- Beranda
- Stories from the Heart
Menunggu Cinta Yang Bernada Mayor
...
TS
bogiestuck
Menunggu Cinta Yang Bernada Mayor
Halo agan agan
Perkenankan peranakan newbie ini membagi cerita masa lalunya.
Setelah selama ini hanya bisa jadi silent reader,gue beranikan diri buat menuliskan cerita gue disini.
Ditunggu kritiknya ya.
Harap maklum dengan cara penulisan gue karena gue bukan penulis.
Daripada lama lama gue ngoceh ngak jelas gini.
Mending langsung meluncur kebawah aja gan.

Perkenankan peranakan newbie ini membagi cerita masa lalunya.
Setelah selama ini hanya bisa jadi silent reader,gue beranikan diri buat menuliskan cerita gue disini.
Ditunggu kritiknya ya.
Harap maklum dengan cara penulisan gue karena gue bukan penulis.
Daripada lama lama gue ngoceh ngak jelas gini.
Mending langsung meluncur kebawah aja gan.

Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Diubah oleh bogiestuck 21-04-2021 19:09
emineminna dan 12 lainnya memberi reputasi
13
143K
598
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•52.5KAnggota
Tampilkan semua post
TS
bogiestuck
#169
Part 38
Semenjak gue dan risma jadian.kehidupan gue tetap sama aja.ga ada hari hari gue yang berubah menjadi special.ini karena kita memutuskan untuk backstreet.entah kenapa risma belum mau memberi tau hubungan kita ini ke temen temen gue.dia takut kalau nanti akan terjadi sesuatu antara pertemanan gue ke bobby.padahal berulang kali gue bilang,kalau bobby tu bakalan biasa biasa aja kalo gue dan risma pacaran.tapi dia tetep ngotot kalo dia belum siap untuk ngasih tau ke temen temen kalo kita pacaran.mungkin dia ga mau di cap sebagai cewek yang gonta ganti pacar.mungkin.
Hari ini adalah hari valentine.gue liat murid murid di sekolah gue mulai menjadi drama banget hari ini.ada yang ngasih bunga diam diam.ada yang ngasih balon dengan coklat se ukuran piring dan ada yang nyanyiin lagu di depan pacaranya.jujur melihat kejadian itu gue jadi malu punya temen temen sekolah yang norak seperti ini.rasanya pengen banget pindah sekolah waktu itu.tapi setiap gue ngomong ke deni kenapa orang orang pada norak ketika valentine.dia cuma menjawab
ga ada kata norak di dalam cinta
Istirahat pertama di sekolah,gue liat risma dan widya pergi dari kelas.mungkin mereka ke kantin.dan dari jauh gue pandang risma dari belakang.gue hapal betul cara jalanya,cara tanganya yang sangat membenarkan kaca matanya dan masih banyak lagi yang gue liat waktu itu tentang risma.
Entah kenapa istirahat ini ga terpikir sedikitpun niat gue buat ke kantin untuk makan ataupun sekedar ngerokok doang di wc.keinginan gue saat itu cuma pengen tidur.
Gue meletakan kepala gue di atas yang gue posisikan sebagai bantal.dan entah kenapa tiba tiba ada sentuhan sebuah jari yang menyentuh pipi gue.gue pun spontan langsung membuka mata untuk melihat siapa manusia yang mencolek colek pipi gue.
Dan betapa kagetnya gue.ada sesosok cewek berambut pendek.tanganya penuh dengan gelang berwarna hitam.caranya berdiri persis seperti laki laki.gue bertanya tanya waktu itu,siapa cewek tomboy yang sekarang lagi berdiri disamping gue.
Gue liat tag nama di seragamnya.dan disitu tertulis Putri Dyah F.
Dan saat gue terheran heran dengan wanita yang berdiri disamping gue ini.tiba tiba dia memberikan coklat batang yang di beri pita berwarna pink.
Alangkah kagetnya gue waktu itu.
"Ini buat lo" dia memberikan coklatnya
"Hah,buat gue.kenapa?" Tanya gue
Dia terdiam dan wajahnya tolah toleh seperti melihat sekeliling gue.
"Heh bego.!! Ini valentine.wajarlah gue ngasih coklat" dia emosi
"Ya tapi kenapa harus gue yang lo kasih.?"
"Terima aja kenapa sih.susah amat.yaudah lo mau gak.!!" Dia membentak gue
"Yaudah yaudah.makasih ya.yaudah gue mau tidur dulu.makasih ya putri"
Dia melihat gue heran dan dia bertanya lagi
"Dari mana lo tau nama gue.?"
"Walaupun gue bego kaya yang lo bilang,tapi gue ga setolol lo.seragam lo ada namanya.jadi gue taulah" gue geram banget waktu itu
"Oo gitu.yaudah.happy fucklentine deh les"
Dia lalu pergi meninggalkan gue.dan di saat dia di pintu kelas.dia berpapasan dengan risma dan widya.tampak sekali disitu widya dan nara seperti takut dengan cewek tomboy itu.dan setelah itu widya dan risma menghampiri gue.
"Ada apa putri kesini les.?" Widya bertanya
"Ngasih gue ini" gue angkat coklat yang ditangan gue
"Hah dia ngasih lo coklat? Bukanya dia ga doyan cowok ya?"
"Kamu di kasih coklat sama dia.??" Risma menatap gue dengan tatapan sinis
"Iya,gue juga ga tau.waktu gue tidur tiba tiba gue dibangunin dan dikasih ginian"
"Wah wah.rasain lo les,di sukain sama nenek lampir kaya si putri" ejek widya
Gue ga menanggapinya widya.gue cuma menatap risma waktu itu.dia menatap gue dengan tatapan jutek.mungkin dia marah.tapi gue berikan senyuman tanda bahwa gue cuma suka dia dan ga ada wanita selain dia di hati gue sekarang.semoga dia bisa baca pikiran gue.tapi apa daya,dia bukan mama lauren ataupun ki joko bodo.dia kemudian memandang gue dengan sinis lagi dan meninggalkan gue.
"Lesti tapi kamu mau ga nurutin satu hal yang aku minta"
"Hal apa ma?"
"Ko manggilnya gitu sih" dia cemberut
"La terus apa dong?" Tanya gue
"Ya apa kek.tau ah,sebel"
"Iya sayang,kamu minta hal apa"
"Hihihi,..na gitu dong" risma tersenyum
"Yee...ditanya ko.hal apa.?"
"Emmmm,kita backstreet dulu ya"
"Loh kenapa.?"
"Ya aku agak gimana gitu.masa iya kita tiba tiba ngasih tau anak anak kalo kita jadian.aku juga ga enak sama bobby sama temen temen kita.entar dikiranya aku cewek gatel aja.gampang banget abis putus terus dapet cowok lagi"
"Emang cowok kamu siapa.?"
"Ihh kamu ni ah..." dia mencubit perut gue
"Aduhhh sakit tau.hobby banget sih nyubitin perut.bawahan dikit kek" gue menggoda dia
"Ihhh,..dasar mesum" dia mencubit gue lagi
Dan gue membalas cubitanya dengan sebuah ciuman
Hari ini adalah hari valentine.gue liat murid murid di sekolah gue mulai menjadi drama banget hari ini.ada yang ngasih bunga diam diam.ada yang ngasih balon dengan coklat se ukuran piring dan ada yang nyanyiin lagu di depan pacaranya.jujur melihat kejadian itu gue jadi malu punya temen temen sekolah yang norak seperti ini.rasanya pengen banget pindah sekolah waktu itu.tapi setiap gue ngomong ke deni kenapa orang orang pada norak ketika valentine.dia cuma menjawab
ga ada kata norak di dalam cinta
Istirahat pertama di sekolah,gue liat risma dan widya pergi dari kelas.mungkin mereka ke kantin.dan dari jauh gue pandang risma dari belakang.gue hapal betul cara jalanya,cara tanganya yang sangat membenarkan kaca matanya dan masih banyak lagi yang gue liat waktu itu tentang risma.
Entah kenapa istirahat ini ga terpikir sedikitpun niat gue buat ke kantin untuk makan ataupun sekedar ngerokok doang di wc.keinginan gue saat itu cuma pengen tidur.
Gue meletakan kepala gue di atas yang gue posisikan sebagai bantal.dan entah kenapa tiba tiba ada sentuhan sebuah jari yang menyentuh pipi gue.gue pun spontan langsung membuka mata untuk melihat siapa manusia yang mencolek colek pipi gue.
Dan betapa kagetnya gue.ada sesosok cewek berambut pendek.tanganya penuh dengan gelang berwarna hitam.caranya berdiri persis seperti laki laki.gue bertanya tanya waktu itu,siapa cewek tomboy yang sekarang lagi berdiri disamping gue.
Gue liat tag nama di seragamnya.dan disitu tertulis Putri Dyah F.
Dan saat gue terheran heran dengan wanita yang berdiri disamping gue ini.tiba tiba dia memberikan coklat batang yang di beri pita berwarna pink.
Alangkah kagetnya gue waktu itu.
"Ini buat lo" dia memberikan coklatnya
"Hah,buat gue.kenapa?" Tanya gue
Dia terdiam dan wajahnya tolah toleh seperti melihat sekeliling gue.
"Heh bego.!! Ini valentine.wajarlah gue ngasih coklat" dia emosi
"Ya tapi kenapa harus gue yang lo kasih.?"
"Terima aja kenapa sih.susah amat.yaudah lo mau gak.!!" Dia membentak gue
"Yaudah yaudah.makasih ya.yaudah gue mau tidur dulu.makasih ya putri"
Dia melihat gue heran dan dia bertanya lagi
"Dari mana lo tau nama gue.?"
"Walaupun gue bego kaya yang lo bilang,tapi gue ga setolol lo.seragam lo ada namanya.jadi gue taulah" gue geram banget waktu itu
"Oo gitu.yaudah.happy fucklentine deh les"
Dia lalu pergi meninggalkan gue.dan di saat dia di pintu kelas.dia berpapasan dengan risma dan widya.tampak sekali disitu widya dan nara seperti takut dengan cewek tomboy itu.dan setelah itu widya dan risma menghampiri gue.
"Ada apa putri kesini les.?" Widya bertanya
"Ngasih gue ini" gue angkat coklat yang ditangan gue
"Hah dia ngasih lo coklat? Bukanya dia ga doyan cowok ya?"
"Kamu di kasih coklat sama dia.??" Risma menatap gue dengan tatapan sinis
"Iya,gue juga ga tau.waktu gue tidur tiba tiba gue dibangunin dan dikasih ginian"
"Wah wah.rasain lo les,di sukain sama nenek lampir kaya si putri" ejek widya
Gue ga menanggapinya widya.gue cuma menatap risma waktu itu.dia menatap gue dengan tatapan jutek.mungkin dia marah.tapi gue berikan senyuman tanda bahwa gue cuma suka dia dan ga ada wanita selain dia di hati gue sekarang.semoga dia bisa baca pikiran gue.tapi apa daya,dia bukan mama lauren ataupun ki joko bodo.dia kemudian memandang gue dengan sinis lagi dan meninggalkan gue.
satu hari yang lalu
"Lesti tapi kamu mau ga nurutin satu hal yang aku minta"
"Hal apa ma?"
"Ko manggilnya gitu sih" dia cemberut
"La terus apa dong?" Tanya gue
"Ya apa kek.tau ah,sebel"
"Iya sayang,kamu minta hal apa"
"Hihihi,..na gitu dong" risma tersenyum
"Yee...ditanya ko.hal apa.?"
"Emmmm,kita backstreet dulu ya"
"Loh kenapa.?"
"Ya aku agak gimana gitu.masa iya kita tiba tiba ngasih tau anak anak kalo kita jadian.aku juga ga enak sama bobby sama temen temen kita.entar dikiranya aku cewek gatel aja.gampang banget abis putus terus dapet cowok lagi"
"Emang cowok kamu siapa.?"
"Ihh kamu ni ah..." dia mencubit perut gue
"Aduhhh sakit tau.hobby banget sih nyubitin perut.bawahan dikit kek" gue menggoda dia
"Ihhh,..dasar mesum" dia mencubit gue lagi
Dan gue membalas cubitanya dengan sebuah ciuman
dany.agus dan yusufchauza memberi reputasi
2