- Beranda
- Stories from the Heart
Jelmaan Iblis ( Sekuel Balai Desa Merah ) Horror Story
...
TS
achanyoe
Jelmaan Iblis ( Sekuel Balai Desa Merah ) Horror Story
Quote:
Gak berasa balai desa merah sudah di lihat lebih dari 90 ribu kali, jumlah yang belum fenomenal tapi juga bukan angka yang sedikit. Karena antusias pembaca yang luar biasa, untuk itu ane mau bikin Quis nih, hadiahnya Mug keren seperti gambar dibawah ini :

Gimana gan, keren dan serem kan gan?.
Buat agan – agan yang minat ikut Quisnya dan menebak dengan benar bakalan dapet mug keren itu gan. Nah ni dia pertanyaanya :
1. Dimana setting tempat atau kota/kabupaten di kisah yang terjadi di balai desa merah ?
Qluenya Sebuah kota/kabupaten di jawa tengah.
Nah bagi 10 orang yang menjawab dengan benar akan mendapat 1 buah mug keren itu. Nah tapi sebelum itu ada syaratnya nih buat ikutin quisnya, syaratnya adalah dengan kirim screenshot share threat ane yang berjudul “Jelmaan Iblis”. Share di kolom komentar threat itu ya gan bukti kalau agan udah share threat “Jelmaan Iblis” nya.
Dan ada pemenang special nih bagi yang bisa menjawab setting tempat sampai tingkat kelurahannya. Hadiah spesialnya adalah novel yang berjudul “Balai desa merah” yang akan terbit sebentar lagi. Novel “Balai desa merah” ini akan mengungkap lokasi, foto balai desa, foto sumur balai desa. Dan jembatan dimana kuntilanak penunggu jembatan muncul. Buat temen temen yang penasaran bisa dapet novelnya. Novelnya juga sudah diperbaiki dan dibuat ulang agar bisa dibaca dengan lebih menegangkan. Lumayan buat ngilangin rasa penasaran agan agan. Ayo buruan ikutin quisnya bisa dapet mug keren sekaligus novel “Balai desa merah”. Selamat mencoba menjawab lokasinya yah gan.

Gimana gan, keren dan serem kan gan?.

Buat agan – agan yang minat ikut Quisnya dan menebak dengan benar bakalan dapet mug keren itu gan. Nah ni dia pertanyaanya :
1. Dimana setting tempat atau kota/kabupaten di kisah yang terjadi di balai desa merah ?
Qluenya Sebuah kota/kabupaten di jawa tengah.
Nah bagi 10 orang yang menjawab dengan benar akan mendapat 1 buah mug keren itu. Nah tapi sebelum itu ada syaratnya nih buat ikutin quisnya, syaratnya adalah dengan kirim screenshot share threat ane yang berjudul “Jelmaan Iblis”. Share di kolom komentar threat itu ya gan bukti kalau agan udah share threat “Jelmaan Iblis” nya.

Dan ada pemenang special nih bagi yang bisa menjawab setting tempat sampai tingkat kelurahannya. Hadiah spesialnya adalah novel yang berjudul “Balai desa merah” yang akan terbit sebentar lagi. Novel “Balai desa merah” ini akan mengungkap lokasi, foto balai desa, foto sumur balai desa. Dan jembatan dimana kuntilanak penunggu jembatan muncul. Buat temen temen yang penasaran bisa dapet novelnya. Novelnya juga sudah diperbaiki dan dibuat ulang agar bisa dibaca dengan lebih menegangkan. Lumayan buat ngilangin rasa penasaran agan agan. Ayo buruan ikutin quisnya bisa dapet mug keren sekaligus novel “Balai desa merah”. Selamat mencoba menjawab lokasinya yah gan.

Quote:
Salam gan
Ane hadir lagi nih, untuk meramaikan jagat horror SFTH,
Semoga pada suka sama tritnya.
Trit ini lanjutan dari trit ane sebelumnya yang udah tamat.
Judulnya Balai Desa Merah
Jadi ini bisa dikatan sekuel trit sebelumnya.
Oke silahkan monggo dinikmati.
Ane hadir lagi nih, untuk meramaikan jagat horror SFTH,
Semoga pada suka sama tritnya.
Trit ini lanjutan dari trit ane sebelumnya yang udah tamat.
Judulnya Balai Desa Merah
Jadi ini bisa dikatan sekuel trit sebelumnya.
Oke silahkan monggo dinikmati.
Quote:
Part I – Kebangkitan Kembali
Quote:
Spoiler for Iblis:

Quote:
Hari ini adalah tepat 1 tahun setelah kejadian aku selamat dari jeratan tumbal Jin penguasa balai desa. Setiap orang yang pernah membuat perjanjian dengan iblis balai desa, harus siap mengorbankan generasi berikutnya untuk dijadikan tumbal. Ada aku, mbah ngadiman, indra dan masih banyak lagi yang sudah menjadi tumbal penguasa balai desa. Namun mungkin aku satu satunya yang selamat masih bisa hidup sampai hari ini. Mungkin masih ada yang lain yang selamat, tapi karena ketidak tahuanku jadi aku berkesimpulan untuk saat ini hanya aku yang selamat.
Hari hari setelah kejadian malam itu, aku isi dengan mendekatkan diri kepada sang maha pencipta. Sudah tidak ada lagi gangguan yang datang. Baik dari penguasa balai desa atau pun antek anteknya. Seperti kuntilanak merah, kuntilanak dengan getah bening deras di wajah, genderuwo raksasa, pocong, bahkan indra dkk sudah tidak muncul lagi. Tidak sampai aku pergi ke jakarta untuk pergi kuliah di salah satu universitas swasta.
Awal awal perkuliahan aku masih sering beribadah, sampai akhirnya aku kenal dengan beberapa teman yang pada akhirnya membuat aku jarang melaksanakan sholat. Hiruk pikuk pergaulan kuliah membawaku ke sebuah lembaran baru, dimana nongkrong nongkrong adalah hal paling menyenangkan dalam hidup. Disini juga aku sudah mulai kenal rokok, walaupun belum sampai tahapan minum minuman keras. Dan saat kuliah juga aku dikenalkan oleh dunia pacarana yang lebih berani, jika agan pernah membaca cerita sebelumnya di “Balai Desa Merah”. Tahap pacaranku hanya sebatas ciuman, pegangan, dan anggur anggur( Baca: Grape grape
). Saat kuliah aku sudah mulai bisa membuka kancing baju pacarku. Belum sampai tahapan ML yah gan. Jangan berfikir terlalu jauh dulu. Nanti di part selanjutnya aja kalau mau berfikiran aneh aneh. 
). Saat kuliah aku sudah mulai bisa membuka kancing baju pacarku. Belum sampai tahapan ML yah gan. Jangan berfikir terlalu jauh dulu. Nanti di part selanjutnya aja kalau mau berfikiran aneh aneh. 
Hal itu ternyata membawa dampak, pada dunia mistisku yang sudah lama hilang. Dampak yang tidak pernah aku fikirikan sebelumnya.
Singkat cerita pada suatu malam sehabis pulang kuliah, aku merasa kepalaku berat sekali. Sehingga mengabaikan ajakan pacar untuk main kerumahnya yang sedang sepi. Sakit kepala yang membuatku memutuskan segera pulang ke kamar kos ku.
Sesampainya dikamar kos, aku langsung inisiatif untuk tidur. Karena mungkin dengan tidur sakit kepalanya bisa hilang. Tak lama kemudian aku terlelap.
Saat tidur malam itu, aku bermimpi kejadian yang tidak asing lagi bagiku. Yaitu kejadian 1 tahun lalu di dunia ghaib penguasa balai desa. Saat Jin penguasa balai desa akan menusukku dengan kukunya yang Panjang namun tidak jadi karena mendengar lantunan ayat suci. Dan kemudian jin itu pergi entah kemana. Namun Jin Indra dkk malah berebut masuk ke mulutku sampai sampai mulutku terasa robek. Saat aku merasakan mulutku terasa sangat sakit karena dipaksa masuk oleh jin jin itu, tiba tiba aku terbangun dari tidur.
Dengan nafas terengah engah aku menenangkan diri. Indra sosok hantu anak anak yang memiliki luka bakar meleleh di kakinya. Dan darah di sekujur tubuhnya. Muncul lagi didalam mimpi kali ini dengan sosok tumbal tumbal lain jin penguasa balai desa. Sambil menenangkan diri aku mulai berfikir. Apa maksud dari mimpi itu. Apakah ada kaitannya dengan kejadian 1 tahun lalu?
Part II - Rina
Part III - kekuatan ?
Part IV - Ratih
Part V - Sisi lain Sonia
Part VI - Cinta Nadia
Part VII - Semua tentang Ratih
Part VIII - Pesan dari sonia
Part IX – Teror ratih
Part X - Jalan Buntu
Part XI - hantu balai desa mulai berdatangan
Part XII - Jin Vs Jin
Part XIII - Keputusan Bapak Kost
Part XIV - Pertemuan dengan nadia
Part XV - Menerima Kenyataan
Part XVI - Jelmaan Iblis
Part XVII - Dicintai hantu?
Give away :hore
Part XVIII - Teror dimulai
Part XIX - Ruqyah
Part XX - Putus Asa
Part XXI - Pesan dari jiwa
Part XXII - Orang orang merugi
Part XXIII - Soniaku atau Nadiaku
Part XXIV - Kembalinya Nadia?
Part XXV - Mendekati akhir
Part XXVI _ Ustadz Mudi
Psikopat Story
Balai desa merah podcast
Part XXVII - Perjalanan ke boyolali
Part XVIII - Pertemuan
Part XXIX - Perjanjian
Part XXX- Akhir dari sebuah kisah panjang (TAMAT)
Quote:
Original Posted By shafanya►BDM itu salah satu yg paling serem yg ane baca gan. lha ini katanya malah lebih serem lagi... hii .
Quote:
Original Posted By Ulqiora►Serem banget gan ceritanya...
Trus dr balai desa merah smpe skrg byk misteri kenapa begini kenapa begitu... Jd penasaran...
Trus dr balai desa merah smpe skrg byk misteri kenapa begini kenapa begitu... Jd penasaran...
Quote:
Quote:
Original Posted By fafnewjuly►astaqfirullah..udah jadi tumbal,,jasad masi aja di embat,,biadad..
gak abis pikir sama setan wujud manusia
gak abis pikir sama setan wujud manusia
Quote:
Original Posted By Lhanie87►Gw ngikutin balai desa merah terus nih thread lagi, asli merinding2 gimana gitu.
Horror nya natural banget,seolah olah kita yg rasakan sendiri (njirrr gw merinding).
Dark banget nih thread.
Wajib dicendolin,klogk cendol, ratih nya pindah wkwkwkwkw
Horror nya natural banget,seolah olah kita yg rasakan sendiri (njirrr gw merinding).
Dark banget nih thread.
Wajib dicendolin,klogk cendol, ratih nya pindah wkwkwkwkw
Quote:
Original Posted By Queenlyn16►
mantul gan.. Serem bgt
Btw thank you gan.. Kegilaan gw baca jd kambuh
mantul gan.. Serem bgt
Btw thank you gan.. Kegilaan gw baca jd kambuh
Quote:
Original Posted By WitchD►Gan, mohon ijin untuk post ceritanya di blog ane boleh?
Quote:
Original Posted By aryanti.story►Kepooo akut ane sama ceritanya.. Kudu tamat gan ya.. Kyk Balai Desa Merah..
Semoga Agan selalu diberikan berkah Sehat.. Biar bisa update terus..
Semoga Agan selalu diberikan berkah Sehat.. Biar bisa update terus..
Quote:
Original Posted By WitchD►siappp gan,,, sumber pasti di kasih tau kq,,,
CreepySaga
ini blog nya gan,,, skalian numpang eksis boleh ya... supaya rame aja
CreepySaga
ini blog nya gan,,, skalian numpang eksis boleh ya... supaya rame aja

Quote:
Original Posted By hannynidya►auto seneng baca ini dari BDM ..
kalau update jangan lama² ya gan..
ane dah gk sabar nungguin update nya..
teramat nanggung kalau bersambung mulu 😂
kalau update jangan lama² ya gan..
ane dah gk sabar nungguin update nya..
teramat nanggung kalau bersambung mulu 😂
Quote:
Original Posted By doctor.man►ane udah baca dari mulai bdm sampe thread ini, smalem beres baca bdm ngimpi" yg cukup buruk. Ane rasa ini 100% real.
Kisah mistis di kaskus kebanyakan real banget, kalo pembacanya rada ngelmu pasti 'connect' sm pelaku" bahkan ghaib yg ada di ceritanya.
Mantap gan lanjut terus ya
Kisah mistis di kaskus kebanyakan real banget, kalo pembacanya rada ngelmu pasti 'connect' sm pelaku" bahkan ghaib yg ada di ceritanya.
Mantap gan lanjut terus ya
Diubah oleh achanyoe 02-01-2022 20:29
arieaduh dan 74 lainnya memberi reputasi
73
120.6K
Kutip
655
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
achanyoe
#141
Quote:
Di part kali ini ane mau menceritakan awal mula pertemuan ane sama nadia, pacar ane yang aduhai nafsunya itu. Ane ceritain biar gak jadi plot hole ya, karenakan ada yang nanya pacar yang lama kemana. Dan kapan ketemu sama nadianya. Jadi di part ini alurnya tak mundurin dulu. Dan juga karena nadia bakalan ada terus di part part akhir. Dan jangan kecewa ya, karena di part ini gak ada serem seremnya. 

Quote:
Part XIV - Pertemuan dengan Nadia
Quote:
Waktu itu hari kelulusan kelas 3 SMA Kejadian dimana aku di ganggu Jin balai desa sudah lama menghilang. Setelah kejadian itu ustadz muri, ustadz yang menolongku sempet membimbingku untuk rajin beribadah. Setelah bimbingan yang aku terima dari ustadz memang aku jadi lebih rajin beribadah. 5 waktu aku melaksanakannya di masjid sesuai ajaran ustadz. Hari dimana aku luluspun aku masih melaksanakannya dengan baik. Ustadz juga menyarankanku untuk putuskan hubungan dulu dengan pacarku. Sampai nanti saatnya jika sudah siap tinggal langsung datang melamar tanpa proses pacaran. Aku juga menuruti perintah ustadz muri, semua berjalan lancar Sampai akhirnya ibu menyuruhku segera balik ke jakarta.
3 Hari setelah pembagian ijazah aku berpamitan dengan nenek, sedih sekali rasanya berpisah dengan nenek. Karena sudah 6 tahun di temaninya sekolah di kampung. Namun sesuai aturan yang ada calon tumbal hanya akan menjadi tumbal jika ada di kampungnya. Mau tak mau aku harus segera pergi meninggalkan kampung. Takut takut nanti jin balai desa kembali datang mengancam nyawaku.
Karena hampir ketinggalan bis walhasil aku dapat tempat duduk paling belakang sendirian. Bisnya hampir terisi semua menyisakan 1 baris tempat duduk dibelakang. Kadang ada penumpang yang menumpang merokok dibelakang jadi sebenarnya aku tidak benar benar sendirian duduk dibelakang.
Hingga akhirnya jam menunjukan pukul 23.00 semuanya sudah terlelap, meninggalkan aku sendirian di bis yang mencoba memejamkan mata. Sulit sekali untuk tidur karena waktu itu aku belum sholat isya. Aku pikir aku sholat dirumah saja karena toh sebelum jam 3 aku sudah sampai rumah. Tapi tetap saja aku yang biasa sholat tepat waktu beberapa bulan ini. Jadi gelisah jika belum sholat.
Di sepanjang jalan aku menatapi jalanan yang gelap, pemandangan yang umum hanyalah sawah sawah yang belum digarap. Karena baru selesai musim panen waktu itu. Di tengah lamunanku, ada penumpang yang datang dari bangku depan dan menuju ke arah ku. Tadinya kupikir mau numpang ngerokok, tapi di pikir pikir lagi cewek jarang yang merokok. Dia duduk disampingku, dan kami hanya berdiam diri. Sampai akhirnya ia mengajaku bicara duluan.
"Mas maaf saya mau muntah, boleh tukeran tempat duduk saya mau yang deket jendela" Kata wanita itu yang tak lain adalah nadia
"Oh ia silahkan mba" kataku walaupun sedikit kesel karene dalam posisi PW
Kami bertukar tempat duduk, tapi sepanjang perjalanan dia tidak muntah. Dan kami tidak mengobrol apapun. Sampai ketika aku mau sampai dia baru mengajaku bicara.
"Udah mau turun ya mas" Kata nadia
"Ia nih udah mau sampai, mau pindah kedepan dulu" Kataku menjawab pendek
"Mas ini alamat rumahku di jakarta nanti main ya sebagai ucapan terimakasih" Kata nadia sambil memberikan secarik kertas berisi alamat
Aku menerima kertas itu dengan antusias, bagaimana tidak? nadia itu cantik, badannya bagus, kulitnya putih. Sebenernya seperti ketiban durian montok sih bisa dikasih alamat nadia. Aku pikir ini cuma sebatas pertemuan singkat ternyata malah dikasih alamat. Waktu itu aku hanya membalasnya datar, dan berkata akan di sempatkan main kerumahnya jika sudah selesai masuk kuliah. Dan hebatnya baru pertemuan pertama dengan nadia, sampai membuatku lupa sholat isya dan melewatkan sholat subuh. Karena sampai dirumah sambil mengingat wajah cantik nadia, tiba tiba saja aku terlelap dan bangun kesiangan.
Pendaftaran kuliah usai, dan 1 bulan lagi aku sudah mulai masuk kuliah. Di sela sela waktu menunggu aktif kuliah, aku mencari kostan dan kepikiran mengunjungi rumah nadia setelahnya. Dan ternyata jarak kampus kerumah nadia tidak terlalu jauh, kurang dari 1 jam perjalanan. Aku kerumahnya dan ternyata menurut pembantunya nadia sedang tidak ada dirumah. Hanya saja pembantunya memberikan aku nomer hp nadia.
Sampai dirumah malamnya aku mencoba menelfon nadia, dan di sambut dengan baik olehnya. Kami berjanjian untuk bertemu di cafe dimana kejadian tabrakan nadia. Itu memang cafe favorit kami sebenernya selain bioskop dan beberapa kali pergi ke puncak.
Di cafe kami berkenalan, nadia membawakanku baju yang aku simpan sesuai janjinya sebagai bentuk terimakasih. Baru 1 minggu berkenalan nadia sudah minta mengajaku ketemuan lagi kali ini di puncak. Dalam pikiranku aku merasa aneh sebenarnya, wanita yang baru seminggu kenalan sudah minta di ajak jalan jalan kepuncak. Namun semuanya terjawab ketika dipuncak nadia tanpa ragu memegang tanganku dan mengarahkan tanganku ke dadanya. Aku kaget ingin menarik tapi penasaran dengan apa yang akan dilakukan nadia selanjutnya. Dia mengarhkan bibirnya ke arahku dan kami pun berciuman. Di pertemuan pertama saja nadia sudah memintaku untuk Making Love dengannya. Dan seperti kalian tau aku menolaknya, waktu itu nadia belum memaksa seperti sekarang. Saat aku tidak mau, dia masih memahaminya.
Tapi anehkan ada wanita se agresif itu, aku pikir ia hyper sex. Dan memang tidak ada asumsi lain selain dia hyper sex. Namun anehnya setelah pacaran lama aku pernah bertanya apakah dia pernah Masturbasi jika tidak denganku. Jawabnya tidak pernah, dia masih bisa menahannya jika tidak denganku. Benar benar aneh memang.
Itulah pertemuanku dengan nadia, aku tidak pernah menyatakan cinta diawal pertemuan kami. Setelah kejadian itu aku menganggapnya kami sudah berpacaran. Namanya apa coba kalau pacaran bisa beradegan hot seperti itu.
oh ia nadia tidak satu kampung denganku karena saat ditanya waktu itu kenapa bisa satu bis. Ia menjawab bahwa dia baru berkunjung kerumah temannya.
Bersambung
3 Hari setelah pembagian ijazah aku berpamitan dengan nenek, sedih sekali rasanya berpisah dengan nenek. Karena sudah 6 tahun di temaninya sekolah di kampung. Namun sesuai aturan yang ada calon tumbal hanya akan menjadi tumbal jika ada di kampungnya. Mau tak mau aku harus segera pergi meninggalkan kampung. Takut takut nanti jin balai desa kembali datang mengancam nyawaku.
Karena hampir ketinggalan bis walhasil aku dapat tempat duduk paling belakang sendirian. Bisnya hampir terisi semua menyisakan 1 baris tempat duduk dibelakang. Kadang ada penumpang yang menumpang merokok dibelakang jadi sebenarnya aku tidak benar benar sendirian duduk dibelakang.
Hingga akhirnya jam menunjukan pukul 23.00 semuanya sudah terlelap, meninggalkan aku sendirian di bis yang mencoba memejamkan mata. Sulit sekali untuk tidur karena waktu itu aku belum sholat isya. Aku pikir aku sholat dirumah saja karena toh sebelum jam 3 aku sudah sampai rumah. Tapi tetap saja aku yang biasa sholat tepat waktu beberapa bulan ini. Jadi gelisah jika belum sholat.
Di sepanjang jalan aku menatapi jalanan yang gelap, pemandangan yang umum hanyalah sawah sawah yang belum digarap. Karena baru selesai musim panen waktu itu. Di tengah lamunanku, ada penumpang yang datang dari bangku depan dan menuju ke arah ku. Tadinya kupikir mau numpang ngerokok, tapi di pikir pikir lagi cewek jarang yang merokok. Dia duduk disampingku, dan kami hanya berdiam diri. Sampai akhirnya ia mengajaku bicara duluan.
"Mas maaf saya mau muntah, boleh tukeran tempat duduk saya mau yang deket jendela" Kata wanita itu yang tak lain adalah nadia
"Oh ia silahkan mba" kataku walaupun sedikit kesel karene dalam posisi PW
Kami bertukar tempat duduk, tapi sepanjang perjalanan dia tidak muntah. Dan kami tidak mengobrol apapun. Sampai ketika aku mau sampai dia baru mengajaku bicara.
"Udah mau turun ya mas" Kata nadia
"Ia nih udah mau sampai, mau pindah kedepan dulu" Kataku menjawab pendek
"Mas ini alamat rumahku di jakarta nanti main ya sebagai ucapan terimakasih" Kata nadia sambil memberikan secarik kertas berisi alamat
Aku menerima kertas itu dengan antusias, bagaimana tidak? nadia itu cantik, badannya bagus, kulitnya putih. Sebenernya seperti ketiban durian montok sih bisa dikasih alamat nadia. Aku pikir ini cuma sebatas pertemuan singkat ternyata malah dikasih alamat. Waktu itu aku hanya membalasnya datar, dan berkata akan di sempatkan main kerumahnya jika sudah selesai masuk kuliah. Dan hebatnya baru pertemuan pertama dengan nadia, sampai membuatku lupa sholat isya dan melewatkan sholat subuh. Karena sampai dirumah sambil mengingat wajah cantik nadia, tiba tiba saja aku terlelap dan bangun kesiangan.

Pendaftaran kuliah usai, dan 1 bulan lagi aku sudah mulai masuk kuliah. Di sela sela waktu menunggu aktif kuliah, aku mencari kostan dan kepikiran mengunjungi rumah nadia setelahnya. Dan ternyata jarak kampus kerumah nadia tidak terlalu jauh, kurang dari 1 jam perjalanan. Aku kerumahnya dan ternyata menurut pembantunya nadia sedang tidak ada dirumah. Hanya saja pembantunya memberikan aku nomer hp nadia.
Sampai dirumah malamnya aku mencoba menelfon nadia, dan di sambut dengan baik olehnya. Kami berjanjian untuk bertemu di cafe dimana kejadian tabrakan nadia. Itu memang cafe favorit kami sebenernya selain bioskop dan beberapa kali pergi ke puncak.
Di cafe kami berkenalan, nadia membawakanku baju yang aku simpan sesuai janjinya sebagai bentuk terimakasih. Baru 1 minggu berkenalan nadia sudah minta mengajaku ketemuan lagi kali ini di puncak. Dalam pikiranku aku merasa aneh sebenarnya, wanita yang baru seminggu kenalan sudah minta di ajak jalan jalan kepuncak. Namun semuanya terjawab ketika dipuncak nadia tanpa ragu memegang tanganku dan mengarahkan tanganku ke dadanya. Aku kaget ingin menarik tapi penasaran dengan apa yang akan dilakukan nadia selanjutnya. Dia mengarhkan bibirnya ke arahku dan kami pun berciuman. Di pertemuan pertama saja nadia sudah memintaku untuk Making Love dengannya. Dan seperti kalian tau aku menolaknya, waktu itu nadia belum memaksa seperti sekarang. Saat aku tidak mau, dia masih memahaminya.
Tapi anehkan ada wanita se agresif itu, aku pikir ia hyper sex. Dan memang tidak ada asumsi lain selain dia hyper sex. Namun anehnya setelah pacaran lama aku pernah bertanya apakah dia pernah Masturbasi jika tidak denganku. Jawabnya tidak pernah, dia masih bisa menahannya jika tidak denganku. Benar benar aneh memang.
Itulah pertemuanku dengan nadia, aku tidak pernah menyatakan cinta diawal pertemuan kami. Setelah kejadian itu aku menganggapnya kami sudah berpacaran. Namanya apa coba kalau pacaran bisa beradegan hot seperti itu.

oh ia nadia tidak satu kampung denganku karena saat ditanya waktu itu kenapa bisa satu bis. Ia menjawab bahwa dia baru berkunjung kerumah temannya.
Bersambung
Diubah oleh achanyoe 12-02-2019 15:47
x.pong.ah dan 12 lainnya memberi reputasi
13
Kutip
Balas
Tutup