- Beranda
- Stories from the Heart
Tempat yang tidak dirindukan
...
TS
notperfectman
Tempat yang tidak dirindukan
Mungkin aku tak bisa memiliki dirimu seumur hidupku, namun saat kita bersama adalah masa-masa terindah didalam hidupku. Bahkan setelah 4 tahun kita berpisah aku tetap memikirkanmu. Wahai kasih, apa kabarmu disana. Apakah baik-baik saja. Dimana kamu sekarang, aku merindukanmu kasih.
Yang kulakukan saat ini untuk mengobati rinduku hanyalah mengingat ingat kembali kenangan indah kita dahulu. Hanya dengan mengingat kenangan tersebut sudah bisa membuatku senang dan bahagia. Apa jadinya jika kamu memang benar-benar bersamaku sekarang.
Kasih, aku mencintaimu
Intro
Ini adalah kisah cintaku, kisah cintaku, dan kisah cintaku.
4 tahun yang lalu.
Saat itu aku bahkan hampir tidak mengenali mu. Yang aku tahu kamu adalah salah seorang Junior ku, Junior semester 2, dua tahun di bawahku. Sampai pada saat itu aku menerima chat di line, chat pertama yang kamu kirim untukku.
"Halo kak abrar, maaf mengganggu, saya iren, Junior kakak, iren boleh bertanya kak?" chat yang kamu kirim untukku. Setelah membaca pesanmu aku mulai mengingat kamu ini Junior ku yang mana ya? Lalu aku membuka foto profilmu, tampak gadis polos berjilbab merah, oh iya sepertinya aku pernah melihatmu beberapa kali di kampus. Kamu mau tanya apa ya? Imbuhku di dalam hati. Kemudian aku menutup ponselku. Dan lupa membalas pesanmu, sampai beberapa hari kemudian.
Bersambung
Iren, ingin ku yakini bahwa cinta kita tidak pernah berakhir, namun takdir berkata lain🥺.
Tempat yang tak dirindukan, 1 Mei 2020
Bagian 1
Bagian 2
Yang kulakukan saat ini untuk mengobati rinduku hanyalah mengingat ingat kembali kenangan indah kita dahulu. Hanya dengan mengingat kenangan tersebut sudah bisa membuatku senang dan bahagia. Apa jadinya jika kamu memang benar-benar bersamaku sekarang.
Kasih, aku mencintaimu
Intro
Ini adalah kisah cintaku, kisah cintaku, dan kisah cintaku.
4 tahun yang lalu.
Saat itu aku bahkan hampir tidak mengenali mu. Yang aku tahu kamu adalah salah seorang Junior ku, Junior semester 2, dua tahun di bawahku. Sampai pada saat itu aku menerima chat di line, chat pertama yang kamu kirim untukku.
"Halo kak abrar, maaf mengganggu, saya iren, Junior kakak, iren boleh bertanya kak?" chat yang kamu kirim untukku. Setelah membaca pesanmu aku mulai mengingat kamu ini Junior ku yang mana ya? Lalu aku membuka foto profilmu, tampak gadis polos berjilbab merah, oh iya sepertinya aku pernah melihatmu beberapa kali di kampus. Kamu mau tanya apa ya? Imbuhku di dalam hati. Kemudian aku menutup ponselku. Dan lupa membalas pesanmu, sampai beberapa hari kemudian.
Bersambung
Iren, ingin ku yakini bahwa cinta kita tidak pernah berakhir, namun takdir berkata lain🥺.
Tempat yang tak dirindukan, 1 Mei 2020
Bagian 1
Bagian 2
Diubah oleh notperfectman 01-05-2020 14:05
nona212 dan 22 lainnya memberi reputasi
23
478
8
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
33KThread•54.4KAnggota
Tampilkan semua post
TS
notperfectman
#6
Aku kuliah di salah satu perguruan tinggi negri di Riau. Jurusan kesehatan. Aku tidak akan cerita banyak hal tentang kampus, tentang kuliah. Karena itu pasti membosankan bukan?
Cerita kali ini akan lebih banyak tentang kehidupan asmara ku dengan iren. Iren kangen, hmm
Bagian 2
Hari menunjukkan pukul delapan malam, aku baru siap mandi dan pakai baju. Kubaringkan tubuhku diatas kasur ku yang lumayan empuk, merk king koil, bekas, orang tua ku yang membelikannya.
Seperti biasa tiduran diatas kasur tidak lengkap tanpa main hp, halo kaum rebahan, apa kabar?
Kuamati layar hp, kubuka aplikasi line, membaca chat-chat di group angkatan yang membosankan, lalu ku scrol kebawah tampak chat iren yang belum ku balas.
"Halo ren, maaf baru balas, mau tanya apa lagi ren?"aku membalas chat iren
Lalu kumatikan layar hp ku, tak lama kemudian aku pun tertidur.
Aku terbangun pukul 01.00 malam. Panggilan alam untuk buang air kecil. Setelah menuntaskan panggilan alam, iseng aku membuka hp ku, siapa tau ada pesan penting. Tampak chat dari iren di layar hp ku.
"Jadi gini kak, iren, mau ikut olimpiade seperti kakak, iren boleh minta tips dan trick nya gk kak?" Balas iren
"Boleh ren" jawabku
"yang pertama iren harus tentuin mau ikut cabang apa, karena cabang nya banyak"
"yang kedua, cari teman satu tim, karena olimpiade ini tim, bukan individual, jadi satu tim itu ada dua orang"
"yang keempat, kelima, keenam"
"dan yang terakhir, atau yang ketujuh, iren harus, mulai persiapan belajar 3 bulan sebelum olimpiade dilaksanakan" jawabku panjang lebar
"wah, gak nyangka, kakak jawab panjang lebar, makasih banyak ya kak" jawab iren
"iya sama-sama ren, ada lagi yang mau iren tanya sama kakak? balasku lagi
"kayak nya itu aja dulu kak, nanti kalau misalnya iren bingung, boleh tanya kakak lagi kan?" tanya iren
"iya boleh kok, tanya aja" jawabku
"makasih kak akbar" balas iren, dengan stiker tersenyum.
Berbeda dengan WhatsApp, line tidak menggunakan emote, melainkan stiker.
Gila, semangat sekali ni anak, jam segini belum tidur. Imbuhku dalam hati, sambil melanjutkan tidurku yang indah. Hmm hehe
Keesokan hari nya saat aku sedang di kampus, jam istirahat makan siang.
Aku melihat timeline di line, timeline itu sejenis tempat update status di line.
Salah satunya, kulihat status iren, kuperhatikan jam updatenya tidak lama setelah kami selesai chat-an tadi malam.
"cuek itu keren, selalu kagum dengan cowok cuek, tapi yang ini terlalu cuek" dengan stiker sedih
"siapa itu ren?" balasku iseng di status iren.
Ya, iseng, karena aku hampir tidak pernah membalas status orang lain di line, Facebook, dll. Karena sudah menjadi sifat ku untuk tidak terlalu perduli dengan orang lain, yang bisa di katakan aku seorang yang cuek. Cuek? Jangan-jangan cowok cuek yang di maksud iren adalah aku? pikirku dalam hati.
Bersambung
Cinta akan selalu abadi, walau nasib tak pasti. Iren 🥺
Cerita kali ini akan lebih banyak tentang kehidupan asmara ku dengan iren. Iren kangen, hmm
Bagian 2
Hari menunjukkan pukul delapan malam, aku baru siap mandi dan pakai baju. Kubaringkan tubuhku diatas kasur ku yang lumayan empuk, merk king koil, bekas, orang tua ku yang membelikannya.
Seperti biasa tiduran diatas kasur tidak lengkap tanpa main hp, halo kaum rebahan, apa kabar?
Kuamati layar hp, kubuka aplikasi line, membaca chat-chat di group angkatan yang membosankan, lalu ku scrol kebawah tampak chat iren yang belum ku balas.
"Halo ren, maaf baru balas, mau tanya apa lagi ren?"aku membalas chat iren
Lalu kumatikan layar hp ku, tak lama kemudian aku pun tertidur.
Aku terbangun pukul 01.00 malam. Panggilan alam untuk buang air kecil. Setelah menuntaskan panggilan alam, iseng aku membuka hp ku, siapa tau ada pesan penting. Tampak chat dari iren di layar hp ku.
"Jadi gini kak, iren, mau ikut olimpiade seperti kakak, iren boleh minta tips dan trick nya gk kak?" Balas iren
"Boleh ren" jawabku
"yang pertama iren harus tentuin mau ikut cabang apa, karena cabang nya banyak"
"yang kedua, cari teman satu tim, karena olimpiade ini tim, bukan individual, jadi satu tim itu ada dua orang"
"yang keempat, kelima, keenam"
"dan yang terakhir, atau yang ketujuh, iren harus, mulai persiapan belajar 3 bulan sebelum olimpiade dilaksanakan" jawabku panjang lebar
"wah, gak nyangka, kakak jawab panjang lebar, makasih banyak ya kak" jawab iren
"iya sama-sama ren, ada lagi yang mau iren tanya sama kakak? balasku lagi
"kayak nya itu aja dulu kak, nanti kalau misalnya iren bingung, boleh tanya kakak lagi kan?" tanya iren
"iya boleh kok, tanya aja" jawabku
"makasih kak akbar" balas iren, dengan stiker tersenyum.
Berbeda dengan WhatsApp, line tidak menggunakan emote, melainkan stiker.
Gila, semangat sekali ni anak, jam segini belum tidur. Imbuhku dalam hati, sambil melanjutkan tidurku yang indah. Hmm hehe
Keesokan hari nya saat aku sedang di kampus, jam istirahat makan siang.
Aku melihat timeline di line, timeline itu sejenis tempat update status di line.
Salah satunya, kulihat status iren, kuperhatikan jam updatenya tidak lama setelah kami selesai chat-an tadi malam.
"cuek itu keren, selalu kagum dengan cowok cuek, tapi yang ini terlalu cuek" dengan stiker sedih
"siapa itu ren?" balasku iseng di status iren.
Ya, iseng, karena aku hampir tidak pernah membalas status orang lain di line, Facebook, dll. Karena sudah menjadi sifat ku untuk tidak terlalu perduli dengan orang lain, yang bisa di katakan aku seorang yang cuek. Cuek? Jangan-jangan cowok cuek yang di maksud iren adalah aku? pikirku dalam hati.
Bersambung
Cinta akan selalu abadi, walau nasib tak pasti. Iren 🥺
Diubah oleh notperfectman 01-05-2020 13:56
0