alexa-tracking
Kembali ke Versi Lama
Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
4.74 stars - based on 34 vote 5 stars 0 stars
https://www.kaskus.co.id/thread/592d4f2c529a45d9268b4568/saladinsi-singa-padang-pasir-berhati-kapas
30-05-2017 17:53
Saladin,si Singa padang pasir berhati kapas,
Past Hot Thread

emoticon-Hai emoticon-Hai Assalamu'alaikumemoticon-Hai emoticon-Hai
Saladin,si Singa padang pasir berhati kapas,

Saladin,si Singa padang pasir berhati kapas,


Allhamdulillah HT:emoticon-Ultah
ht

makasih Min/mod



Balik lagi,ketemu dengan ane....emoticon-Leh Uga
moga aja,ilmu yang ane bagi kali ini...bermanfaat untuk agan agan sekalian..amien....emoticon-Cool
yap,hari ini ane pengen ngebahas tentang pelajaran sejarah gan...
yang akan ane bahas adalah tentang Saladin,si Singa padang pasir berhati kapas



Siapakah Saladin...?

Quote:
Saladin,si Singa padang pasir berhati kapas,

Saladin adalah Raja kaum muslim yang sangat dibenci, ditakuti, sekaligus dikagumi oleh musuh-musuhnya di masa perang salib. Yusuf bin Najmuddin al-Ayyubi (Arab: يوسف بن نجم الدين) (c. 1138 - 4 Maret 1193) adalah seorang jenderal dan pejuang muslim Kurdi dari Tikrit (daerah utara Irak saat ini). Ia mendirikan Dinasti Ayyubiyyah di Mesir, Suriah, sebagian Yaman, Irak, Mekkah Hejaz dan Diyar Bakr.Shalahuddin Al-Ayyubi (baca Sholahudin: صلاح الدین ایوبی) atau lebih dikenal sebagai Saladin di barat sebenarnya hanya nama julukan dari Yusuf bin Najmuddin.Shalahuddin Al-Ayyubi berasal dari bangsa Kurdi. Ayahnya Najmuddin Ayyub dan pamannya Asaduddin Syirkuh hijrah (migrasi) meninggalkan kampung halamannya dekat Danau Fan dan pindah ke daerah Tikrit (Irak). Shalahuddin lahir di benteng Tikrit, Irak tahun 532 H/1137 M, ketika ayahnya menjadi penguasa Seljuk di Tikrit. Saat itu, baik ayah maupun pamannya mengabdi kepada Imaduddin Zanky, gubernur Seljuk untuk kota Mousul, Irak. Ketika Imaduddin berhasil merebut wilayah Balbek, Lebanon tahun 534 H/1139 M, Najmuddin Ayyub (ayah Shalahuddin) diangkat menjadi gubernur Balbek dan menjadi pembantu dekat Raja Suriah Nuruddin Mahmud. Selama di Balbek inilah, Shalahuddin mengisi masa mudanya dengan menekuni teknik perang, strategi, maupun politik. Setelah itu, Shalahuddin melanjutkan pendidikannya di Damaskus untuk mempelajari teologi Sunni selama sepuluh tahun, dalam lingkungan istana Nuruddin. Pada tahun 1169, Shalahudin diangkat menjadi seorang wazir (konselor).

Di sana, dia mewarisi peranan sulit mempertahankan Mesir melawan penyerbuan dari Kerajaan Latin Jerusalem di bawah pimpinan Amalrik I. Posisi ia awalnya menegangkan. Tidak ada seorangpun menyangka dia bisa bertahan lama di Mesir yang pada saat itu banyak mengalami perubahan pemerintahan di beberapa tahun belakangan oleh karena silsilah panjang anak khalifah mendapat perlawanan dari wazirnya. Sebagai pemimpin dari prajurit asing Syria, dia juga tidak memiliki kontrol dari Prajurit Shiah Mesir, yang dipimpin oleh seseorang yang tidak diketahui atau seorang Khalifah yang lemah bernama Al-Adid. Ketika sang Khalifah meninggal bulan September 1171, Saladin mendapat pengumuman Imam dengan nama Al-Mustadi, kaum Sunni, dan yang paling penting, Abbasid Khalifah di Baghdad, ketika upacara sebelum Salat Jumat, dan kekuatan kewenangan dengan mudah memecat garis keturunan lama. Sekarang Saladin menguasai Mesir, tetapi secara resmi bertindak sebagai wakil dari Nuruddin, yang sesuai dengan adat kebiasaan mengenal Khalifah dari Abbasid. Saladin merevitalisasi perekonomian Mesir, mengorganisir ulang kekuatan militer, dan mengikuti nasihat ayahnya, menghindari konflik apapun dengan Nuruddin, tuannya yang resmi, sesudah dia menjadi pemimpin asli Mesir. Dia menunggu sampai kematian Nuruddin sebelum memulai beberapa tindakan militer yang serius: Pertama melawan wilayah Muslim yang lebih kecil, lalu mengarahkan mereka melawan para prajurit salib.
Timur Tengah (1190 M.). Wilayah kekuasaan Shalahuddin (warna merah); Wilayah yang direbut kembali dari pasukan salib 1187-1189 (warna merah muda). Warna hijau terang menandakan wilayah pasukan salib yang masih bertahan sampai meninggalnya Shalahuddin

Dengan kematian Nuruddin (1174) dia menerima gelar Sultan di Mesir. Disana dia memproklamasikan kemerdekaan dari kaum Seljuk, dan dia terbukti sebagai penemu dari dinasti Ayyubid dan mengembalikan ajaran Sunni ke Mesir. Dia memperlebar wilayah dia ke sebelah barat di maghreb, dan ketika paman dia pergi ke Nil untuk mendamaikan beberapa pemberontakan dari bekas pendukung Fatimid, dia lalu melanjutkan ke Laut Merah untuk menaklukan Yaman. Dia juga disebut waliullah yang artinya teman Allah bagi kaum muslim Sunni.

Aun 559-564 H/ 1164-1168 M. Sejak itu Asaduddin, pamannya diangkat menjadi Perdana Menteri Khilafah Fathimiyah. Setelah pamnnya meninggal, jabatan Perdana Menteri dipercayakan Khalifah kepada Shalahuddin Al-Ayyubi.

Shalahuddin Al-Ayyubi berhasil mematahkan serangan Tentara Salib dan pasukan Romawi Bizantium yang melancarkan Perang Salib kedua terhadap Mesir. Sultan Nuruddin memerintahkan Shalahuddin mengambil kekuasaan dari tangan Khilafah Fathimiyah dan mengembalikan kepada Khilafah Abbasiyah di Baghdad mulai tahun 567 H/1171 M (September). Setelah Khalifah Al-'Adid, khalifah Fathimiyah terakhir meninggal maka kekuasaan sepenuhnya di tangan Shalahuddin Al-Ayyubi.

Sultan Nuruddin meninggal tahun 659 H/1174 M, Damaskus diserahkan kepada puteranya yang masih kecil Sultan Salih Ismail didampingi seorang wali. Di bawah seorang wali terjadi perebutan kekuasaan di antara putera-putera Nuruddin dan wilayah kekuasaan Nurruddin menjadi terpecah-pecah. Shalahuddin Al-Ayyubi pergi ke Damaskus untuk membereskan keadaan, tetapi ia mendapat perlawanan dari pengikut Nuruddin yang tidak menginginkan persatuan. Akhirnya Shalahuddin Al-Ayyubi melawannya dan menyatakan diri sebagai raja untuk wilayah Mesir dan Syam pada tahun 571 H/1176 M dan berhasil memperluas wilayahnya hingga Mousul, Irak bagian utara.


Di kemudian hari Saladin menjadi wazir pada 1169, dan menerima tugas sulit mempertahankan Mesir dari serangan Raja Latin Yerusalem, khususnya Amalric I. Kedudukannya cukup sulit pada awalnya, sedikit orang yang beranggapan ia akan berada cukup lama di Mesir mengingat sebelumnya telah banyak terjadi pergantian pergantian kekuasaan dalam beberapa tahun terakhir disebabkan bentrok yang terjadi antar anak-anak Kalifah untuk posisi wazir. Sebagai pemimpin dari pasukan asing Suriah, dia juga tidak memiliki kekuasaan atas pasukan Syi'ah Mesir yang masih berada di bawah Khalifah yang lemah, Al-Adid.


Masa Perang Salib
Quote:

Saladin,si Singa padang pasir berhati kapas,
Pada tahun 1169, Shalahuddin diangkat menjadi panglima dan gubernur (wazir) menggantikan pamannya yang wafat. Setelah berhasil mengadakan pemulihan dan penataan kembali sistem perekonomian dan pertahanan Mesir, Shalahuddin mulai menyusun strateginya untuk membebaskan Baitul Maqdis dari cengkeraman tentara Salib. Shalahuddin terkenal sebagai penguasayang menunaikan kebenaran—bahkan memberantas korupsi, kolusi dan nepotisme. Tepat pada bulan September 1174, Shalahuddin menekan penguasa Dinasti Fatimiyyah supaya tunduk dan patuh pada Khalifah Daulat Abbasiyyah di Baghdad. Belom cukup sampai di situ, tiga tahun kemudian, sesudah kematian Sultan Nuruddin, Shalahuddin melebarkan sayap kekuasaannya ke Suriah dan utara Mesopotamia. Satu persatu wilayah penting berhasil dikuasinya: Damaskus (pada tahun 1174), Aleppo atau Halb (1138) dan Mosul (1186). Sebagaimana diketahui, berkat perjanjian yang ditandatangani oleh Khalifah Umar bin Khattab dan Uskup Sophronius menyusul jatuhnya Antioch, Damaskus, dan Yerusalem pada tahun 636 M, orang-orang Islam, Yahudi dan Nasrani hidup rukun dan damai di Suriah dan Palestina. Mereka bebas dan aman menjalankan ajaran agama masing-masing di kota suci tersebut. Perang Salib Namun kerukunan yang telah berlangsung selama lebih 460 tahun itu kemudian porak-poranda akibat berbagai hasutan dan fitnah yang digembar-gemborkan oleh seorang patriarch bernama Ermite. Provokator ini berhasil mengobarkan semangat Paus Urbanus yang lantas mengirim ratusan ribu orang ke Yerusalem untuk Perang Salib Pertama. Kota suci ini berhasil mereka rebut pada tahun 1099. Ratusan ribu orang Islam dibunuh dengan kejam dan biadab, sebagaimana mereka akui sendiri: “In Solomon’s Porch and in his temple, our men rode in the blood of the Saracens up to the knees of their horses.” Menyadari betapa pentingnya kedudukan Baitul Maqdis bagi ummat Islam dan mendengar kezaliman orang-orang Kristen di sana, maka pada tahun 1187 Shalahuddin memimpin serangan ke Yerusalem. Orang Kristen mencatatnya sebagai Perang Salib ke-2. Pasukan Shalahuddin berhasil mengalahkan tentara Kristen dalam sebuah pertempuran sengit di Hittin, Galilee pada 4 July 1187. Dua bulan kemudian (Oktober tahun yang sama), Baitul Maqdis berhasil direbut kembali. Berita jatuhnya Yerusalem menggegerkan seluruh dunia Kristen dan Eropa khususnya. Pada tahun 1189 tentara Kristen melancarkan serangan balik (Perang Salib ke-3), dipimpin langsung oleh Kaisar Jerman Frederick Barbarossa, Raja Prancis Philip Augustus dan Raja Inggris Richard ‘the Lion Heart’. Perang berlangsung cukup lama. Baitul Maqdis berhasil dipertahankan, dan gencatan senjata akhirnya disepakati oleh kedua-belah pihak. Pada tahun 1192 Shalahuddin dan Raja Richard menandatangani perjanjian damai yang isinya membagi wilayah Palestina menjadi dua: daerah pesisir Laut Tengah bagi orang Kristen, sedangkan daerah perkotaan untuk orang Islam; namun demikian kedua-belah pihak boleh berkunjung ke daerah lain dengan aman. Setahun kemudian, tepatnya pada 4 Maret 1193, Shalahuddin menghembuskan nafasnya yang terakhir. Ketika meninggal dunia di Damaskus, Shalahuddin tidak memiliki harta benda yang berarti. Padahal beliau adalah seorang pemimpin. Tapi hal baik yang ditinggalkan oleh orang baik selalu akan menjadi bagian kehidupan selamanya. Kontribusinya buat Islam sungguh tidak pernah bisa diukur dengan apapun di dunia ini.



Kelebutan Hati seorang saladin

Quote:
Saladin,si Singa padang pasir berhati kapas,
Banyak kisah-kisah unik dan menarik seputar Shalahuddin al-Ayyubi yang layak dijadikan teladan, terutama sikap ksatria dan kemuliaan hatinya. Di tengah suasana perang, ia berkali-kali mengirimkan es dan buah-buahan untuk Raja Richard yang saat itu jatuh sakit. Ketika menaklukkan Kairo, ia tidak serta-merta mengusir keluarga Dinasti Fatimiyyah dari istana-istana mereka. Ia menunggu sampai raja mereka wafat, baru kemudian anggota keluarganya diantar ke tempat pengasingan mereka. Gerbang kota tempat benteng istana dibuka untuk umum. Rakyat dibolehkan tinggal di kawasan yang dahulunya khusus untuk para bangsawan Bani Fatimiyyah. Di Kairo, ia bukan hanya membangun masjid dan benteng, tapi juga sekolah, rumah-sakit dan bahkan gereja. Shalahuddin juga dikenal sebagai orang yang saleh dan wara‘. Ia tidak pernah meninggalkan salat fardu dan gemar salat berjamaah. Bahkan ketika sakit keras pun ia tetap berpuasa, walaupun dokter menasihatinya supaya berbuka. “Aku tidak tahu bila ajal akan menemuiku,” katanya. Shalahuddin amat dekat dan sangat dicintai oleh rakyatnya. Ia menetapkan hari Senin dan Selasa sebagai waktu tatap muka dan menerima siapa saja yang memerlukan bantuannya. Ia tidka nepotis atau pilih kasih. Pernah seorang lelaki mengadukan perihal keponakannya, Taqiyyuddin. Shalahuddin langsung memanggil anak saudaranya itu untuk dimintai keterangan. Pernah juga suatu kali ada yang membuat tuduhan kepadanya. Walaupun tuduhan tersebut terbukti tidak berdasar sama sekali, Shalahuddin tidak marah. Ia bahkan menghadiahkan orang yang menuduhnya itu sehelai jubah dan beberapa pemberian lain. Ia memang gemar menyedekahkan apa saja yang dimilikinya dan memberikan hadiah kepada orang lain, khususnya tamu-tamunya. Ia juga dikenal sangat lembut hati, bahkan kepada pelayannya sekalipun. Pernah ketika ia sangat kehausan dan minta dibawakan segelas air, pembantunya menyuguhkan air yang agak panas. Tanpa menunjukkan kemarahan ia terus meminumnya. Kezuhudan Shalahuddin tertuang dalam ucapannya yang selalu dikenang: “Ada orang yang baginya uang dan debu sama saja.

lalu,ada lagi ketika pasukan Muslim masih berada di Hittin saat penaklukan palestina. Kaum Kristen waktu itu betul-betul putus asa dan ketakutan. Ini cukup masuk akal. Beberapa ribu orang Kristen yang berkumpul di Yerusalem tak akan mampu menandingi kekuatan pasukan Muslim. Apalagi kesatuan-kesatuan militer yang soild sudah dihancurkan di pertempuran Hittin. Kebanyakan dari mereka adalah orang-orang sipil. Orang-orang Kristen sangat ketakutan jika Saladin akan membalas dendam dengan membantai semua orang Kristen seperti halnya Tentara Salib yang membantai habis orang Islam ketika menaklukkan Yerusalem dulu.

Kemudian muncul Balian dari Ibelin, yang berhasil lolos dari pertempuran Hittin. Sebenarnya Balian sudah tak mau terlibat lagi dengan perang salib ini. Dia pergi ke Yerusalem sebenarnya untuk menjemput istrinya dan selanjutnya akan pergi ke Tirus. Balian meminta izin masuk kota dengan sopan kepada Saladin yang sedang mengepung kota Yerusalem. Saladin memberinya izin dengan syarat bahwa Balian hanya akan menginap semalam di kota tersebut. Balian pun bersumpah akan menaati syarat itu.

Begitu Balian masuk ke dalam kota, orang-orang Kristen meminta dengan amat sangat untuk tetap tinggal dan memimpin perlawanan. Balian dalam sebuah dilema, ia punya kewajiban untuk melindungi rakyatnya dan kewajiban religius untuk mempertahankan Yerusalem, tapi di sisi lain dia sudah bersumpah kepada Saladin untuk tidak tinggal di kota ini. Balian kemudian pergi ke Saladin dan menjelaskan posisinya. Saladin memikirkan hal ini dengan sungguh-sungguh. Pada akhirnya Saladin menyimpulkan bahwa karena Balian mempunyai kewajiban religius untuk tinggal maka Saladin pun membebaskan Balian dari sumpahnya. Saladin percaya dengan kesucian sumpah dan secara simpatik mampu memahami posisi Balian, walaupun ini merugikan Saladin sendiri.

Saladin memberikan tawaran kepada kaum Kristen untuk menyerah tanpa syarat, maka tidak akan ada banjir darah. Seperti biasanya, kaum Kristen dengan kepala batu menolak tawaran ini. Dalam situasi genting ini, muncul Balian yang menghadap Saladin dan mengatakan bahwa ada banyak orang yang masih bertempur dengan setengah hati karena mengharapkan Saladin memberikan ampunannya. Tapi jika kematian sudah jeas di depan mata, mereka akan bertempur dengan nekatnya. Saladin berkonsultasi dengan para imam dan fukaha mengenai hal ini. Mereka kemudian memutuskan bahwa sah hukumnya jika Saladin menaklukkan kota ini dengan damai.




Penghargaan,kekaguman dan penghormatan pada kehebatannya
Quote:

Saladin,si Singa padang pasir berhati kapas,
Ente pernah menonton film Kingdom Of Heaven? Kalau iya pasti anda mengenal sosok yang satu ini. .Lalu ada lagi,Saladin: The Animated Series buatan Badan Pengembangan Multimedia (MDeC), Malaysia bersama Al Jazeera Children's Channel (JCC). . Kehebatan beliau jugai bisa dilihat pada game. Game yang terkenal yaitu diantaranya Strong hold Crusader,age of empires ,Templar Knight,Sid Meier's Civilization VI dan masih banyak lagi





emoticon-SalamanMakasih dah mau mampir dan baca di trit ane emoticon-Salaman

jangan lupa juga untukemoticon-Rate 5 Star danemoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Matabelo

Wassalamu'alaikum
[CENTER]
KUMPULAN TRIT BAROKAH LAINNYA
emoticon-Maaf Agan MAMPIR KE MARKAS EGAGemoticon-Maaf Agan
Saladin,si Singa padang pasir berhati kapas,


emoticon-Request klik gambar,untuk mengunjungiemoticon-Request



Kunjungi Kami

Quote:

Saladin,si Singa padang pasir berhati kapas,
Saladin,si Singa padang pasir berhati kapas,]
Saladin,si Singa padang pasir berhati kapas,

Diubah oleh egag
0
Kutip
Balas
Urutan
Terlama
Halaman 1 dari 18
30-05-2017 17:54
emoticon-2 JempolKomeng barokahemoticon-2 Jempol


Quote:Original Posted By 21vendetta
Salahuddin ini salah satu pejuang dan pemimpin muslim yg jadi idola ane gan emoticon-2 Jempol singa padang pasir yg hebat di pertempuran tapi berhati lembut dan luas meski banyak penduduk muslim yg dibantai di yerusalem pas perang salib beliau tetap ngasih ampunan bagi kaum nasrani dan tetap di perbolehkan datang ke yerusalem utk berziarah di bukit golgota sama seperti yahudi berziarah ke tembok ratapan emoticon-thumbsup mengingat yerusalem ini jadi kota suci bagi tiga agama abrahamik emoticon-Big Grin sosok yg di segani dan dikagumi musuh2nya terutama oleh richard the lionheart, balian dari ibelin sama king baldwin emoticon-Big Grin kalo di kingdom of heaven raja baldwin ini kena lepra dan berumur pendek

Yg ane teladani dari salahuddin ini adalah sikap toleransinya kelembutan dan kelapangan hatinya sama sikap sederhananya gan emoticon-thumbsup katanya pas beliau meninggal kekayaannya hanyalah berupa uang beberapa dinar sama kain kafan doank emoticon-Belo


Quote:Original Posted By S1LLHOUTE
Jadi ingat dialog dia dengan Ibelin d film Kingdom of Heaven Waktu Ibelin tdk percaya dengan pengampunan Saladin..
Ib:The Christian executed every Muslim when they take the city
Sal : I am not those man, I am Salahudin...


Quote:Original Posted By SENSOR69
kalo jaman sekarang ada pemimpin kyk salahudin pasti negara damai tentram sejuk


Quote:Original Posted By katazushiki
ane kristen
tapi pas nonton kingdom of heaven sangat" salut sama sifat Saladin...ternyata real story ya..
two thumbs up buat Saladin


Quote:Original Posted By zeenthing
"ada orang yang baginya uang dan debu sama saja", emoticon-Matabelo


Quote:Original Posted By toyvha


namanya perang fisik ya pasti ada korban lah gan, apalagi yang melibatkan pasukan besar, kepentingan2 "besar" juga...maksudnya humanis disini, walau pada perang salib 1 ummat muslim dibantai sama pasukan salib, tapi pas salahudin merebut kembali yerusalem, tidak balas dendam dengan membantai lawan gan, salahudin malah membebaskan mereka ....dah nonton kingdom of heaven blm gan?


Quote:Original Posted By oflife
Idola banget ini..
Emang bener2 bikin salut,
Pas perang pun beliau tau pedang richard tumpul, dan perang berhenti buat ngasih kesempatan richard ngasah pedang..zaman itu pedang damaskus paling tajam gan.
Beliau tau richard kehilangan kuda dikasih kudanya dia..
Richard sakit dikirimin tabib/dokter terbaiknya saladin.
balian juga terpaksa banget harus lawan dia, udah kesudut tapi tetep bertahan disitu saladin cukup salut sama balian.
Sampe menang pun itu rakyat sipil kristen di kawal keluarnya.
Selalu punya kesempatan buat bunuh richard tapi selalu dia buang kesempatan itu demi fair war.
Kalau baca2 kisahnya suka bikin merinding karena lembut banget,
Selalu menawarkan damai sebelum perang.
Richard dan balian pun cukup baik sebenernya karena salut sama sikap saladin, tapi bawahan2nya dia yang batu, ambisius buat ngalahin dan bunuh2in muslim bahkan adik kandung saladin sendiri di bunuh, lucunya kalau bawahannya fitnah saladin richard ga pernah percaya karena dia tau seperi apa saladin itu,

Pas menang itu salib2 yang jatoh ga di ancurin, tapi di taro lagi di tempatnya.

Terakhir pas nyerah balian ngomong, "apa yang bisa menjamin bahwa kalian tak akan membunuh kaum kristiani, seperti saat kristen menghabisi kaum muslim ?"

Saladin jawab singkat "karena kami bukan kalian"

Balian cuman senyum aja.

emoticon-Cendol Gan



Quote:Original Posted By urehadnan
Ane tambahin sedikit dari kitab yg pernah ane baca di pengajian gan, bahwa Syair2 pujian ketika perayaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yg sering diadakan di mesjid2 kita zaman sekarang adalah di ciptakan oleh seniman islam zaman kekhalifahan Salahudin Al ayubi ini gan, jd dengan syair pujian dan kisah hidup Rasulullah SAW sering dilantunkan dan dikumandangkan semangat juang para mujahid saat perang salib 2 yg di pimpin Saladin menjadi berlipat ganda makanya tentara Saladin sulit dikalahkan oleh tentara kerajaan manapun dan yg lebih penting sifat2 mulia Rasulullah SAW yg lembut penuh kasih sayang walaupun kepada musuh2nya sekalipun benar2 ada di sosok Saladin ini dan juga kesederhanaan hingga akhir hayat beliau , sangat mirip ada di kedua sosok Istimewa dlm sejarah Islam ini gan.

emoticon-Blue Guy Peace emoticon-Cool



Diubah oleh egag
0
Kutip
Balas
30-05-2017 17:59
nyimak dolo bre
0
Kutip
Balas
30-05-2017 18:00
Lembut berarti ya bre berhati kapas emoticon-Matabelo
Diubah oleh iqres
0
Kutip
Balas
30-05-2017 18:00
hmm kirain aladin..
saladin ternyata...emoticon-Malu
0
Kutip
Balas
30-05-2017 18:08
seterunya bang Richard...emoticon-Belum Tidur
0
Kutip
Balas
30-05-2017 18:10
aladin kali
0
Kutip
Balas
30-05-2017 18:11
saladin tetangganya aladin
0
Kutip
Balas
30-05-2017 18:13
Assasincrred satu juga Ade nih..
0
Kutip
Balas
30-05-2017 18:19
Wihhh aladin..
0
Kutip
Balas
30-05-2017 18:26
Sultan saladin ntu ya..
0
Kutip
Balas
30-05-2017 18:35
Nyimak dulu bre:nyantai
0
Kutip
Balas
30-05-2017 18:36
bisa buat bantal donk...kapas emoticon-Malu (S)
0
Kutip
Balas
30-05-2017 18:50
sosok yang luar biasa saladin....
0
Kutip
Balas
30-05-2017 18:52
komeng dulu baru baca
0
Kutip
Balas
30-05-2017 19:40
sejarah dulu nih ya
0
Kutip
Balas
30-05-2017 19:48
I drink the water for what it is........lalu.....aaaaa jleebb
0
Kutip
Balas
30-05-2017 19:56
wasting time hanya membuang waktu
0
Kutip
Balas
30-05-2017 20:51
sampek berkali kali nonton film kingdom of heaven gak pernah bosen
0
Kutip
Balas
30-05-2017 21:49

Saladin,si Singa padang pasir berhati kapas,
Saladin,si Singa padang pasir berhati kapas,
GEMBOKEP aja lah..
Saladin,si Singa padang pasir berhati kapas,


Saladin,si Singa padang pasir berhati kapas,


Saladin,si Singa padang pasir berhati kapas,

Diubah oleh anti.perusuh
0
Kutip
Balas
31-05-2017 02:18
emoticon-thumbsup
Diubah oleh findingnelmo
0
Kutip
Balas
Halaman 1 dari 18
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2018 Kaskus – The Largest Indonesian Community