Kaskus

Story

monikahastonoAvatar border
TS
monikahastono
Buku Harian Seorang Indigo
Buku Harian Seorang Indigo

WELCOME TO MY THREAD

Haloo, sebelumnya ane buat thread di The Lounge.. tapi sehubungan dengan banyaknya cerita yang akan ane post, ane jadi pindahin semuanya ke sfth emoticon-Smilie
Tadinya mau pake ID klonengan tapi waktu mau bikin ga bisa-bisa. Woyes pake id yg sudah ada aja.
Ane mau cerita pengalaman ane sebagai seorang yang bisa melihat dan merasakan hal yang tidak semua orang bisa merasakan. Di thread ini ane tuangin semua pengalaman ane. Tidak ada cerita klimaks ataupun anti klimaks karena murni pengalaman ane. Jadi, tiap hari pasti ada aja ceritanya. Tapi ane tuangin yang bener-bener berkesan buat ane.
Well, awalnya ane ragu mau share ini. Karena suatu hari ane pernah minta saran sm kakek ane yang bisa punya hal yang kaya gini juga dan beliau juga bisa mengartikan mimpi.
Kakek ane bilang, jangan sampai orang lain tahu kelebihan kamu ini. Akan memungkinkan bahaya.
Bukannya ane mau melanggar pesan kakek ane, tapi... Ane kadang mau mengungkap semua apa yang ane rasain selama hidup 23 tahun ini.

Spoiler for "YOU DIDN'T SEE WHAT I SAW":


Terima kasih atas kesetiaannya pantengin thread ane hehe. Rate, cendol, share and bookmark please! emoticon-Malu (S)emoticon-Kiss (S)


RUMAH HANTU

Spoiler for Rumah Hantu:


IBU

Spoiler for Ibuku:


Buku Harian Seorang Indigo
Diubah oleh monikahastono 12-04-2019 17:21
vinatrihapsa965Avatar border
jenggalasunyiAvatar border
MenthogAvatar border
Menthog dan 24 lainnya memberi reputasi
25
227.8K
668
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread53.4KAnggota
Tampilkan semua post
monikahastonoAvatar border
TS
monikahastono
#637
Jl. Bandung
Kejadian: 4 April, 2019.

Tak terasa aku sudah 2 tahun menjomblo, kemudian datang seseorang yang mampu mencairkan hatiku yang sudah lama beku seperti puncak gunung jayawijaya. Mungkin sedikit lagi akan menjadi sedingin puncak Mount Everest.
Setelah perjalanan cinta yang panjang, akhirnya aku ditemukan oleh seonggok manusia absurd yang selalu membuat aku tertawa di setiap ceritanya.
Setahun kami menjalani perkenalan dan akhirnya memutuskan untuk serius. Mungkin bisa dibilang dia sebagai ‘calon’ karena keseriusan dia membawa rombongan keluarganya untuk meminangku.

Harga gedung di Jakarta yang melambung tinggi di setiap tahunnya menyulap dia menjadi seorang pekerja keras. Project demi project ia kerjakan. Pergi pagi, pulang pagi kadang ia ladeni dan imbasnya dia harus menginap 5 hari di Rumah Sakit bilangan Ciputat.
Aku, sebagai ‘calon’ yang baik. Ikut serta menjaganya saat ia terkapar tak berdaya karena dengue fever. Trombositnya yang terus menurun membuat ia harus dirawat inap di Rumah Sakit. Hatiku hancur. Akupun turut menjaganya, pulang kerja aku sempatkan menemaninya dan sepulangnya dari Rumah Sakit aku memesan ojek online.
‘Di pintu keluar yaa mas’
Pesan yang ku ketik untuk driver ojek online.
Notifikasi bahwa driver sudah sampai di RS pun muncul di layar handphone. Segera mungkin aku menuju tempat janjian kami.
Sambil menyerahkan helm, driverku aku pesan untuk tidak melewati Jl Bandung yang cukup angker itu. Berhubung waktu sudah menunjukkan pukul 21.30.
“Bang, jangan lewat Jl Bandung ya. Udah malem, saya takut.”
“Yailah neng tenang aja, ada saya. Sekarang mah udah rame pada pulang lewat situ.” Dengan sesumbarnya si driver, akupun agak sedikit khawatir.
“Serius bang masih rame ? Kadang suka ada begal sih bang. Kalo setan mahh diem aja. Nahh ini kalo ada orang mau begal, kan serem bang”
“Insya Allah ngga neng.” Driver meyakinkan aku untuk mengambil jalan yang tercepat dari pada harus memutar lewat jalan baru dekat perumahan besar.

Sepanjang perjalanan, kami mengobrol banyak tentang jalanan yang sekarang sudah banyak rumah penduduk dan warung warung yang berdepetan. Maklum, dari jaman sekolah dulu aku sering bermain kesana mengingat rumah teman SMP ku berada disana.
Saat melewati jembatan dan dengan jalanan menanjak, aku reflek memegang ujung jaket driver tersebut karena melihat sesosok makhluk di ujung jalan pas sekali saat belokan menanjak tersebut.
Sosok itu seperti pria setengah baya, umur 30 keatas. Dengan muka hancur dan berlumuran darah.
Tidak lama setelah beberapa jauh dari tempat tersebut dan jalanan sudah mulai terang dengan perumahan warga, driver tersebut bertanya kepada ku.
“Neng, tadi megang jaket saya ya ?”
“Ehh iya bang, kerasa yaa ? Maaf yaa bang.”
“Saya kira tadi yang di jembatan mau ikutan nebeng”
DEG! Ternyata driver ini juga melihatnya.
“Emang apa yang abang liat ?” Saya memastikan perkataan driver tersebut.
“Neng juga ngeliat ?” Driver balik bertanya.
“Hmmm iyaa bang, keliatan tadi pas di pojokan. Agak ancur mukanya, berdarah-darah”
“Adek saya dulu pernah jadi korban begal neng disini. Saya mah ngga heran ada begituan. Yaa masing-masing dunianya yaa.”
@#$%^&*(*&^%^&*( Ingin ku berkata kasarrrrr.
“Bangg bang. Udah tauuuu itu lumayan sering ada penampakan, kenapaaaa masih lewat situ.” Ujarku dalam hati.

Setibanya aku dirumah, aku ceritakan hal ini kepada ibuku. Dia mengamini penampakan tersebut.
“Kamu lihatnya gimana orang itu ? Pas banget di tanjakan itu kan ? Belum lama ini, ada orang kelindes truk. Si keneknya mau ganjel ban belakang truk, ehh malah kelindes.” Ibuku menceritakan hal ini. Spontan aku semakin ingin memperjelas penampakan itu.
“Bapak-bapak mah orangnya ? Truk apaan emang ?”
“Iya, kayaknya sih bapak-bapak. Truk mengangkut batu kali atau pasir gitu. Kan masih dilingkarin polisi itu bekasnya.”
Sejenak aku merenung dan berdoa untuk Bapak tersebut. Mungkin ada beberapa yang masih belum terselesaikan. Menurut asumsiku, ada 2 alasan mengapa arwah masih bergentayangan. Satu, masih ada urusan pribadi di dunia yang masih belum diselesaikan. Kedua, masih belum waktunya ia meninggal. Jadi, kemungkinan Bapak itu masih menunggu ajalnya. Wallahualam, itu masih dalam pemikiranku. Aku masih harus membaca surat-surat yang menerangkan secara pasti hal ini. Yang aku bisa lakukan, hanya membacakan Al-Fatihah untuk Bapak itu. Semoga beliau tenang disana dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Amin.
jenggalasunyi
johny251976
johny251976 dan jenggalasunyi memberi reputasi
3
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.