- Beranda
- Stories from the Heart
Jelmaan Iblis ( Sekuel Balai Desa Merah ) Horror Story
...
TS
achanyoe
Jelmaan Iblis ( Sekuel Balai Desa Merah ) Horror Story
Quote:
Gak berasa balai desa merah sudah di lihat lebih dari 90 ribu kali, jumlah yang belum fenomenal tapi juga bukan angka yang sedikit. Karena antusias pembaca yang luar biasa, untuk itu ane mau bikin Quis nih, hadiahnya Mug keren seperti gambar dibawah ini :

Gimana gan, keren dan serem kan gan?.
Buat agan – agan yang minat ikut Quisnya dan menebak dengan benar bakalan dapet mug keren itu gan. Nah ni dia pertanyaanya :
1. Dimana setting tempat atau kota/kabupaten di kisah yang terjadi di balai desa merah ?
Qluenya Sebuah kota/kabupaten di jawa tengah.
Nah bagi 10 orang yang menjawab dengan benar akan mendapat 1 buah mug keren itu. Nah tapi sebelum itu ada syaratnya nih buat ikutin quisnya, syaratnya adalah dengan kirim screenshot share threat ane yang berjudul “Jelmaan Iblis”. Share di kolom komentar threat itu ya gan bukti kalau agan udah share threat “Jelmaan Iblis” nya.
Dan ada pemenang special nih bagi yang bisa menjawab setting tempat sampai tingkat kelurahannya. Hadiah spesialnya adalah novel yang berjudul “Balai desa merah” yang akan terbit sebentar lagi. Novel “Balai desa merah” ini akan mengungkap lokasi, foto balai desa, foto sumur balai desa. Dan jembatan dimana kuntilanak penunggu jembatan muncul. Buat temen temen yang penasaran bisa dapet novelnya. Novelnya juga sudah diperbaiki dan dibuat ulang agar bisa dibaca dengan lebih menegangkan. Lumayan buat ngilangin rasa penasaran agan agan. Ayo buruan ikutin quisnya bisa dapet mug keren sekaligus novel “Balai desa merah”. Selamat mencoba menjawab lokasinya yah gan.

Gimana gan, keren dan serem kan gan?.

Buat agan – agan yang minat ikut Quisnya dan menebak dengan benar bakalan dapet mug keren itu gan. Nah ni dia pertanyaanya :
1. Dimana setting tempat atau kota/kabupaten di kisah yang terjadi di balai desa merah ?
Qluenya Sebuah kota/kabupaten di jawa tengah.
Nah bagi 10 orang yang menjawab dengan benar akan mendapat 1 buah mug keren itu. Nah tapi sebelum itu ada syaratnya nih buat ikutin quisnya, syaratnya adalah dengan kirim screenshot share threat ane yang berjudul “Jelmaan Iblis”. Share di kolom komentar threat itu ya gan bukti kalau agan udah share threat “Jelmaan Iblis” nya.

Dan ada pemenang special nih bagi yang bisa menjawab setting tempat sampai tingkat kelurahannya. Hadiah spesialnya adalah novel yang berjudul “Balai desa merah” yang akan terbit sebentar lagi. Novel “Balai desa merah” ini akan mengungkap lokasi, foto balai desa, foto sumur balai desa. Dan jembatan dimana kuntilanak penunggu jembatan muncul. Buat temen temen yang penasaran bisa dapet novelnya. Novelnya juga sudah diperbaiki dan dibuat ulang agar bisa dibaca dengan lebih menegangkan. Lumayan buat ngilangin rasa penasaran agan agan. Ayo buruan ikutin quisnya bisa dapet mug keren sekaligus novel “Balai desa merah”. Selamat mencoba menjawab lokasinya yah gan.

Quote:
Salam gan
Ane hadir lagi nih, untuk meramaikan jagat horror SFTH,
Semoga pada suka sama tritnya.
Trit ini lanjutan dari trit ane sebelumnya yang udah tamat.
Judulnya Balai Desa Merah
Jadi ini bisa dikatan sekuel trit sebelumnya.
Oke silahkan monggo dinikmati.
Ane hadir lagi nih, untuk meramaikan jagat horror SFTH,
Semoga pada suka sama tritnya.
Trit ini lanjutan dari trit ane sebelumnya yang udah tamat.
Judulnya Balai Desa Merah
Jadi ini bisa dikatan sekuel trit sebelumnya.
Oke silahkan monggo dinikmati.
Quote:
Part I – Kebangkitan Kembali
Quote:
Spoiler for Iblis:

Quote:
Hari ini adalah tepat 1 tahun setelah kejadian aku selamat dari jeratan tumbal Jin penguasa balai desa. Setiap orang yang pernah membuat perjanjian dengan iblis balai desa, harus siap mengorbankan generasi berikutnya untuk dijadikan tumbal. Ada aku, mbah ngadiman, indra dan masih banyak lagi yang sudah menjadi tumbal penguasa balai desa. Namun mungkin aku satu satunya yang selamat masih bisa hidup sampai hari ini. Mungkin masih ada yang lain yang selamat, tapi karena ketidak tahuanku jadi aku berkesimpulan untuk saat ini hanya aku yang selamat.
Hari hari setelah kejadian malam itu, aku isi dengan mendekatkan diri kepada sang maha pencipta. Sudah tidak ada lagi gangguan yang datang. Baik dari penguasa balai desa atau pun antek anteknya. Seperti kuntilanak merah, kuntilanak dengan getah bening deras di wajah, genderuwo raksasa, pocong, bahkan indra dkk sudah tidak muncul lagi. Tidak sampai aku pergi ke jakarta untuk pergi kuliah di salah satu universitas swasta.
Awal awal perkuliahan aku masih sering beribadah, sampai akhirnya aku kenal dengan beberapa teman yang pada akhirnya membuat aku jarang melaksanakan sholat. Hiruk pikuk pergaulan kuliah membawaku ke sebuah lembaran baru, dimana nongkrong nongkrong adalah hal paling menyenangkan dalam hidup. Disini juga aku sudah mulai kenal rokok, walaupun belum sampai tahapan minum minuman keras. Dan saat kuliah juga aku dikenalkan oleh dunia pacarana yang lebih berani, jika agan pernah membaca cerita sebelumnya di “Balai Desa Merah”. Tahap pacaranku hanya sebatas ciuman, pegangan, dan anggur anggur( Baca: Grape grape
). Saat kuliah aku sudah mulai bisa membuka kancing baju pacarku. Belum sampai tahapan ML yah gan. Jangan berfikir terlalu jauh dulu. Nanti di part selanjutnya aja kalau mau berfikiran aneh aneh. 
). Saat kuliah aku sudah mulai bisa membuka kancing baju pacarku. Belum sampai tahapan ML yah gan. Jangan berfikir terlalu jauh dulu. Nanti di part selanjutnya aja kalau mau berfikiran aneh aneh. 
Hal itu ternyata membawa dampak, pada dunia mistisku yang sudah lama hilang. Dampak yang tidak pernah aku fikirikan sebelumnya.
Singkat cerita pada suatu malam sehabis pulang kuliah, aku merasa kepalaku berat sekali. Sehingga mengabaikan ajakan pacar untuk main kerumahnya yang sedang sepi. Sakit kepala yang membuatku memutuskan segera pulang ke kamar kos ku.
Sesampainya dikamar kos, aku langsung inisiatif untuk tidur. Karena mungkin dengan tidur sakit kepalanya bisa hilang. Tak lama kemudian aku terlelap.
Saat tidur malam itu, aku bermimpi kejadian yang tidak asing lagi bagiku. Yaitu kejadian 1 tahun lalu di dunia ghaib penguasa balai desa. Saat Jin penguasa balai desa akan menusukku dengan kukunya yang Panjang namun tidak jadi karena mendengar lantunan ayat suci. Dan kemudian jin itu pergi entah kemana. Namun Jin Indra dkk malah berebut masuk ke mulutku sampai sampai mulutku terasa robek. Saat aku merasakan mulutku terasa sangat sakit karena dipaksa masuk oleh jin jin itu, tiba tiba aku terbangun dari tidur.
Dengan nafas terengah engah aku menenangkan diri. Indra sosok hantu anak anak yang memiliki luka bakar meleleh di kakinya. Dan darah di sekujur tubuhnya. Muncul lagi didalam mimpi kali ini dengan sosok tumbal tumbal lain jin penguasa balai desa. Sambil menenangkan diri aku mulai berfikir. Apa maksud dari mimpi itu. Apakah ada kaitannya dengan kejadian 1 tahun lalu?
Part II - Rina
Part III - kekuatan ?
Part IV - Ratih
Part V - Sisi lain Sonia
Part VI - Cinta Nadia
Part VII - Semua tentang Ratih
Part VIII - Pesan dari sonia
Part IX – Teror ratih
Part X - Jalan Buntu
Part XI - hantu balai desa mulai berdatangan
Part XII - Jin Vs Jin
Part XIII - Keputusan Bapak Kost
Part XIV - Pertemuan dengan nadia
Part XV - Menerima Kenyataan
Part XVI - Jelmaan Iblis
Part XVII - Dicintai hantu?
Give away :hore
Part XVIII - Teror dimulai
Part XIX - Ruqyah
Part XX - Putus Asa
Part XXI - Pesan dari jiwa
Part XXII - Orang orang merugi
Part XXIII - Soniaku atau Nadiaku
Part XXIV - Kembalinya Nadia?
Part XXV - Mendekati akhir
Part XXVI _ Ustadz Mudi
Psikopat Story
Balai desa merah podcast
Part XXVII - Perjalanan ke boyolali
Part XVIII - Pertemuan
Part XXIX - Perjanjian
Part XXX- Akhir dari sebuah kisah panjang (TAMAT)
Quote:
Original Posted By shafanya►BDM itu salah satu yg paling serem yg ane baca gan. lha ini katanya malah lebih serem lagi... hii .
Quote:
Original Posted By Ulqiora►Serem banget gan ceritanya...
Trus dr balai desa merah smpe skrg byk misteri kenapa begini kenapa begitu... Jd penasaran...
Trus dr balai desa merah smpe skrg byk misteri kenapa begini kenapa begitu... Jd penasaran...
Quote:
Quote:
Original Posted By fafnewjuly►astaqfirullah..udah jadi tumbal,,jasad masi aja di embat,,biadad..
gak abis pikir sama setan wujud manusia
gak abis pikir sama setan wujud manusia
Quote:
Original Posted By Lhanie87►Gw ngikutin balai desa merah terus nih thread lagi, asli merinding2 gimana gitu.
Horror nya natural banget,seolah olah kita yg rasakan sendiri (njirrr gw merinding).
Dark banget nih thread.
Wajib dicendolin,klogk cendol, ratih nya pindah wkwkwkwkw
Horror nya natural banget,seolah olah kita yg rasakan sendiri (njirrr gw merinding).
Dark banget nih thread.
Wajib dicendolin,klogk cendol, ratih nya pindah wkwkwkwkw
Quote:
Original Posted By Queenlyn16►
mantul gan.. Serem bgt
Btw thank you gan.. Kegilaan gw baca jd kambuh
mantul gan.. Serem bgt
Btw thank you gan.. Kegilaan gw baca jd kambuh
Quote:
Original Posted By WitchD►Gan, mohon ijin untuk post ceritanya di blog ane boleh?
Quote:
Original Posted By aryanti.story►Kepooo akut ane sama ceritanya.. Kudu tamat gan ya.. Kyk Balai Desa Merah..
Semoga Agan selalu diberikan berkah Sehat.. Biar bisa update terus..
Semoga Agan selalu diberikan berkah Sehat.. Biar bisa update terus..
Quote:
Original Posted By WitchD►siappp gan,,, sumber pasti di kasih tau kq,,,
CreepySaga
ini blog nya gan,,, skalian numpang eksis boleh ya... supaya rame aja
CreepySaga
ini blog nya gan,,, skalian numpang eksis boleh ya... supaya rame aja

Quote:
Original Posted By hannynidya►auto seneng baca ini dari BDM ..
kalau update jangan lama² ya gan..
ane dah gk sabar nungguin update nya..
teramat nanggung kalau bersambung mulu 😂
kalau update jangan lama² ya gan..
ane dah gk sabar nungguin update nya..
teramat nanggung kalau bersambung mulu 😂
Quote:
Original Posted By doctor.man►ane udah baca dari mulai bdm sampe thread ini, smalem beres baca bdm ngimpi" yg cukup buruk. Ane rasa ini 100% real.
Kisah mistis di kaskus kebanyakan real banget, kalo pembacanya rada ngelmu pasti 'connect' sm pelaku" bahkan ghaib yg ada di ceritanya.
Mantap gan lanjut terus ya
Kisah mistis di kaskus kebanyakan real banget, kalo pembacanya rada ngelmu pasti 'connect' sm pelaku" bahkan ghaib yg ada di ceritanya.
Mantap gan lanjut terus ya
Diubah oleh achanyoe 02-01-2022 20:29
arieaduh dan 74 lainnya memberi reputasi
73
120.6K
Kutip
655
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
achanyoe
#493
Dikarenakan ane sudah memulai thread ini, ane jadi ada beban moral untuk mengakhirinya. Karena pasti ada yang memang ingin melihat akhir cerita ini. Kalaupun tidak ada yang menunggu akhir ceritanya, setidaknya izinkan ane mengakhiri cerita yang pernah ane mulai di forum kaskus ini. Dan maaf kalau part ini sedikit fulgar, karena memang begitu adanya. 
Setelah mendapatkan alamat pesantren ustadz mudi, aku bersiap menemui beliau untuk meminta bantuan mengusir semua gangguan supranatural ini. Hari itu juga aku membeli tiket bus ke boyolali.
Sorenya aku sudah berada di pool bus tersebut, nampaknya bus malam ini memang tidak penuh. Karena saat aku di pool terlihat hanya ada beberapa orang yang menunggu bus diberangkatkan.
Karena takut ketinggalan bus, aku datang 2 jam lebih cepat dari keberangkatan. Menunggu selama itu rasanya bosan juga. Tapi saat aku sedang menunggu sendirian, dari kejauhan aku melihat sesuatu yang begitu mengagetkanku. Yaitu aku melihat sonia dengan membawa tas penuh datang ketempat dimana aku menunggu bus di berangkatkan. Sontak saja aku langsung berdiri dan menghampirinya.
"Nia, kok bisa kesini? terus tas ini mau kemana?" Tanyaku keheranan
"Aku tadi kerumah kamu buat minta bantuan usir setan yang ganggu aku, terus ketemu ibu kamu. Katanya kamu pergi ke boyolali mau ketemu ustadz mudi buat bantu kamu. Aku jadi mohon sama ibu kamu buat ikut ke boyolali. Karena aku juga capek terus di ganggu setan-setan itu" Sonia menjawabku
Aku kaget saat sonia mengatakan ingin ikut denganku ke boyolali, sekaligus bingung. Karenakan kami berdua bukan mahram, bukan pasangan sah. Apakah pesantren akan menerima tamu orang yang belum menikah tapi sudah jalan berdua seperti kami?
Tapi aku juga kasian dengan sonia, dan seharusnya jika ustadz mudi bisa membantuku, dia juga bisa membantu sonia kan? Baiklah aku pikir sonia tidak mengapa jika harus ikut.
Aku langsung memesan satu tiket lagi untuk sonia, karena saat itu bus benar-benar sepi jadi masih tersedia sisa kursi yang bisa dipesan. Tidak lama setelah aku memesan tiket, bus sudah bersiap untuk berangkat.
Aku dan sonia duduk bersebelahan. Di pikir-pikir sudah lama juga tidak bertemu dengannya. Rasanya sedikit lega karena ada teman ngobrol diperjalanan. Urusan nanti di terima atau tidak oleh pesantren dipikirkan nanti saja.
Akhirnya bus mulai berangkat ke tujuan kami, Sebelum bus berangkat tadi, aku sempat sms ibu untuk berterimakasih karena sudah mengizinkan sonia ikut denganku. Setelah itu aku lanjut memandangi sonia. Entah kenapa malam itu diperjalanan sonia jadi begitu sangat manja. Dia juga seakan ingin melepas rindu kepadaku, dia bersandar dipundak dan menggenggam tanganku erat. Dia seakan-akan merasa tenang saat aku berada di sisinya.
Aku balik mengelus-elus rambutnya, sesekali juga aku cium kepalanya.
"Nia, maaf ya. Gara-gara aku kamu jadi ikutan kena di ganggu setan-setan balai desa itu" Kataku sambil mengelus rambutnya.
"Ia di gak papa, sudah selayaknya pacar berbagi kesusahankan?" Balas nadia sambil tersenyum ke arahku
Bus akhirnya sudah masuk ke jalan tol. Meski tadi sempat berputar-putar ke berbagai pool, penumpangnya tetap tidak sampai setengah jumlah kursi yang ada. Saat sudah beberapa lama masuk ke jalan tol lampu bus dimatikan. Sonia yang tadinya menyandarkan kepalanya ke pundak, kali ini ia malah memandang mataku di tengah kegelapan bus. Sambil tersenyum ia mengarahkan telapak tanganya ke padaku, dan kami saling menggenggam satu sama lain.
Sambil melihat situasi, aku memberanikan mencium bibir sonia ditengah perjalanan. Entah apa yang membuatku begitu bernafsu kala itu. Aku berciuman dengan sonia saling menjilati lidah satu sama lain. Entah berapa kali kami saling berbagi lendir.
Sonia juga entah mengapa begitu agresif malam itu, di bis sambil melihat keadaan sekitar bagaimana mungkin ia memainkan tangannya di area alat vitalku yang masih tertutup rapat oleh celana jeans.
Aku bereaksi atas sentuhan sonia, meski khawatir ada yang melihat. Tapi nafsu sudah mengendalikanku. Aku kembali mencium bibir sonia, dan dalam posisi itu beberapa kali. Sonia entah mengapa jadi begitu binal. Masih dengan menengok penumpang lain, sonia memberanikan diri membuka kancing bajunya, dan akhirnya dua gunung yang terbalut bra terpampang tepat di depan wajahku.
Nafsu membawaku untuk memainkan kedua gunung itu, terlihat wajah sonia begitu menikmati permainan tanganku disana. Akhirnya aku beranikan diri menghisapnya, aku berharap lampu tidak dinyalakan begitu saja oleh supir. Kalau sampai dinyalakan baju sonia yang tersingkap bisa-bisa jadi pemandangan umum.
Tapi anehnya meski sonia, beberapa kali tidak sengaja melenguh kencang penumpang tidak mendengarkan, nampaknya penumpang terdekatku sudah terlelap diperjalanan.
Kali ini sonia membuka reseleting celanaku dan membawa joni miliku keluar dari sarangnya. Dengan pandangan wajahnya ke arahku, ia memainkannya naik turun dengan tangannya. Benar-benar nikmat sekali, meskipun dalam hati aku berpikir kita ini mau ke pesantren loh. Kenapa sempat2nya kita melakukan hal ini. Tapi nafsu kami lebih kuat, toh aku menikmati permainan tangan sonia. Rasanya sudah lama sekali tidak di buat enak seperti itu. Di tambah kami melakukan hal ini di tempat umum, adrenalin kami menambah kenikmatan yang aku rasakan.
Gilanya, sonia melakukan sesuatu yang lebih berani. Setelah menggunakan tangannya, dia lanjut dengan mulutnya. Benar-benar gila batinku, hey ini di bus loh. Tapi tanganku malah reflek memainkan dua gunungnya. Aku sudah kepalang tanggung setidaknya biarkan semua ini selesai dengan cepat, dan benar saja akhirnya aku sudah sampai puncaknya. Membiarkan cairan itu ditelan sepenuhnya oleh sonia.
Sonia tersenyum kepadaku yang terkulai lemas, sebelum semuanya berakhir aku sempatkan mendaratkan ciuman terakhirku. Hingga akhirnya aku terkulai lemas dan tertidur. Rasanya malam itu benar-benar indah sekali. Aku tertidur bersama pemandangan jalan yang aku lalui.
Aku lupa sudah berapa lama aku tertidur, mungkin 2 sampai 3 jam kurasa. Akhirnya aku terbangun, saat aku terbangun sonia sudah tidak ada di sampingku. Aku pikir dia mungkin sedang ke toilet karena bis kami adalah bus malam yang menyediakan toilet. Sambil menunggu sonia aku membuka ponselku. Ternyata ibu membalas pesanku juga beberapa kali menelpon tapi tak terangakat, dan pesannya kali ini membuatku sangat-sangat ketakutan.
"Sonia, sonia siapa? Tadi gak ada siapa2 ke rumah?" Itulah balasan sms ibu, yang membuat bulu kuduku merinding saat itu juga.
Lantas siapa sonia yang barusan memberikan aku kenikmatan, aku melihat ke arah belakang, dan di kagetkan lagi karena di belakangku kini sudah tidak ada satupun penumpang. Aku liat ke arah depan juga tidak ada penumpang. Harusnya penumpang belum turunkan? karena kala itu ke boyolali harusnya baru sampai paling cepat menjelang subuh. Karena tol belum seperti sekarang.
Yang tersisa dari bis ini hanya supir, aku memberanikan diri menghampiri supir itu perlahan. Sialnya saat aku sudah dekat. Supir itu tiba-tiba menampakan wajahnya yang hancur, dengan mata yang keluar dari kepalanya. Seketika aku berteriak, sebenarnya aku sedang berada dimana sekarang?
Bersambung 3 part lagi tamat.

Quote:
Part XXVII - Perjalanan Menuju Boyolali
Setelah mendapatkan alamat pesantren ustadz mudi, aku bersiap menemui beliau untuk meminta bantuan mengusir semua gangguan supranatural ini. Hari itu juga aku membeli tiket bus ke boyolali.
Sorenya aku sudah berada di pool bus tersebut, nampaknya bus malam ini memang tidak penuh. Karena saat aku di pool terlihat hanya ada beberapa orang yang menunggu bus diberangkatkan.
Karena takut ketinggalan bus, aku datang 2 jam lebih cepat dari keberangkatan. Menunggu selama itu rasanya bosan juga. Tapi saat aku sedang menunggu sendirian, dari kejauhan aku melihat sesuatu yang begitu mengagetkanku. Yaitu aku melihat sonia dengan membawa tas penuh datang ketempat dimana aku menunggu bus di berangkatkan. Sontak saja aku langsung berdiri dan menghampirinya.
"Nia, kok bisa kesini? terus tas ini mau kemana?" Tanyaku keheranan
"Aku tadi kerumah kamu buat minta bantuan usir setan yang ganggu aku, terus ketemu ibu kamu. Katanya kamu pergi ke boyolali mau ketemu ustadz mudi buat bantu kamu. Aku jadi mohon sama ibu kamu buat ikut ke boyolali. Karena aku juga capek terus di ganggu setan-setan itu" Sonia menjawabku
Aku kaget saat sonia mengatakan ingin ikut denganku ke boyolali, sekaligus bingung. Karenakan kami berdua bukan mahram, bukan pasangan sah. Apakah pesantren akan menerima tamu orang yang belum menikah tapi sudah jalan berdua seperti kami?
Tapi aku juga kasian dengan sonia, dan seharusnya jika ustadz mudi bisa membantuku, dia juga bisa membantu sonia kan? Baiklah aku pikir sonia tidak mengapa jika harus ikut.
Aku langsung memesan satu tiket lagi untuk sonia, karena saat itu bus benar-benar sepi jadi masih tersedia sisa kursi yang bisa dipesan. Tidak lama setelah aku memesan tiket, bus sudah bersiap untuk berangkat.
Aku dan sonia duduk bersebelahan. Di pikir-pikir sudah lama juga tidak bertemu dengannya. Rasanya sedikit lega karena ada teman ngobrol diperjalanan. Urusan nanti di terima atau tidak oleh pesantren dipikirkan nanti saja.
Akhirnya bus mulai berangkat ke tujuan kami, Sebelum bus berangkat tadi, aku sempat sms ibu untuk berterimakasih karena sudah mengizinkan sonia ikut denganku. Setelah itu aku lanjut memandangi sonia. Entah kenapa malam itu diperjalanan sonia jadi begitu sangat manja. Dia juga seakan ingin melepas rindu kepadaku, dia bersandar dipundak dan menggenggam tanganku erat. Dia seakan-akan merasa tenang saat aku berada di sisinya.
Aku balik mengelus-elus rambutnya, sesekali juga aku cium kepalanya.
"Nia, maaf ya. Gara-gara aku kamu jadi ikutan kena di ganggu setan-setan balai desa itu" Kataku sambil mengelus rambutnya.
"Ia di gak papa, sudah selayaknya pacar berbagi kesusahankan?" Balas nadia sambil tersenyum ke arahku
Bus akhirnya sudah masuk ke jalan tol. Meski tadi sempat berputar-putar ke berbagai pool, penumpangnya tetap tidak sampai setengah jumlah kursi yang ada. Saat sudah beberapa lama masuk ke jalan tol lampu bus dimatikan. Sonia yang tadinya menyandarkan kepalanya ke pundak, kali ini ia malah memandang mataku di tengah kegelapan bus. Sambil tersenyum ia mengarahkan telapak tanganya ke padaku, dan kami saling menggenggam satu sama lain.
Sambil melihat situasi, aku memberanikan mencium bibir sonia ditengah perjalanan. Entah apa yang membuatku begitu bernafsu kala itu. Aku berciuman dengan sonia saling menjilati lidah satu sama lain. Entah berapa kali kami saling berbagi lendir.
Sonia juga entah mengapa begitu agresif malam itu, di bis sambil melihat keadaan sekitar bagaimana mungkin ia memainkan tangannya di area alat vitalku yang masih tertutup rapat oleh celana jeans.
Aku bereaksi atas sentuhan sonia, meski khawatir ada yang melihat. Tapi nafsu sudah mengendalikanku. Aku kembali mencium bibir sonia, dan dalam posisi itu beberapa kali. Sonia entah mengapa jadi begitu binal. Masih dengan menengok penumpang lain, sonia memberanikan diri membuka kancing bajunya, dan akhirnya dua gunung yang terbalut bra terpampang tepat di depan wajahku.
Nafsu membawaku untuk memainkan kedua gunung itu, terlihat wajah sonia begitu menikmati permainan tanganku disana. Akhirnya aku beranikan diri menghisapnya, aku berharap lampu tidak dinyalakan begitu saja oleh supir. Kalau sampai dinyalakan baju sonia yang tersingkap bisa-bisa jadi pemandangan umum.
Tapi anehnya meski sonia, beberapa kali tidak sengaja melenguh kencang penumpang tidak mendengarkan, nampaknya penumpang terdekatku sudah terlelap diperjalanan.
Kali ini sonia membuka reseleting celanaku dan membawa joni miliku keluar dari sarangnya. Dengan pandangan wajahnya ke arahku, ia memainkannya naik turun dengan tangannya. Benar-benar nikmat sekali, meskipun dalam hati aku berpikir kita ini mau ke pesantren loh. Kenapa sempat2nya kita melakukan hal ini. Tapi nafsu kami lebih kuat, toh aku menikmati permainan tangan sonia. Rasanya sudah lama sekali tidak di buat enak seperti itu. Di tambah kami melakukan hal ini di tempat umum, adrenalin kami menambah kenikmatan yang aku rasakan.
Gilanya, sonia melakukan sesuatu yang lebih berani. Setelah menggunakan tangannya, dia lanjut dengan mulutnya. Benar-benar gila batinku, hey ini di bus loh. Tapi tanganku malah reflek memainkan dua gunungnya. Aku sudah kepalang tanggung setidaknya biarkan semua ini selesai dengan cepat, dan benar saja akhirnya aku sudah sampai puncaknya. Membiarkan cairan itu ditelan sepenuhnya oleh sonia.
Sonia tersenyum kepadaku yang terkulai lemas, sebelum semuanya berakhir aku sempatkan mendaratkan ciuman terakhirku. Hingga akhirnya aku terkulai lemas dan tertidur. Rasanya malam itu benar-benar indah sekali. Aku tertidur bersama pemandangan jalan yang aku lalui.
Aku lupa sudah berapa lama aku tertidur, mungkin 2 sampai 3 jam kurasa. Akhirnya aku terbangun, saat aku terbangun sonia sudah tidak ada di sampingku. Aku pikir dia mungkin sedang ke toilet karena bis kami adalah bus malam yang menyediakan toilet. Sambil menunggu sonia aku membuka ponselku. Ternyata ibu membalas pesanku juga beberapa kali menelpon tapi tak terangakat, dan pesannya kali ini membuatku sangat-sangat ketakutan.
"Sonia, sonia siapa? Tadi gak ada siapa2 ke rumah?" Itulah balasan sms ibu, yang membuat bulu kuduku merinding saat itu juga.
Lantas siapa sonia yang barusan memberikan aku kenikmatan, aku melihat ke arah belakang, dan di kagetkan lagi karena di belakangku kini sudah tidak ada satupun penumpang. Aku liat ke arah depan juga tidak ada penumpang. Harusnya penumpang belum turunkan? karena kala itu ke boyolali harusnya baru sampai paling cepat menjelang subuh. Karena tol belum seperti sekarang.
Yang tersisa dari bis ini hanya supir, aku memberanikan diri menghampiri supir itu perlahan. Sialnya saat aku sudah dekat. Supir itu tiba-tiba menampakan wajahnya yang hancur, dengan mata yang keluar dari kepalanya. Seketika aku berteriak, sebenarnya aku sedang berada dimana sekarang?
Bersambung 3 part lagi tamat.
Diubah oleh achanyoe 24-10-2021 19:04
nomorelies dan 9 lainnya memberi reputasi
10
Kutip
Balas
Tutup