kayaknya sudah lewat ini", gumamku

saya konfirmasi ke kernetnya, benar ini sudah sampai hampir sidoarjo jam 9 malam. Waduh kernetnya sudah kubilang di ingat kan ketika sampai mojokerto malah ngk di ingatkan.

"Pak, saya turun di sini, mau cari bis arah balik terminal Mojokerto"
"Iya, bayar saja nambah terlanjur sini 5 ribu" kernetnya sambil gerutu sama temennya bilang
" cah elek ini ngrejekeni!!"
maksudnya ketika saya ada di bis ini, selama perjalanan banyak penumpang bisnya. Mau tak mau saya akhirnya bayar tambahan 5 ribu.

Segera saya balik, nyebrang jalan raya, balik arah, sebenarnya bila ke sidoarjo ada saudara yang di sana. Tapi pikir harus lanjut ke mojokerto malam ini, agar segera sampai di hotel yg di tentukan perusahaan.

Di tengah malam yang sunyi jalanan mulai sepi, saya berdiri di pinggir jalanan sambil menerawang di kesunyian malam. Tiba-tiba berhenti mobil elev warna putih. "Mas mau kemana saya antar?" kata sopir travel tersebut.
"Maaf Tidak mas" jawabku menolak halus.

Beberapa saat kemudian ada bis lewat,
"Pak arah mojokerto?" tanyaku
"Iya, yuk segera naik" jawab kernetnya

Nah akhirnya dapat bis mengarah mojokerto, setelah sampai di terminal saya turun dan keluar terminal menunggu di depan indomaret. Setelah itu saya naik gojek mengarah ke hotel. Jam 11 ini saya cek HP di grub WA sudah ada Rohmat yg sudah sampai hotel dari sore tadi. Gojeknya lumayan jauh perjalanannya sekitar 30 menitan menuju lokasi dan hotelnya berada di atas gunung yang juga sebagai tempat wisata. Baru kali ini saya gojek habis hampir 70 rb, aman pikirku karena di tanggung perusahaan. Tapi sepertinya dari atas ini klo mau turun ngk ada gojek ini. Harus sewa travel warga sekitar.

Malam itu kami satu kelompok 11 orang di hotel Carina ngumpul dan beristirahat ngobrol-ngobrol di gazebo. Ada suatu topik tentang Gus Dur. Karena temanku cewek 1 kelompok ini ada yang pernah mondok di sana.

"Wah pernah mondok di sana ya"
"Iya pernah dulu waktu SMA di tebu ireng Jombang"
" gus dur hebat dulu banyak di fitnah-fitnah sama musuh-musuhnya "
"Iya, memang luar biasa sosok luar biasa".

Malamnya setelah bercerita gus dur. Temenku lala ini bermimpi melihat gus dur ketika meninggal pelayatnya banyak sekali, yang melayat dan banyak orang yang menangisi.

paginya lala cerita ke saya,

"San gara-gara cerita tentang gus dur tadi malam, aku sampai mimpi gus dur meninggal, banyak orang yang melayat dan banyak orang yang menangisi kepergiannya"

"iya Gus Dur kan memang kekasih Allah" kataku.

Siangnya karena belum ada kegiatan di hotel, kami pagi- jalan-jalan dan lihat persawahan pas banget hari itu langit cerah ada pelangi turun, klo menurut cerita-cerita dongeng turunya pelangi ada bidadari kahyangan yang lagi main ke bumi, entah benar atau tidak. Tembok-tembok bangunan villa di pinggir sawah ini di buat seperti kayak mataraman, kami nongkrong duduk di warung di sekitar area tersebut dekat hotel dan pesan mie goreng indomie.

Setelah siang kami balik ke hotel, dan nongkrong di depan kamar yang ada benerapa kursi berjejeran.

Temanku di kelompok ini ada andi dari surabaya, entah kenapa ketika aku cerita, ngobrol bersama andi, Andi kerasa mau muntah-muntah. Ternyata andi ini indigo kadang bisa lihat. Dia cerita bila di dekatku entah kenapa ngefek ingin muntah. Sebenarnya wajar saja jika di dalam tubuh seseorang banyak isinya ketika dekat dengan ku yang di dalam tubuh tersebut jinnya akan kepanasan.

Padahal orang thoriqoh itu tidak aneh-aneh hanya mengamalkan ajaran yang bersanad menyambung ke guru-guru silsilah sampai ke rasulullah saw.

Tapi dampaknya besar bila di dekat orang yang ada isinya atau mengamalkan yang amaliyah tidak bersanad pasti berefek.

Lanjut cerita Andi punya masalah ibunya sedang sakit, dan konsultasi ke saya tentang ibunya yang sakit lama, katanya ada yang ngirimi atau kena santet. Ada yang di kakinya belum bisa di ambil. Lalu kataku saya bantu saja ambil yang di kakinya lalu Saya ambil dan kembalikan kepada yang mengirim.

Setelah selesai dengan Andi, Tama juga ikut konsultasi ada temenya linglung gara-gara putus dengan pacarnya.

"Temen kamu cewek di surabaya, udah linglungnya udah lama?"
"Masih baru beberapa minggu, dia di rumah diem saja, ngk mau makan juga bengong dah linglung keluarganya ngobatin kemana-mana belum sembuh-sembuh juga."
"Bismillah saya bantu" kataku,
"mumpung masih baru isya Allah masih bisa dikembalikan sukmanya yang hilang, mana fotonya temen kamu, nama lengkapnya bin ...? "
"Ini san" sambil memperlihatkan di layar HPnya.
"Dia cantik ya. kasihan sakit begini"
"Semoga dia bisa sembuh normal kembali" kata Tama

Lalu saya konsentrasi tarik sukmanya. Dan kembalikan ke tubuhnya.

Beberapa menit kemudian Tama bilang makasih, ini anaknya udah membaik kembali normal.

"Sama-sama" kataku

Si lala juga ikut-ikutan minta bantuan bersihin rumahnya karena panas katanya, dulu dia sering ke dukun, habib, dll, di bawain barang2 dan ada buntelan rajahnya.

Lalu saya nasehati di bakar saja barang-barang tersebut dan rajahnya, karena rumahnya bukan malah adem malah nambah panas ada jin-jin, syetan, iblis di rajah tersebut.

Langsung saya bersihkan jarak - jauh rumahnya yang di malang.

"Kok kamu bisa seperti itu" tanya temanku fredy smaa-sama dari kediri yang heran baru melihat kejadian seperti ini,
"Sebenarnya saya juga tidak bisa apa-apa ini anugrah, kamu juga bisa seperti saya bila mau menjalankan Thoriqoh" kataku menjelaskan.

"Oh, iya san" fredy manggut-manggut entah paham tidak.

Mungkin takdir juga beberapa hari kami bertemu berkumpul di sini jadi bisa saling bantu dan bisa mengambil hikmah dari kejadian ini.

kaskus-image




















Diubah oleh kiocatra919 02-03-2025 21:56
pulaukapok
pulaukapok memberi reputasi
1
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.