Kaskus

Story

bogiestuckAvatar border
TS
bogiestuck
Menunggu Cinta Yang Bernada Mayor
Halo agan agan
Perkenankan peranakan newbie ini membagi cerita masa lalunya.
Setelah selama ini hanya bisa jadi silent reader,gue beranikan diri buat menuliskan cerita gue disini.
Ditunggu kritiknya ya.
Harap maklum dengan cara penulisan gue karena gue bukan penulis.
Daripada lama lama gue ngoceh ngak jelas gini.
Mending langsung meluncur kebawah aja gan.


Menunggu Cinta Yang Bernada Mayor

Quote:


Quote:




Quote:



Quote:
Diubah oleh bogiestuck 21-04-2021 19:09
indrag057Avatar border
adinesseAvatar border
emineminnaAvatar border
emineminna dan 12 lainnya memberi reputasi
13
143.1K
598
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.8KAnggota
Tampilkan semua post
bogiestuckAvatar border
TS
bogiestuck
#201
part 42
Di depan gue sekarang terlihat sesosok cewek cantik sedang tiduran di atas kasur gue.dia memegang buku yang dibacanya dengan tangan kirinya dan tangan kanananya sedang menggali tumpukan kacang yang berada di dalam toples.
Risma malam ini belajar dengan gue di kamar gue.entah kenapa menurut gue belajar dengan pacar,berdua dan didalam kamar itu sama aka bo'ong.ga ada satupun materi yang masuk dalam otak gue.mata gue selalu mengarah ke arah rok risma yang terkadang terbuka karena gerak kakinya yang bener bener aktif.dan sering juga kepala gue kena kepalan tanganya,saat gue ketahuan ngelihatin ke arah roknya.

"Ngeliatin buku dong mas.dasar mesum!!"

Takk...
Kepala gue jitakanya si risma yang bener bener keras banget waktu itu.

"Sakit tau.kamu tu ya.gitu banget"

"Abis kamu mesum sih yang.."

"Ya kan jitaknya ga perlu keras banget juga.kamu tu ya.aku apa pernah main tangan sama kamu" keluh gue kesal

"Yah jangan marah dong.sakit ya yang? Abis kamu gitu sih"

Gue cuma diem disitu dan cuma mengelus kepala gue yang bener bener sakit.

"Yang... marah ya"

"Yang... " dia memanggil gue lagi

risma memandang gue dengan wajah memelas.tapi tetep ga memperdulikanya,gue tetep masih mengelus elus kepala gue.

"Lesti sayang..jangan marah dong"

Dan karena wajahnya bener bener kasihan banget waktu itu.akhirnya gue sudahi akting kacangan gue ini dengan membisikan sesuatu ke telinganya.

"Kamu siluman ya.? Ko hijau sih celana dalemnya.."

"Ih kamu ni ih...!!"

Buku bahasa indonesia yang lebar dan tebal yang berada disampingnya langsung terbang ke kepala gue.dan kali ini rasanya bener bener bikin kepala gue puyeng.mungkin anak kambing bisa langsung mati dengan keras dan cepatnya buku yang di lempar risma ini.
Setelah itu gue bener bener fokus belajar,daripada muka gue yang luar biasa kerenya ini bisa ancur.sekitar 30 menitan gue dan risma bener bener fokus belajar.sampai pada akhirnya risma memutuskan untuk pulang,karena hari sudah mau gelap.

"Sayang aku pulang ya"

"Sekarang..?" Tanya gue

"Ya iyalah sayang"

"Aku anter ya"

"Gausah,aku dijemput pak hadi ko"

"Oh yaudah,aku anter sambil nungguin pak hadi jemput kamu ya"

Dia hanya mengganguk.
Gue berjalan dengan risma di depan gapura gang rumah gue.gue dan risma tidak ada omongan sepatah katapun.kita berdua hanya terdiam melihat sekeliling jalan dan terkadang kita memainkan hp kita masing masing.

"Les,kamu capek ga.?"

"Capek apa.?"

"Ya capek umpet umpetan kaya gini terus"
Tanya risma sambil membenarkan poninya

"Dibilang capek ya capek sih.pengenya sih kaya orang pacaran pada umumnya aja.tapi mau gimana lagi,kamu pengenya gitu"

"Sebenernya aku tu juga capek les.tapi..."

Dia kemudian diam dan tertunduk.lalu gue genggam tanganya dan mencoba menghaluskan nada suara gue.

"Tapi kenapa.??"

Dia diam sejenak dan menatap gue

"Gapapa ko"

Gue liat wajahnya seperti mengisyaratkan bahwa ada rahasia dibalik ucapanya tadi.

"Kalo ada apa apa tu cerita.jangan diem gini.kalo kamu diem gini,aku kan ga ngerti apa yang kamu pikirin"

Dia menoleh ke arah gue dengan tatapan yang bener bener sayu.

"Kamu mau tau kenapa aku pengen banget orang ga tau hubungan kita.??"

"Kenapa emang.???"

Dia mengeratkan genggaman tanganya di tangan gue.di menatap gue dan memberikan alasanya yang benar benar membuat kaget.membuat gue ga percaya apa yang di ucapkan risma sore itu.di bawah emasnya warna langit semarang sore itu,gue mengerti kenapa risma memilih untuk backstreet.

"Karena........"


january 2013


Bobby datang di sebelah kita berdua.dia masih dengan cengar cengirnya setiap bertemu dengan orang yg dikenalnya.dia malam ini mengenakan jas hitam dengan dasi kupu kupu merahnya.

"Weisss...kapan ni kalian nyusul kaya doi"
Sambil menunjuk ke arah pengantin

"Ni aja Kuliah belum kelar,masa iya gue ajak kimpoi"
Balas gue ke bobby

"Doi aja berani kimpoi.padahal kan belum lulus haha"

"Kan doi udah DP duluan.makanya disuruh cepet cepet kimpoi"

Kemudian gue dan bobby tertawa.tapi seketika itu juga ada yang mencubit perut gue.siapa lagi kalo bukan gadis cantik yang disebelah gue sekarang.

"Kamu tu kalo ngomong pelan pelan dong.banyak orang.ga sopan tau.!!"

"Iya iya.gitu amat sih kamu"

"Ya abis kamu" dia mengerutkan keningnya

Pernikahan malam ini bener bener meriah.di depan panggung di mana pengantin berdiri,ada sebuah selang kecil yang membentuk sebuah huruf cina.mungkin huruf huruf itu menuliskan nama mereka berdua atau mungkin tanggal jadi mereka.entahlah,yang jelas ada sekitar 4 huruf cina yang dibentuk dari selang selang kecil.setelah itu mc dari acara menyuruh sang pengantin menuangkan wine di ujung awal selang yg berbentuk huruf huruf cina tersebut.dan sang pengantinpun menuangkan wine ke selang di depanya itu.dan akhirnya selang yang bertuliskan huruf huruf cina itu sudah di penuhi dengan wine yang di tuangkan oleh sang pengantin.suara tepuk tangan pun memenuhi gedung ini.dan setelah itu sesi bersalaman dan berfoto ria bersama dengan pengantin dimulai.
Gue pun langsung menarik gadis yang disebelah gue untuk maju ke panggung.entah kenapa gue punya inisiatif,gue harus jadi orang pertama yg bersalaman dan orang pertama yang berfoto dengan pengantin.gue pun lalu menyalami pengantin pria yang sekarang ada di depan gue.

"Wedian lesti.tambah cantik aja lo pake kumis"

"Ah rese lo.cepet banget nikah.ajak ajak dong kalo nikah.hahaha"

"Gaya lo,mau lo kaya gue gini.?? Hahaha"

Gue dan pengantin pria ini pun tertawa.lalu setelah itu gue mengucapkan selamat ke pengantin wanita dan menjabat tanganya.setelah itu seorang laki laki yang membawa kamera mengarahkan gue dan gadis yang bersama gue untuk berfoto bersama pengantin.laki laki itu menyuruh gue bersebelahan dengan pengantin wanita,dan pacar gue dengan pengantin prianya.setelah berofoto,gue dan cewek gue pun berniat turun dari panggung.tapi tiba tiba sang pengantin pria memanggil gue.

"Les,sini bentar man.!!"
Dia memanggil gue dengan lambaian tanganya

"Apaan sob..??"

Gue berjalan ke arahnya dan mulutnya mengatah ke telinga gue.

"Gue undang dia les.dia janji bakalan dateng.lo cari gih sono"

Gue hanya bisa terdiam dan tak percaya dengan apa yang di katakan pengantin pria ini.gue pun langsung menyusul cewek gue dan gue mencoba melihat kiri kanan mencari seseorang yang selama ini gue cari.
Benarkah dia ada disini..
Oh Tuhan...
pertemukanlah aku denganya malam ini

yusufchauza
dany.agus
dany.agus dan yusufchauza memberi reputasi
2
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.