- Beranda
- Stories from the Heart
MONOKROM
...
TS
charlesnurcahyo
MONOKROM

Sebuah kisah yang ingin mengajarkan kepada anda kerasnya hidup sebagai seorang manusia
Spoiler for "INDEX":
Diubah oleh charlesnurcahyo 15-06-2017 18:32
bukhorigan memberi reputasi
2
47.1K
326
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•52.2KAnggota
Tampilkan semua post
TS
charlesnurcahyo
#55
PART 6
Singkatnya gw dan Dinda sudah berada disekolah dan sedang menunggu bus yang belum kunjung datang untuk membawa kami menuju tempat kegiatan..
Tentunya gw bergabung bersama teman teman gw begitupun Dinda bergabung bersama geng-gengnya yang berisi Laras dan Indah
Ditengah asik bersama tongkrongan, Dinda menghampiri gw dengan wajahnya yang tersenyum berseri seri
"Wuzz.. Pacar lu dateng tuh" ucap Fahmi
"Temen doangg" jawab gw kemudian melongos bersama Dinda
"Kenapa?" tanya gw kepada Dinda
"Duduk bareng yuk?" ajak Dinda
"Hah?"
"Yaahh
.. Udah sama yang lain yaa?" tanyanya
"Belommm
" jawab gw
"Jadi mau ya?" tanyanya
"Liat dulu deh.. Busnya aja belom dateng" jawab gw
"Yaudah deh.." jawab Dinda kemudian pergi menuju teman temanya begitupun juga gw yang baru sampe sudah dicecar begitu banyak pertanyaan dari geng sialan
"Ngomong apa dia?" tanya Fahmi
"Ngajak bareng pasti kan?" tanya Cahyo
"Udah berapa lama kalian pacaran?" tanya Agung
"Walaahh.. Dungu.. Yang pacaran siapa?" jawab gw kesel
"Dinda ngajak duduk berdua nanti.." sambung gw
"Cukkk!!
" jawab Cahyo tiba tiba
"Opo?" tanya gw
"Enak banget"
"Endasmu"
[/quote]
Tidak lama, Bus yang ditunggu tunggu akhirnya datang juga.. Gw memutuskan untuk berpisah dengan teman teman gw dan duduk bareng Dinda sesuai permintaan dia
Dinda tampak aneh saat melihat gw duduk disamping dia, Dinda terus senyum senyum sendiri sedari tadi hingga membuat gw kebingungan dengan anak yang satu ini
Gw ga lagi memperhatikan Dinda, gw anggep dia kebanyakan makan micin hingga senyum senyum sendiri hingga akhirnya gw teringat dengan bekal roti yang mama siapkan untuk gw bawa
Segeralah gw membuka tas yang gw bawa dan mengeluarkan bekal dari mama..
Dinda mengambil satu potongan kemudian melahap roti tersebut hingga habis begitupun dengan gw yang juga melahap dengan habis roti yang ternyata berisi selai coklat itu
Perjalanan mungkin telah berlangsung hampir sejam dan belum kunjung sampai, Bus tiba tiba berhenti disebuah rumah makan dipinggir jalan
Guru yang berada dibus kemudian menjelaskan bahwa kami singgah dulu dirumah makan ini untuk makan dan beristirahat sejenak sebelum karena sang sopir yang kelelahan
Gw berniat untuk mengajak Dinda makan tapi saat gw menoleh kearah-nya ternyata dia sedang tertidur pulas dengan cantiknya
Gw yang semula berniat untuk membangunkan Dinda kemudian membatalkan niat karena rasa tidak tega untuk membangunkan wanita yang satu ini
Gw kemudian melangkah menuju rumah makan untuk membeli minuman yang siapa tau akan dibutuhkan saat perjalanan dilanjutkan nanti.. Kemudian gw kembali ke bus
Perjalanan kemudian dilanjutkan, Dinda masih saja tertidur di bus dan gw tidak memiliki kebranian untuk membangunkan-nya
Selang beberapa saat, Dinda terbangun dengan sendirinya sambil memegangi perutnya.. Gw yang melihat itu langsung panik dan melancarkan beberapa pertanyaan konyol pada Dinda
Selang beberapa saat, Dinda mengembalikkan kotak makan gw yang masih tersisa beberapa roti.. Gw memaksanya untuk menghabiskan roti itu tapi dia menolak.. Kenyang katanya.. Hadeehh..
Tidak terasa, gw sudah berada ditempat tujuan.. Perjalanan selama 4 jam lebih terbayar sudah saat gw bersama teman teman yang lain menyaksikan indahnya pemandangan disebuah desa yang sudah membuat gw lupa nama dari desa itu
Kami berhenti disebuah desa yang merupakan tujuan kami, untuk beberapa saat kami sempat terenyuh menyaksikan indahnya panorama alam dilangit yang sudah mendung disiang hari tersebut
[quote]
"Yok.. Yok.. Jangan melamun aja, langsung masuk kedesa aja ya.. Udah ditungguin sama orang sana" ucap guru yang mendampingi kami
Tentunya gw bergabung bersama teman teman gw begitupun Dinda bergabung bersama geng-gengnya yang berisi Laras dan Indah
Ditengah asik bersama tongkrongan, Dinda menghampiri gw dengan wajahnya yang tersenyum berseri seri
"Wuzz.. Pacar lu dateng tuh" ucap Fahmi
"Temen doangg" jawab gw kemudian melongos bersama Dinda
"Kenapa?" tanya gw kepada Dinda
"Duduk bareng yuk?" ajak Dinda
"Hah?"
"Yaahh
.. Udah sama yang lain yaa?" tanyanya "Belommm
" jawab gw"Jadi mau ya?" tanyanya
"Liat dulu deh.. Busnya aja belom dateng" jawab gw
"Yaudah deh.." jawab Dinda kemudian pergi menuju teman temanya begitupun juga gw yang baru sampe sudah dicecar begitu banyak pertanyaan dari geng sialan
"Ngomong apa dia?" tanya Fahmi
"Ngajak bareng pasti kan?" tanya Cahyo
"Udah berapa lama kalian pacaran?" tanya Agung
"Walaahh.. Dungu.. Yang pacaran siapa?" jawab gw kesel
"Dinda ngajak duduk berdua nanti.." sambung gw
"Cukkk!!
" jawab Cahyo tiba tiba"Opo?" tanya gw
"Enak banget"
"Endasmu"
[/quote]
Tidak lama, Bus yang ditunggu tunggu akhirnya datang juga.. Gw memutuskan untuk berpisah dengan teman teman gw dan duduk bareng Dinda sesuai permintaan dia
Dinda tampak aneh saat melihat gw duduk disamping dia, Dinda terus senyum senyum sendiri sedari tadi hingga membuat gw kebingungan dengan anak yang satu ini
Quote:
Gw ga lagi memperhatikan Dinda, gw anggep dia kebanyakan makan micin hingga senyum senyum sendiri hingga akhirnya gw teringat dengan bekal roti yang mama siapkan untuk gw bawa
Segeralah gw membuka tas yang gw bawa dan mengeluarkan bekal dari mama..
Quote:
Dinda mengambil satu potongan kemudian melahap roti tersebut hingga habis begitupun dengan gw yang juga melahap dengan habis roti yang ternyata berisi selai coklat itu
Quote:
Perjalanan mungkin telah berlangsung hampir sejam dan belum kunjung sampai, Bus tiba tiba berhenti disebuah rumah makan dipinggir jalan
Guru yang berada dibus kemudian menjelaskan bahwa kami singgah dulu dirumah makan ini untuk makan dan beristirahat sejenak sebelum karena sang sopir yang kelelahan
Gw berniat untuk mengajak Dinda makan tapi saat gw menoleh kearah-nya ternyata dia sedang tertidur pulas dengan cantiknya
Quote:
Gw yang semula berniat untuk membangunkan Dinda kemudian membatalkan niat karena rasa tidak tega untuk membangunkan wanita yang satu ini
Gw kemudian melangkah menuju rumah makan untuk membeli minuman yang siapa tau akan dibutuhkan saat perjalanan dilanjutkan nanti.. Kemudian gw kembali ke bus
Quote:
Perjalanan kemudian dilanjutkan, Dinda masih saja tertidur di bus dan gw tidak memiliki kebranian untuk membangunkan-nya
Selang beberapa saat, Dinda terbangun dengan sendirinya sambil memegangi perutnya.. Gw yang melihat itu langsung panik dan melancarkan beberapa pertanyaan konyol pada Dinda
Quote:
Selang beberapa saat, Dinda mengembalikkan kotak makan gw yang masih tersisa beberapa roti.. Gw memaksanya untuk menghabiskan roti itu tapi dia menolak.. Kenyang katanya.. Hadeehh..
Tidak terasa, gw sudah berada ditempat tujuan.. Perjalanan selama 4 jam lebih terbayar sudah saat gw bersama teman teman yang lain menyaksikan indahnya pemandangan disebuah desa yang sudah membuat gw lupa nama dari desa itu
Kami berhenti disebuah desa yang merupakan tujuan kami, untuk beberapa saat kami sempat terenyuh menyaksikan indahnya panorama alam dilangit yang sudah mendung disiang hari tersebut
[quote]
"Yok.. Yok.. Jangan melamun aja, langsung masuk kedesa aja ya.. Udah ditungguin sama orang sana" ucap guru yang mendampingi kami
pulaukapok memberi reputasi
1
" jawab gw
" tanya Dinda kemudian segera melanjutkan tidur