- Beranda
- Stories from the Heart
Jelmaan Iblis ( Sekuel Balai Desa Merah ) Horror Story
...
TS
achanyoe
Jelmaan Iblis ( Sekuel Balai Desa Merah ) Horror Story
Quote:
Gak berasa balai desa merah sudah di lihat lebih dari 90 ribu kali, jumlah yang belum fenomenal tapi juga bukan angka yang sedikit. Karena antusias pembaca yang luar biasa, untuk itu ane mau bikin Quis nih, hadiahnya Mug keren seperti gambar dibawah ini :

Gimana gan, keren dan serem kan gan?.
Buat agan – agan yang minat ikut Quisnya dan menebak dengan benar bakalan dapet mug keren itu gan. Nah ni dia pertanyaanya :
1. Dimana setting tempat atau kota/kabupaten di kisah yang terjadi di balai desa merah ?
Qluenya Sebuah kota/kabupaten di jawa tengah.
Nah bagi 10 orang yang menjawab dengan benar akan mendapat 1 buah mug keren itu. Nah tapi sebelum itu ada syaratnya nih buat ikutin quisnya, syaratnya adalah dengan kirim screenshot share threat ane yang berjudul “Jelmaan Iblis”. Share di kolom komentar threat itu ya gan bukti kalau agan udah share threat “Jelmaan Iblis” nya.
Dan ada pemenang special nih bagi yang bisa menjawab setting tempat sampai tingkat kelurahannya. Hadiah spesialnya adalah novel yang berjudul “Balai desa merah” yang akan terbit sebentar lagi. Novel “Balai desa merah” ini akan mengungkap lokasi, foto balai desa, foto sumur balai desa. Dan jembatan dimana kuntilanak penunggu jembatan muncul. Buat temen temen yang penasaran bisa dapet novelnya. Novelnya juga sudah diperbaiki dan dibuat ulang agar bisa dibaca dengan lebih menegangkan. Lumayan buat ngilangin rasa penasaran agan agan. Ayo buruan ikutin quisnya bisa dapet mug keren sekaligus novel “Balai desa merah”. Selamat mencoba menjawab lokasinya yah gan.

Gimana gan, keren dan serem kan gan?.

Buat agan – agan yang minat ikut Quisnya dan menebak dengan benar bakalan dapet mug keren itu gan. Nah ni dia pertanyaanya :
1. Dimana setting tempat atau kota/kabupaten di kisah yang terjadi di balai desa merah ?
Qluenya Sebuah kota/kabupaten di jawa tengah.
Nah bagi 10 orang yang menjawab dengan benar akan mendapat 1 buah mug keren itu. Nah tapi sebelum itu ada syaratnya nih buat ikutin quisnya, syaratnya adalah dengan kirim screenshot share threat ane yang berjudul “Jelmaan Iblis”. Share di kolom komentar threat itu ya gan bukti kalau agan udah share threat “Jelmaan Iblis” nya.

Dan ada pemenang special nih bagi yang bisa menjawab setting tempat sampai tingkat kelurahannya. Hadiah spesialnya adalah novel yang berjudul “Balai desa merah” yang akan terbit sebentar lagi. Novel “Balai desa merah” ini akan mengungkap lokasi, foto balai desa, foto sumur balai desa. Dan jembatan dimana kuntilanak penunggu jembatan muncul. Buat temen temen yang penasaran bisa dapet novelnya. Novelnya juga sudah diperbaiki dan dibuat ulang agar bisa dibaca dengan lebih menegangkan. Lumayan buat ngilangin rasa penasaran agan agan. Ayo buruan ikutin quisnya bisa dapet mug keren sekaligus novel “Balai desa merah”. Selamat mencoba menjawab lokasinya yah gan.

Quote:
Salam gan
Ane hadir lagi nih, untuk meramaikan jagat horror SFTH,
Semoga pada suka sama tritnya.
Trit ini lanjutan dari trit ane sebelumnya yang udah tamat.
Judulnya Balai Desa Merah
Jadi ini bisa dikatan sekuel trit sebelumnya.
Oke silahkan monggo dinikmati.
Ane hadir lagi nih, untuk meramaikan jagat horror SFTH,
Semoga pada suka sama tritnya.
Trit ini lanjutan dari trit ane sebelumnya yang udah tamat.
Judulnya Balai Desa Merah
Jadi ini bisa dikatan sekuel trit sebelumnya.
Oke silahkan monggo dinikmati.
Quote:
Part I – Kebangkitan Kembali
Quote:
Spoiler for Iblis:

Quote:
Hari ini adalah tepat 1 tahun setelah kejadian aku selamat dari jeratan tumbal Jin penguasa balai desa. Setiap orang yang pernah membuat perjanjian dengan iblis balai desa, harus siap mengorbankan generasi berikutnya untuk dijadikan tumbal. Ada aku, mbah ngadiman, indra dan masih banyak lagi yang sudah menjadi tumbal penguasa balai desa. Namun mungkin aku satu satunya yang selamat masih bisa hidup sampai hari ini. Mungkin masih ada yang lain yang selamat, tapi karena ketidak tahuanku jadi aku berkesimpulan untuk saat ini hanya aku yang selamat.
Hari hari setelah kejadian malam itu, aku isi dengan mendekatkan diri kepada sang maha pencipta. Sudah tidak ada lagi gangguan yang datang. Baik dari penguasa balai desa atau pun antek anteknya. Seperti kuntilanak merah, kuntilanak dengan getah bening deras di wajah, genderuwo raksasa, pocong, bahkan indra dkk sudah tidak muncul lagi. Tidak sampai aku pergi ke jakarta untuk pergi kuliah di salah satu universitas swasta.
Awal awal perkuliahan aku masih sering beribadah, sampai akhirnya aku kenal dengan beberapa teman yang pada akhirnya membuat aku jarang melaksanakan sholat. Hiruk pikuk pergaulan kuliah membawaku ke sebuah lembaran baru, dimana nongkrong nongkrong adalah hal paling menyenangkan dalam hidup. Disini juga aku sudah mulai kenal rokok, walaupun belum sampai tahapan minum minuman keras. Dan saat kuliah juga aku dikenalkan oleh dunia pacarana yang lebih berani, jika agan pernah membaca cerita sebelumnya di “Balai Desa Merah”. Tahap pacaranku hanya sebatas ciuman, pegangan, dan anggur anggur( Baca: Grape grape
). Saat kuliah aku sudah mulai bisa membuka kancing baju pacarku. Belum sampai tahapan ML yah gan. Jangan berfikir terlalu jauh dulu. Nanti di part selanjutnya aja kalau mau berfikiran aneh aneh. 
). Saat kuliah aku sudah mulai bisa membuka kancing baju pacarku. Belum sampai tahapan ML yah gan. Jangan berfikir terlalu jauh dulu. Nanti di part selanjutnya aja kalau mau berfikiran aneh aneh. 
Hal itu ternyata membawa dampak, pada dunia mistisku yang sudah lama hilang. Dampak yang tidak pernah aku fikirikan sebelumnya.
Singkat cerita pada suatu malam sehabis pulang kuliah, aku merasa kepalaku berat sekali. Sehingga mengabaikan ajakan pacar untuk main kerumahnya yang sedang sepi. Sakit kepala yang membuatku memutuskan segera pulang ke kamar kos ku.
Sesampainya dikamar kos, aku langsung inisiatif untuk tidur. Karena mungkin dengan tidur sakit kepalanya bisa hilang. Tak lama kemudian aku terlelap.
Saat tidur malam itu, aku bermimpi kejadian yang tidak asing lagi bagiku. Yaitu kejadian 1 tahun lalu di dunia ghaib penguasa balai desa. Saat Jin penguasa balai desa akan menusukku dengan kukunya yang Panjang namun tidak jadi karena mendengar lantunan ayat suci. Dan kemudian jin itu pergi entah kemana. Namun Jin Indra dkk malah berebut masuk ke mulutku sampai sampai mulutku terasa robek. Saat aku merasakan mulutku terasa sangat sakit karena dipaksa masuk oleh jin jin itu, tiba tiba aku terbangun dari tidur.
Dengan nafas terengah engah aku menenangkan diri. Indra sosok hantu anak anak yang memiliki luka bakar meleleh di kakinya. Dan darah di sekujur tubuhnya. Muncul lagi didalam mimpi kali ini dengan sosok tumbal tumbal lain jin penguasa balai desa. Sambil menenangkan diri aku mulai berfikir. Apa maksud dari mimpi itu. Apakah ada kaitannya dengan kejadian 1 tahun lalu?
Part II - Rina
Part III - kekuatan ?
Part IV - Ratih
Part V - Sisi lain Sonia
Part VI - Cinta Nadia
Part VII - Semua tentang Ratih
Part VIII - Pesan dari sonia
Part IX – Teror ratih
Part X - Jalan Buntu
Part XI - hantu balai desa mulai berdatangan
Part XII - Jin Vs Jin
Part XIII - Keputusan Bapak Kost
Part XIV - Pertemuan dengan nadia
Part XV - Menerima Kenyataan
Part XVI - Jelmaan Iblis
Part XVII - Dicintai hantu?
Give away :hore
Part XVIII - Teror dimulai
Part XIX - Ruqyah
Part XX - Putus Asa
Part XXI - Pesan dari jiwa
Part XXII - Orang orang merugi
Part XXIII - Soniaku atau Nadiaku
Part XXIV - Kembalinya Nadia?
Part XXV - Mendekati akhir
Part XXVI _ Ustadz Mudi
Psikopat Story
Balai desa merah podcast
Part XXVII - Perjalanan ke boyolali
Part XVIII - Pertemuan
Part XXIX - Perjanjian
Part XXX- Akhir dari sebuah kisah panjang (TAMAT)
Quote:
Original Posted By shafanya►BDM itu salah satu yg paling serem yg ane baca gan. lha ini katanya malah lebih serem lagi... hii .
Quote:
Original Posted By Ulqiora►Serem banget gan ceritanya...
Trus dr balai desa merah smpe skrg byk misteri kenapa begini kenapa begitu... Jd penasaran...
Trus dr balai desa merah smpe skrg byk misteri kenapa begini kenapa begitu... Jd penasaran...
Quote:
Quote:
Original Posted By fafnewjuly►astaqfirullah..udah jadi tumbal,,jasad masi aja di embat,,biadad..
gak abis pikir sama setan wujud manusia
gak abis pikir sama setan wujud manusia
Quote:
Original Posted By Lhanie87►Gw ngikutin balai desa merah terus nih thread lagi, asli merinding2 gimana gitu.
Horror nya natural banget,seolah olah kita yg rasakan sendiri (njirrr gw merinding).
Dark banget nih thread.
Wajib dicendolin,klogk cendol, ratih nya pindah wkwkwkwkw
Horror nya natural banget,seolah olah kita yg rasakan sendiri (njirrr gw merinding).
Dark banget nih thread.
Wajib dicendolin,klogk cendol, ratih nya pindah wkwkwkwkw
Quote:
Original Posted By Queenlyn16►
mantul gan.. Serem bgt
Btw thank you gan.. Kegilaan gw baca jd kambuh
mantul gan.. Serem bgt
Btw thank you gan.. Kegilaan gw baca jd kambuh
Quote:
Original Posted By WitchD►Gan, mohon ijin untuk post ceritanya di blog ane boleh?
Quote:
Original Posted By aryanti.story►Kepooo akut ane sama ceritanya.. Kudu tamat gan ya.. Kyk Balai Desa Merah..
Semoga Agan selalu diberikan berkah Sehat.. Biar bisa update terus..
Semoga Agan selalu diberikan berkah Sehat.. Biar bisa update terus..
Quote:
Original Posted By WitchD►siappp gan,,, sumber pasti di kasih tau kq,,,
CreepySaga
ini blog nya gan,,, skalian numpang eksis boleh ya... supaya rame aja
CreepySaga
ini blog nya gan,,, skalian numpang eksis boleh ya... supaya rame aja

Quote:
Original Posted By hannynidya►auto seneng baca ini dari BDM ..
kalau update jangan lama² ya gan..
ane dah gk sabar nungguin update nya..
teramat nanggung kalau bersambung mulu 😂
kalau update jangan lama² ya gan..
ane dah gk sabar nungguin update nya..
teramat nanggung kalau bersambung mulu 😂
Quote:
Original Posted By doctor.man►ane udah baca dari mulai bdm sampe thread ini, smalem beres baca bdm ngimpi" yg cukup buruk. Ane rasa ini 100% real.
Kisah mistis di kaskus kebanyakan real banget, kalo pembacanya rada ngelmu pasti 'connect' sm pelaku" bahkan ghaib yg ada di ceritanya.
Mantap gan lanjut terus ya
Kisah mistis di kaskus kebanyakan real banget, kalo pembacanya rada ngelmu pasti 'connect' sm pelaku" bahkan ghaib yg ada di ceritanya.
Mantap gan lanjut terus ya
Diubah oleh achanyoe 02-01-2022 20:29
arieaduh dan 74 lainnya memberi reputasi
73
121K
Kutip
655
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•53.6KAnggota
Tampilkan semua post
TS
achanyoe
#503
Quote:
Part XXX - Akhir dari sebuah kisah panjang
Quote:
Aku kini hidup di alam jin, aku tidak tau kepanikan apa yang di alami ibuku sekarang. Apakah dia menangis mencariku kesana kemari. Apakah dia sudah menghubungi ustadz mudi? dan apakah ustadz mudi bisa membantuku keluar dari alam ini. Entahlah aku mulai putus asa kurasa. Hari berlalu di alam ini. Meskipun tidak ada jam disini, tapi aku merasakan sepertinya waktu berjalan sama dengan di dunia nyata. Siang dan malam berganti seperti biasa.
Aku seperti hidup di zaman kuno, semua orang disini berpakaian seperti yang tergambar di film-film kolosal. Anggota kerajaan memakai baju dari sutra dan tertutup, sedangkan rakyat bertelanjang dada yang laki-laki. Yang perempuan hanya memakai kemben saja.
Saat aku berkeliling, semuanya nampak normal. Mereka bekerja, ada yang bertani dan menjadi pelayan istana. Di sini aku seperti seorang pangeran, tidak bekerja. Memiliki beberapa pelayan yang siap melayani apapun yang aku butuhkan.
Kiranya sudah satu bulan aku hidup di alam ini, tidak ada tanda-tanda bahwa akan ada orang menyelamatkanku. Aku mulai membuka pilihan untuk menerima saja, hidup di alam ini dan melupakan kehidupan alam manusia. Toh, disini menyenangkan tidak ada yang perlu dipikirkan semua kebutuhanku terpenuhi disini.
Aku juga memiliki nadia, yang meskipun ia jin. Dia tampak seperti manusia normal pada umumnya. Tidak ada yang aneh dari penampilan nadia. Justru dia nampak seperti seorang putri, kulitnya mulus tanpa ada bekas luka sedikitpun. Dadanya dan tubuhnya sangat menggoda siapapun yang melihatnya. Nafsunya juga luar biasa, tapi anehnya aku bisa mengimbanginya. Entah makanan apa yang di berikan disini untukku. Aku bahkan bisa sekalian memuaskan dayang-dayang yang aku punya. Nadia tidak mempermasalahkan itu. Kini aku benar-benar sudah menyatu dengan sifat dan kebiasaan makhluk yang ada disini.
Hari berganti tak terasa sudah mendekati bulan kedua aku tinggal di alam ini. Rasanya benar-benar seperti tinggal di surga saja pikirku. Namun saat aku sudah mulai kerasan, suatu hari di malam saat aku akan bercinta dengan nadia. TIba tiba saja terjadi gempa, kamar tempat kami berada terasa bergoyang. Ku pikir di alam seperti ini tidak ada gempa, tapi ternyata ada.
Bukan hanya gempa yang mengagetkanku kala itu, tapi juga penampilan nadia yang berubah menjadi sangat menyeramkan. Kakinya yang dulu hilang juga kini tidak ada lagi. Penampakannya persis saat ia dulu menghampiriku di kamar. Dia mendesis dan kemudian berteriak kesakitan.
Sebenarnya apa yang terjadi ini, di tengah kebingungan nadia tiba tiba meloncat dan berlari keluar dari kamar. Aku berusaha mengejarnya, namun ia terlalu cepat, dan sudah tidak terlihat dari pandanganku.
Aku berusaha mencarinya di setiap ruang di istana, tapi tidak menemukannya. Hampir semua sudut istana sudah aku jelajah. Namun hanya ada satu yang belum aku datangi. Yaitu kamar sang raja.
"Apakah nadia ada disana?" pikirku
Aku berlari ke kamar raja, semua pelayan berhamburan keluar menyelamatkan diri dari gempa yang terjadi. Beberapa bangunan roboh akibat gempa. Tapi aku yang sudah kerasan tinggal di alam jin dan sudah menganggap nadia adalah istriku tidak memikirkann apapun selain mencarinya. Lagi pula dia sedang hamil anakku.
Sesampainya di depan kamar sang raja, aku bersiap membuka pintunya. Ini adalah kali pertama aku masuk ke dalam kamar ini. Tanpa berpikir panjang aku dorong pintunya, dan masuk kedalam. Betapa kagetnya aku saat melihat raja yang sudah berubah dalam wujud iblis penguasa balai desa dengan nadia di sampinnya menghadapi seseorang, yang bukan lain dan tidak bukan adalah ustadz mudi.
"Adi, ternyata kamu selamat, alhamdulillah" Kata ustadz mudi saat melihatku
Aku benar-benar di kejutkan oleh kedatangan, rasanya seperti mimpi saja. Aku pikir kepergianku sudah dilupakan oleh orang-orang yang mengenalku dan sudah di anggap mati atau menghilang dari dunia. Tapi ustadz mudi datang kesini untuk menyelamatkanku.
Apakah aku harus senang? atau justru sedih? aku sudah betah disini, nadia meski dia nampak menyeramkan aku masih menganggapnya istriku, kami sudah menikah. Aku gamang, antara harus kembali atau memilih tinggal.
"Ustadz, mengapa datang kesini? kenapa tidak mengikhlaskan saja kepergianku. Saya sudah betah disini. Saya sudah punya istri, dan sebentar lagi akan memiliki anak" Kataku berkata untuk memilih tetap tinggal disini.
"Astaghfirullah, istighfar adi, istighfar.." Balas ustadz mudi, sebelum dia melanjutkan perkatannya penguasa balai desa dan nadia terbang menyerang ustadz adi.
Ustadz mudi yang lengah berhasil di lukai di bagian wajahnya oleh nadia. Ustadz mudi menahan sakit sambil menghindar dari serangan dua jin paling kuat di kerajaan jin ini. Sambil terus membacakan ayat-ayat suci.
Nadia dan jin penguasa balai desa jatuh dan nampak terbakar. Mereka berteriak kesakitan memohon ampun. Aku yang melihat mereka justru memohon kepada ustadz mudi untuk menghentikan rapalan doa yang ustadz mudi bacakan.
"Ustadz, hentikan saya mohon. Kasian jangan bunuh mereka. Biarkan saya disini, saya tidak apa-apa " Kataku kepada ustadz mudi sambil berlutut memohon mereka di ampuni.
"Adi, kamu kenapa. Jangan mau terperdaya oleh mereka, yang mereka lakukan selama ini hanyalah tipu daya. Lagipula ibumu menunggu dirumah sambil menangis mengharapkan kepulanganmu" Kata ustadz mudi, di sela-sela ia membaca ayat suci
"Tidak ustadz, saya mohon maafkan mereka. Selama ini tidak ada tipu daya. Mereka benar-benar menjagaku disini"
"Coba lihat sekelilingmu, mereka telah menipumu" Kata ustadz mudi
Aku melihat ke sekeliling, dan di atas meja raja yang awalnya adalah makanan-makanan lezat berubah menjadi daging bangkai, dan hewan-hewan menjijikan seperti belatung, kelabang, ular dan ada pula kotoran manusia. Seketika aku mual, apakah selama ini aku di berikan makanan-makanan seperti itu.
Aku muntah, mengeluarkan segala isi dalam perut, jatuh tersungkur bermandikan cairan muntah. Ustadz mudi yang melihatku, lanjut membacakan ayat-ayat suci. Dia sudah tidak terbendungi lagi. Lafalan ayat sucinya, mengalun dengan kencang. Sedangkan nadia dan jin penguasa balai desa terus berteriak dan terbakar.
Sekilas aku melihat nadia menatapku dan berteriak untuk di selamatkan. Tapi aku menghindari pandangannya, dan membiarkan ia terbakar. Dia nampak berteriak dan marah kepadaku. Tak lama kemudian tempat aku berpijak tiba-tiba saja berubah menjadi tanah sekelilingku berubah menjadi perkebunan. Kini aku dan ustadz mudi berada di belakang balai desa.
Penampakan nadia dan jin balai desa sudah tidak ada lagi. Ustadz mudi menghampiriku dan membantuku berdiri, dengan ini aku berhasil di selamatkan olehnya.
Satu bulan berlalu semenjak ustadz mudi berhasil membawaku keluar dari alam itu, kini aku kembali ke rumah ibuku. Ibuku bercerita bahwa aku telah hilang selama satu tahun. Tapi ibu baru sadar kalau aku telah menghilang sebab. Ada jin yang menyerupai aku, dan tinggal bersama ibu selama satu tahun itu. Jin itu bisa menyerupai wujudku tapi tidak dengan sifatku.
Kata ibu jin yang menyerupaiku selalu mengeluh kesakitan jika mendengar azan dan lantunan ayat suci, dan tiba-tiba saja pergi. Lantas setelah merasa dia bukan anaknya, ibu meminta tolong ustadz mudi untuk datang. Namun ustadz mudi baru bisa datang satu bulan kemudia setelah ibu menghubunginya.
Darisanalah di ketahui bahwa dia adalah jin yang menyamar, saat ustadz mudi mengusirnya dari rumah. Kemudian ustadz mudi lanjut menolongku, ia tau pasti aku di balai desa makannya ia kesana.
Dulu ibu pikir aku telah menemui ustadz mudi, sebab selama berbulan-bulan tinggal memang tidak ada kejadian aneh, atau gangguan dirumah. Tapi ternyata tidak ada gangguan sebab memang aku tidak lagi ada di alam manusia.
Sekarang satu tahun berlalu, aku hidup normal dan menikah dengan sonia. Kini nampaknya tumbal di desa sudah tidak ada lagi. Tapi entahlah semoga saja benar demikian. Walaupun masih ada jin-jin yang berkeliaran disana, dan kelurga kami. Tapi mereka hanya sebatas penghuni, yang hanya ingin mengganggu manusia agar takut kepada mereka.
Tamat...
Aku seperti hidup di zaman kuno, semua orang disini berpakaian seperti yang tergambar di film-film kolosal. Anggota kerajaan memakai baju dari sutra dan tertutup, sedangkan rakyat bertelanjang dada yang laki-laki. Yang perempuan hanya memakai kemben saja.
Saat aku berkeliling, semuanya nampak normal. Mereka bekerja, ada yang bertani dan menjadi pelayan istana. Di sini aku seperti seorang pangeran, tidak bekerja. Memiliki beberapa pelayan yang siap melayani apapun yang aku butuhkan.
Kiranya sudah satu bulan aku hidup di alam ini, tidak ada tanda-tanda bahwa akan ada orang menyelamatkanku. Aku mulai membuka pilihan untuk menerima saja, hidup di alam ini dan melupakan kehidupan alam manusia. Toh, disini menyenangkan tidak ada yang perlu dipikirkan semua kebutuhanku terpenuhi disini.
Aku juga memiliki nadia, yang meskipun ia jin. Dia tampak seperti manusia normal pada umumnya. Tidak ada yang aneh dari penampilan nadia. Justru dia nampak seperti seorang putri, kulitnya mulus tanpa ada bekas luka sedikitpun. Dadanya dan tubuhnya sangat menggoda siapapun yang melihatnya. Nafsunya juga luar biasa, tapi anehnya aku bisa mengimbanginya. Entah makanan apa yang di berikan disini untukku. Aku bahkan bisa sekalian memuaskan dayang-dayang yang aku punya. Nadia tidak mempermasalahkan itu. Kini aku benar-benar sudah menyatu dengan sifat dan kebiasaan makhluk yang ada disini.
Hari berganti tak terasa sudah mendekati bulan kedua aku tinggal di alam ini. Rasanya benar-benar seperti tinggal di surga saja pikirku. Namun saat aku sudah mulai kerasan, suatu hari di malam saat aku akan bercinta dengan nadia. TIba tiba saja terjadi gempa, kamar tempat kami berada terasa bergoyang. Ku pikir di alam seperti ini tidak ada gempa, tapi ternyata ada.
Bukan hanya gempa yang mengagetkanku kala itu, tapi juga penampilan nadia yang berubah menjadi sangat menyeramkan. Kakinya yang dulu hilang juga kini tidak ada lagi. Penampakannya persis saat ia dulu menghampiriku di kamar. Dia mendesis dan kemudian berteriak kesakitan.
Sebenarnya apa yang terjadi ini, di tengah kebingungan nadia tiba tiba meloncat dan berlari keluar dari kamar. Aku berusaha mengejarnya, namun ia terlalu cepat, dan sudah tidak terlihat dari pandanganku.
Aku berusaha mencarinya di setiap ruang di istana, tapi tidak menemukannya. Hampir semua sudut istana sudah aku jelajah. Namun hanya ada satu yang belum aku datangi. Yaitu kamar sang raja.
"Apakah nadia ada disana?" pikirku
Aku berlari ke kamar raja, semua pelayan berhamburan keluar menyelamatkan diri dari gempa yang terjadi. Beberapa bangunan roboh akibat gempa. Tapi aku yang sudah kerasan tinggal di alam jin dan sudah menganggap nadia adalah istriku tidak memikirkann apapun selain mencarinya. Lagi pula dia sedang hamil anakku.
Sesampainya di depan kamar sang raja, aku bersiap membuka pintunya. Ini adalah kali pertama aku masuk ke dalam kamar ini. Tanpa berpikir panjang aku dorong pintunya, dan masuk kedalam. Betapa kagetnya aku saat melihat raja yang sudah berubah dalam wujud iblis penguasa balai desa dengan nadia di sampinnya menghadapi seseorang, yang bukan lain dan tidak bukan adalah ustadz mudi.
"Adi, ternyata kamu selamat, alhamdulillah" Kata ustadz mudi saat melihatku
Aku benar-benar di kejutkan oleh kedatangan, rasanya seperti mimpi saja. Aku pikir kepergianku sudah dilupakan oleh orang-orang yang mengenalku dan sudah di anggap mati atau menghilang dari dunia. Tapi ustadz mudi datang kesini untuk menyelamatkanku.
Apakah aku harus senang? atau justru sedih? aku sudah betah disini, nadia meski dia nampak menyeramkan aku masih menganggapnya istriku, kami sudah menikah. Aku gamang, antara harus kembali atau memilih tinggal.
"Ustadz, mengapa datang kesini? kenapa tidak mengikhlaskan saja kepergianku. Saya sudah betah disini. Saya sudah punya istri, dan sebentar lagi akan memiliki anak" Kataku berkata untuk memilih tetap tinggal disini.
"Astaghfirullah, istighfar adi, istighfar.." Balas ustadz mudi, sebelum dia melanjutkan perkatannya penguasa balai desa dan nadia terbang menyerang ustadz adi.
Ustadz mudi yang lengah berhasil di lukai di bagian wajahnya oleh nadia. Ustadz mudi menahan sakit sambil menghindar dari serangan dua jin paling kuat di kerajaan jin ini. Sambil terus membacakan ayat-ayat suci.
Nadia dan jin penguasa balai desa jatuh dan nampak terbakar. Mereka berteriak kesakitan memohon ampun. Aku yang melihat mereka justru memohon kepada ustadz mudi untuk menghentikan rapalan doa yang ustadz mudi bacakan.
"Ustadz, hentikan saya mohon. Kasian jangan bunuh mereka. Biarkan saya disini, saya tidak apa-apa " Kataku kepada ustadz mudi sambil berlutut memohon mereka di ampuni.
"Adi, kamu kenapa. Jangan mau terperdaya oleh mereka, yang mereka lakukan selama ini hanyalah tipu daya. Lagipula ibumu menunggu dirumah sambil menangis mengharapkan kepulanganmu" Kata ustadz mudi, di sela-sela ia membaca ayat suci
"Tidak ustadz, saya mohon maafkan mereka. Selama ini tidak ada tipu daya. Mereka benar-benar menjagaku disini"
"Coba lihat sekelilingmu, mereka telah menipumu" Kata ustadz mudi
Aku melihat ke sekeliling, dan di atas meja raja yang awalnya adalah makanan-makanan lezat berubah menjadi daging bangkai, dan hewan-hewan menjijikan seperti belatung, kelabang, ular dan ada pula kotoran manusia. Seketika aku mual, apakah selama ini aku di berikan makanan-makanan seperti itu.
Aku muntah, mengeluarkan segala isi dalam perut, jatuh tersungkur bermandikan cairan muntah. Ustadz mudi yang melihatku, lanjut membacakan ayat-ayat suci. Dia sudah tidak terbendungi lagi. Lafalan ayat sucinya, mengalun dengan kencang. Sedangkan nadia dan jin penguasa balai desa terus berteriak dan terbakar.
Sekilas aku melihat nadia menatapku dan berteriak untuk di selamatkan. Tapi aku menghindari pandangannya, dan membiarkan ia terbakar. Dia nampak berteriak dan marah kepadaku. Tak lama kemudian tempat aku berpijak tiba-tiba saja berubah menjadi tanah sekelilingku berubah menjadi perkebunan. Kini aku dan ustadz mudi berada di belakang balai desa.
Penampakan nadia dan jin balai desa sudah tidak ada lagi. Ustadz mudi menghampiriku dan membantuku berdiri, dengan ini aku berhasil di selamatkan olehnya.
Satu bulan berlalu semenjak ustadz mudi berhasil membawaku keluar dari alam itu, kini aku kembali ke rumah ibuku. Ibuku bercerita bahwa aku telah hilang selama satu tahun. Tapi ibu baru sadar kalau aku telah menghilang sebab. Ada jin yang menyerupai aku, dan tinggal bersama ibu selama satu tahun itu. Jin itu bisa menyerupai wujudku tapi tidak dengan sifatku.
Kata ibu jin yang menyerupaiku selalu mengeluh kesakitan jika mendengar azan dan lantunan ayat suci, dan tiba-tiba saja pergi. Lantas setelah merasa dia bukan anaknya, ibu meminta tolong ustadz mudi untuk datang. Namun ustadz mudi baru bisa datang satu bulan kemudia setelah ibu menghubunginya.
Darisanalah di ketahui bahwa dia adalah jin yang menyamar, saat ustadz mudi mengusirnya dari rumah. Kemudian ustadz mudi lanjut menolongku, ia tau pasti aku di balai desa makannya ia kesana.
Dulu ibu pikir aku telah menemui ustadz mudi, sebab selama berbulan-bulan tinggal memang tidak ada kejadian aneh, atau gangguan dirumah. Tapi ternyata tidak ada gangguan sebab memang aku tidak lagi ada di alam manusia.
Sekarang satu tahun berlalu, aku hidup normal dan menikah dengan sonia. Kini nampaknya tumbal di desa sudah tidak ada lagi. Tapi entahlah semoga saja benar demikian. Walaupun masih ada jin-jin yang berkeliaran disana, dan kelurga kami. Tapi mereka hanya sebatas penghuni, yang hanya ingin mengganggu manusia agar takut kepada mereka.
Tamat...
nomorelies dan 15 lainnya memberi reputasi
16
Kutip
Balas
Tutup