Malam itu ane ada pengajian mingguan rutin, Walaupun dalam kondisi yang masih cape, Datang ke majelis ilmu ada keharusan yang ane lakuin...
Ane berjalan ke arah masjid, Berhenti sebentar untuk membeli rokok dan granita, Setelah selesai membeli apa yang ane perlukan, Ane kembali berjalan ke arah masjid dan sambil cengar cengir dikarenakan ane lagi me lobby ade kelas ane yang namanya akan muncul di thread ini sekaligus penambah di cerita kelas 9
Satu persatu teman teman ane mulai mendatangi masjid, Ada yang lebih tua dan sepantaran ane, Kami semua menyatu dan duduk bersama di majelis ilmu ini, Ane mengambil mic masjid dan memulai membaca kitab Rotibul Haddad, Sebenarnya ane nggak mimpin baca ratibnya hehe, Tugas ane cuma ikut membantu membaca tapi dengan menggunakan mic
Pembacaan ratib dan maulid telah selesai, Ane yang hari itu sedang malas berlama lama diluar pun harus pamit pulang terlebih dahulu karena kondisi ane yang juga sedang turun tidak seperti biasanya, Dan nggak lupa juga chat'an sama ade kelas lobby'an ane :P
Ketika ane lagi asik chat'an dengan lobby'an ane, Grup FB angkatan ane pun ramai dengan pembahasan tentang aksi kita tadi siang, Dan mengharapkan untuk teman teman angkatan ane untuk tidak mempost photo photo tentang aksi kita siang tadi
Via FB
" Besok kasus gak yah? " send Ocol
" Iyanih, Kira kira kena kasus gak yah? " balas Ocol
Ane sebenarnya udah takut banget kalo kasus itu bakal dateng besok ketika kami sekolah, Mengingat tadi siang ada polisi dan orang orang lurah yang mengawal dan ikut memfoto kami dijalan, Jelas itu membuat ane takut dan mungkin itu juga berdampak bagi keesokan harinya..
Tapi ane nggak terlalu cemas tentang apa yang besok akan ane hadapi, Karena ane pasti nggak sendirian dan temen temen angkatan ane bakal nge back up tentang masalah itu...Yaudahlah
Via FB
" Eh gua ngechat beginih cowo lu marah gak

" Send Kania
" Nggak kok, Gua udah putus 2 bulan yang lalu hehe " Balas Kania
" Bisa dong ngengatiin

" Send Kania
" Hmmm kaya beginih dulu aja ya Tan " Balas Kania
" Iyaa gapapa kok hehe " Send Kania
" Gua masih mau sendiri dulu, Tapi gua janji bakal sama lu " Balas Kania
Begituh kira kira chatan ane sama Kania...kenapa mengira ngira?karena jujur ane sedikit lupa dengan isi chatan diatas hehe
" Yaudah jangan lama lama entar keduluan orang " Send Kania
" Iyaa kita jadi TTM dulu aja " Balas Kania
Tok tok tok...
Ada yang membuka kamar ane dan itu si Abang yang ane nggak tau abis darimana, Pakaiannya sih rapih, Mungkin habis jalan sama cewenya dan mampir kesinih
" Udah makan belom lu? " kata Abang sambil membuka jaketnya
" Belom nih, Mau nyari makanan? " Tanya ane
" Yaudah beli apakek sana, Nih duitnya " Kata si Abang menyodorkan uang 50 ribu
Ane yang sebenarnya malas keluar saat itu terpaksa harus keluar, Karena nggak enak juga dia yang jadi tamu dia yang ngeluarin duit hehe.
Ane memesan 2 nasi goreng, Yang satu tidak pedas untuk ane dan yang satunya pedas buat si Abang, Ane nggak suka cabe apalagih cabe cabean

gak suka pedas maksudnya hehe
Via FB
" Yaudah sanah tidur udah jam seginih juga hehe " Send Kania
" Entar aja ah belom ngantuk " Balas Kania
" Nggak bagus perawan jam seginih masih melek " Send Kania
" Iyaa deh iyaa nih mau tidur " Balas Kania
" Yaudah, selamat tidur hehe " Send Kania
" Iyaa selamat tidur Tan

" Balas Kania
Sumpah ane disituh merasa balik lagi seperti dulu waktu kelas 7, Rasa cinta ane buat wanita yang dulu pernah ane tutup saat ini sudah mulai menunjukan jati dirinya

entah apa yang besok bakal ane hadapin, Semoga yang di semoga tersemoga'kan hehe
Pesanan nasi goreng ane sudah siap, Lalu ane berjalan ke arah warung terdekat untuk membeli air aqua botol dingin dan beberapa batang rokok untung dinikmati sesudah makan nasi goreng yang baru saja matang ini
" Gua ambil piringnya deh sama sendok " kata Abang yang melihat ane baru saja sampai didepan pintu kamar
" Yaudah gua sekalian yah " kata ane
-
" Tadi sekolah lo jalan ? " Tanya Abang sambil melahap nasi didepannya
" Ehem iyaa jalan tadi ke barat " Kata ane sambil membuka tutup aqua
" Gak ada polisi emang? " tanya Abang
" Ada, Gua aja dikawal sampe jeling " kata ane
" lagian berani juga yah jalan sampe barat " kata Abang ane
" Ya emang kan itu jalurnya dari situh " kata ane
" Ceritain dong " kata Abang
Dan ane mulai menceritakan kejadian tadi siang, Dari mulai menyetopi bus patas dan teriak teriak di patas, Hingga sampai di Univ Trisakti kita dikawal sama polisi dan seterusnya...Agan agan bisa membacanya di part ke 7 hehe
" Untung gak dimasukin kedalem (Kantor Polisi) " kata Abang sambil membakar rokok yang tadi ane beli
" Nggak lah kan gua bilangnya mau pulang sekolah " kata ane
" Gila deh haha " kata Abang sambil tertawa
" Haha iyaa udah kaya DPR dikawal pak Pol " kata ane sambil membakar rokok
-SKIP
Pagi itu seperti biasa, Ane berangkat sekolah menggunakan bus sekolah yang disediakan pemerintah, Ane nggak naik patas dulu karena duit jajan ane hari ini menipis untuk kegiatan dan praktek yang akan ane pelajari di sekolah, Tentunya ane nggak sendirian, Ane berangkat bareng bareng temen ane yang juga biasa berangkat/pulang menggunakan patas, Intinya kita satu basis waktu itu walaupun naiknya bus sekolah
Sesampainya ane di kelas, Ane langsung mengganti baju ane dengan baju olahraga, Karena hari ini ane ada pelajaran olahraga, Setelah selesai mengganti baju. Ane melihat sosok wanita diujung sana, Nampak manis dari kejauhan, Walaupun perkenalan ini masih singkat, Tentunya ane nggak boleh membuang sedikit waktu yang berharga itu...
Ane dan teman teman sekelas ane sudah turun kelapangan basket yang berada di bagian depan, Karena gedung ini cukup luas dan memiliki 2 lapangan didalamnya, Ane dan Ocol dengan yang lainnya memilih lapangan basket untuk dipakai olahraga
" Sebelum kita memulai pelajaran, Mari kita berdoa, Berdoa menurut kepercayaan masing masing dimulai " kata guru olahraga ane
-
" Berdoa selesai, Untuk memulai segala sesuatu, apalagih olahraga, terlebih dahulu kita akan melakukan senam " kata guru olahraga ane
" Kalian bikin 2 shaf kebelakang " kata guru olahraga ane
Ketika kami sedang melakukan senam pemanasan, Tiba tiba saja ada 1 orang polisi dan 1 orang kelurahan datang ke sekolah kami, ane yang saat itu sedang asik asiknya mengobrol tiba tiba berhenti berbicara karena ketakutan, Ocol dan Adut yang saat itu bersama ane pun merasakan hal yang sama, Kejadian yang membuat takut semua siswa yang terlibat aksi kemarin pun pasti akan terkejut kalau tau hal yang ditakutinya terjadi hari ini..
Ane, Ocol dan Adut mengarah ke arah kantin yang terletak di pojok gedung sekolah, Sekaligus membicarakan apa yang bakal kita hadapi nanti setelah ini, apakah ane yang tertangkap?apakah ane selamat?atau yang lebih parahnya kita ber-3 yang akan tertangkap?
Bel tanda bergantinya pelajaran pun berbunyi, Ane bersama 2 teman ane pun beranjak dari kantin tadi dan harus segera mengganti baju untuk mengikuti pelajaran yang akan kami jalani selanjutnya
Ane nggak bisa menutupi ketakutan itu, Jujur ane malah nambah takut ketika sudah di dalam kelas
" Aduh gimana nih " ucap ane dalam hati
Waktu itu guru mata pelajaran ane belum terlihat akan datang, Ane yang masih takut terus terusan berusaha menutupinya dengan mengobrol bersama teman se kelas ane...20 menit berlalu, Guru MaPel ane tiba, Tapi bukannya membawa buku untuk materi hari ini, Beliau malah membawa adik kelas ane dan teman seangkatan ane yang kedapatan ikut aksi kemarin
" Di kelas ini yang kemarin ikut HUT siapa! " Kata pak Helmy
Semua diam dan tak mau ada yang mengaku, Sumpah itu ane udah ketakutan
" Tunjuk kemarin teman kamu yang ikut " Kata pak Helmy menyuruh teman seangkatan ane
Dan teman seangkatan ane menunjuk...
" Adut pak " katanya
" Mana Adut " Kata pak Helmy sambil mencari
" Saya pak " Kata Adut mengacungkan jari
" Kesinih kamu " Suruh pak Helmy
" Aduh kamu kecil kecil ikut ikutan tauran segala lagih " Kata pak Helmy sambil menjewer Adut
" Aduh iyaa sakit pak " teriak Adut
Setelah dirasa selesai urusannya pak Helmy mencari lagi orang orang yang kedapatan di aksi kemarin sampai ia lupa kalau ini jam pelajarannya di kelas ane
Dan tertangkapnya teman teman ane jadi pembahasan yang menarik saat itu dikelas ane yang baru saja mendadak sepi

, Ane pun sedikit lega hati kala itu karena nama ane tidak ditunjuk oleh salah satu dari mereka yang tertangkap..huft untung aja -_-
" Ah gimana sih ini " Kata ane
" Itu gara gara si gendut (orang kelurahan) kan die yang tukang photonya " kata Ocol kesal
Sedang asik asiknya mengobrol bersama Ocol, Tiba tiba pak Helmy datang lagi dan kembali menanyakan hal yang sama
" Ocol pak " Kata Adut sambil menunjuk ke arah Ocol
Ocol langsung berdiri dan bergabung bersama mereka yang tertangkap pak Helmy
" Photo lu ada Tan disinih , lu masih gua selamatin " kata pak Helmy yang jelas bikin ane menunduk malu
Aku raja kaupun raja, Aku hitam kaupun hitam, Arti teman lebih dari sekedar materi