Kaskus

Story

Visiliya123Avatar border
TS
Visiliya123
Aroma Lily Kematian
Quote:


Quote:



Quote:



Jika kamu ingin datang, klik Staruntuk menuju ruangan 1
(Kamu tidak bisa mundur setelah memutuskan datang)


Quote:



Selamat mencoba


Sumber gambar : Google + PicsArt



Diubah oleh Visiliya123 12-01-2022 17:17
aksadaruAvatar border
andrah.ajaAvatar border
User telah dihapus
User telah dihapus dan 12 lainnya memberi reputasi
13
4.7K
22
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.9KThread53.7KAnggota
Tampilkan semua post
Visiliya123Avatar border
TS
Visiliya123
#1
1


Saat ini kamu telah sampai di depan vila tempat pesta ulang tahun temanmu. Kernyitan tercetak di dahi, ketika kamu menyadari kawasan vila itu sepi. Tak ada suara musik, tak ada tawa, tak ada kemeriahan pesta seperti yang sering kamu lihat. Ragu kini menelusup, tetapi karena kepalang tanggung sudah jauh-jauh datang, akhirnya kamu memutuskan untuk melanjutkan.

Kamu mengetuk pintu vila. Cukup lama, tetapi tak ada yang kunjung membuka. Ternyata pintu tak terkunci. Kamu menelan ludah, rasa ragu bercampur takut kekmbali menyusup. Namun, rasa itu tak jauh lebih besar daripada rasa penasaran saat itu. Akhirnya, dengan langkah pelan kamu membuka pintu. Mengucapkan permisi dengan sopan, dan melangkah masuk.

Kegelapan kini menyelimuti ketika kakimu telah melewati pintu. Kamu terkejut ketika pintu tiba-tiba tertutup. Kamu terjebak di sana, berteriak meminta dibukakan pintu sambil menggedor-gedor pintu tersebut. Sayang, tak ada yang mendengarmu.

Lampu tiba-tiba menyala. Kamu memutar tubuh dan kembali terkejut. Tiga orang yang kamu kenal terlihat tergeletak di lantai. Cairan merah kental keluar dari tubuh mereka, mengotori baju juga lantai marmer putih di sekitarnya. Lututmu gemetar, semburat dingin menelusup hingga menusuk ke tulang.

Apa yang terjadi? Tanyamu dalam hati. Namun, tak ada yang menjawab.

Suara besi yang bergesekkan dengan lantai terdengar. Seseorang berpakaian serba hitam dengan topeng yang menutupi wajah terlihat berjalan ke arahmu. Tangannya memegang kampak penuh darah yang dibiarkan menggesek lantai hingga menimbulkan suara dan juga jejak. Kamu menelan ludah. Ingin sekali teriak, tetapi tak ada suara yang terdengar.

Dalam ketegangan itu, orang misterius tersebut melemparkan sebuah kertas berwarna merah muda. Dengan tangan gemetar, kamu mengambilnya. Matamu melotot ketika melihat tulisan di kertas tersebut.

"Lari atau mati."

Otakmu langsung bekerja keras dan melihat ke sekeliling. Tak ada celah untuk lari. Pintu keluar tertutup, hanya ada dua pintu lainnya yang terlihat dengan angak yang terukir di bagian permukaannya. 8 dan 2. Namun, kamu tidak tahu pintu itu mengarah ke mana. Karena saat datang ke sini dulu, kamu hanya di ruangan 1, tepat di mana kakimu berpijak.

Jika kamu memilih pintu 8 maka klik 8
Jika kamu memilih pintu 2 maka klik 2


Diubah oleh Visiliya123 12-01-2022 17:33
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.