Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
79
Lapor Hansip
03-12-2018 14:54

Post-mortem Love (21++)

Post-mortem Love (21++)


π•»π–”π–˜π–™-π•Έπ–”π–—π–™π–Šπ–’ π•·π–”π–›π–Š

𝘸𝘩𝘒𝘡 𝘸𝘦𝘯𝘡 𝘸𝘳𝘰𝘯𝘨 𝘒𝘯π˜₯ 𝘸𝘩𝘒𝘡 𝘀𝘰𝘢𝘭π˜₯ 𝘣𝘦 π˜₯𝘰𝘯𝘦 𝘣𝘦𝘡𝘡𝘦𝘳

Sinopsis


π‚π‘πšπ©π­πžπ«









Diubah oleh themagikarpi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nomorelies dan 12 lainnya memberi reputasi
11
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Post-mortem Love (21++)
05-07-2020 00:14

9

9

Setelah PORSENI resmi diakhiri dengan panggung rental mulai dilepaskan satu-persatu dan diangkat ke atas truk Hino. Gue berdiri dalam kerumunan teman satu kelas sementara mata gue kebiasaan mencari-cari Leila. Kata Gian, Leila langsung cabut balik ke rumah sementara murid-murid lain menyusul pergi meninggalkan Sekolah yang udah mulai gelap dan bertebaran nyamuk kebon. Berapa kali dengan tepukan tangan yang tepat sasaran, sudah memakan korban? Ada mungkin sepuluh nyawa melayang di telapak tangan gue, dan ya gue sedetil itu, dan nggak sabar ingin segera pulang juga.

Tapi setiap kali gue beranjak mundur perlahan-lahan dari lingkaran manusia. Adit menusuk ujung stick drumnya ke arah pipi gue sambil merocos, β€œHabis ini kita mau ngumpul di Rumahnya Nabil”.

β€œAda acara apaan?” tanya gue gelisah.

β€œ Terus aja bengong kayak gini terus, kalau nggak bentar lagi kerasukan jin.” Jawab Adit terkekeh. β€œDitraktir pizza Ama McDonald, soalnya dia emang ulang tahun”

Gue gak mau ikut ke acara gak jelas begitu karena gue kesel juga sama Nabil. Dia dan gue selalu berkompetisi secara sadar gak sadar di berbagai Hal. Bahkan sampai tua pun, beberapa kali nyadar bahwa hobbynya gue dan dia sering sama, berusaha friendly. Tapi gue tahu banget si bajingan ini selalu ngikutin gaya gue. Sudah berapa kali gue harus puasa makan enak cuman untuk membeli barang yang setingkat lebih tinggi daripada barang Nabil?

Tapi ketika gue mau mentah-mentah menolak ajakan sesat, seketika yang keluar dari mulut berbeda. β€œOke gue ikut kalau ternyata ditraktir. β€œ

Mata Adit bahkan membelalak kaget mendengar ucapan gue. Gue sampai nggak tahu ternyata cowok baik yang gak lain kerjaannya baca koran dan ngerokok itu, bisa mengontrol gue dari jauh.

β€œ Harus ikut β€œ perintahnya tegas, mengganggu belakang telinga gue. Mata gue langsung bertemu sebentar dengan Nabil, Nabil bahkan langsung berjalan menghampiri Adit dan gue dengan tangan yang mengulurkan ke arah leher gue sebelum dia narik merangkul gue.

β€œ kalian ikut kan? Kalau takut pulang kemalaman, nginep aja sekalian! Besok libur ini. β€œ katanya riang sambil kepalanya ganti menatap Adit dan Gue secara bergantian.

Tapi yang Nabil gak sadari, karena tangannya merangkul leher gue. Seketika itu gue meresap masuk ke dalam badan gue.
Sekilas, gue melihat Nabil yang sudah dewasa, pakai baju hitam dengan celana chino selutut dengan warna yang sama. Sementara dia berdiri dekat dengan pemakaman gue, tapi Cuma mengamati gue yang udah membeku dengan air mata yang meleleh. Nabil menangis sambil ingusnya keluar sementara Adit nahanin badan Nabil yang gemetar.

Nabil melepaskan leher gue sehingga gue terlepas dari isi kepalanya. Gue sekarang langsung serta-merta merasa bersalah. Jantung gue yang berdetak tapi dentumannya mengirimkan sinyal perasaan ngilu ke sekujur tubuh.

Adit melihat gue yang diam dan sedikit pucat, langsung menunjuk ke arah gue sambil ngomong. β€œ Tuh si Joshu detik-detik menuju kerasukan jin. Pucet banget. Yuk buruan pergi ke rumah lo, Bil! β€œ

Nabil sekarang mengecek muka bersalah gue dengan tatapan mata serius dan memperhatikan gue ke seluruh tubuh. β€œ Aduh udah mana gue lupa lagi ayatnya buat ngusir jin”.

Adit menimpali, β€œ Eh tanya dulu jin nya agamanya apaan? Ntar dibacain ayat Alquran kagak mempan, maunya diusir pake Alkitab” lalu dia terkekeh.

β€œ Wow, mulut Lo emang suka gak disaring dulu. β€œ Akhirnya gue membuka mulut sambil kepala gue ganti menoleh ke Nabil. β€œ Iya bil, nanti minta ijinin emak gue buat bisa nginep ya”

Sekilat ekspresi Nabil seneng banget, tapi karena mukanya emang harus gue akui, cowok ganteng yang dingin, sehingga dia balik lagi dengan muka lempeng. Tapi senyuman itu mencapai matanya, sehingga semakin bertubi-tubi perasaan bersalah gue.

*



profile-picture
profile-picture
profile-picture
chanry dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
my-sister
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Stories from the Heart
pengagum-jodoh-orang
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia