- Beranda
- Stories from the Heart
[Cerita Bersambung] BLACK TOPAZ
...
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
aurora..
#19
Motivasi untuk Lana dan Paula
Hari itu adalah hari Sabtu pagi, tepatnya pukul 06:30 WIB. Di saat yang bersamaan, Bradley tampak sedang berada di dalam ruangan kelas 7F sambil belajar Matematika secara berkelompok bersama dengan Lana dan Paula, dua teman perempuannya di kelas 7F yang satu regu dengan Bradley selama kegiatan MOS.
Saat itu, dengan konsentrasi penuh, Bradley tampak sibuk menjelaskan satu per satu soal matematika kepada Lana dan Paula, mulai dari soal yang paling mudah sampai soal yang paling sulit dan menantang.
"...Jadi, x nya pertama-tama dikali dua, lalu ditambah lima, jadinya 2x plus 5..." kata Bradley
"...Ketemu deh jawabannya, yaitu 30..." kata Bradley
Tak lama kemudian, Paula pun bertanya ke Bradley tentang soal Matematika nomor 5 di halaman 26 buku paket.
"Bradley, tolong ajarin aku soal yang ini dong. Aku masih bingung tentang aturan perpangkatan bilangan", kata Paula sambil menunjuk soal nomor 5 di halaman 26 buku paket
“Tidak bisa. Aku kan sudah ngajarin kamu berkali-kali tentang aturan perpangkatan bilangan. Lebih baik kamu mulai berlatih untuk belajar dan mengerjakan soal sendiri. Kalau aku begituin kamu terus, nanti malah aku kena dosa, karena itu sama saja aku nyontekin kamu", kata Bradley ke Paula dengan sangat tegas
“Aku tahu kalau nyontekin itu termasuk perbuatan dosa, tapi ini kan tidak sedang ulangan atau ujian. Jadi tolong banget dong, ajarin aku", kata Paula
"Aku bilang tidak bisa ya tidak bisa. Kamu ingin aku masuk neraka?" kata Bradley ke Paula dengan sangat tegas
"Jangan begitu dong Bradley, otak kami berdua kan tidak sepintar otakmu", kata Lana
"Betul apa kata Lana, otakku kan pas-pasan, tidak seperti otakmu yang pintarnya bukan main", kata Paula
"Lana, Paula, kalian berdua harus tahu bahwa semua orang itu pada dasarnya pintar. Hal yang bisa membuat orang bodoh adalah karena orang tersebut tidak bisa berusaha sendiri dan selalu ingin ditolong. Itu yang membuat seseorang bisa menjadi bodoh. Ingat itu", kata Bradley sambil memotivasi Lana dan Paula
"Betul juga ya apa kata Bradley, bahwa aku harus berlatih untuk belajar sendiri tanpa dibantu oleh orang lain", pikir Lana
"Kalau dipikir-pikir benar juga ya apa yang dikatakan Bradley barusan", pikir Paula
"Terima kasih atas motivasinya Bradley", kata Paula
"Sama-sama Paula", kata Bradley
Tak lama kemudian, Lana dan Paula pun mulai berusaha untuk mengerjakan latihan soal matematika sendiri tanpa dibantu oleh Bradley.
Beberapa saat kemudian, tepat pukul 07:00 WIB pagi hari, bel masuk pun berbunyi dengan sangat nyaring, pertanda bahwa jam pelajaran pertama hendak dimulai. Seluruh siswa SMP Regulus pun bergegas masuk ke ruangan kelasnya masing-masing untuk mengikuti pelajaran.
Saat itu, dengan konsentrasi penuh, Bradley tampak sibuk menjelaskan satu per satu soal matematika kepada Lana dan Paula, mulai dari soal yang paling mudah sampai soal yang paling sulit dan menantang.
"...Jadi, x nya pertama-tama dikali dua, lalu ditambah lima, jadinya 2x plus 5..." kata Bradley
"...Ketemu deh jawabannya, yaitu 30..." kata Bradley
Tak lama kemudian, Paula pun bertanya ke Bradley tentang soal Matematika nomor 5 di halaman 26 buku paket.
"Bradley, tolong ajarin aku soal yang ini dong. Aku masih bingung tentang aturan perpangkatan bilangan", kata Paula sambil menunjuk soal nomor 5 di halaman 26 buku paket
“Tidak bisa. Aku kan sudah ngajarin kamu berkali-kali tentang aturan perpangkatan bilangan. Lebih baik kamu mulai berlatih untuk belajar dan mengerjakan soal sendiri. Kalau aku begituin kamu terus, nanti malah aku kena dosa, karena itu sama saja aku nyontekin kamu", kata Bradley ke Paula dengan sangat tegas
“Aku tahu kalau nyontekin itu termasuk perbuatan dosa, tapi ini kan tidak sedang ulangan atau ujian. Jadi tolong banget dong, ajarin aku", kata Paula
"Aku bilang tidak bisa ya tidak bisa. Kamu ingin aku masuk neraka?" kata Bradley ke Paula dengan sangat tegas
"Jangan begitu dong Bradley, otak kami berdua kan tidak sepintar otakmu", kata Lana
"Betul apa kata Lana, otakku kan pas-pasan, tidak seperti otakmu yang pintarnya bukan main", kata Paula
"Lana, Paula, kalian berdua harus tahu bahwa semua orang itu pada dasarnya pintar. Hal yang bisa membuat orang bodoh adalah karena orang tersebut tidak bisa berusaha sendiri dan selalu ingin ditolong. Itu yang membuat seseorang bisa menjadi bodoh. Ingat itu", kata Bradley sambil memotivasi Lana dan Paula
"Betul juga ya apa kata Bradley, bahwa aku harus berlatih untuk belajar sendiri tanpa dibantu oleh orang lain", pikir Lana
"Kalau dipikir-pikir benar juga ya apa yang dikatakan Bradley barusan", pikir Paula
"Terima kasih atas motivasinya Bradley", kata Paula
"Sama-sama Paula", kata Bradley
Tak lama kemudian, Lana dan Paula pun mulai berusaha untuk mengerjakan latihan soal matematika sendiri tanpa dibantu oleh Bradley.
Beberapa saat kemudian, tepat pukul 07:00 WIB pagi hari, bel masuk pun berbunyi dengan sangat nyaring, pertanda bahwa jam pelajaran pertama hendak dimulai. Seluruh siswa SMP Regulus pun bergegas masuk ke ruangan kelasnya masing-masing untuk mengikuti pelajaran.
Diubah oleh aurora.. 04-06-2024 11:35
User telah dihapus memberi reputasi
1
Tutup