Kaskus

Story

mbah.utukAvatar border
TS
mbah.utuk
PENDEKAR LERENG CIREMAI
PENDEKAR LERENG CIREMAI

As-salāmu alaykum wa-raḥmatu -llāhi wa-barakātuhu..

Salam sejahtera,, jumpa lagi buat agan2 semua semoga dalam keadaan sehat selalu.

Kali ini ane akan menuliskan sebuah kisah Tentang seseorang yang bernama KARIM.....bagaiamana kisah nya langsung saja...cekidotttt


JAWA....merupakan suku yang menjunjung nilai nilai spiritual dan unggah ungguh kahuripan...dimana suku ini menyebar kesegala penjuru bumi untuk mencari dan mengamalkan ilmu mengabdi mengasuh dan mengagungkan nilai kehidupan yang bermartabat yang disebut topo ngrame....dimana nilai nilai inti dari sebuah ilmu di dapatkan bukan hanya dipelajari dan digunakan...tapi mereka menemukan nilai nilai dari kehidupan..

Sehingga mereka memahami inti inti dari keilmuan bukan seperti jaman masa kini yang mempelajari ilmu lalu dipamerkan untuk mendapatkan pengakuan kehormatan dan kemewahan...

Kita hanya disibukan takjub dan mengutuk tingkah seseorang tanpa mau mengubah dunia nya sendiri...
Pemikiran yang sempit pengetahuan yang diperumit oleh penghakiman pengetahuan yang tak seberapa membuat manusia menjadi bangga akan kekeliruan dan kebodohanya,
Semoga kita semua cerdas memilah



Ditengah teriknya matahari aku bersembunyi diatas pohon mangga kesukaanku yang terhampar di sekeliling rumah ..aku sengaja bersembunyi diatas pohon yang rimbun dan lebat dipekarangan rumah ku yaa sembunyi dari emak ku yang galak nya minta ampun...kalau di bentak 1x saja tubuh ku gemetar rasanya..

Aku bersembunyi sambil menikmati mangga yang sudah matang2 di atas sini tentu nya emak takan menemukanku hehe aman...aku yang saat itu masih berusia 16 tahunpun lagi dalam masa bandel2 nya

Emak: hmmm baguss ya kamu berani2 nya membohongi ku...turun sini atau kulempar dengan batu biar bocor sekalian..

Aku yang terkagetpun hampir jatuh dari ketinggian 10 meter ..ahhh apes kena marah ini..kok emak bisa tau aku .disini sih ya..aku pun bergegas turun dan membuang mangga yang habis ku gerogoti itu..

Emak: nangkring diatas pohon makan mangga sudah kaya beruk saja kamu ini..
Kenapa kamu batal puasa HAH...!!

Aku yang gemetar di bentak emak pun terbata bata meminta maaf..

Aku.: maaf mak aku tak tahan liat mangga kesukaanku itu yang matang diatas sana rasanya manis harum pula..

Emak: Kamu lupa yang emak ajarkan padamu tiap malam..jangan mudah tergoda dengan penampilan luar dari sesuatu yang kamu lihat..karena itu akan jadi kelemahan mu dan bisa membuat mu celaka MENGERTI...!!!

Aku: iya makk..tapi mksudnya apa ya jangan tergoda penampilan luar itu bisa jadi kelemahan ku dan celaka mak...?

Dengan polos aku bertanya pada emak..

Emak; lihatlah sesuatu dengan ukuran akal dan perasaan le dan batin ..coba kau lihat buah kedondong itu di luar nya mulus tapi didalam nya ruwet...tujuanmu di latih berpuasa agar RASA dalam batin pun peka terhadap sesuatu dan melatih akal fikiran mu agar tidak ceroboh ..kamu itu lelaki sudah bujangan pasti akan merasakan jatuh cinta pada wanita..kalau kamu hanya melihat kecantikan saja tanpa bisa melihat unggah ungguh dan sifat nya... kalo kamu tak belajar dari sekarang kamu akan tertipu oleh tampilan luar seseorang.  ....

Aku: ohh gitu ya mak...iya mak aku besok mau coba puasa lagi...terus bagaimana melatih rasa dalam diri kita mak....?

Emak:...ya awalnya kamu harus puasa dulu itu untuk meredam hawa nafsu mu...karena hawa nafsu itu adalah kabut tipis dari rasa sejatimu...contoh kalau ada 2 teman mu ngobrol...untuk mendengarkan dengan teliti tentu nya kamu harus menyuruh salah 1 teman mu untuk berbicara pelan atau diam dulu agar kamu bsa mendengar yang kmu tuju....setelah kamu memahami itu nanti akan kuberi tau apa itu konsentrasi dalam batin...

Aku yang mendengar sambil mencerna kata2 emak sambil manggut2 saja mencoba memahami lebih dalam...

Sore nya seperti biasa aku emak dan bapak solat magrib dan isya bersama di temani lampu minyak di sudut ruangan setelah selesai sholat satu persatu tamu pun pada berdatangan berkumpul di saung di depan rumah....

Ya mereka datang dengan tujuan yg berbeda beda jika yang datang menemui bapak biasanya akan belajar olah batin dan kanuragan pencak silat...kalau datang kepada emak akan belajar ilmu pengasihan dan ketajaman batin...aku pun kadang2 ikut kumpul di perbincangan emak bersama orang2 yang belajar..dan ikut juga menyimak ketika bapak memberi wejangan pada murid2 nya ..

meski aku belum paham betul apa yang mereka perbincangkan aku tetap ikut mendengar lalu aku bisa bertanya pada emak dan bapak...

Keseharianku adalah penggembala kambing dan nyari ranting2 kayu kering untuk masak emak...ohh iya sampai lupa perkenalkan nama ku KARIM...

Ketika aku menggembala kambing aku tidak menjalani puasa...awal2 nya aku belajar puasa yaitu puasa daud senin kamis...kalau senin dan kamis Aku cuma nyari rumput dan kayu bakar saja dilain hari itu aku menggembala bersama teman2 ku..karena di usia ku umum nya pada menggembala kambing kerbau...biasa nya aku ber 5 bersama teman ku  menggembala bareng yang pertama CALING 2 KOSIM 3 CASMAD 4  KANCIL karna badan nya paling kecil....mereka juga kadang2 main kerumah ku untuk belajar pada emak dan bapaku...

Ketika itu malam purnama aku dan teman2 ku ikut latihan pencak silat bersama orang2 yang lain tak banyak sih cuma 10 orang saja ...

Dihalaman rumah yang luas kami semua ikut latihan bersama dan diadakan sparing antar sesama murid..

Saat itu yg berpasangan adalah mang seno dan mang karta....
Keduanya memasang kuda2 dengan kokoh lalu mang seno menyerang duluan....

hiyaaaatttyt

Ia mengarahkan pukulan tangan kanan tepat menuju rahang bawah mang karta dengan sigap mang karta menangkis nya dengan tangan kiri nya dan membelokan ke arah kanan nya lalu mang karta mengarahkan siku kanan nya pada punggung mang seno sehingga dengan telak mang seno terjatuh kebawah kaki mang karta....

Bapak:...cukup...seno atur nafas mu dan minum dulu...ingat menyerang musuh jangan lengah..boleh kau gunakan kekuatan penuh tapi hitung juga langkah apa yang akan musuh mu lakukan ketika kamu menyerang...ingat saat kalian belajar ilmu janganlah jadi angkuh dan sombong..karena diatas langit masih ada langit...untuk mu karta gerak reflek mu sangat bagus dan tepat sehingga dalam 2 gerakan singkat kau mampu melumpuhkan lawan..tapi ingat tiap lawan itu punya kemampuan yang berbeda2 kalian harus waspada mengambil langkah...

Setelah itu mang seno dan mang karta bersalaman ....dan saat itu tibalah giliran kami anak2 kecil sparing saat itu yang paling unggul diantara anak2 kecil kebetulan adalah aku sehingga aku harus melawan 2 orang sekaligus... caling dan casmad lawanku saat itu...

Aku pasang kuda2 dengan kokoh mengatur pernafasan sangat penting dalam posisi ini...caling dan casmad kini ada dihadapan ku dan bergerak mencari celah menyerang ku mereka bergerak mengitari ku ...

Dan sialnya mereka menyerangku bersamaan dari arah yang berbeda...
Aku segera menangkis pukulan caling dan berguling ke depan meng hindari sapuan kaki  casmad...

Tak butuh waktu lama kali ini ku serang caling dengan pukulan menyilang megarah ke tulang rusuk nya dia menangkis lalu ku sapukan kaki ku sehingga membuat nya jatuh...

Tak terduga casmad menendangku dari belakang sehingga aku berguling kedepan merasakan punggung yang ngilu dia memburu ku dengan tendangan2 karna posisiku belum bangkit...

Kuhadang kaki kanan nya dengan telapak kaki ku sehingga membuat nya merasa tersandung sesuatu ketika dia goyah lalu ku raih tangnya dan membanting nya ketanah...

caling memburuku dan sempat ku berdiri menangkis setiap pukulan nya kubuang keluar dari tubuh ku dengan tangan kiri agar posisi badan nya ada dalam jangkauan pukulan ku telak kuberi pukulan ke ulu hati nya dan diapun terkapar....

Bapak:..cukup cukup...dalam latihan silat kalian diberikan aturan gerakan yang mempermudah kalian bertahan atau menyerang...dalam pertarungan nyata kalian harus sigap dan cepat mengambil peluang...dan ingat pandangan mata harus fokus dan jeli melihat pergerakan lawan ...amati berbagai titik agar kalian tau langkah kedepan setelah diserang...
Kalian caling casmad harus lebih fokus lagi kalau posisi kalian mengepung maka harus melihat celah yang hanya sekian detik saja bisa kamu dapat..karna kewaspadaan musuh akan lebih tajam ketika menghadapi lawan yang banyak...
Kunci para pendekar dulu susah dikalahkan walau di keroyok karna mereka mengukur langkah dirinya dan musuh sehingga ia punya jeda untuk menyerang titik vital musuh tanpa keduluan di pukul musuh...berapa banyakpun yang mengeroyok asal kamu bisa membuat jarak jadi setelah memukul, kamu bisa menangikis lawan...paham...

Kami semua mengangguk ...

Kami pun bersalaman dan saling ejek gerakan2 masing2...dan pada tengah malam itu bapak meminta murid yang paling senior untuk mengajarkan tekhnik pernafasan yang mengrah pada  kepekaan panca indra manusia...kami dengarkan dengan seksama sambil mempraktekan olah nafas itu...

Mang kartalah yang paling senior jadi ia memberikan arahan2 pada semua murid yang lain...kami semua bersila dihalaman rumah dan memejamkan mata sambil merasakan aliran nafas di hidung dan dada ...

suasana yang hening membuat konsentrasi makin bagus semua murid seakan memasuki alam bawah sadar nya masing2 rupanya meditasi ini bisa membuat kita nyaman dan mengalami berbagai macam sensasi setelah beberapa bulan menjalani nya...

Latihan2 itu terus aku jalani dan tentu nya tiap murid punya kemampuan yang berbeda tergantung tekun atau tidak nya mereka berlatih..

Bapak: Rasakan juga sesuatu dikeliling kalian pandang dengan rasa batin..rasakan udara yang kalian hirup ..desiran angin dan hawa di sekitar kalian...jangan difikir tapi dirasakan..

Kami semua semakin larut dalam olah nafas setelah mendengar kata2 bapak...

Yang aku alami ketika aku semakin fokus pada sekitar ku adalah hawa keberadaan orang2 yang bersila di halaman rumah ,badan mereka seperti memberikan pancaran warna entah bagaiamana ku menjelaskanya sulit kumenjabarkanya...ada yang memancarkan seperti warna kuning hijau merah putih bermacam2 karena warna nya tidak terang seperti warna dedaunan tapi agak memudar...


Sudah 1 jam lebih kami melakukan olah pernafasan dan bapakpun menghentikan latihan itu...

Bapak: apa yang kalian rasakan coba ceritakan...kau karta ceritakan..

Karta:" maaf eyang aku seperti merasakan keberadaan makhluk lain selain kita yang duduk disini...

Bapak:" apakah kau melihat nya?...

Karta:" mmm gimana ya..dibilang tak melihat tapi aku merasakan mereka di berbagai tempat di sekeliling kita..ada yang diatas pohon diatas saung diantara pohon pisang...tapi wujud nya tak terlihat hanya ada sesuatu yang bisa kurasakan bahwa mereka ada disana..

Bapak:" hmmmm...kau seno..

Seno": aku tak merasakan apapun selain merinding eyang..

Bapak:" kalau kau karim apa yang kau rasa le?..

Aku:" aku hanya melihat pancaran warna dari tubuh orang2 disini pak..apakah itu pak?

Bapak:"hmmm menarik juga...yang kau lihat itu adalah warna keadaan jiwa orang itu(aura) setiap waktu warna itu bisa berubah tergantung keadaan orang tersebut..contoh: jika kau melihat warna merah terang maka itu menunjukan energi orang itu sedang keluar untuk mengintimidasi atau bisa disebut orang itu sedang marah..atau menunjukan orang itu adalah seorang yang pantang menyerah atau ia sedang merasa bangga dengan dirinya..kalau merah nya meredup menandakan melemahnya bagian tubuh orang itu..

Aku: kalau warna nya kuning artinya apa pak?

Bapak:" kalau kuning menunjukan orang itu sedang bahagia dan ceria ia merupakan orang yang cerdas dan suka menghibur temanya...

Aku:" ohh begitu ya pak...kalau mengalami yang seperti mang karta itu bagaimana pak?..

Bapak:" ohh iya...artinya ia sudah mulai peka pada makhluk gaib atau disebut Jin..kau harus megasahnya lebih giat lagi karta..dan kau seno jangan takut pada kegelapan sebenarnya manusia bisa melihat dalam gelap asal inderanya di fungsikan semua buka di beku kan oleh ketakutan...

Seno:" iya eyang aku memang takut pada gelap...

Bapak:" baiklah sudah malam silahkan kalian pulang dan beristirahat ...kalau masih ada yang mau disini silahkan disaung saja...

Akhirnya merekapun bubar pulang kerumahnya masing2..

Keseharianku sebenarnya sama dengan pemuda2 lain nya hanya di malam2 tertentu aku dan ke 4 sahabat ku mengikuti pelatihan...

Aku pun suka nonton wayang kulit..tayub..ronggeng ketuk  di desa2 tetangga bersama teman2 yang lain...main kerumah perempuan yang kami sukai...di masa itu main kerumah perempuan itu  begitu ramai karna bukan 1 saja pria yang menyukai nya dan di zaman itu lumrah banyak pria kumpul di teras rumah perempuan yang disukai nya untuk saling ngobrol bersenda gurau mencari perhatian...meski tak jarang saat pulang sering terjadi insiden perselisihan antar pemuda karna memperebutkan 1 wanita..
..
Ketika itu malam sabtu aku dan ke4 teman ku CALING KOSIM CASMAD KANCIL...selepas isya berjalan kaki menyusuri malam untk mengantar kosim APEL kerumah wanita yang disukai nya...sebut saja RAMINTEN..yang berjarak kurang lebih sekitar 8km dari kampung ku...setibanya disana sudah ramai para lelaki desa sebelah sedang pada ngobrol bersama sama di teras rumah dengan lampu obor di depan nya...kami yang baru datang pun mengucap salam dan menyapa seluruh orang yg ada disana...

Puntennn......
Ucap kosim mengucap salam....

Kosim: ...sudah lama kang datang nya...(sambil menyalami 1 per 1 semua nya ada 8 orang)

Darmad: sudah ...kamu sendiri kenapa jauh2 datang kemari apa tak mengerti kalau sudah ada kami yang pasti lebih dulu kemari...

Jabar: hahaha mau ngajak saingan dia mad...

Kosim: ahh ya nama nya cari teman kang jauh juga gpp kan....Ten gimana kabar mu sehat...?

Raminten pun menyambut uluran tangan kosim dan menjawab  salam nya...

Raminten: iya kang sehat...mari sini duduk kang kumpul...

Kosim pun duduk di lincak halaman rumah  raminten ...dirumah raminten itu ada 4 perempuan yang kumpul menemani raminten ngobrol2 tak lain mereka teman2 raminten tetangga2 dekat rumah ramiinten...mereka bernama TURSINAH..DARWEN..KASRI..WATI...tak ayal ada nya mereka ber 4 membuat rumah raminten ramai karna menyukai ke 4 teman raminten...

Ngalor ngidul mereka ngobrol hingga sampai larut malam ke 4 teman raminten meminta ijin pulang..aku yang menaruh hati pada wanita yg bernama darwen pun mengajukan diri mengantar nya..

Aku: ..Dar mau gak aku antar kamu pulang...

Darwen: gak usah kang kan rumah ku deket cuma 100 meter dari sini..

Sambil malu2 dia menjawab..

Aku: ya gpp biar kamu tak takut lagian aku bawa obor  nih biar temen2 nunggu aku dulu anterin kmu...

Jabar:..kamu mau dianterin siapa Wen..aku atau si karim...(sambil menatap remeh pada ku)

Darwen:...gak perlu kang aku sendiri saja (sambil menatap ku sekejap..)darwen pun berlalu pergi...

Aku yang cepat tanggap segera mnyusul membawa obor menyusul nya...

Aku: apakah kamu suka sama si jabar wen? ....(pertanyaan ku mengisi kekosongan saat berjalan..)

Darwen: aku tak tau kang...( sambil ragu menjawab pertanyaanku)

Aku: lebih baik kamu pilih salah 1 agar tak jadi masalah kedepan nya...karena jujur aku suka pada mu..

Darwen; maaf kang aku gak bisa jawab itu sekarang ...permisi kang aku masuk rumah dulu...

Aku..: aku tunggu jawaban mu wen...

Aku pun kembali mengahampiri teman ku dirumah raminten mengajak nya pulang...tapi sesampainya disana hanya sisa aku dan ke 4 teman ku...orang2 yang lain sudah pulang sambil mengantar TURSINAH KASRI WATI kerumah nya masing2...
Kami pun segera pamit karna wktu hmpir jam 11 mlm..

Aku:...apa kalian juga menyukai gadis2 itu?

Di sela perjalanan ku pegang 1 obor di belakang dan 1 lagi di depan oleh caling..

Kancil:...iya dong memang nya kami mau terus menerus jadi obat nyamuk orang pacaran...

Kosim: heheh ya gpp lah cil ...tapi kalian memang nya sudah rundingkan siapa wanita yang kalian sukai agar tak sama2 menyukai 1 wanita...

Casmad: ya sudah dong sim..kamu kan sama raminten..karim sama darwen...aku sama wati..caling sama kasri...kancil sama tursinah....

Aku: ohh ya sudah kalau begitu...aman brati...

Ditengah perjalanan aku merasakan sekelebat ada pergerakan di balik rimbunan semak belukar..segera kumatikan obor...dan aku berjalan pelan dan agak mundur tertinggal dari rombongan teman ku yang asik ngobrol...
Dan benar saja dugaan ku di tengah jalan kami di kepung 8 orang tadi yang bertemu di rumah ruminten...

Jabar:..berhenti kalian.....berani2 nya kalian mendatangi perempuan yang kami sukai...

Caling yang paling depanpun kaget dan segera mengatur posisi kuda2 nya...

Caling: ..hei sebelum janur melengkung semua orang bebas menyukai wanita pilihanya...

Darmad:...tapi mereka semua sudah jadi incaran kami kalian mending tak usah mendekati mereka lagi...

Kosim:...hey darmad tak perduli mereka incaran kalian atau bukan...selama mereka belum menentukan pilihan kita bebas menyukai mereka ...

Darmad::...APA...!! kau cari masalah...dari kemaren kamu yang paling berani..kamu jagoanya kah...

Sambil membawa selonjor kayu di tanganya darmad menghampiri kosim....

Hiyaaatttt...

Dengan cekatan kosim menghindar dari amukan darmad...dan terjadilah keributan diantara kami mereka ber 4 di keroyok 8 orang sedangkan aku mengambil jarak dari mereka untuk mengungguli langkah... dan benar saja dugaan ku 1 per 1 teman ku di keroyok oleh 2 orang ....caling kosim kancil casmad jatuh bangun menangkis serangan mereka...

Aku segera melesat mengunci pergerakan mereka dengan menyerang titik vital nya 1 per 1...ku hampiri kosim dahulu kuraih sarung pemuda yang menghajar nya  kutarik kebelakang segera ku hajar mata nya ketika ia berbalik melihat ku....

jlebbbbb aaaaaaaaaaakkkhhhhhhj

Telak pukulan kanan ku mengenai mata nya...dia yang kelimpungan segera ku hantam ulu hati nya...dan ia pun tersungkur mencari nafas yang terasa sesak menghimpit perut nya...

Ku kejar lagi satu persatu agar pertarungan mereka imbang 1 lawan 1...

Ku incar si jabar yang kelihatanya lebih pandai gerakan silat nya karna kulihat caling hampir tumbang oleh pukulan2 nya jabar...ku berlari kedepan dan mendorong caling menjauh menabrak orang yang menghajarnya sehingga jabar hanya memukul angin di depan nya...segera kuraih lenganya ku pelintir kebelakang lalu ku tendang bagian belakang dengkul nya sehingga ia tertunduk lalu ku hajari pelipisnya sampai ia terjembab ketanah ...rupanya ia tak siap mendapat serangan tiba2 dari ku sehingga membuat nya tak sadarkan diri...

INDEX CERITA

02 TURUN GUNUNG

03 TOPO NGRAME

04 DIMENSI LAIN

05 PERJALANAN

06 AKU KEMBALI

07 RENCANA PENYERBUAN

08 PERTARUHAN HIDUP DAN MATI
Diubah oleh mbah.utuk 28-02-2024 14:49
aripinastiko612Avatar border
bukhoriganAvatar border
gubtifaqihAvatar border
gubtifaqih dan 18 lainnya memberi reputasi
19
10.9K
120
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.7KThread52.2KAnggota
Tampilkan semua post
mbah.utukAvatar border
TS
mbah.utuk
#41
DIMENSI LAIN
kaskus-image sumber google

Setelah beberapa hari melanjutkan perjalanan keluar masuk dusun dan hutan, menjumpai keramian dan kesunyian disepanjang jalan sambil mengingat kejadian yang sudah kujalani , mencoba menemukan sebuah pelajaran yang berharga untuk menjadi bekal hidupku kedepan...

Langkah demi langkah kulalui entah mengapa sepintas teringat senyuman Ningsih yang begitu manis saat sadar dari tidur nya.. ahh apakah dia sudah sembuh,,? semoga saja dusun itu baik baik saja.,

"ohh jadi sedang merindukan gadis dusun itu ya."

Tiba tiba muncul suara ditelingaku, Akupun berhenti dan menoleh kesegala arah mencari sumber suara, tapi sepertinya aku mengenal suara itu..

" Tak usah diingat kalau lupa, ingat saja tugasmu dari eyang Kala Marta,"

Kini sudah jelas aku mengingatnya itu suara SRI,, aku mencoba menjawab lewat batin ku,

" oke siapp cantikk" akupun menimpali ocehanya tapi tak ada jawaban lagi., ah rupanya waktu sudah menjelang sore aku harus menuju dusun didepan untuk bermalam atau gubuk untuk bernaung..

Setelah beberapa menit aku melangkah aku melihat sebuah gubuk ditengah sawah dengan sungai kecil diseberang pematang nya rupanya dusun masih cukup jauh lebih baik aku menumpang bermalam digubuk itu..



"asalamualaykum"

"wa'alaykum salam warohmatullahi wabarokatuh"

Tak berapa lama Keluarlah sosok lelaki tua dari gubuk itu, akupun segera menyalami dan mencium tanganya..

"Nyuwun sewu mbah, kulo musafir bilih wonten dikersani kulo bade numpang sare teng griyane panjenengan mbah"

"Inggih monggo le, sampean sampun siram dereng?"

"dereng mbah"

"wah teng nriki nek siram teng kalen niku boten nopo nopo to,?"

"inggih mbah boten nopo nopo matur suwun kulo bade siram terus wudhu bade nindak magrib niki mbah"

"iyo le monggo"

Akupun segera turun ke sungai kecil yang airnya sangat jernih dan mandi di sungai itu lalu berwudhu..dan si mbah pun sudah menungguku untuk sholat bersama,,

"monggo mbah teng handap"

Simbah pun menjadi imam sholat maghrib , Setelah selesai dan berdzikir sebentar kamipun berbincang bincang biar lebih gampang dimengerti pakai bahasa indonesia saja ya..

" ohh ya le ini diminum teh nya, mbah cuma punya singkong rebus"

"wah jadi merepotkan terimakasih mbah"

"Nama mu siapa le dan darimana asalmu,,?"

"Nama ku karim mbah dari indramayu"

"ohh karim...namaku mbah TEDJO.. ngomong ngomong mau kemana tujuanmu le sampai mampir kegubuk mbah,?"

"Saya mau pulang kerumah mbah , saya habis turun gunung ciremai"

"owalah habis berguru pada KALA MARTA ya,,?"

"Loh kok mbah bisa tau eyang kala marta?"

"Aku bisa merasakanya dari aura Tapak geni yang di turunkan padamu le, Marta itu soudara seperguruanku waktu berguru di lereng ciremai"

"maafkan saya mbah tak mengetahui siapa mbah sehingga saya berlaku kurang sopan pada mbah"

"hahaha kau cukup sopan le tak apa itu bukan masalah"

Setelah bercakap cakap sebentar lalu kami melaksanalan sholat isya bersama di lanjutkan membaca surat yasin bersama, setelah selesai akupun disuruh istirahat oleh mbah tedjo..

"Kau istirahat saja le kau terlihat lelah"

"inggih matur suwun mbah"
akupun berbenah dan tertidur di lincak bambu mbah tedjo..

Saat lelap nya aku tidur akupun bermimpi yang sangat aneh aku berada dipadang rumput yang hijau dengan semilir angin yang sejuk..Tiba tiba dari kejauhan ku melihat 2 orang berlarian menuju kearah ku tapi aku tak bisa berbuat apa apa selain melihat dan mendengar saja,,

"hey berhenti kau rogo..."

"hahh hahh sudah kau tak perlu mengejarku sukmo,,,aku lelah jika mengikuti kehendakmu"

"apa kau kira aku tak tersiksa harus terpaksa mengikuti kehendakmu"

"Kau harus ingat tanpa ku kau takan bisa mencapai kesejatianmu sukmo"

"kau pun jangan angkuh tanpa ku ,,kau tak lebih seperti hewan atau batu"

"tanpa aku pula bumi takan menerima mu"

"tapi karena keserakahanmu akulah yang sangat tersiksa menahan sakit perih kelaparan kepanasan tanpa kesejukan dan ketenangan"

"karenamu juga aku merasakan terbelenggu tak bisa menikmati segala kehendaku jika makan lidahku terasa tak puas jika bercumbu aku tak puas jika tidur aku tak nyenyak karena kau terus memaksaku mandi dan bersujud"

"KETAHUILAH WAHAI RAGA KAU KIRA RASA MU AKAN BERAKHIR SAAT KAU MASUK KEDALAM LIANG LAHAT RASA MU AKAN IKUT BERSAMAKU UNTUK MEMPERTANGGUNG JAWABKAN APA YANG KITA LAKUKAN, KELAK LIDAHMU AKAN BERSAKSI SENDIRI TANPA KAU KEHENDAKI , TANGAN DAN KAKIMU AKAN BERBICARA SEGALA PERBUATANMU , SEGALA ANGGOTA TUBUHMU AKAN BERSAKSI ATAS SEMUA KELALAIANMU"

"HEY SUKMO itu bukan salahku tapi sang hawa nafsu yang harus bertanggung jawab bukan aku,,!!"

"HAHAHA DASAR BODOH HAWA NAFSU HANYA MENGAJAK MU BUKAN MENYURUHMU KARENA AKULAH YANG MEMPERINGATKANMU KETIKA KAU SELALU MENGIKUTI HAWA NAFSU MU , "

Akupun terbengong mendengar pertengkaran mereka mencoba memahami arti dari percakapan mereka..

"Berarti nafsu pun akan mempertanggung jawabkan perbuatanya"

"Ya itu benar tapi urusanmu adalah denganku karena aku tak ingin tersiksa bersama mu karena kelalaianmu karena yang melangkah adalah kau raga, tahan sebentar tindakanmu ketika nafsu mengajak mu biarkan aku juga memberimu pertimbangan dan peringatan karena aku tau mana hal yang baik untuk kita"

"Baik jika seperti itu kemauan mu, aku akan lebih bersabar dan mendengar peringatanmu"

"itulah yang kuharap darimu mari kita bersatu agar bisa mencari dan bertemu sang rasa sejati"

Lalu merekapun pergi bersama dan tiba-tiba aku beralih tempat kedalam tempat yang gelap namun di kelilingku begitu banyak kelebatan cahaya berterbangan kesana kemari ada yang berwarna merah hijau kuning abu abu jingga ungu bermacam macam warna melesat kesana kemari namun diatas ku ada cahaya putih yang berputar begitu tenang diantara puluhan cahaya yang berterbangan tak tentu arah.. jika cahaya putih berputar cepat maka cahaya lain semakin cepat pula berterbangan tak tentu arah jika cahaya putih berputar lambat maka cahaya lain pun melambat ahhh sunggu membuat kepalaku rasanya pusing dan mual lalu tiba tiba gelap lagi saat aku membuka mata aku berada di tepi sungai yang airnya jernih mengalir dengan pemandangan yang indah kanan kiri banyak pepohonan yang berbuah dan padang rumput yang menghijau...

"Gimana le perjalananya menyenangkan bukan"

Akupun terkejut mendengar suara dibelakang ku ternyata itu mbah tedjo...

" Ahh mbah maaf aku tak tahu ada mbah dibelakang ku, aku kurang mengerti mbah, sudilah kiranya mbah me wejang saya"

"hmmm yang kau lihat pertama adalah perasaan cemas bimbang bingung emosi yang melanda seseorang, dimana pertengkaran perasaan dalam mengambil keputusan "

"ohhh pantas saja orang bisa berbuat jahat karena kalah melawan nafsu ketika mengabaikan pertimbangan dari perasaan"

"ya itu betul sehingga manusia harus menjaga diri nya dari perbuatan yang salah.. yang pertama dengan sholat yang sejati dimana sholat itu dari hati bukan hanya badan yang bergerak tapi hatipun dan fikiran pun harus sholat tidak kemana mana lalu makanan jagalah dirimu dan keluargamu dari memakan sesuatu yang haram karena ketika makanan yang didapat dari hasil yang haram maka akan merusak jiwa ragamu ia seperti tanaman benalu yang perlahan lahan mengambil kehidupan sebuah pohon hingga rusak dan mati "

"ohh itu juga penyebab nya ya mbah"

"iya le, lalu hal kedua yang kau lihat ialah fikiran dan rasa cahaya putih yang berputar tenang ialah perasaan yang tentram dan damai jika berputar kencang artinya sedang cemas khawatir takut, dan cahaya yang berterbangan tak tentu arah ialah fikiran dan hawa nafsu mereka bergerak kesana kemari tanpa pengontrol jika seseorang berpuasa bersemdi maka harus bisa melambatkan cahaya itu agar seimbang dengan perasaan supaya perlahan lahan fikiran dan rasa bisa menyatu karena nafsu bisa diredam dengan berpuasa "

"oh jadi itu keutamaan berpuasa selain bisa meredam hawa nafsu apakah benar puasa bisa mensucikan diri mbah,?"

"Sebenarnya apa yang sudah tertulis tak bisa terhapus tapi bisa dimaafkan namun tak berarti dilupakan atau dihapuskan, artinya puasa bisa mensucikan diri itu ketika seseorang benar benar berpuasa bukan hanya menahan haus dan lapar tapi juga menyelaraskan hati dan fikiran agar kedepanya bisa lebih baik lagi karena perbuatan baik dan kemurnian jiwa tanpa mengumbar hawa nafsu membuat tuhan menyukai manusia itu jika lebih lanjut orang itu bisa menjadi waliyullah tegas nya setiap tindak tanduk prilakunya hanya atas kehendak tuhan bukan hawa nafsunya itulah arti puasa mensucikan diri.. bukan hanya menahan haus dan lapar karena banyak orang tak mampu tak bisa makan bukan berati mereka berpuasa ,karena puasa juga menahan hawa nafsu dan menyelaraskan fikiran dan hati agar mencapai kemurnian diri"

"betul sekali itu mbah lalu apa yang dimaksud sang rasa sejati sukma sejati diri sejati..,?"

" itu bukan sesuatu untuk dipertanyakan le tapi sesuatu yang harus kau cari dengan segenap kemampuanmu, jika kau tak mampu maka yakinilah setiap langkah mu setiap hembusan nafasmu allah selalu bersamamu"

"baik mbah segala pangaweruh dari mbah akan ku ingat dan perdalam kembali bersama berjalanya waktu yang akan ku tempuh"..

" baiklah le ini aku beri kau sebuah cindera mata jika allah mengijinkan kita bisa berjumpa kembali, terimalah dan pakailah ini"

"terimakasih mbah"

Akupun menerima pemberian mbah tedjo berupa cincin batu akik berwarna merah gelap dan memakainya...

kaskus-image ilustrasi

Lalu tiba tiba saat aku terbangun hari sudah siang karena matahari begitu silau menerobos dari celah genting menerpa wajahku...


"Hey sudah bangun kamu"

Akupun menoleh kesumber suara.."eh iya, maaf panjenengan siapa ya mbah tedjo kemana,,?"

"apa,,?? mbah tedjo ,,!? sebentar nama mu siapa? perkenalkan namaku pak Darmo aku pemilik gubuk ini,!!"

"Nama ku karim pak seorang musafir, Loh bukanya ini gubuk mbah tedjo pak,,?"

"mbah tedjo..mbah tedjoo...siapa ya coba sebutkan ciri ciri nya" ujar pak Darmo sambil mengungat ingat nama itu

"sudah sepuh tapi terlihat segar bugar layaknya masih muda tak ringkih seperti orang sepuh pada umumnya berkumis dan berjenggot putih memakai ikat kepala layaknya petani memakai baju beskap jawa dan celana komboran hitam dibawah lutut"

"waduhhh itu mah EYANG MANGUN HARDJO KUSUMO,, Dia itu ponggawa kesepuhan cirebon jaman dulu yang sering keliling menjaga wilayah kerajaan cirebon dari ciri ciri yang kau ceritakan persis sama dengan cerita kakek ku dulu , eyang mangun hardjo kusumo merupakan sesepuh cirebon dan suka menolong orang orang yang terkena gangguan ghaib entah itu santen teluh atau sukma nya diculik wong alus"

"Apaaa tapi jelas sekali semalam kita sholat bersama dan memakan singkong rebus ketika aku baru sampai kesini karena kemalaman diperjalanan"

"Ya mungkin beliau sengaja menunggumu ,beruntung sekali kau bisa bertemu denganya,, ini sawah garapanku aku melihatmu tertidur dan tak bangun bangun ketika ku bangunkan ketika agak siang baru kau bangun"

"Ya semalam setelah membaca yasin bersama aku pamit tidur lalu dalam mimpi aku bertemu mbah tedjo dan memberiku cincin ini,, !!"

Cincin itupun masih menempel dijariku dan itu membuatku heran mimpi atau nyatakah semalam ya,,

" wah bagus dan mengkilap sekali cincin nya pakailah dengan benar jangan dipergunakan sembarangan,, oh ya ini ada makanan makanlah untuk menambah tenaga mu diperjalanan"

" wah jadi merepotkan pak terimakasih loh ini sayur asem dan ikan asin nya "

"iya sama - sama nak aku permisi dulu mau pulang hampir dzuhur"

"iya pak mari"

Akupun mandi dan mengambil air minum di sungai pinggir sawah itu dan memakan nasi yang diberikan pak darmo,, Setelah melaksanakan sholat dzuhur aku meneruskan perjalanan ku melintasi persawahan yang luas..

ketika mendekati perkampungan akupun bertanya pada petani yang pulang dari sawah..

"pak permisi pak ...apakah kali CIMANUK masih jauh dari sini,,?"

"wahh lumayan jauh itu nak mungkin 1 hari perjalanan agar lebih cepat kamu ikuti jalan ini dan belok kiri kalau lurus nanti ketemunya pemukiman warga dan harus muter lagi kalau ambil belok kiri nanti akan ketemu sungai kembar yang kecil nah lewati sungai kembar itu nanti akan lebih cepat sampai ke kali cimanuk.."

"oh begitu ya pak... terimakasih ya pak"

"iya nak hati-hati dijalan"

Akupun mempercepat langkahku jangan sampai terlalu lambat dijalan karena sudah beberapa hari aku turun gunung belum mencapai setengah perjalanan pun yaitu kali cimanuk...


Waktupun beranjak sore dan akan memasuki maghrib dari kejauhan kulihat ada pemukiman warga samar samar kumendengar kumandang adzan maghrib dari masjid beserta obor para warga berjalan menuju masjid, Tak mau terlewat akupun mempercepat langkahku dan segera berwudhu untuk sholat berjamaah..

Aku kini berada di shaf belakang aneh pakaian para warga disini seperti orang jaman dulu saja berbeda sekali denganku tapi masa bodo ah aku mau sholat berjamaah bukan menilai pakaian orang orang, setelah selesai sholat akupun berdzikir sebentar dan kulihat orang orang yang akan pulang semua nya memperhatikanku ,

"Asalamualaykum"

"Walaikum salam " jawabku..dan aku segera menoleh kesampingku ada seorang pria setengah baya berbadan tegap dan semerbak wangi dari minyak wangi yang ia pakai...

"Mari mas ikut saya di depan, sudah selesai kan dzikirnya,,"

"iya kang sudah, mari kang" akupun mengikuti langkah pria itu kedepan masjid, disana sudah duduk seorang yang sudah sepuh akupun segera mengucap salam dan mencium tangan nya..

" mari nak sini duduk disamping ku, KUNCORO Ambilkan minuman untuk anak ini"

"baik kyai"

ohh orang itu bernama kuncuro batinku ..

"oh ya nama mu siapa nak, sepertinya anak ini musafir ya"

"iya pak kyai nama saya karim mau pulang ke desa saya dan kebetulan kemalaman disini "

ku perhatikan sedari tadi pak kyai slalu memperhatikan cincin yang kupakai..

"Ahh ya ya tak apa nak bermalam lah disini biar kuncoro menemanimu, Apakah Ki ageng Mangun hardjo yang memberimu cincin itu nak,,?"

" ahh iya pak kyai kok panjenengan bisa tau,,? "

"Ya aku tau dari auranya nak tak apa apa aku hanya memastikanya saja ,, Oh ya nak jika nanti kau pulang dan ingin berkunjung kemari lagi datanglah saja kesini ya kami semua akan menerima kedatanganmu"

"iya pak kyai matur suwun"
"Baik aku pamit pulang dulu, kuncoro kau temanilah nak karim ini"

"baik kyai"

akupun dan Kuncoro bersalaman dengan pak kyai..

"asalamualaykum"

"Walaikum salam "jawab kami

"ayo mas diminum dulu airnya"
"iya kang terima kasih"

akupun meminum air itu rasanya begitu adem memasuki tenggorokanku ahh segarnya ,, setelah melakukan sholat isya berjamaah aku dan kuncoro pun mengobrol di samping masjid yang cukup megah ini...

"Mas sampean masih muda kok sudah berani berjalan sejauh ini apa yang dicari mas,,?

"ahh kang jika ditanya apa yang kucari akupun tak mengetahuinya , yang ku jalani saat ini hanya mencoba mengikuti kehendak e gusti ae kang"

"wah jawaban sampean aneh mas ,biasanya orang orang yang melakoni pencarian spiritual pada mencari kesaktian kekayaan tapi sampean tak tau apa yang dicari,?"

"seiring berjalanya waktu dari pembelajaran kehidupan yang aku lalui selama ini aku berfikir jika menjadi sakti tentunya ada yang lebih sakti, jika mencari kaya raya tentu nya banyak hal yang tak bisa dibeli dengan harta.."

"Wah pemikiran sampean cukup luas juga ya, sayapun belajar disini pada pak kyai mencari tau nilai nilai kehidupan"

"kalau boleh tau sudah berapa lama sampean belajar disini kang"

"ahh belum lama mas baru 40tahun"

Akupun terbelalak mendengarnya karena melihat penampilanya seperti berumur 40tahunan..

"oya kalau mas mau istirahat ayo disini saja dekat dengan ruangan ngaji sampean tidur saja saya mau mengaji dulu"

"iya kang monggo"

Akupun berbenah dan tidur disamping bedug masjid sambil ditemani suara kuncoro mengaji membuatku tertidur pulas...Lalu dalam mimpiku pun bertemu kuncoro dan menyampaikan sesuatu padaku..

"Mas kalau sampean keluar dari sini jangan takut dan heran..kata mbah kyai kalau sampean ingin berkunjung kesini bacalah kalimat ini di pinggir kali kembar xxxxxxxxx 3x nanti akan ada yang menjemput sampean,, wes waktune sampean lungo mas asalamualaykum"

"Walaikum salam"

Akupun terbangun dari tidur dan ku celingak celinguk ternyata aku berada di atas pohon randu alas yang tumbang di tepi kali kembar..astagfirullah al adzim rupanya aku semalam tidur di Masjid kali kembar yang banyak orang ceritakan itu yaitu tempat jin muslim beribadah...

Tak membuang waktu akupun membasuh muka ku dan melanjutkan perjalanan ku..
as1313
aripinastiko612
rinandya
rinandya dan 8 lainnya memberi reputasi
9
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.