Kaskus

Story

Ateng666Avatar border
TS
Ateng666
Iblis yang baik hati? (drama, komedi, horor)
Iblis yang baik hati? (drama, komedi, horor)

Prolog
Quote:


Spoiler for Rules:


Index
Part 1

Part 2

Part 3

Part 4
Diubah oleh Ateng666 03-01-2019 09:43
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
5
5.7K
33
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.9KThread53.7KAnggota
Tampilkan semua post
Ateng666Avatar border
TS
Ateng666
#23
Part 3

Sudah beberapa hari ini Eko temenku tidak ada di kelas, tidak ada kabar sama sekali... memang saat itu susah mendapatkan info, maklum handphone masih menjadi barang mewah, jadi hanya segelintir orang saja yg memilikinya.

“Tok…kamu tahu rumahnya Eko? tanya Reni kepadaku

“Tahulah…emang kenapa?” jawabku

“Main kesana yuk…. Dia sudah beberapa hari kan gak masuk kelas” lanjut Reni

“Oh… boleh saja, eh….emang kalian dah jadian?” tanyaku, aku bertanya seperti itu karena mereka semakin dekat aja.

“Ah nggak lah, kita cuma temenan biasa… dia anaknya enak diajak ngobrol…..jadinya nyambung gitu” jawabnya sambil tersenyum2

“Oh kirain….. jadi kita kesana sekarang? Yuk keburu sore ntar” kataku

Kamipun segera bergegas munuju ke rumah Eko, kira-kira 20 menit kita sampe di rumah yg dituju.
Aku pun segera mengetuk pintu rumah itu, berharap ada sesorang yg membukakan pintu, tapi hasilnya nihil.

Beberapa menit kami mununggu di depan rumah tapi sepertinya penghuni rumah sedang tidak ada.

“Sepi gini, kayaknya gak ada orang nih” kataku ke reni

“Iya…coba aja tanya tuh ke tetangga sebelah” kata reni sambil menunjuk sebuah rumah yg tak jauh dari tempat itu.

Aku dan Reni pun berjalan meunuju rumah itu…
“Selamat sore bu…. Kami temennya Eko, tapi kayaknya rumahnya sepi…mungkin Ibu tahu pada kemana ya?” tanyaku kepada Ibu itu

“Oh Eko…dia di wo****ri mas, sudah beberapa hari Ibunya sakit dan dibawa kesana” jawab ibu itu

“Oh makasih bu, kami sekalian pamit bu” kataku ke ibu

“Nggih mas, gak mampir dulu?” kata si ibu berbasa basi

“ Makasih bu” kataku sambil berjalan meninggalkan si ibu

Aku teringat, beberapa waktu yg lalu aku pernah diajak eko ke wo****ri, ketempat neneknya tinggal, sedikit cerita... kedua orang tuanya memang sudah lama gak akur walaupun masih satu rumah, katanya sih bapaknya eko ini kerjaannya berjudi dan main perempuan, pulang kerumah pun gak tentu, seminggu mungkin satu atau dua kali saja.

“Tuh gak ada kan, terus kita kemana?” kataku ke Reni

“Hmm… ya udah kita pulang aja" jawab reni

“Oke-lah kalo begitu, eh kamu mau pulang kemana? ke rumah ibu kamu atau nenek kamu” tanyaku

"Ke rumah uti (nenek) aja, aku kerumah ibuku cuma hari sabtu kok, anterin ya" kata reni

"Ok... tapi mbayar loh" jawabku

"Yee sama temen aja itung-itungan" kata reni

"Iya-iya becanda doang" kataku

Kami pun segera memacu motor menuju arah yg dimaksud…sepanjang perjalanan kami ngobrol2 gak jelas gitu, ternyata ini anak cerewet juga, pikirku dalam hati.

"Eh katanya kemaren mau cerita, ngapain gak tinggal bareng ibu kamu aja?" tanyaku ke reni

"Gpp sih, males aja... disana banyak aturan, gak bisa bebas, aku kan males diatur-atur gitu" jawab reni

"Oh... bapakmu disana juga kan?" lanjutku bertanya

"Nggak, bapak di jakarta" jawabnya agak ketus

Akupun makin bertanya-tanya, aneh juga nih anak, mau bertanya lagi takut dia marah.

"Udah ah... bahas yg lain aja" lanjutnya lagi

Siang itu langit begitu gelap, mungkin tak lama lagi akan turun hujan...
Benar saja selang beberapa menit tiba-tiba hujun turun dengan derasnya.

“Kita neduh dulu ya…daripada basah kuyup” kataku ke reni

“Oke” jawab reni singkat

Sesaat kemudian aku memberhentikan motorku didepan sebuah toko yg sudah tutup, kami pun segere berteduh disana, hanya kami berdua yg ada disitu.

Tampaknya reni begitu kedinginan, naluri lelaki-ku pun muncul…. tak lama kemudian aku melepas jaketku dan menyelimutkan di punggung reni

“Makasih” jawab reni

“Iya…kasihan kamu….bisa2 ntar malah masuk angin” kataku

Sambil menunggu hujan reda, kami pun asyik ngobrol, sudah hampir setengah jam hujan tak juga berhenti.

Tanpa aku sadari kini kami duduk sangat berdekatan, aku memandangi wajahnya, sesaat kemudian dia menoleh kearahku, mata bertemu mata.
Entah mendapat dorongan dari mana tiba-tiba tanganku meraih pundaknya dan merangkulnya….

Reni spontan terkaget dan menepis tanganku dari pundaknya….

“Apaan sih?” kata reni

Akupun cuma nyengir sambil bilang
“eh…maaf”

Entah dapat bisikan setan dari mana aku kembali merangkul pundak reni, dan dia kembali menghindar dariku.

“Emang aku cewek apaan” kata reni

“Ha ha ha... habisnya aku juga dingin nih” jawabku.

Reni tidak menjawab apapun

Aku pun kembali mendekatinya…dan duduk di sampingya, dengan reflek tanganku kembali merangkulnya namun kali ini reni diam saja dan hanya memandangku.

Pandangan kami pun kembali bertemu, tak ada sepatah katapun keluar dari kami berdua.

Reni pun langsung memalingkan wajahnya dari pandanganku, tampak wajahnya tersipu malu…. Sementara tanganku masih melingkar dipundaknya, beberapa menit kami masih terdiam.

Tak berapa lama hujanpun mulai reda….

“Yuk lanjut pulang… udah gak hujan lagi kayaknya” kataku yg sudah berada diatas motor.

Tanpa berkata apa-apa reni langsung naik ke jok belakang, di tengah perjalanan dia gak banyak bicara, hanya sesekali menunjukkan arah jalan menuju rumahnya, beda banget dengan tadi.

"Mungkin dia marah” batinku

Kira-kira 20 menit kemudian kami tiba disebuah kompleks perumahan, setelah melewati 3 blok aku menghentikan motorku didepan sebuah rumah.

“Mampir dulu yuk” kata reni

“Kapan2 aja deh….” Jawabku

“ Oh… makasih ya…dah mau ngantarin” kata reni

“Iya sama2 jawabku, aku pulang dulu ya” kataku 

Akupun menstater motorku dan bersiap untuk tancap gas, tiba2….

“Eh besok pagi jemput aku ya” kata reni

“Ok2….besok pagi aku jemput” kataku agak sedikit gugup

Akupikir dia ngambek…eh tapi kok malah besok suruh jemput ya?
Akupun kembali memacu motorku menuju rumahku, tentu saja masih dengan perasaan bertanya-tanya.

bersambung
2
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.