- Beranda
- Stories from the Heart
Jelmaan Iblis ( Sekuel Balai Desa Merah ) Horror Story
...
TS
achanyoe
Jelmaan Iblis ( Sekuel Balai Desa Merah ) Horror Story
Quote:
Gak berasa balai desa merah sudah di lihat lebih dari 90 ribu kali, jumlah yang belum fenomenal tapi juga bukan angka yang sedikit. Karena antusias pembaca yang luar biasa, untuk itu ane mau bikin Quis nih, hadiahnya Mug keren seperti gambar dibawah ini :

Gimana gan, keren dan serem kan gan?.
Buat agan – agan yang minat ikut Quisnya dan menebak dengan benar bakalan dapet mug keren itu gan. Nah ni dia pertanyaanya :
1. Dimana setting tempat atau kota/kabupaten di kisah yang terjadi di balai desa merah ?
Qluenya Sebuah kota/kabupaten di jawa tengah.
Nah bagi 10 orang yang menjawab dengan benar akan mendapat 1 buah mug keren itu. Nah tapi sebelum itu ada syaratnya nih buat ikutin quisnya, syaratnya adalah dengan kirim screenshot share threat ane yang berjudul “Jelmaan Iblis”. Share di kolom komentar threat itu ya gan bukti kalau agan udah share threat “Jelmaan Iblis” nya.
Dan ada pemenang special nih bagi yang bisa menjawab setting tempat sampai tingkat kelurahannya. Hadiah spesialnya adalah novel yang berjudul “Balai desa merah” yang akan terbit sebentar lagi. Novel “Balai desa merah” ini akan mengungkap lokasi, foto balai desa, foto sumur balai desa. Dan jembatan dimana kuntilanak penunggu jembatan muncul. Buat temen temen yang penasaran bisa dapet novelnya. Novelnya juga sudah diperbaiki dan dibuat ulang agar bisa dibaca dengan lebih menegangkan. Lumayan buat ngilangin rasa penasaran agan agan. Ayo buruan ikutin quisnya bisa dapet mug keren sekaligus novel “Balai desa merah”. Selamat mencoba menjawab lokasinya yah gan.

Gimana gan, keren dan serem kan gan?.

Buat agan – agan yang minat ikut Quisnya dan menebak dengan benar bakalan dapet mug keren itu gan. Nah ni dia pertanyaanya :
1. Dimana setting tempat atau kota/kabupaten di kisah yang terjadi di balai desa merah ?
Qluenya Sebuah kota/kabupaten di jawa tengah.
Nah bagi 10 orang yang menjawab dengan benar akan mendapat 1 buah mug keren itu. Nah tapi sebelum itu ada syaratnya nih buat ikutin quisnya, syaratnya adalah dengan kirim screenshot share threat ane yang berjudul “Jelmaan Iblis”. Share di kolom komentar threat itu ya gan bukti kalau agan udah share threat “Jelmaan Iblis” nya.

Dan ada pemenang special nih bagi yang bisa menjawab setting tempat sampai tingkat kelurahannya. Hadiah spesialnya adalah novel yang berjudul “Balai desa merah” yang akan terbit sebentar lagi. Novel “Balai desa merah” ini akan mengungkap lokasi, foto balai desa, foto sumur balai desa. Dan jembatan dimana kuntilanak penunggu jembatan muncul. Buat temen temen yang penasaran bisa dapet novelnya. Novelnya juga sudah diperbaiki dan dibuat ulang agar bisa dibaca dengan lebih menegangkan. Lumayan buat ngilangin rasa penasaran agan agan. Ayo buruan ikutin quisnya bisa dapet mug keren sekaligus novel “Balai desa merah”. Selamat mencoba menjawab lokasinya yah gan.

Quote:
Salam gan
Ane hadir lagi nih, untuk meramaikan jagat horror SFTH,
Semoga pada suka sama tritnya.
Trit ini lanjutan dari trit ane sebelumnya yang udah tamat.
Judulnya Balai Desa Merah
Jadi ini bisa dikatan sekuel trit sebelumnya.
Oke silahkan monggo dinikmati.
Ane hadir lagi nih, untuk meramaikan jagat horror SFTH,
Semoga pada suka sama tritnya.
Trit ini lanjutan dari trit ane sebelumnya yang udah tamat.
Judulnya Balai Desa Merah
Jadi ini bisa dikatan sekuel trit sebelumnya.
Oke silahkan monggo dinikmati.
Quote:
Part I – Kebangkitan Kembali
Quote:
Spoiler for Iblis:

Quote:
Hari ini adalah tepat 1 tahun setelah kejadian aku selamat dari jeratan tumbal Jin penguasa balai desa. Setiap orang yang pernah membuat perjanjian dengan iblis balai desa, harus siap mengorbankan generasi berikutnya untuk dijadikan tumbal. Ada aku, mbah ngadiman, indra dan masih banyak lagi yang sudah menjadi tumbal penguasa balai desa. Namun mungkin aku satu satunya yang selamat masih bisa hidup sampai hari ini. Mungkin masih ada yang lain yang selamat, tapi karena ketidak tahuanku jadi aku berkesimpulan untuk saat ini hanya aku yang selamat.
Hari hari setelah kejadian malam itu, aku isi dengan mendekatkan diri kepada sang maha pencipta. Sudah tidak ada lagi gangguan yang datang. Baik dari penguasa balai desa atau pun antek anteknya. Seperti kuntilanak merah, kuntilanak dengan getah bening deras di wajah, genderuwo raksasa, pocong, bahkan indra dkk sudah tidak muncul lagi. Tidak sampai aku pergi ke jakarta untuk pergi kuliah di salah satu universitas swasta.
Awal awal perkuliahan aku masih sering beribadah, sampai akhirnya aku kenal dengan beberapa teman yang pada akhirnya membuat aku jarang melaksanakan sholat. Hiruk pikuk pergaulan kuliah membawaku ke sebuah lembaran baru, dimana nongkrong nongkrong adalah hal paling menyenangkan dalam hidup. Disini juga aku sudah mulai kenal rokok, walaupun belum sampai tahapan minum minuman keras. Dan saat kuliah juga aku dikenalkan oleh dunia pacarana yang lebih berani, jika agan pernah membaca cerita sebelumnya di “Balai Desa Merah”. Tahap pacaranku hanya sebatas ciuman, pegangan, dan anggur anggur( Baca: Grape grape
). Saat kuliah aku sudah mulai bisa membuka kancing baju pacarku. Belum sampai tahapan ML yah gan. Jangan berfikir terlalu jauh dulu. Nanti di part selanjutnya aja kalau mau berfikiran aneh aneh. 
). Saat kuliah aku sudah mulai bisa membuka kancing baju pacarku. Belum sampai tahapan ML yah gan. Jangan berfikir terlalu jauh dulu. Nanti di part selanjutnya aja kalau mau berfikiran aneh aneh. 
Hal itu ternyata membawa dampak, pada dunia mistisku yang sudah lama hilang. Dampak yang tidak pernah aku fikirikan sebelumnya.
Singkat cerita pada suatu malam sehabis pulang kuliah, aku merasa kepalaku berat sekali. Sehingga mengabaikan ajakan pacar untuk main kerumahnya yang sedang sepi. Sakit kepala yang membuatku memutuskan segera pulang ke kamar kos ku.
Sesampainya dikamar kos, aku langsung inisiatif untuk tidur. Karena mungkin dengan tidur sakit kepalanya bisa hilang. Tak lama kemudian aku terlelap.
Saat tidur malam itu, aku bermimpi kejadian yang tidak asing lagi bagiku. Yaitu kejadian 1 tahun lalu di dunia ghaib penguasa balai desa. Saat Jin penguasa balai desa akan menusukku dengan kukunya yang Panjang namun tidak jadi karena mendengar lantunan ayat suci. Dan kemudian jin itu pergi entah kemana. Namun Jin Indra dkk malah berebut masuk ke mulutku sampai sampai mulutku terasa robek. Saat aku merasakan mulutku terasa sangat sakit karena dipaksa masuk oleh jin jin itu, tiba tiba aku terbangun dari tidur.
Dengan nafas terengah engah aku menenangkan diri. Indra sosok hantu anak anak yang memiliki luka bakar meleleh di kakinya. Dan darah di sekujur tubuhnya. Muncul lagi didalam mimpi kali ini dengan sosok tumbal tumbal lain jin penguasa balai desa. Sambil menenangkan diri aku mulai berfikir. Apa maksud dari mimpi itu. Apakah ada kaitannya dengan kejadian 1 tahun lalu?
Part II - Rina
Part III - kekuatan ?
Part IV - Ratih
Part V - Sisi lain Sonia
Part VI - Cinta Nadia
Part VII - Semua tentang Ratih
Part VIII - Pesan dari sonia
Part IX – Teror ratih
Part X - Jalan Buntu
Part XI - hantu balai desa mulai berdatangan
Part XII - Jin Vs Jin
Part XIII - Keputusan Bapak Kost
Part XIV - Pertemuan dengan nadia
Part XV - Menerima Kenyataan
Part XVI - Jelmaan Iblis
Part XVII - Dicintai hantu?
Give away :hore
Part XVIII - Teror dimulai
Part XIX - Ruqyah
Part XX - Putus Asa
Part XXI - Pesan dari jiwa
Part XXII - Orang orang merugi
Part XXIII - Soniaku atau Nadiaku
Part XXIV - Kembalinya Nadia?
Part XXV - Mendekati akhir
Part XXVI _ Ustadz Mudi
Psikopat Story
Balai desa merah podcast
Part XXVII - Perjalanan ke boyolali
Part XVIII - Pertemuan
Part XXIX - Perjanjian
Part XXX- Akhir dari sebuah kisah panjang (TAMAT)
Quote:
Original Posted By shafanya►BDM itu salah satu yg paling serem yg ane baca gan. lha ini katanya malah lebih serem lagi... hii .
Quote:
Original Posted By Ulqiora►Serem banget gan ceritanya...
Trus dr balai desa merah smpe skrg byk misteri kenapa begini kenapa begitu... Jd penasaran...
Trus dr balai desa merah smpe skrg byk misteri kenapa begini kenapa begitu... Jd penasaran...
Quote:
Quote:
Original Posted By fafnewjuly►astaqfirullah..udah jadi tumbal,,jasad masi aja di embat,,biadad..
gak abis pikir sama setan wujud manusia
gak abis pikir sama setan wujud manusia
Quote:
Original Posted By Lhanie87►Gw ngikutin balai desa merah terus nih thread lagi, asli merinding2 gimana gitu.
Horror nya natural banget,seolah olah kita yg rasakan sendiri (njirrr gw merinding).
Dark banget nih thread.
Wajib dicendolin,klogk cendol, ratih nya pindah wkwkwkwkw
Horror nya natural banget,seolah olah kita yg rasakan sendiri (njirrr gw merinding).
Dark banget nih thread.
Wajib dicendolin,klogk cendol, ratih nya pindah wkwkwkwkw
Quote:
Original Posted By Queenlyn16►
mantul gan.. Serem bgt
Btw thank you gan.. Kegilaan gw baca jd kambuh
mantul gan.. Serem bgt
Btw thank you gan.. Kegilaan gw baca jd kambuh
Quote:
Original Posted By WitchD►Gan, mohon ijin untuk post ceritanya di blog ane boleh?
Quote:
Original Posted By aryanti.story►Kepooo akut ane sama ceritanya.. Kudu tamat gan ya.. Kyk Balai Desa Merah..
Semoga Agan selalu diberikan berkah Sehat.. Biar bisa update terus..
Semoga Agan selalu diberikan berkah Sehat.. Biar bisa update terus..
Quote:
Original Posted By WitchD►siappp gan,,, sumber pasti di kasih tau kq,,,
CreepySaga
ini blog nya gan,,, skalian numpang eksis boleh ya... supaya rame aja
CreepySaga
ini blog nya gan,,, skalian numpang eksis boleh ya... supaya rame aja

Quote:
Original Posted By hannynidya►auto seneng baca ini dari BDM ..
kalau update jangan lama² ya gan..
ane dah gk sabar nungguin update nya..
teramat nanggung kalau bersambung mulu 😂
kalau update jangan lama² ya gan..
ane dah gk sabar nungguin update nya..
teramat nanggung kalau bersambung mulu 😂
Quote:
Original Posted By doctor.man►ane udah baca dari mulai bdm sampe thread ini, smalem beres baca bdm ngimpi" yg cukup buruk. Ane rasa ini 100% real.
Kisah mistis di kaskus kebanyakan real banget, kalo pembacanya rada ngelmu pasti 'connect' sm pelaku" bahkan ghaib yg ada di ceritanya.
Mantap gan lanjut terus ya
Kisah mistis di kaskus kebanyakan real banget, kalo pembacanya rada ngelmu pasti 'connect' sm pelaku" bahkan ghaib yg ada di ceritanya.
Mantap gan lanjut terus ya
Diubah oleh achanyoe 02-01-2022 20:29
arieaduh dan 74 lainnya memberi reputasi
73
120.9K
Kutip
655
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•53.4KAnggota
Tampilkan semua post
TS
achanyoe
#472
Quote:
Part XXV - Mendekati Akhir
Quote:
Di cerita ini, kebanyakan kejadian besar terjadi setelah datangnya mimpi. Seolah memberikan pertanda kepada kami akan bahaya yang segera datang.
Waktu berlalu tanpa kejadian menyeramkan yang berarti. Setan setan itu sudah tidak menyakiti kami lagi. Mereka hanya mengawasi kami dari kegelapan. Entah jika benar arwah arwah tumbal itu melindungi kami, kami sangat bersyukur sekali bahwa kami kini sudah tidak perlu khawatir akan serangan mereka lagi.
Aku dan Sonia sudah kembali ke kampus. Hubungan kami juga semakin erat. Meski bayang bayang nadia masih ada. Dan beberapa kali juga masih bermimpi tentangnya. Tetapi keyakinan bahwa Sonia adalah sosok manusia asli yang mencintaiku sedangkan nadia hanyalah iblis yang menyamar membuatku mengabaikan saja bayang bayang nadia dan mimpi tentangnya.
Sonia masih khawatir tentang mimpinya yang sudah aku ceritakan di part sebelumnya. Dia merasa mimpi itu benar benar menjadi pertanda buruk baginya. Namun waktu berlalu tanpa ada kejadian berbahaya yang menimpa Sonia. Aku meyakinkannya untuk tidak perlu khawatir lagi dengan mimpi itu. Tapi firasatnya sebagai anak indigo begitu kuat, hal itu membuatnya terkadang menjadi sedikit paranoid.
Menurut Sonia, jin balai desa masih mengawasi kami tanpa bisa mendekati kami. Mereka hanya memandangi kami dengan aura yang semakin hari semakin gelap. Aura hitam pekat yang siap menerkam kami kapan saja. Sebagai anak indigo memang wajar jika dia bisa merasakan aura jahat itu. Tapi bagiku yang hanya manusia biasa hanya bisa meyakini saja apa yang di ucapkannya. Lagi pula aku tidak berharap bisa jadi seperti Sonia. Tidak jadi indigo saja sudah membuatku ketakutan dengan rentetan kejadian ghaib menyeramkan ini apalagi jadi indigo.
Hari ini Sonia izin tidak masuk kampus tanpa memberi tahu aku sebelumnya. Biasanya jika dia tidak masuk kampus karena sakit atau apapun itu dia selalu mengabariku. Tapi hari ini ia tidak menghubungiku sama sekali. Aku yang penasaran menelfonnya, khawatir terjadi sesuatu dengannya. Telfon berdering tanpa di angkat oleh pemiliknya, membuatku semakin khawaitr saja.
Sepulang kuliah aku bergegas kerumah Sonia. Dengan penuh perasaan khawatir dan pikiran akankah arti dari mimpi Sonia terwujud.
Sesampainya aku dirumahnya, aku disambut oleh kedua orang tuanya yang bercerita kalau Sonia dari tadi sore mengurung diri dikamarnya. Padahal tadi sore dia sudah bersiap berangkat kuliah, tapi tiba tiba saja ia menangis dan mengurung diri di kamarnya. Cerita ibunya kepadaku. Mereka juga memintaku untuk berbicara kepada Sonia tentang apa gerangan yang ia alami. Bersama kedua orang tuanya aku mengetuk pintu kamarnya. Awalnya tidak ada jawaban, setelah dia mendengar suaraku baru dia mengizinkanku masuk. Orang tuanya menunggu diluar kamar, hanya aku yang di izinkan masuk oleh Sonia.
Aku melihat kondisi Sonia yang sedikit berantakan dengan mata sembab sehabis menangis. Aku melihatnya seperti orang yang sangat ketakutan. Dia juga memegang tanganku dengan erat sekali.
Aku bertanya tentang apa yang sebenarnya terjadi, tapi dia malah menangis. Aku memeluknya dan berkata semuanya akan baik baik saja selama aku ada di sisinya. Setelah itu baru dia menceritakan semuanya padaku.
“Di, tadi sore pas aku siap siap mau ke kampus. Aku mandi setelahnya aku dandankan di depan kaca itu. ( Dia nunjukin Meja riasnya ). Saat aku lagi nyisir rambut, aku liat sosok penampakan dibelakang aku di. Auranya bener bener gelap banget. Gak pernah aku liat makhluk lain yang gelapnya ngelebihin dia. Wajahnya serem, dengan luka bakar di sekujur tubuhnya. Dan dia juga bertanduk. ( Dari cerita Sonia aku menduga kalau itu iblis balai desa ). Dia tiba tiba ada dibelakang aku melotot di. Aku teriak di tapi tiba tiba aja tangannya udah nutup mulut aku. Aku gak bisa teriak aku Cuma bisa nangis geleng gelengin kepala. Kaki aku mendadak lemes, aku Cuma bisa nangis liat dia dari kaca melotot kearahku. Setelah itu sosok itu hilang begitu aja. Aku pikir dia udah pergi, tapi ternyata tiba tiba aja rambut aku ditarik sampai aku kelempar nabrak Kasur. Saat aku lagi tersungkur kesakitan. Kamar aku tiba tiba gelap dan seluruh ruangannya jadi di penuhin jin yang juga punya aura jahat. Mereka serem serem semua. Dengan berbagai bentuk yang aneh aneh. Mereka seolah kasih tau ke aku kalau aku gak akan bisa kemana mana. Aku ketakutan banget di, saat mau nutup mata rambut aku dicambak sampai aku gak kuat nahan sakitnya. Disaat itu aku jadi gak bisa nutup mata aku, aku ngelihat mereka semuanya melototin aku. Sebagian juga ketawa di. Aku juga lihat mereka bawa kurungan besar yang di isi arwah arwah yang selama ini ngelindungin kita. Disaat yang sama makhluk hitam bertanduk itu ngedeket ke aku. Siap buat nusukin kukunya yang tajem. Aku pikir aku bakalan mati setelahnya. Beruntung banget adikku masuk kekamar dan dia teriak langsung lari ke nyokap setelah dia juga liat penampakan yang aku liat. ( BTW setelah kesurupan tempo lalu adiknya Sonia juga jadi bisa liat makhluk gaib ). Dan setelah itu tiba tiba mereka semua menghilang. Karena aku masih ketakutan jadi aku belum berani certain ini selain ke kamu.” Cerita sonia sambil menangis
Setelah mendengar cerita Sonia, aku memeluknya dengan sangat erat. Aku juga merasa bersalah karena Sonia harus terlibat seperti ini. Tapi aku juga tidak bisa berbuat apa apa. Aku sudah pernah memaksanya untuk tidak berhubungan denganku lagi. Tapi dia sudah memutuskan untuk bersamaku selamanya. Dan aku tau sesuatu hal seperti ini pasti akan terjadi padanya.
Aku sedih karena pada akhirnya aku hanya bisa menenangkannya. Bukan menyelesaikan masalahnya. Dan parahnya lagi orang tuanya yang semakin khawatir tentang kedua anaknya yang kini berubah jadi sering melihat kejadian ghaib. Aku khawatir mereka menyalahkanku atas semua kejadian ini. Adiknya sudah bercerita dengan ibu ayahnya kalau kakaknya di kelilingi penampakan menyeramkan. Orang tuanya bertanya sosok apa sebenarnya yang mengganggu Sonia. Aku hanya bisa mengatakan kalau Sonia akan baik baik saja, dan memintanya untuk jangan terlalu khawatir.
Setelah Sonia sedikit tenang, aku izin pulang kerumah. Sebelum pulang aku berjanji kepada Sonia akan segera menyelesaikan masalah ini. Sebuah janji yang belum aku temukan caranya untuk menepatinya. Aku juga meminta agar Sonia tidur dulu dengan ibunya. Agar ia tidak sendirian.
Aku sudah sampai dirumah, sialnya pintu rumah terkunci artinya ibu sedang tidak ada dirumah. Aku membuka pintu dengan kunci serep yang selalu aku bawa. Saat memasuki rumah bulu kuduku tiba tiba saja merinding. Hawa rumah terasa sangat dingin sekali. Ditambah sedang tidak ada siapa siapa dirumah menambah suasana menjadi lengang saja.
Aku kemudian bergegas menuju kamar dan mengunci pintu, anehnya saat melihat keranjang aku melihat sosok yang sangat aku kenali. Nadia dengan kaki yang lengkap, dengan gaun merah duduk diatas ranjangku. Dia tersenyum seakan menyambutku pulang. Aku yang kaget melihatnya reflek mundur kearah tembok. Tapi nadia hanya tersenyum kearahku sambil terus memandangku.
Kini nadia berdiri dan berjalan kearahku, aku yang ketakutan hanya bisa membaca bacaan surat surat pendek yang aku bisa. Dia terus mendekatiku hingga jarak kami hanya tinggal sejengkal saja. Aku melihat wajahnya dengan sangat dekat. Wajah cantik nadia terlihat sangat jelas. Aku sampai harus meyakinkan diri kalau meskipun cantik dia sebenarnya adalah setan yang menyamar. Dan benar saja wajah cantiknya berubah menyeramkan dengan mata hitam dan wajah hancur. Ia mendadak berteriak di depan wajahku. Wajahnya benar benar berubah menjadi seram dengan luka bakar dimana mana.
Melihat wujud asli nadia, aku gemetaran ketakutan dibuatnya. Suara teriakannya begitu keras sampai menggema di kamarku. Tubuhku mendadak lemas jatuh tersungkur kelantai dan pingsan.
Waktu berlalu tanpa kejadian menyeramkan yang berarti. Setan setan itu sudah tidak menyakiti kami lagi. Mereka hanya mengawasi kami dari kegelapan. Entah jika benar arwah arwah tumbal itu melindungi kami, kami sangat bersyukur sekali bahwa kami kini sudah tidak perlu khawatir akan serangan mereka lagi.
Aku dan Sonia sudah kembali ke kampus. Hubungan kami juga semakin erat. Meski bayang bayang nadia masih ada. Dan beberapa kali juga masih bermimpi tentangnya. Tetapi keyakinan bahwa Sonia adalah sosok manusia asli yang mencintaiku sedangkan nadia hanyalah iblis yang menyamar membuatku mengabaikan saja bayang bayang nadia dan mimpi tentangnya.
Sonia masih khawatir tentang mimpinya yang sudah aku ceritakan di part sebelumnya. Dia merasa mimpi itu benar benar menjadi pertanda buruk baginya. Namun waktu berlalu tanpa ada kejadian berbahaya yang menimpa Sonia. Aku meyakinkannya untuk tidak perlu khawatir lagi dengan mimpi itu. Tapi firasatnya sebagai anak indigo begitu kuat, hal itu membuatnya terkadang menjadi sedikit paranoid.
Menurut Sonia, jin balai desa masih mengawasi kami tanpa bisa mendekati kami. Mereka hanya memandangi kami dengan aura yang semakin hari semakin gelap. Aura hitam pekat yang siap menerkam kami kapan saja. Sebagai anak indigo memang wajar jika dia bisa merasakan aura jahat itu. Tapi bagiku yang hanya manusia biasa hanya bisa meyakini saja apa yang di ucapkannya. Lagi pula aku tidak berharap bisa jadi seperti Sonia. Tidak jadi indigo saja sudah membuatku ketakutan dengan rentetan kejadian ghaib menyeramkan ini apalagi jadi indigo.
Hari ini Sonia izin tidak masuk kampus tanpa memberi tahu aku sebelumnya. Biasanya jika dia tidak masuk kampus karena sakit atau apapun itu dia selalu mengabariku. Tapi hari ini ia tidak menghubungiku sama sekali. Aku yang penasaran menelfonnya, khawatir terjadi sesuatu dengannya. Telfon berdering tanpa di angkat oleh pemiliknya, membuatku semakin khawaitr saja.
Sepulang kuliah aku bergegas kerumah Sonia. Dengan penuh perasaan khawatir dan pikiran akankah arti dari mimpi Sonia terwujud.
Sesampainya aku dirumahnya, aku disambut oleh kedua orang tuanya yang bercerita kalau Sonia dari tadi sore mengurung diri dikamarnya. Padahal tadi sore dia sudah bersiap berangkat kuliah, tapi tiba tiba saja ia menangis dan mengurung diri di kamarnya. Cerita ibunya kepadaku. Mereka juga memintaku untuk berbicara kepada Sonia tentang apa gerangan yang ia alami. Bersama kedua orang tuanya aku mengetuk pintu kamarnya. Awalnya tidak ada jawaban, setelah dia mendengar suaraku baru dia mengizinkanku masuk. Orang tuanya menunggu diluar kamar, hanya aku yang di izinkan masuk oleh Sonia.
Aku melihat kondisi Sonia yang sedikit berantakan dengan mata sembab sehabis menangis. Aku melihatnya seperti orang yang sangat ketakutan. Dia juga memegang tanganku dengan erat sekali.
Aku bertanya tentang apa yang sebenarnya terjadi, tapi dia malah menangis. Aku memeluknya dan berkata semuanya akan baik baik saja selama aku ada di sisinya. Setelah itu baru dia menceritakan semuanya padaku.
“Di, tadi sore pas aku siap siap mau ke kampus. Aku mandi setelahnya aku dandankan di depan kaca itu. ( Dia nunjukin Meja riasnya ). Saat aku lagi nyisir rambut, aku liat sosok penampakan dibelakang aku di. Auranya bener bener gelap banget. Gak pernah aku liat makhluk lain yang gelapnya ngelebihin dia. Wajahnya serem, dengan luka bakar di sekujur tubuhnya. Dan dia juga bertanduk. ( Dari cerita Sonia aku menduga kalau itu iblis balai desa ). Dia tiba tiba ada dibelakang aku melotot di. Aku teriak di tapi tiba tiba aja tangannya udah nutup mulut aku. Aku gak bisa teriak aku Cuma bisa nangis geleng gelengin kepala. Kaki aku mendadak lemes, aku Cuma bisa nangis liat dia dari kaca melotot kearahku. Setelah itu sosok itu hilang begitu aja. Aku pikir dia udah pergi, tapi ternyata tiba tiba aja rambut aku ditarik sampai aku kelempar nabrak Kasur. Saat aku lagi tersungkur kesakitan. Kamar aku tiba tiba gelap dan seluruh ruangannya jadi di penuhin jin yang juga punya aura jahat. Mereka serem serem semua. Dengan berbagai bentuk yang aneh aneh. Mereka seolah kasih tau ke aku kalau aku gak akan bisa kemana mana. Aku ketakutan banget di, saat mau nutup mata rambut aku dicambak sampai aku gak kuat nahan sakitnya. Disaat itu aku jadi gak bisa nutup mata aku, aku ngelihat mereka semuanya melototin aku. Sebagian juga ketawa di. Aku juga lihat mereka bawa kurungan besar yang di isi arwah arwah yang selama ini ngelindungin kita. Disaat yang sama makhluk hitam bertanduk itu ngedeket ke aku. Siap buat nusukin kukunya yang tajem. Aku pikir aku bakalan mati setelahnya. Beruntung banget adikku masuk kekamar dan dia teriak langsung lari ke nyokap setelah dia juga liat penampakan yang aku liat. ( BTW setelah kesurupan tempo lalu adiknya Sonia juga jadi bisa liat makhluk gaib ). Dan setelah itu tiba tiba mereka semua menghilang. Karena aku masih ketakutan jadi aku belum berani certain ini selain ke kamu.” Cerita sonia sambil menangis
Setelah mendengar cerita Sonia, aku memeluknya dengan sangat erat. Aku juga merasa bersalah karena Sonia harus terlibat seperti ini. Tapi aku juga tidak bisa berbuat apa apa. Aku sudah pernah memaksanya untuk tidak berhubungan denganku lagi. Tapi dia sudah memutuskan untuk bersamaku selamanya. Dan aku tau sesuatu hal seperti ini pasti akan terjadi padanya.
Aku sedih karena pada akhirnya aku hanya bisa menenangkannya. Bukan menyelesaikan masalahnya. Dan parahnya lagi orang tuanya yang semakin khawatir tentang kedua anaknya yang kini berubah jadi sering melihat kejadian ghaib. Aku khawatir mereka menyalahkanku atas semua kejadian ini. Adiknya sudah bercerita dengan ibu ayahnya kalau kakaknya di kelilingi penampakan menyeramkan. Orang tuanya bertanya sosok apa sebenarnya yang mengganggu Sonia. Aku hanya bisa mengatakan kalau Sonia akan baik baik saja, dan memintanya untuk jangan terlalu khawatir.
Setelah Sonia sedikit tenang, aku izin pulang kerumah. Sebelum pulang aku berjanji kepada Sonia akan segera menyelesaikan masalah ini. Sebuah janji yang belum aku temukan caranya untuk menepatinya. Aku juga meminta agar Sonia tidur dulu dengan ibunya. Agar ia tidak sendirian.
Aku sudah sampai dirumah, sialnya pintu rumah terkunci artinya ibu sedang tidak ada dirumah. Aku membuka pintu dengan kunci serep yang selalu aku bawa. Saat memasuki rumah bulu kuduku tiba tiba saja merinding. Hawa rumah terasa sangat dingin sekali. Ditambah sedang tidak ada siapa siapa dirumah menambah suasana menjadi lengang saja.
Aku kemudian bergegas menuju kamar dan mengunci pintu, anehnya saat melihat keranjang aku melihat sosok yang sangat aku kenali. Nadia dengan kaki yang lengkap, dengan gaun merah duduk diatas ranjangku. Dia tersenyum seakan menyambutku pulang. Aku yang kaget melihatnya reflek mundur kearah tembok. Tapi nadia hanya tersenyum kearahku sambil terus memandangku.
Kini nadia berdiri dan berjalan kearahku, aku yang ketakutan hanya bisa membaca bacaan surat surat pendek yang aku bisa. Dia terus mendekatiku hingga jarak kami hanya tinggal sejengkal saja. Aku melihat wajahnya dengan sangat dekat. Wajah cantik nadia terlihat sangat jelas. Aku sampai harus meyakinkan diri kalau meskipun cantik dia sebenarnya adalah setan yang menyamar. Dan benar saja wajah cantiknya berubah menyeramkan dengan mata hitam dan wajah hancur. Ia mendadak berteriak di depan wajahku. Wajahnya benar benar berubah menjadi seram dengan luka bakar dimana mana.
Melihat wujud asli nadia, aku gemetaran ketakutan dibuatnya. Suara teriakannya begitu keras sampai menggema di kamarku. Tubuhku mendadak lemas jatuh tersungkur kelantai dan pingsan.
Bersambung...
Diubah oleh achanyoe 08-06-2020 12:53
nomorelies dan 14 lainnya memberi reputasi
15
Kutip
Balas
Tutup