- Beranda
- Berita dan Politik
ODP Tolak Tes Corona, Marah-marahi Tenaga Medis hingga Todongkan Pisau
...
TS
informan.a1
ODP Tolak Tes Corona, Marah-marahi Tenaga Medis hingga Todongkan Pisau
Quote:

SuaraJabar.id - Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata murka setelah mendengar kabar ada tenaga medis yang diancam dengan pisau saat menggelar rapid test yang diikuti warga setempat.
Ancaman penodongan senjata itu diketahui dialami tenaga medis saat memeriksa warga yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) virus Corona (Covid-19).
Saking geramnya, Jeje mengaku siap memidanakan warga yang dianggap telah mengancam nyawa tenaga medis karena menolak dilakukan rapid test.
“Ayo kita lawan, yang bandel atau malah mengancam kita pidanakan saja,” kata Jeje seperti dilansir dari Terkini.id--jaringan Suara.com, Selasa (31/3/2020).
Diketahui, pelaksanaan rapid test tahap dua mulai digelar Pemkab Pangandaran. Tes COVID-19 itu juga diikuti oleh tenaga medis. Namum, ada perbuatan yang tidak menyenangkan yang dilakukan warga kepada tenaga medis yang melakukan pemeriksaan tersebut.
Jeje mengaku prihatin dengan tindakan yang dilakukan warga terhadap para tenaga medis yang melakukan pemantauan dan memberikan imbauan agar tak berada di luar rumah selama wabah Corona. Sebab, ada pula tenaga medis yang dimarah-marahi warga karena tak senang karena ditegur saat berada di luar rumah.
"Saya dapat rekaman videonya langsung, petugas medis kita dimarahi ODP. Lalu ada yang hendak melakukan rapid test, tapi si ODP-nya malah mengacungkan pisau,” kata dia.
https://jabar.suara.com/read/2020/03...odongkan-pisau
Tau gak kenapa Corona tak kelar2... Ya ini salah satu sebabnya.. coba kooperatif dan pada sadar diri mungkin sebelum puasa dah kelar..

sebelahblog dan 58 lainnya memberi reputasi
59
16.5K
Kutip
308
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
694.6KThread•58.6KAnggota
Tampilkan semua post
rizshad
#210
Quote:
Original Posted By muhammadeltar►@entecavir@37sanchi@xrm@p.star7
@bualanmalam@converti@crazykadrun
@yxgk@rawonkuahcampur@bedilsakti@Judess
@rakooon@Wisliwatlahperg@nekoyashikki@bayukuya1988
@vangoz@corona.virus@yesknow@54m5u4d183
@sadako88@thomasshelby@bolang30076@miawmeister
@mylaff@haf2@nartarien@Cucigosok
@diaramid@biawak.pink@inovator.4id
@since27@aceng.fani@pabloo
@malemosauq@poultry@casperhidden@the.pria.tampan
@astariabyan@anggask@bebemania
@gideonjack@castiel09@oghie111
@Udinjack@Yukihide@ujellyjello@biohazard89
@AlulRamdh@corpcopsld.@aaray86
@sk8damn@dennyfw@ikcai@rizshad
@inktjahjono@Betjanda@eddiesangadjie
@inef44@kiryu06@meooong
@tamadate6@indramamoth@sankus010
@salkuser666@cimeng2000@m0buh41
@cimeng2000@supriyono1989@zedd14@schwieriger
@jhonlenon60@arifrzeznik@aldo12@isalsoya
@gikogaza@arie87@variolikes
@ridwandemdemha@margareth23@ZallJunky@Pelajar53
@andridaniel@affan2fly@riftwalker77@albafica02
@wingzero00@mhmmd08@albafica02@ANEHBGT@Frozenkevin@malingtempur@djinggo88@seabiscuit @BlueJupieZ @yesknow @siapika @babylonxo @fffffaaaarrr @rizkimuhmad @darvans @andrabedy @satmofri @prabudasamuka @redyr @indramamoth
Saran ANE jangan mudah percaya dengan WHO - karena organisasi PBB tersebut bukan Ibu Kandung kalian yang merawat kalian jika terkena penyakit - yang ada malah bekerjasama untuk jualan obat-obatan dangan mafia obat.
Dalam artikel diatas (artikel dunia barat tersebut) mereka telah melakukan penelitian dari tahun ke tahun untuk mengetahui angka kematian pada saat mewabahnya virus dengan angka kematian setelah virus ketika telrizkimuhmadah mereda. - dan hasilnya tidak terlalu jauh berbeda. (hal yang aneh dari sebuah virus yang mewabah dan mematikan banyak manusia di muka bumi).
Virus yang dibuat-buat seolah-olah ada oleh para produsen obat-obatan dunia (Mafia Obat-Obatan) dan menyebarkan kepanikan diseluruh dunia akan sebuah wabah virus baru.
@bualanmalam@converti@crazykadrun
@yxgk@rawonkuahcampur@bedilsakti@Judess
@rakooon@Wisliwatlahperg@nekoyashikki@bayukuya1988
@vangoz@corona.virus@yesknow@54m5u4d183
@sadako88@thomasshelby@bolang30076@miawmeister
@mylaff@haf2@nartarien@Cucigosok
@diaramid@biawak.pink@inovator.4id
@since27@aceng.fani@pabloo
@malemosauq@poultry@casperhidden@the.pria.tampan
@astariabyan@anggask@bebemania
@gideonjack@castiel09@oghie111
@Udinjack@Yukihide@ujellyjello@biohazard89
@AlulRamdh@corpcopsld.@aaray86
@sk8damn@dennyfw@ikcai@rizshad
@inktjahjono@Betjanda@eddiesangadjie
@inef44@kiryu06@meooong
@tamadate6@indramamoth@sankus010
@salkuser666@cimeng2000@m0buh41
@cimeng2000@supriyono1989@zedd14@schwieriger
@jhonlenon60@arifrzeznik@aldo12@isalsoya
@gikogaza@arie87@variolikes
@ridwandemdemha@margareth23@ZallJunky@Pelajar53
@andridaniel@affan2fly@riftwalker77@albafica02
@wingzero00@mhmmd08@albafica02@ANEHBGT@Frozenkevin@malingtempur@djinggo88@seabiscuit @BlueJupieZ @yesknow @siapika @babylonxo @fffffaaaarrr @rizkimuhmad @darvans @andrabedy @satmofri @prabudasamuka @redyr @indramamoth
STOP MEMBICARAKAN PANDEMI CORONA VIRUS
Gan berita mengenai COVID-19 ini merupakan "FAKE PANDEMI" yang dibesar-besarkan oleh WHO dan Big Pharmacy serta negara-negara sekutu USA dan dalam situs tersebut ( www.globalresearch.ca) disebutkan bahwa ini merupakan "SKANDAL OBAT-OBATAN TERBESAR DI ABAD INI"
Big Pharmacy merupakan MAFIA OBAT-OBATAN di USA.
Kerjasama membuat kepanikan dengan wabah virus baru ini juga pernah terjadi untuk virus FLU BABI atau H1N1 tahun 2009. tujuannya untuk mengambil keuntungan dari penjualan vaksin dan obat.
dan Virus FLU BABI pernah diangkat dalam media FORBES dengan judul artikel : "Why The WHO Faked A Pandemic" oleh Michael Fumento
Dan virus Corona atau COVID-19 ini hal yang serupa, anda bisa baca beritanya dibawah :
COVID-19 Coronavirus “Fake” Pandemic: Timeline and Analysis
https://www.globalresearch.ca/ncov-2...e-line/5705776
Coronavirus Epidemic: WHO Declares a “Fake” Global Public Health Emergency
https://www.globalresearch.ca/corona...he-who/5702360
Big Pharmacy merupakan Mafia baru obat-obatan di USA
https://skeptoid.com/episodes/4589
Why The WHO Faked A Pandemic
https://www.forbes.com/2010/02/05/wo...l#7c4ebb4d48e8
Big Pharmacy merupakan MAFIA OBAT-OBATAN di USA.
Kerjasama membuat kepanikan dengan wabah virus baru ini juga pernah terjadi untuk virus FLU BABI atau H1N1 tahun 2009. tujuannya untuk mengambil keuntungan dari penjualan vaksin dan obat.
dan Virus FLU BABI pernah diangkat dalam media FORBES dengan judul artikel : "Why The WHO Faked A Pandemic" oleh Michael Fumento
Dan virus Corona atau COVID-19 ini hal yang serupa, anda bisa baca beritanya dibawah :
COVID-19 Coronavirus “Fake” Pandemic: Timeline and Analysis
https://www.globalresearch.ca/ncov-2...e-line/5705776
Coronavirus Epidemic: WHO Declares a “Fake” Global Public Health Emergency
https://www.globalresearch.ca/corona...he-who/5702360
Big Pharmacy merupakan Mafia baru obat-obatan di USA
https://skeptoid.com/episodes/4589
Why The WHO Faked A Pandemic
https://www.forbes.com/2010/02/05/wo...l#7c4ebb4d48e8
Saran ANE jangan mudah percaya dengan WHO - karena organisasi PBB tersebut bukan Ibu Kandung kalian yang merawat kalian jika terkena penyakit - yang ada malah bekerjasama untuk jualan obat-obatan dangan mafia obat.
Dalam artikel diatas (artikel dunia barat tersebut) mereka telah melakukan penelitian dari tahun ke tahun untuk mengetahui angka kematian pada saat mewabahnya virus dengan angka kematian setelah virus ketika telrizkimuhmadah mereda. - dan hasilnya tidak terlalu jauh berbeda. (hal yang aneh dari sebuah virus yang mewabah dan mematikan banyak manusia di muka bumi).
Virus yang dibuat-buat seolah-olah ada oleh para produsen obat-obatan dunia (Mafia Obat-Obatan) dan menyebarkan kepanikan diseluruh dunia akan sebuah wabah virus baru.
INDONESIA UDAH BELI OBAT-OBATAN PENANGKAL CORONA BELUM ??
Lu jangan ngetag gue buat ginian lah, udah cukup, BATA

Jgn manfaatin moment kek gini buat nyebarin yg kek gitu
Pkiran lu, pkiran lu aja sono


0
Kutip
Balas
Tutup