Kaskus

Story

bogiestuckAvatar border
TS
bogiestuck
Menunggu Cinta Yang Bernada Mayor
Halo agan agan
Perkenankan peranakan newbie ini membagi cerita masa lalunya.
Setelah selama ini hanya bisa jadi silent reader,gue beranikan diri buat menuliskan cerita gue disini.
Ditunggu kritiknya ya.
Harap maklum dengan cara penulisan gue karena gue bukan penulis.
Daripada lama lama gue ngoceh ngak jelas gini.
Mending langsung meluncur kebawah aja gan.


Menunggu Cinta Yang Bernada Mayor

Quote:


Quote:




Quote:



Quote:
Diubah oleh bogiestuck 21-04-2021 19:09
indrag057Avatar border
adinesseAvatar border
emineminnaAvatar border
emineminna dan 12 lainnya memberi reputasi
13
143.1K
598
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.8KAnggota
Tampilkan semua post
bogiestuckAvatar border
TS
bogiestuck
#539
Part 72
Gue pun ada di sebuah cafe malam itu bersama si Rani.
Kita makan berdua saat itu.jujur malam itu perasaan gue campur aduk.
Antar seneng dan malu.
Malu karena pengunjung cafe ini itu umuranya di atas gue jauh.
Dan pengunjung di cafe ini seperti melihat ke arah di mana gue dan rani duduk.
Mungkin dalam hati mereka mikir

ada bocah lagi pacaran ni disini

Tapi lagi lagi,sikap tenang dan cuek rani membuat gue tetep pd disini.
Disekitaran manusia manusia yang mungkin tinggal 50% sisa hidupnya.

"Kenapa....? kamu malu ya kita diliatin.??"
Rani menggoda gue dengan senyuman manisnya

"Enggak lah.kenapa mesti malu"
Jawab gue

"Abisin ya makananya.."

"Iya.malah nambah ni kayaknya.hehe"

Setelah makanan kita habis,rani pun mengeluarkan sebuah kado dari tas kecil yang sedari tadi dibawanya.

"Nih kado buat kamu sayang"

"Hehehehe.ih beneran ni buat aku.?"

"Iya lah sayang"

"Makasih ya sayang."

"Di buka sekarang gih"
Pinta rani yang malem ini entah kenapa dia terlihat lembut banget perlakuanya ke gue di cafe ini.

Gue pun membuka kado dari rani.
Dan di saat itu juga gue melihat sebuah jam tangan dengan warna full hitam.

"Suka ga.?" Tanya rani

"Ihhh keren banget ni.makasih ya.kamu emang baik banget"

"Di pake dong"

Gue pun segera memakai jam dari rani.
Jam pemberian rani itu akan muncul gambar mata di kacanya ketika kaca di jam terkena cahaya yang terang.
Gue bener bener seneng banget.
Ada cewek yang begitu sayang sama gue,cewek yang baik banget ke gue.
Dan dia rela ngasih gue barang yang gue jamin harganya itu ga murah.

"Sayang aku boleh tanya sesuatu.?"

"Tanya apa.?" Kata gue sembari memegang tanganya

"Si nara itu siapa.?"

Gue menghela nafas sebentar.gue ambil rokok gue di saku dan membakarnya.

"Aku bakalan cerita,tapi kamu janji kamu ga akan marah setelah aku cerita.?"

"Iya sayang.aku janji"

Senyum rani malam itu mengawali ucapan yang keluar dari mulut gue.
Gue mulai bercerita tentang nara di hidup gue mulai dari awal hingga sekarang.
Ga ada satu cerita pun yg gue karang malam itu.
Gue bercerita sejujur jujurnya tentang nara di hidup gue saat sebelum gue bertemu rani.
Dia memperhatikan gue dan ga memotong omongan gue saat gue bercerita.

Sampai di saat gue berhenti bercerita,rabi bertanya..

"Kamu masih cinta sama dia..?"

Gue genggam tanganya dengan erat.gue lihat matanya saat itu.

"Sekarang ini,buat aku.cinta ini ada di kamu"

Rani tersenyum dan membalas genggaman tangan gue.

"Janji ya.jangan tinggalin aku"

"Iya,aku janji"

Selama gue pacaran dengan rani.inilah pertama kalinya kita ngobrol dengan obrolan seserius ini.
Sebuah Romansa anak muda yang di naungi sebuah janji untuk tidak saling meninggalkan.dan perasaan yang tumbuh di hati gue malam ini akan gue pegang erat.
Gue ga akan pernah nyakitin wanita yang ada di depan gue ini.

"Sayang..." Kata gue rani malam itu

"Ya...."
Kata rani yang masih menggengam tangan gue dengan kedua tanganya

"Emang beneran tadi kamu mau mandi bareng.?"

"Ih kamu bikin drop aja sih.tau ah"
Rani melepaskan tanganya

Gue lalu tertawa melihat tingkah rani waktu itu.yang jelas dimata gue sekarang.
Cuma dia wanita satu satunya yang gua cinta.


Esok hari ketika jam istirahat di wc sekolah deni memerkan sesuatu ke gue.

"Ni les.rokok rasa jeruk.beluk tau kan lo"

"Widih keren.sini bagi satu"
Gue pun mengambil satu batang

"Les,ngeband lagi yuk"

"Ayok lah.gatel gue pengen ngeband.asli"

"Tapi masalahnya kita ga ada vocalist ni"

"Yaudah kalo gitu lo aja yg nyanyi"

"Ahhh gue pengenya full maen guitar les"

"Bawain lagu apaan sih.?"

"Ya screamo screamo gitulah"

"Ok deh.entar gue tidur rumah lo aja gimana.sambil kita nyari nyari refrensi band band gitu.urusan personil gampang lah.cari materi dulu aja mau gimana"

"Iya terserah elo dah.pokoknya tu gini les.musik kayak saosin,tapi distorsi tebel,sama vocal lebih dominan scream gitu"

"Ya itu namanya ya screamo bego.!!!"

"Ya pokoknya gitu lah.yaudah entar tidur rumah gue deh.entar gue juga suruh bobby tidur rumah gue sekalian."

"Ok deh.sip.sms aja entar nyet"
jawab gue berbarengan dengan bell masuk

Gue berjalan ke kelas bareng dengan temen cowok sekelas yang juga penghuni wajib toilet sekolah.dan disaat itu juga gue berpapasan dengan risma

"Halo risma" sapa gue ke risma

Tapi entah kenapa risma cuma diam menatap gue dan ga membalas sapaan gue waktu itu.

"Ya elah lesti dikacangin"
ejek temen gue si joko di iringi dengan tawa temen temen gue

"Iya tu.kenapa risma diem ya"
kata gue ke anak anak yang masih ngetawain gue

"Minta di poligami kali les sama lo.hahaha"
Teriak lagi si joko

Dan saat itu juga risma menoleh ke arah gue dan anak anak

"Deh ngambek les si doi.hahaha"
Lagi lagi si joko

Risma hanya diam melihat kita dengan raut muka yang terlihat jengkel.Kemudian dia beranjak pergi.
Dan gue juga ga tau kenapa risma begitu.
Entalah....
Yang jelas hari ini mood gue bagus.
Dipikiran gue cuma ada kata
Gue akan ngeband lagi
yusufchauza
anwarabdulrojak
dany.agus
dany.agus dan 4 lainnya memberi reputasi
5
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.