- Beranda
- Stories from the Heart
[HOROR]William Family
...
TS
theperegrinefal
[HOROR]William Family
Quote:
Judul Di rubah Dari Sebelumnya "Kau Adalah Aku Tapi Bukan Diri ku" Menjadi "William Family"
Quote:
![[HOROR]William Family](https://s.kaskus.id/images/2017/12/13/2881698_201712130839120175.png)
Quote:
“Apa ini sudah bagus”. tanya ku
“Menurutku sudah”. saut ku
“Aku butuh masukan, aku merasa ada yang kurang”. tanya ku
“maaf… maaf… baiklah kalau begitu, akan lebih baik jika kita tambahkan sentuhan wangi Melati”. saut ku.
“Benar juga, Berarti sekarang kita bisa memulai RITUAL nya”. Jawab ku
“Menurutku sudah”. saut ku
“Aku butuh masukan, aku merasa ada yang kurang”. tanya ku
“maaf… maaf… baiklah kalau begitu, akan lebih baik jika kita tambahkan sentuhan wangi Melati”. saut ku.
“Benar juga, Berarti sekarang kita bisa memulai RITUAL nya”. Jawab ku
Quote:
WAJIB DI BACA
Kita stop dulu, Sebelum nya saya ingin menyampaikan beberapa hal yang mendasari cerita ini :
A.Cerita ini terjadi terhadap seorang kenalan dari sahabat saya, dan beliau adalah seorang wanita dan sebut saja beliau Yuko.
B.Dan cerita ini akan mengambil sudut pandang utama dari Romi, yaitu teman saya.
C.Cerita yang akan saya cerita kan di bawah ini tidak seluruh nya Kisah nyata, jika harus di Persenkan mungkin hanya sekitar 30%, dan sisa nya adalah Bumbu-Bumbu dari imajinasi saya sendiri
D.Cerita ini terjadi ketika Sahabat saya Romi, masih kuliah semester 3
E.Saya sudah mendapatkan persetujuan “Hampir” seluruh pihak yang terlibat dalam cerita ini, dan tentu saja saya akan menyamarkan nama-nama mereka.
Seperti biasa saya sangat berterima kasih jika agan atau sista memberikan masukan ataupun kritikan positif terhadap thread ini.
TIdak perlu berlama-lama lagi mendengar curhatan saya, langsung saja kita mulai cerita nya
Kita stop dulu, Sebelum nya saya ingin menyampaikan beberapa hal yang mendasari cerita ini :
A.Cerita ini terjadi terhadap seorang kenalan dari sahabat saya, dan beliau adalah seorang wanita dan sebut saja beliau Yuko.
B.Dan cerita ini akan mengambil sudut pandang utama dari Romi, yaitu teman saya.
C.Cerita yang akan saya cerita kan di bawah ini tidak seluruh nya Kisah nyata, jika harus di Persenkan mungkin hanya sekitar 30%, dan sisa nya adalah Bumbu-Bumbu dari imajinasi saya sendiri
D.Cerita ini terjadi ketika Sahabat saya Romi, masih kuliah semester 3
E.Saya sudah mendapatkan persetujuan “Hampir” seluruh pihak yang terlibat dalam cerita ini, dan tentu saja saya akan menyamarkan nama-nama mereka.
Seperti biasa saya sangat berterima kasih jika agan atau sista memberikan masukan ataupun kritikan positif terhadap thread ini.
TIdak perlu berlama-lama lagi mendengar curhatan saya, langsung saja kita mulai cerita nya
INDEX EPISODE SAYA PINDAHKAN DI BAWAH
Quote:
PART 1 : Mahasiswi Pindahan
“bosan”. ucap ku sambil menghela nafas.
Aku sedang duduk di dalam kelas sambil memutar - mutar pulpen, sebenarnya aku sedang ada kelas, namun aku sangat malas untuk memperhatikan apa yang dosen ku terangkan, bukan karna aku malas dalam belajar, hanya saja 80-90% yang dosen ku terangkan sudah pernah ku baca di buku. Ku akui aku memanglah kutu buku, ber jam-jam aku habiskan hanya untuk membaca buku entah itu di rumah, di perpustakaan, atau pun di taman. Aku merasa seperti Buku adalah Hidupku. Dan tentu saja aku selalu dapat nilai yang bagus di setiap mata pelajaran, apa aku jenius? Tidak… aku hanya orang malas yang tidak ada kerjaan selain membaca, ya.. walauipun definisi malas ku ini tidak umum.
“ssstttt rom.. rom..”. salah seorang teman ku mencoba berbisik memanggilku.
“nyaut”. saut ku.
“Baru dapet info nih, kata nya bakal ada mahasiswi pindahan dari luar kota, dan kebetulan dia seangkatan sama kita” ucap FIrman.
“terus urusan nya sama aku apa?” saut ku.
“Denger-denger mahasiswi pindahan itu cakep banget”. ucap nya yang masih bernada berbisik.
“percuma man, ga bakal mau juga sama kamu”. saut ku.
“yee.. kalo ini bukan masalah mau atau gak nya, yang paling penting itu ada yang bisa bikin mata seger di kampus”. ucap nya sambil mencboa membayangkan wajah mahasiswi pindahan itu.
“ yaudah terserah kamu aja lah man”. ucap ku sambil memalingkan wajah dari nya.
Lalu pelajaran yang membosankan ini pun akhir nya berakhir, aku pun segera membereskan buku-buku ke dalam tas dan segera pergi ke kantin bersama 2 orang teman ku. Sesampai nya di kantin kami bertiga pun memesan makanan untuk makan siang, kami beluim bisa pulang karna masih ada 1 kelas lagi yang harus ku hadiri setelah makan siang.
“eh pulang mau maen PS dulu ga di rumah, ?” ucap ku mengajak nya.
“boleh aja kebetulan hari ini lagi kosong”. saut FIrman.
“emang nya kamu kapan pernah ga kosong?”. Saut Alfian menyindir FIrman.
“Behhh pake di tanya… pasti kosong terus sih hehe”. Jawab FIrman.
“btw kamu tumben ngajak ke rumah kamu Rom”. tanya Alfian.
“lagi bosen aja nyokap lagi keluar kota 5 hari, bantuin nikahan sepupu, terus belom belanja buku-buku lagi”. jawab ku.
“jadi… kamu hanya memanfaat kan aku untuk mengisi waktu bosan mu,,, Jahat”. Ucap Firman dengan tujuan meledek.
“Yaudah kita berdua aja Rom”. saut Alfian.
“ehh jangan, ntar aku gimana, masa bengang-bengong lagi di kosan, mana lagi gak ada kuota”. Saut Firman.
“hahaha sabar ya man.” Saut ku.
Kami pun berbincang - Bincang sambil menyantap makan siang kami, sampai akhir nya Firman menyenggol tangan ku, hingga membuat sendok ku jatuh ke lantai.
“Set.. dah….. kenapa sih man bahagia amat ngerjain aku kaya nya ya?” saut ku yang sedikit kesal.
“eh maaf-maaf, itu tuh liat murid pindahan yang tadi aku omongin”. ucap firman sambil menunjuk.
“yang mana sih?” ucap ku yang mencari-cari keberadaan murid itu.
“ itu yang pake baju putih trus pake tas merah”. ucap nya.
Sesaat aku memandangi nya, nafas ku sejenak berhenti. Seperti yang di katakan oleh Firman bahwa mahasiswi pindahan memang sangat cantik, Rambut nya yang hanya sampai di pundak nya dan mata besar nya, membuat ku tidak dapat memalingkan pandangan ku dari nya, jujur saja ini melebihi ekspektasi ku sebelum nya tentang penampilan nya.
“gimana? Masih mau ngelak? Ucap firman dengan nada meledek.
“E..Enggak emang nya siapa yang ngelak”. saut ku.
“ya abis nya pas di kelas, kamu kaya nya cuek gitu” saut nya.
“eh tapi dia kaya nya ke bingungan, kaya nya dia kebingungan karna ga dapet tempat duduk”. ucap ku.
“ aku punya ide Rom” ucap nya,
“eh tunggu jangan bilang --”
Belum ku sempat selesai bicara, Firman sudah memulai ide gila nya.
“ HEI… di sini aja lagi kosong”. ucap FIrman yang mencoba memanggil murid pindahan itu.
“oeeee…. hadehhh”. ucap ku sambil menundukan kepala.
Jujur saja, aku ini tipe orang yang akan sangat gugup ketika melihat ataupun berbicara dengan wanita yang melebihi batas wajar ekspektasi ku.
“tuh Rom dia beneran mau kesini”. ucap FIrman
“bodo amat” saut ku..
Spoiler for INDEX EPISODE:
Pengenalan Seluruh Tokoh Penting
PART 2 : Senyuman
PART 3 : Yuki
PART 4 : Karna Kau Adalah
PART 5 : Jangan MATI Sebelum
PART 6 : Maaf
PART 7 : Seekor Burung Yang Kesepian
PART 8 : Jelangkung Silang?
PART 9 : Kau Tetap Sahabat Ku
PART 10 : Pengendali Jin?
PART 11 : Pertama Kali Menjumpainya
PART 11.2 : Terimakasih
PART 11.3 : Seorang Pria
PART 11.4 : No Tittle
PART 12 : Kepalamu Adalah Tujuanku
PART 13 : Dia Sudah Datang
PART 14 : Kebenaran
PART 15 : Runtuhnya 100 Tahun Kejayaan
PART 16 : Andreana Yuko
PART 17 : Perebutan Kursi
PART 18 : Masa Lalu Firman
PART 19 : Sejarah William Family
PART 20 : Manusia Paling Di Takuti
PART 21 : 4 Iblis Terkuat
PART 22 : Pertarungan 2 Era Berbeda
PART 23 : Ketua Baru
PART 24 : Awal Perjalanan Seorang Pahlawan
PART 25 : Team Asura
PART 26 : Tujuan Asura
PART 27 : Pencarian Ziz
PART 28 : Perpisahan 3 Sahabat
PART 29 : Pesta Akan Di Mulai
PART 30 : Alasan Asura Sebenarnya
PART 31 : Permintaan Terakhir
PART 32 : Seorang Aktor Terbaik
PART 33 : Pertemuan Yang Sudah Di Takdirkan
PART 34 : Arab Kuno dan Aksara Jawa
PART 35 : Keabadian Palsu
PART 36 : Permintaan Maaf
PART 37 : Kenyataan
PART 38 : Persiapan
PART 39 : Sawang Kabut
PART 39.2 : Sawang Kabut Part 2
Part 39.3 : Sawang Kabut Last Part
PART 40 : Kontrak Bahemoth
PART 41 : Welcome Home
PART 42 : Pertukaran
PART 43 : 3 Pohon Kembar
PART 44 : Pengkhianatan
PART 45 : Efek Samping Pengisian
PART 46 : Tim Inti?
PART 47 : Tujuan Danil
PART 48 : Baik & Buruk
PART 49 : Keputusasaan Leo
PART 50 : Sebuah Kenyataan
PART 51 : Simbol Leviathan
PART 52 : Kesenjangan
PART 53 : ANYER Chapter 1
PART 54 : ANYER Chapter 2
PART 2 : Senyuman
PART 3 : Yuki
PART 4 : Karna Kau Adalah
PART 5 : Jangan MATI Sebelum
PART 6 : Maaf
PART 7 : Seekor Burung Yang Kesepian
PART 8 : Jelangkung Silang?
PART 9 : Kau Tetap Sahabat Ku
PART 10 : Pengendali Jin?
PART 11 : Pertama Kali Menjumpainya
PART 11.2 : Terimakasih
PART 11.3 : Seorang Pria
PART 11.4 : No Tittle
PART 12 : Kepalamu Adalah Tujuanku
PART 13 : Dia Sudah Datang
PART 14 : Kebenaran
PART 15 : Runtuhnya 100 Tahun Kejayaan
PART 16 : Andreana Yuko
PART 17 : Perebutan Kursi
PART 18 : Masa Lalu Firman
PART 19 : Sejarah William Family
PART 20 : Manusia Paling Di Takuti
PART 21 : 4 Iblis Terkuat
PART 22 : Pertarungan 2 Era Berbeda
PART 23 : Ketua Baru
PART 24 : Awal Perjalanan Seorang Pahlawan
PART 25 : Team Asura
PART 26 : Tujuan Asura
PART 27 : Pencarian Ziz
PART 28 : Perpisahan 3 Sahabat
PART 29 : Pesta Akan Di Mulai
PART 30 : Alasan Asura Sebenarnya
PART 31 : Permintaan Terakhir
PART 32 : Seorang Aktor Terbaik
PART 33 : Pertemuan Yang Sudah Di Takdirkan
PART 34 : Arab Kuno dan Aksara Jawa
PART 35 : Keabadian Palsu
PART 36 : Permintaan Maaf
PART 37 : Kenyataan
PART 38 : Persiapan
PART 39 : Sawang Kabut
PART 39.2 : Sawang Kabut Part 2
Part 39.3 : Sawang Kabut Last Part
PART 40 : Kontrak Bahemoth
PART 41 : Welcome Home
PART 42 : Pertukaran
PART 43 : 3 Pohon Kembar
PART 44 : Pengkhianatan
PART 45 : Efek Samping Pengisian
PART 46 : Tim Inti?
PART 47 : Tujuan Danil
PART 48 : Baik & Buruk
PART 49 : Keputusasaan Leo
PART 50 : Sebuah Kenyataan
PART 51 : Simbol Leviathan
PART 52 : Kesenjangan
PART 53 : ANYER Chapter 1
PART 54 : ANYER Chapter 2
Jangan Lupa Comment,Share Dan 

Diubah oleh theperegrinefal 03-01-2019 19:27
fhy544 dan 46 lainnya memberi reputasi
43
401.5K
Kutip
1.5K
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•52.2KAnggota
Tampilkan semua post
TS
theperegrinefal
#957
Note : Dalam Part ini di harapkan reader untuk membaca secara seksama.
“Semua nya sudah berkumpul?”. Tanya ku kepada salah satu Staff rumah ku.
“Sudah tuan… semua sedang menunggu Tuan”. Balas nya sembari membungkuk.
“Baiklah”. Balas ku singkat yang sedang sibuk merapikan Dasi.
Semua rencana ku akan segera terealisasi, tinggal selangkah lagi… ya… tinggal selangkah lagi. Hari ini aku mengumpulkan seluruh Dewan Pemimpin baru untuk membantu ku memuluskan rencana ku. Setelah selesai merapihkan dasi, aku segera pergi ke ruang bawah Tanah untuk memulai pertemuan. Dan kini aku berada di depan pintu ruang pertemuan.
“Semua nya sudah menunggu tuan”. Ucap nya sembari membukakan pintu.
Aku pun melangkah masuk ke dalam.
“Selamat Tuan Danil…..”. ucap mereka serentak yang langsung berdiri setelah aku masuk.
“haha sudah sudah… santai saja”. Ucap ku yang langsung duduk.
“Saya sama sekali tidak menyangka kau akan melakukan hal seperti ini haha…. Tidak salah selama ini aku bersabar”. Ucap salah satu dewan pemimpin.
“haha seperti yang kalian lihat bukan? Aku tidak akan pernah mengecewakan kalian… dengan kematian seluruh dewan pimpinan sebelum nya, kini kalian ada di sini… dan mewakilkan setiap partai.”. ucap ku dengan senyum lebar.
“Kau membersihkan sampah dengan tangan yang bersih…. Haha aku sungguh bangga pada mu, tidak salah…. Kalau kami selama ini masih terus mendukung mu dari belakang”. Satu salah satu dewan
“benar sekali…. Kau sengaja menggunakan Alga, agar tangan mu tetap bersih… kau…. Kau memang Iblis yang selama ini kami tunggu danil”. Ucap salah satu anggota lain nya.
“haha sudah sudah.. jangan terlalu memuji ku”. Jawab ku dengan tawa lebar.
“jadi…. Bisa kau ceritkan kepada kami, bagaiaman cara mu melakukan nya?’ Tanya salah satu dewan.
“haruskah? …. Baiklah.. tidak ada salah nya aku memberitaukan kalian..bagaimana membunuh tanpa harus mengotori tangan mu”. Jawab ku dengan senyum licik.
“Semua ini berawal semenjak para ketua dewan selanjut nya sudah mulai meragukan ku, tidak lain adalah orang tua kalian sendiri…. lalu… tidak ku sangka.. Alga yang melihat situasi saat itu akhir nya memutuskan untuk mengkhianati ku… yaa… walau pun sebenar nya aku sudah tau sudah sedari lama bahwa ia menginginkan kursi ini. Sampai akhir nya ia datang kepada ku dengan membawa Leo untuk melawan ku. Aku membiarkan ia merasa bahwa ia sedang berada di atas angin, di tambah seluruh Dewan lama sudah merencanakan penggusuran ku dari kursi ketua. Dan di sinilah hal yang menarik terjadi…. Sebenar nya aku hanya menaruh sedikit Bumbu untuk membuat Alga melakukan pembunuhan berantai itu” ucap ku dengan senyum lebar sembari memutar-mutar kursi
“Bumbu? Apa maksud mu?”. Tanya Salah satu Dewan yang terlihat sangat penasaran.
“Sebelum aku memberitau nya… menurut mu apa motif utama Alga menginginkan kursi ketua?”. Ucap ku sembari menyanggah dagu dengan kedua tangan ku.
“Kekuasaan? Kepuasaan? Harta? “. Jawab nya.
“Bodoh…. Sudah lebih dari 10 tahun aku mengenal nya, dan Alga bukanlah orang seperti itu….hahaha”. ucap ku dengan tawa lebar sembari memutar kursi.
“lalu apa?”.tanya mereka yang makin penasaran.
“Tentu saja…. Karna anak kesayangan nya”. Jawab ku dengan senyum licik.
“T…tungu.. dia melakukan itu semua untuk anak nya? Dan jika itu benar.. mengapa ia harus sampai melakukan ini semua, memang apa yang terjadi kepada anak nya”. Tanya nya kembali.
“Bodoh… pantas saja kalian harus membutuhkan bantuan ku untuk merebut kursi dewan….. Semenjak isu untuk meruntuhkan kekuasan ku muncul… aku juga memunculkan sebuah Isu baru kepada para dewan, bahwa Alga ingin menjadikan anak nya sebagai ketua William yang baru”. Ucap ku dengan senyum tipis.
“sebentar… aku tidak mengerti maksud mu, bukan kah memang sedari awal Alga ingin memang ingin berkuasa, lalu mengapa kau harus memunculkan Isu tersebut.. dan…. Bagaimana cara nya”. Tanya mereka kembali.
“kau salah…. Bukankah sudah ku katakan dari awal, bahwa awal permasalahan ini berawal dari para dewan yang sudah mulai meragukan ke pemimpinan ku…. Barulah Alga memunculkan niat nya…. Sebelum Alga memunculakn Niat nya, aku menyuruh salah satu mata-mata ku untuk memunculkan Isu bahwa alga menginginkan Putra nya untuk menjadi ketua William…. Semenjak Isu itu muncul, para Dewan semakin khawatir dan akhir nya mereka memutuskan untuk mewaspadai Alga dan putra nya… dan tentu nya aku membuat agar Alga mengetahui apa yang sedang di rencanakan Dewan lama…”. Ucap ku.
“Berarti di sini… kau lah yang mengkhianati nya”. Tanya salah satu dewan.
“TIdak… aku hanya bergerak selangkah lebih cepat dari nya…. Semenjak pertengkaran Isu yang semakin menjadi-menjadi, seperti luka yang hanya perlu ku taburi sedikit garam.. dan boommm…. Hahaha”. Tawa ku dengan puas nya.
“berarti kau sengaja mengadu domba mereka…. Dan jika boleh kami tau, siapa mata-mata yang kau maksud itu?”. Tanya salah satu dewan.
“Seperti nya sekarang tidak ada yang perlu aku tutup-tutupi lagi… MASUK LAH”. Panggil ku dengan nada tinggi.
Tidak menunggu waktu lama, seorang wanita memasuki ruangan… dan betapa terkejut nya para dewan pimpinan setelah melihat wanita tersebut.
“T….TIDAK MUNGKIN…BUKAN KAH KAU SUDAH MATI”. Teriak salah satu dewan yang begitu terkejut.
“Aku? Seorang Amanda? Mati begitu saja? Jangan membuat ku tertawa”. Ucap Amanda yang berdiri di samping ku.
“B..bagaimana bisa? Bukankah kau di bunuh oleh Alga?”. Tannya salah satu dewan.
“Tuan.. lebih baik kau saja yang menceritakan nya”. Ucap nya sembari membungkuk ke arah ku.
“Hebat bukan? Rencana ini sudah ku buat dengan sangat matang… aku sengaja membuat konflik antara aku dan dia, bahkan sampai anak ku mempercayai hal tersebut sampai detik ini…. Isu,fitnah dan Hasutan berawal dari nya, aku harus sampai repot-repot membuat Yuki mempercayai bahwa Alga telah membunuh nya, untuk membuat nya benar-benar jatuh di tangan ku dan dapat ku kendalikan se utuh nya”. Ucap ku.
“Lalu apa alasan mengapa Alga sampai harus membunuh seluruh Dewan lama? Aku masih tidak mengerti”. Tanya mereka.
“Mudah saja…. Aku menyuruh Amanda untuk membelokan keadaan sedikit, yaitu dengan mengatakan kepada Alga bahwa…. Putra nya sedang berada di tangan para Dewan, dan mengancam akan membunuh nya”. Ucap ku.
“Tunggu… bukan kah putra nya sedang bersama dengan Asura? Bagaimana bias?”. Tanya mereka yang semakin penasaran.
“Memanfaatkan situasi…. Alga sudah cukup lama putus komunikasi dengan putra nya, aku sendiri pun tidak tau mengapa mereka bisa seperti itu… dan hanya dengan itu, Emosi nya dengan mudah tersulut, dan sisa nya…. Seperti yang kalian lihat….. mereka semua mati di tangan nya HAHAHAHA”. ucap ku di lanjutkan dengan tawa puas.
“seperti nya…. Sedari awal semua memang sudah berada di gengaman mu… lalu….. apa tujuan mu sebenar nya, sampai-sampai kau harus mengendalikan putri mu”. Tanya mereka.
“Aku… ingin membunuh Evran”. Ucap ku dengan senyum licik.
“E….Ev…evran? apa kau yakin? Dia adalah mahkluk abadi… ba..bagaimana cara nya kita mengalahkan nya, di tambah ia memiliki Bahemoth dan Leviathan, 2 dari 4 iblis terkuat”. Tanya mereka yang amat terkejut setelah mendengar tujuan ku sebenar nya.
“ Karna itu.. aku akan membuat Yuki sebagai Sandra, agar Asura rela membantu ku… aku tidak puas hanya dengan ini, aku ingin lebih dan lebih…. Evran hanyalah pijakan awal untuk ku….. untuk membuat Dunia berada di genggaman ku”. Ucap ku dengan senyum licik
“lalu bagaiaman dengan kami? Apa yang harus kami lakukan?”. Tanya mereka.
“Tenang lah.. kalian hanya perlu menunggu… giliran kalian untuk membantu ku akan segera tiba”. Ucap ku yang langsung berdiri dari Kursi.
“Tentu saja… kami akan menolong mu dan membantu mu”. Ucap mereka dengan wajah yang meyakinkan.
“Untuk sekarang kalian hanya perlu duduk manis di rumah.. aku akan mengabari kalian kembali jika semua sudah siap”. Ucap ku.
Aku bersama dengan Amanda langsung berjalan keluar ruang rapat.
“Tuan… mereka akan ---“. Ucap Amanda terpotong.
“sesuai dugaan mu… mereka hanya akan menjadi Tumbal untuk ku”. Jawab ku dengan senyum licik
Quote:
PART 47 : Tujuan Danil
Dalam Part ini saya akan mengambil sudut pandang dari Danil.
“Semua nya sudah berkumpul?”. Tanya ku kepada salah satu Staff rumah ku.
“Sudah tuan… semua sedang menunggu Tuan”. Balas nya sembari membungkuk.
“Baiklah”. Balas ku singkat yang sedang sibuk merapikan Dasi.
Semua rencana ku akan segera terealisasi, tinggal selangkah lagi… ya… tinggal selangkah lagi. Hari ini aku mengumpulkan seluruh Dewan Pemimpin baru untuk membantu ku memuluskan rencana ku. Setelah selesai merapihkan dasi, aku segera pergi ke ruang bawah Tanah untuk memulai pertemuan. Dan kini aku berada di depan pintu ruang pertemuan.
“Semua nya sudah menunggu tuan”. Ucap nya sembari membukakan pintu.
Aku pun melangkah masuk ke dalam.
“Selamat Tuan Danil…..”. ucap mereka serentak yang langsung berdiri setelah aku masuk.
“haha sudah sudah… santai saja”. Ucap ku yang langsung duduk.
“Saya sama sekali tidak menyangka kau akan melakukan hal seperti ini haha…. Tidak salah selama ini aku bersabar”. Ucap salah satu dewan pemimpin.
“haha seperti yang kalian lihat bukan? Aku tidak akan pernah mengecewakan kalian… dengan kematian seluruh dewan pimpinan sebelum nya, kini kalian ada di sini… dan mewakilkan setiap partai.”. ucap ku dengan senyum lebar.
“Kau membersihkan sampah dengan tangan yang bersih…. Haha aku sungguh bangga pada mu, tidak salah…. Kalau kami selama ini masih terus mendukung mu dari belakang”. Satu salah satu dewan
“benar sekali…. Kau sengaja menggunakan Alga, agar tangan mu tetap bersih… kau…. Kau memang Iblis yang selama ini kami tunggu danil”. Ucap salah satu anggota lain nya.
“haha sudah sudah.. jangan terlalu memuji ku”. Jawab ku dengan tawa lebar.
“jadi…. Bisa kau ceritkan kepada kami, bagaiaman cara mu melakukan nya?’ Tanya salah satu dewan.
“haruskah? …. Baiklah.. tidak ada salah nya aku memberitaukan kalian..bagaimana membunuh tanpa harus mengotori tangan mu”. Jawab ku dengan senyum licik.
“Semua ini berawal semenjak para ketua dewan selanjut nya sudah mulai meragukan ku, tidak lain adalah orang tua kalian sendiri…. lalu… tidak ku sangka.. Alga yang melihat situasi saat itu akhir nya memutuskan untuk mengkhianati ku… yaa… walau pun sebenar nya aku sudah tau sudah sedari lama bahwa ia menginginkan kursi ini. Sampai akhir nya ia datang kepada ku dengan membawa Leo untuk melawan ku. Aku membiarkan ia merasa bahwa ia sedang berada di atas angin, di tambah seluruh Dewan lama sudah merencanakan penggusuran ku dari kursi ketua. Dan di sinilah hal yang menarik terjadi…. Sebenar nya aku hanya menaruh sedikit Bumbu untuk membuat Alga melakukan pembunuhan berantai itu” ucap ku dengan senyum lebar sembari memutar-mutar kursi
“Bumbu? Apa maksud mu?”. Tanya Salah satu Dewan yang terlihat sangat penasaran.
“Sebelum aku memberitau nya… menurut mu apa motif utama Alga menginginkan kursi ketua?”. Ucap ku sembari menyanggah dagu dengan kedua tangan ku.
“Kekuasaan? Kepuasaan? Harta? “. Jawab nya.
“Bodoh…. Sudah lebih dari 10 tahun aku mengenal nya, dan Alga bukanlah orang seperti itu….hahaha”. ucap ku dengan tawa lebar sembari memutar kursi.
“lalu apa?”.tanya mereka yang makin penasaran.
“Tentu saja…. Karna anak kesayangan nya”. Jawab ku dengan senyum licik.
“T…tungu.. dia melakukan itu semua untuk anak nya? Dan jika itu benar.. mengapa ia harus sampai melakukan ini semua, memang apa yang terjadi kepada anak nya”. Tanya nya kembali.
“Bodoh… pantas saja kalian harus membutuhkan bantuan ku untuk merebut kursi dewan….. Semenjak isu untuk meruntuhkan kekuasan ku muncul… aku juga memunculkan sebuah Isu baru kepada para dewan, bahwa Alga ingin menjadikan anak nya sebagai ketua William yang baru”. Ucap ku dengan senyum tipis.
“sebentar… aku tidak mengerti maksud mu, bukan kah memang sedari awal Alga ingin memang ingin berkuasa, lalu mengapa kau harus memunculkan Isu tersebut.. dan…. Bagaimana cara nya”. Tanya mereka kembali.
“kau salah…. Bukankah sudah ku katakan dari awal, bahwa awal permasalahan ini berawal dari para dewan yang sudah mulai meragukan ke pemimpinan ku…. Barulah Alga memunculkan niat nya…. Sebelum Alga memunculakn Niat nya, aku menyuruh salah satu mata-mata ku untuk memunculkan Isu bahwa alga menginginkan Putra nya untuk menjadi ketua William…. Semenjak Isu itu muncul, para Dewan semakin khawatir dan akhir nya mereka memutuskan untuk mewaspadai Alga dan putra nya… dan tentu nya aku membuat agar Alga mengetahui apa yang sedang di rencanakan Dewan lama…”. Ucap ku.
“Berarti di sini… kau lah yang mengkhianati nya”. Tanya salah satu dewan.
“TIdak… aku hanya bergerak selangkah lebih cepat dari nya…. Semenjak pertengkaran Isu yang semakin menjadi-menjadi, seperti luka yang hanya perlu ku taburi sedikit garam.. dan boommm…. Hahaha”. Tawa ku dengan puas nya.
“berarti kau sengaja mengadu domba mereka…. Dan jika boleh kami tau, siapa mata-mata yang kau maksud itu?”. Tanya salah satu dewan.
“Seperti nya sekarang tidak ada yang perlu aku tutup-tutupi lagi… MASUK LAH”. Panggil ku dengan nada tinggi.
Tidak menunggu waktu lama, seorang wanita memasuki ruangan… dan betapa terkejut nya para dewan pimpinan setelah melihat wanita tersebut.
“T….TIDAK MUNGKIN…BUKAN KAH KAU SUDAH MATI”. Teriak salah satu dewan yang begitu terkejut.
“Aku? Seorang Amanda? Mati begitu saja? Jangan membuat ku tertawa”. Ucap Amanda yang berdiri di samping ku.
“B..bagaimana bisa? Bukankah kau di bunuh oleh Alga?”. Tannya salah satu dewan.
“Tuan.. lebih baik kau saja yang menceritakan nya”. Ucap nya sembari membungkuk ke arah ku.
“Hebat bukan? Rencana ini sudah ku buat dengan sangat matang… aku sengaja membuat konflik antara aku dan dia, bahkan sampai anak ku mempercayai hal tersebut sampai detik ini…. Isu,fitnah dan Hasutan berawal dari nya, aku harus sampai repot-repot membuat Yuki mempercayai bahwa Alga telah membunuh nya, untuk membuat nya benar-benar jatuh di tangan ku dan dapat ku kendalikan se utuh nya”. Ucap ku.
“Lalu apa alasan mengapa Alga sampai harus membunuh seluruh Dewan lama? Aku masih tidak mengerti”. Tanya mereka.
“Mudah saja…. Aku menyuruh Amanda untuk membelokan keadaan sedikit, yaitu dengan mengatakan kepada Alga bahwa…. Putra nya sedang berada di tangan para Dewan, dan mengancam akan membunuh nya”. Ucap ku.
“Tunggu… bukan kah putra nya sedang bersama dengan Asura? Bagaimana bias?”. Tanya mereka yang semakin penasaran.
“Memanfaatkan situasi…. Alga sudah cukup lama putus komunikasi dengan putra nya, aku sendiri pun tidak tau mengapa mereka bisa seperti itu… dan hanya dengan itu, Emosi nya dengan mudah tersulut, dan sisa nya…. Seperti yang kalian lihat….. mereka semua mati di tangan nya HAHAHAHA”. ucap ku di lanjutkan dengan tawa puas.
“seperti nya…. Sedari awal semua memang sudah berada di gengaman mu… lalu….. apa tujuan mu sebenar nya, sampai-sampai kau harus mengendalikan putri mu”. Tanya mereka.
“Aku… ingin membunuh Evran”. Ucap ku dengan senyum licik.
“E….Ev…evran? apa kau yakin? Dia adalah mahkluk abadi… ba..bagaimana cara nya kita mengalahkan nya, di tambah ia memiliki Bahemoth dan Leviathan, 2 dari 4 iblis terkuat”. Tanya mereka yang amat terkejut setelah mendengar tujuan ku sebenar nya.
“ Karna itu.. aku akan membuat Yuki sebagai Sandra, agar Asura rela membantu ku… aku tidak puas hanya dengan ini, aku ingin lebih dan lebih…. Evran hanyalah pijakan awal untuk ku….. untuk membuat Dunia berada di genggaman ku”. Ucap ku dengan senyum licik
“lalu bagaiaman dengan kami? Apa yang harus kami lakukan?”. Tanya mereka.
“Tenang lah.. kalian hanya perlu menunggu… giliran kalian untuk membantu ku akan segera tiba”. Ucap ku yang langsung berdiri dari Kursi.
“Tentu saja… kami akan menolong mu dan membantu mu”. Ucap mereka dengan wajah yang meyakinkan.
“Untuk sekarang kalian hanya perlu duduk manis di rumah.. aku akan mengabari kalian kembali jika semua sudah siap”. Ucap ku.
Aku bersama dengan Amanda langsung berjalan keluar ruang rapat.
“Tuan… mereka akan ---“. Ucap Amanda terpotong.
“sesuai dugaan mu… mereka hanya akan menjadi Tumbal untuk ku”. Jawab ku dengan senyum licik
njek.leh dan khuman memberi reputasi
5
Kutip
Balas