- Beranda
- Stories from the Heart
AMOR & DOLOR (TRUE STORY)
...
TS
yanagi92055
AMOR & DOLOR (TRUE STORY)
Selamat Datang di Trit Kami
私のスレッドへようこそ
TERIMA KASIH BANYAK ATAS ATENSI DAN APRESIASI YANG TELAH GANSIS READERBERIKAN DI TIGA TRIT GUE DAN EMI SEBELUMNYA. SEMOGA DI TRIT INI, KAMI DAPAT MENUNJUKKAN PERFORMA TERBAIK (LAGI) DALAM PENULISAN DAN PACKAGING CERITA AGAR SEMUA READER YANG BERKUNJUNG DI SINI SELALU HAPPY DAN TERHIBUR!
Quote:
Spoiler for MUARA SEBUAH PENCARIAN (TAMAT):
Spoiler for AKHIR PENANTIANKU (ONGOING):
Spoiler for PERATURAN:
Spoiler for FAQ, INDEX, MULUSTRASI, TEASER:
HAPPY READING! 

Quote:
Diubah oleh yanagi92055 15-11-2024 12:56
uang500ratus dan 92 lainnya memberi reputasi
83
186.2K
3.2K
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•52.3KAnggota
Tampilkan semua post
TS
yanagi92055
#167
Perjalanan Pulang_Part 2
Perjalanan ke rumah Emi pun seperti terasa sangat singkat karena bayangan memori seru di masa lalu ini. Pada akhirnya gue sangat terlambat untuk datang kerumah Emi. Salah diawal juga gue. Emi itu adalah orang yang nggak suka dijanjiin. Tapi ya gimana, awalnya kan emang cuma meeting biasa. Ternyata ada agenda nggak terduga ngenalin divisi dan tim baru. Itu yang makan waktu yang lebih lama. Apalagi Ana juga melambatkan proses beres-beres gue dengan beragam pertanyaan yang sebenarnya bisa dia cari jawabannya sendiri.
“Aku mau mandi dulu. Biar seger, baru ketemu sama Papa kamu.” Gue jalan ke salah satu lemari baju yang ada di kamar Emi dimana kini sudah mulai menyimpan beberapa baju gue. Nggak lupa gue bawa HP gue ke kamar mandi. Gue harus memeriksa terlebih dahulu isi HP gue sebelum Emi jadi penuh tanya dan marah sama gue.
“Kenapa segala bawa handphone sih? Emang kerjaannya belom beres sampe harus mobile terus? Bawa handphone ke kamar mandi itu nanti resiko jatoh sih.”
“Nggak apa-apa… Sekalian aku rada mules ini.”
Sejujurnya, gue juga memang sedikit sakit perut. Tapi sembari memenuhi hasrat untuk buang air besar, sekalian gue menjawab chat Arasti, Hana, dan Edna. Gue nggak merespon chat dari Arasti terlebih dahulu mumpung dia taunya gue memang lagi meeting. Biarkan seperti itu dulu.
Hana mengirimkan beberapa sampel suara dia menyanyikan lagu anisong. Dia juga mengirimkan video dia yang sedang menyanyikan salah satu lagunya. Percaya banget dia sama gue sampai dia mau mengirimkan suara dan video begitu. Kalau gue jahat, anak ini gampang banget gue manfaatin untuk kirim ini itu.
((HANA CHAT))
((EDNA CHAT))
Mampus! Gue asyik chat sama Hana dan belum bales chat Edna sama sekali. Mau tau Edna? Dia ini cewek seumuran Hana yang masih duduk di bangku SMA. Dia tinggal di pulau yang sama dengan mantan gue, Dee. Tapi ya dia agak ke Utara sedikit di sekitar Bengkulu. Gue tau darimana? Ya dari perkenalan singkat kami yang entah kenapa berujung sore tadi dia bilang kalau dia memilih gue untuk jadi teman curhatnya.

Mulustrasi Edna, 89,96% mirip Sumber
Dia hanya butuh teman curhat. Semoga.
((EDNA CHAT))
Dokdokdok.
“Ji, masih lama? Om mau ambil wudhu buat ke Masjid.”
Gue lupa kalau gue masih di dalem kamar mandi Emi. Bukan kamar mandi gue sendiri. “Iya, Om. Sebentar lagi saya selesai.”
“Aku mau mandi dulu. Biar seger, baru ketemu sama Papa kamu.” Gue jalan ke salah satu lemari baju yang ada di kamar Emi dimana kini sudah mulai menyimpan beberapa baju gue. Nggak lupa gue bawa HP gue ke kamar mandi. Gue harus memeriksa terlebih dahulu isi HP gue sebelum Emi jadi penuh tanya dan marah sama gue.
“Kenapa segala bawa handphone sih? Emang kerjaannya belom beres sampe harus mobile terus? Bawa handphone ke kamar mandi itu nanti resiko jatoh sih.”
“Nggak apa-apa… Sekalian aku rada mules ini.”
Sejujurnya, gue juga memang sedikit sakit perut. Tapi sembari memenuhi hasrat untuk buang air besar, sekalian gue menjawab chat Arasti, Hana, dan Edna. Gue nggak merespon chat dari Arasti terlebih dahulu mumpung dia taunya gue memang lagi meeting. Biarkan seperti itu dulu.
Hana mengirimkan beberapa sampel suara dia menyanyikan lagu anisong. Dia juga mengirimkan video dia yang sedang menyanyikan salah satu lagunya. Percaya banget dia sama gue sampai dia mau mengirimkan suara dan video begitu. Kalau gue jahat, anak ini gampang banget gue manfaatin untuk kirim ini itu.
((HANA CHAT))
Quote:
((EDNA CHAT))
Quote:
Mampus! Gue asyik chat sama Hana dan belum bales chat Edna sama sekali. Mau tau Edna? Dia ini cewek seumuran Hana yang masih duduk di bangku SMA. Dia tinggal di pulau yang sama dengan mantan gue, Dee. Tapi ya dia agak ke Utara sedikit di sekitar Bengkulu. Gue tau darimana? Ya dari perkenalan singkat kami yang entah kenapa berujung sore tadi dia bilang kalau dia memilih gue untuk jadi teman curhatnya.

Mulustrasi Edna, 89,96% mirip Sumber
Dia hanya butuh teman curhat. Semoga.
((EDNA CHAT))
Quote:
Dokdokdok.
“Ji, masih lama? Om mau ambil wudhu buat ke Masjid.”
Gue lupa kalau gue masih di dalem kamar mandi Emi. Bukan kamar mandi gue sendiri. “Iya, Om. Sebentar lagi saya selesai.”
itkgid dan 13 lainnya memberi reputasi
14
dan bintang 5 
