- Beranda
- Stories from the Heart
Menunggu Cinta Yang Bernada Mayor
...
TS
bogiestuck
Menunggu Cinta Yang Bernada Mayor
Halo agan agan
Perkenankan peranakan newbie ini membagi cerita masa lalunya.
Setelah selama ini hanya bisa jadi silent reader,gue beranikan diri buat menuliskan cerita gue disini.
Ditunggu kritiknya ya.
Harap maklum dengan cara penulisan gue karena gue bukan penulis.
Daripada lama lama gue ngoceh ngak jelas gini.
Mending langsung meluncur kebawah aja gan.

Perkenankan peranakan newbie ini membagi cerita masa lalunya.
Setelah selama ini hanya bisa jadi silent reader,gue beranikan diri buat menuliskan cerita gue disini.
Ditunggu kritiknya ya.
Harap maklum dengan cara penulisan gue karena gue bukan penulis.
Daripada lama lama gue ngoceh ngak jelas gini.
Mending langsung meluncur kebawah aja gan.

Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Diubah oleh bogiestuck 21-04-2021 19:09
emineminna dan 12 lainnya memberi reputasi
13
143.1K
598
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
bogiestuck
#150
Part 36
Gue sekarang ada dikamar.membuka kado yang diberikan ke gue.tapi entah kenapa pikiran saat ini bukan tentang apa isi dari kado ini.tapi ciuman dari Nara tadi.kenapa dia sampe segininya ke gue.apa bener dia suka sama gue.kalo emang dia suka sama gue.kenapa dia masih pacaran sama yosep.entahlah,gue bener bener dilema sekarang.antara risma dan nara.gue suka keduanya.tapi jujur,gue juga capek lama lama begini.di saat gue ingin memiliki risma.nara pasti muncul dengan segala pengakuan sayangnya ke gue.tapi anehnya,walaupun nara tak sepenuhnya muncul di kehidupan gue.tapi seketika hati gue bisa dibuat berbalik 180 derajat.yang tadinya gue sedang dibuat berbunga bunga oleh risma,bisa begitu cepatnya perasaan ini memilih nara ketika dia datang dan seketika perasaan gue ke risma langsung hilang di hati gue.
Jam menunjukan pukul 02.00.sampek sekarang rasa kantuk belum juga datang.
Kado yang diberi Nara tadi belum juga gue buka.kado itu cuma gue pandangi.entah kenapa perasaan gue waktu bener bener ga jelas sama sekali.gue harus putuskan secepatnya.gue harus memilih risma dan melupakan tentang nara.tapi semakin gur berusaha melupakan nara,malah perasaan gue ke dia semakin besar.dan di malam itu gue tetapkan pilihan gue.gue harus memilih risma.karena Nara terlalu abu abu buat gue.
Gue terbangun jam 1 siang.gue bangun lalu gue mengarah ke dapur untuk membuat kopi.gue cari dimana nyokap dan abang gue.ternyata rumah ini bener bener kosong.mungkin mereka sedang ke jogja.kebiasaan nyokap tiap hari minggu begini pasti kalo ga ke jogja ya belanja keperluan.setelah buat kopi,gue langsung ke kamar.gue ambil hp gue dan ada 4 sms disitu.ada dari widya,nara,risma dan abang gue.
Gue ga membalas sms dari mereka.tapi setelah itu gue telfon si risma.
Gue telfon si risma.gue tunggu tapi ga ada jawaban.dan akhirnya gue akhiri panggilan gue.gue putuskan untuk mengeplay lagu yang ada di komputer gue.tapi entah kenapa hari ini gue seperti ga mood untuk memutar lagu apapun.gue coba ngegame COD.tapi juga rasanya males banget.dan akhirnya gue diamkan saja komputer gue dengan keadaan menyala.sampai pada akhirnya pandangan gue terarah ke sebuah kotak kecil yang dibalut kertas berwarna warni itu.gue ambil kotak itu dan gue buka kotak itu.dan terlihat disitu sebuah jam tangan berwarna biru.dan ada gue liat ada sebuah kertas kecil.gue ambil dan gue baca kertas itu.
selamat ulang tahun lesti
Semoga panjang umur dan sehat selalu ya
Maaf kadonya telat.
sebenernya aku udah mau kasih waktu itu.
cuma aku takut ketahuan yosep.
sebenernya lagi aku mau kasih ke kamu waktu di villa.
Tapi entah kenapa aku takut mau ngasih
Selamat ulang tahun ya.
Pokoknya harus dipake ya
Awas kalo enggak
Sekali lagi,entah kenapa mood gue membaik.dan semua ini karena Nara.dia begitu hebatnya ngebuat gue seperti ini.apa iya gue bisa ngelupain nara.wanita yang ingin gue lupain.apa iya gue bisa.
Dengan hal sesimple ini,nara bisa ngebuat hati gue berbunga bunga.
Gue liat jam ini.gue pake di tangan kanan gue.gue liat terus jam ini.dan memang jam ini bener bener bagus.dan gue suka.padahal selama ini gue ga terlalu suka dengan warna warna yang mencolok.karena favorite gue warna hitam.di tengah tengah kesenengan gue akan jam pemberian nara,telfon gue berbunyi.tanpa gue liat layar hp,gue mengangkatnya.
"Abis darimana sih ma,ko gue telfon ga di angkat tadi"
"Hah,,,, gue widya bukan risma.begok"
"Loh,ko elo sih.tau elo gabakalan gue angkat"
"Ih resek banget.awas lo ye ndeketin risma.gue bunuh lo.!!"
"Nah kalo risma yang ndeketin gue gimana.mau apa lo.??"
"Gue mutilasi.apa lo"
"Cewek gilak.!!"
"Les maen yuk.suntuk ni"
"Males ah maen sama lo.sama deni kek"
"Deni ga bisa.bonyoknya dirumah.mau ada acara katanya"
"Ngajak risma kek,ko gue"
"Gue telfon ga di angkat angkat.sms juga ga dibales"
"Iya,gue juga.kenapa ya dia"
"Ayuk ah maen ah.jemput gue.kemana kek"
"Gue mau asal lo yg traktir"
"Yaampun lesti,lo jadi cowok ko ga modal banget sih"
"Gue cuma mau modal sama cewek yg gue suka.lo kan bukan"
"Ihh,jemput les buruan.males ni.weekend ko gini gini doang"
"Ah dasar anak muda korban sinetron.weekend kan ga harus maen"
"Buruan jemput ah.!!"
"Iya iya.manja banget.ga pantes lo manja.kera sakti tu ga pernah manja"
"Ih awas lo kalo ketemu.gue abisin lo"
"Iya,gue mandi dulu.tapi naik vespa.mau ga lo"
"Mau,tapi jangan macet ya.entar macet.gue ga mau dorong"
"Iya iya.dasar cewek gila.gue mandi dulu"
Ga perlu waktu lama gue tutup telfon dari widya.gue lalu membakar satu batang rokok dan bertapa sebentar di wc,mandi lalu ke kamar untuk ganti baju.gue pakek kaos hitam bergambar kan emotion bundar smile dengan lidah yang keluar sedikit dan bertuliskan nirvana.celana ketat warna biru tua dan juga sneakers yang gue punya satu satunya.gue semprot parfum,dan gue sisir rambut gue,gue pake jam pemberian nara,lalu gue matikan computer gue yang dari tadi belum gue matikan.
dan ketika gue mau berangkat,hp gue berbunyi.
Ada nama risma di layar hp gue.
Gue pun mengangkatnya.
"Halo risma.abis dari mana.ko tadi ga di angkat"
"Ohh itu.hpku aku silent dan ada di tas.soalnya tadi aku ke enakan ngobrol sama sopir aku tadi.jadi ga sempet liat hp"
"Ohh gitu.sekarang kamu ada dimana.dirumah? Widya ngajak maen tu.katanya suntuk dirumah.kamu tadi ditelfon sama si widya katanya ga di angkat? Widya sms juga katanya"
"Hah.ga ada sms masuk ko.ga ada panggilan masuk juga dari widya"
"Loh,masak sih.yaudah kalo gitu.ikutan ke tempat widya yuk"
"Loh,kamu ke tempat widya.?" Tanya risma
"Iya,makanya ayuk kesana sama aku.aku jemput ya"
"Ya kalo kamu udah janji sama widya dulu gapapa ko.aku pulang aja"
"Loh,kamu dimana sih sekarang.?"
"ga dimana mana.yaudah deh.have fun ya les"
Telfon pun langsung dimatikan.entah kenapa gue merasa agak aneh.firasat gue waktu itu,kalo risma sudah ada di depan rumah gue.tanpa berpikir lama,gue lari menuju ke teras rumah untuk mencari si risma.dan firasat gue benar.ketika gue keluar gerbang risma terlihat sedang berjalan sendiri mengarah ke gapura gang rumah gue.gue teriak dan berlari menghampirinya.
Gue tarik tanganya dan gue berkata dengan nafas yang ngos ngosan.
"Kamu ko ga bilang kalo udah ada dirumah.kenapa ga pencet bell tadi"
"Ya kan pengenya kasih kamu kejutan"
"Ih kamu ni.kebanyakan nonton ftv deh.udah yuk masuk dulu.ko malah pulang.aku kan ga tau.jangan ngambek ya pliss"
Dia ga menjawab dan hanya mengganguk.
"Loh ko cuma gitu sih.dijawab dong"
Dia diam sejenak dan memandang gue.tatapanya kali ini berbeda dari tatapan yang tadi.
"Iya lesti"
"Ah ga dikasih senyum.kasih senyumnya dong"
"Lagi ga bisa senyum" jawab dia
"Cantik cantik ko ngambek sih.yuk masuk"
Gue gandeng tanganya masuk ke rumah gue.
Dia hari bener bener cantik banget.senyumanya,rambut pendeknya,kaca matanya dan pipinya yang chubby bikin gue pengen banget rasanya berusaha untuk ga ngebuat dia kecewa.
"Kamu duduk sini bentar ya.aku buatin minum dulu"
Gue berjalan menuju dapur dan gue bingung.minuman apa ya kira kira kalo ada seorang cewek cantik yang bertamu di rumah gue.dan gue putuskan untuk memberinya es sirup.di saat gue sedang mengaduk es untuk si risma,hp gue berbunyi dan langsung gue angkat.
"Sampek mana lo.?"
"Masih dirumah"
"Loh ko ga berangkat berangkat sih"
"Ini ada risma baru nyampek.bentaran kek"
"Loh ko risma disitu"
"Iya risma disini wid.abis itu deh gue kerumah lo sama si risma.apa ketemuan dimana"
"UDAH GA USAH.GA JADI.!!!"
Tutt..tuttt...tuttt
Telfon dimatikan langsung oleh si widya.
Bener bener aneh ni si sungokong.
Setelah itu Gue berjalan kedepan untuk memberi minuman ini ke risma.
"Niki ndoro,unjuk'ane nipun"
"Hehehe.makasih" jawab si risma
Disaat gue memberikan gelas ke risma.
"Kamu beli jam itu dimana.?"
"Emmm dikasih.."
"Sama siapa.?"
Gue bingung disitu.ga mungkin gue bilang kalo ini dari nara.bisa ngambek pasti si risma.jadi gue putuskan untuk berbohong ke risma.
"Dari kakaku,dibeliin.udah seminggu ini ko.cuma ga pernah dipake aja.kenapa emang"
"Oo dari kakak kamu"
"Iya.kenapa sih?"
"Itu jam mirip banget sama punya kak nara.kirain couple'an"
Perkataan risma bener bener bikin gue mati gaya.disitu gue ga bisa berkata apa apa.yang gue lakukan saat itu cuma menahan ludah.
Jam menunjukan pukul 02.00.sampek sekarang rasa kantuk belum juga datang.
Kado yang diberi Nara tadi belum juga gue buka.kado itu cuma gue pandangi.entah kenapa perasaan gue waktu bener bener ga jelas sama sekali.gue harus putuskan secepatnya.gue harus memilih risma dan melupakan tentang nara.tapi semakin gur berusaha melupakan nara,malah perasaan gue ke dia semakin besar.dan di malam itu gue tetapkan pilihan gue.gue harus memilih risma.karena Nara terlalu abu abu buat gue.
Gue terbangun jam 1 siang.gue bangun lalu gue mengarah ke dapur untuk membuat kopi.gue cari dimana nyokap dan abang gue.ternyata rumah ini bener bener kosong.mungkin mereka sedang ke jogja.kebiasaan nyokap tiap hari minggu begini pasti kalo ga ke jogja ya belanja keperluan.setelah buat kopi,gue langsung ke kamar.gue ambil hp gue dan ada 4 sms disitu.ada dari widya,nara,risma dan abang gue.
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Gue ga membalas sms dari mereka.tapi setelah itu gue telfon si risma.
Gue telfon si risma.gue tunggu tapi ga ada jawaban.dan akhirnya gue akhiri panggilan gue.gue putuskan untuk mengeplay lagu yang ada di komputer gue.tapi entah kenapa hari ini gue seperti ga mood untuk memutar lagu apapun.gue coba ngegame COD.tapi juga rasanya males banget.dan akhirnya gue diamkan saja komputer gue dengan keadaan menyala.sampai pada akhirnya pandangan gue terarah ke sebuah kotak kecil yang dibalut kertas berwarna warni itu.gue ambil kotak itu dan gue buka kotak itu.dan terlihat disitu sebuah jam tangan berwarna biru.dan ada gue liat ada sebuah kertas kecil.gue ambil dan gue baca kertas itu.
selamat ulang tahun lesti
Semoga panjang umur dan sehat selalu ya
Maaf kadonya telat.
sebenernya aku udah mau kasih waktu itu.
cuma aku takut ketahuan yosep.
sebenernya lagi aku mau kasih ke kamu waktu di villa.
Tapi entah kenapa aku takut mau ngasih
Selamat ulang tahun ya.
Pokoknya harus dipake ya
Awas kalo enggak
Sekali lagi,entah kenapa mood gue membaik.dan semua ini karena Nara.dia begitu hebatnya ngebuat gue seperti ini.apa iya gue bisa ngelupain nara.wanita yang ingin gue lupain.apa iya gue bisa.
Dengan hal sesimple ini,nara bisa ngebuat hati gue berbunga bunga.
Gue liat jam ini.gue pake di tangan kanan gue.gue liat terus jam ini.dan memang jam ini bener bener bagus.dan gue suka.padahal selama ini gue ga terlalu suka dengan warna warna yang mencolok.karena favorite gue warna hitam.di tengah tengah kesenengan gue akan jam pemberian nara,telfon gue berbunyi.tanpa gue liat layar hp,gue mengangkatnya.
"Abis darimana sih ma,ko gue telfon ga di angkat tadi"
"Hah,,,, gue widya bukan risma.begok"
"Loh,ko elo sih.tau elo gabakalan gue angkat"
"Ih resek banget.awas lo ye ndeketin risma.gue bunuh lo.!!"
"Nah kalo risma yang ndeketin gue gimana.mau apa lo.??"
"Gue mutilasi.apa lo"
"Cewek gilak.!!"
"Les maen yuk.suntuk ni"
"Males ah maen sama lo.sama deni kek"
"Deni ga bisa.bonyoknya dirumah.mau ada acara katanya"
"Ngajak risma kek,ko gue"
"Gue telfon ga di angkat angkat.sms juga ga dibales"
"Iya,gue juga.kenapa ya dia"
"Ayuk ah maen ah.jemput gue.kemana kek"
"Gue mau asal lo yg traktir"
"Yaampun lesti,lo jadi cowok ko ga modal banget sih"
"Gue cuma mau modal sama cewek yg gue suka.lo kan bukan"
"Ihh,jemput les buruan.males ni.weekend ko gini gini doang"
"Ah dasar anak muda korban sinetron.weekend kan ga harus maen"
"Buruan jemput ah.!!"
"Iya iya.manja banget.ga pantes lo manja.kera sakti tu ga pernah manja"
"Ih awas lo kalo ketemu.gue abisin lo"
"Iya,gue mandi dulu.tapi naik vespa.mau ga lo"
"Mau,tapi jangan macet ya.entar macet.gue ga mau dorong"
"Iya iya.dasar cewek gila.gue mandi dulu"
Ga perlu waktu lama gue tutup telfon dari widya.gue lalu membakar satu batang rokok dan bertapa sebentar di wc,mandi lalu ke kamar untuk ganti baju.gue pakek kaos hitam bergambar kan emotion bundar smile dengan lidah yang keluar sedikit dan bertuliskan nirvana.celana ketat warna biru tua dan juga sneakers yang gue punya satu satunya.gue semprot parfum,dan gue sisir rambut gue,gue pake jam pemberian nara,lalu gue matikan computer gue yang dari tadi belum gue matikan.
dan ketika gue mau berangkat,hp gue berbunyi.
Ada nama risma di layar hp gue.
Gue pun mengangkatnya.
"Halo risma.abis dari mana.ko tadi ga di angkat"
"Ohh itu.hpku aku silent dan ada di tas.soalnya tadi aku ke enakan ngobrol sama sopir aku tadi.jadi ga sempet liat hp"
"Ohh gitu.sekarang kamu ada dimana.dirumah? Widya ngajak maen tu.katanya suntuk dirumah.kamu tadi ditelfon sama si widya katanya ga di angkat? Widya sms juga katanya"
"Hah.ga ada sms masuk ko.ga ada panggilan masuk juga dari widya"
"Loh,masak sih.yaudah kalo gitu.ikutan ke tempat widya yuk"
"Loh,kamu ke tempat widya.?" Tanya risma
"Iya,makanya ayuk kesana sama aku.aku jemput ya"
"Ya kalo kamu udah janji sama widya dulu gapapa ko.aku pulang aja"
"Loh,kamu dimana sih sekarang.?"
"ga dimana mana.yaudah deh.have fun ya les"
Telfon pun langsung dimatikan.entah kenapa gue merasa agak aneh.firasat gue waktu itu,kalo risma sudah ada di depan rumah gue.tanpa berpikir lama,gue lari menuju ke teras rumah untuk mencari si risma.dan firasat gue benar.ketika gue keluar gerbang risma terlihat sedang berjalan sendiri mengarah ke gapura gang rumah gue.gue teriak dan berlari menghampirinya.
Gue tarik tanganya dan gue berkata dengan nafas yang ngos ngosan.
"Kamu ko ga bilang kalo udah ada dirumah.kenapa ga pencet bell tadi"
"Ya kan pengenya kasih kamu kejutan"
"Ih kamu ni.kebanyakan nonton ftv deh.udah yuk masuk dulu.ko malah pulang.aku kan ga tau.jangan ngambek ya pliss"
Dia ga menjawab dan hanya mengganguk.
"Loh ko cuma gitu sih.dijawab dong"
Dia diam sejenak dan memandang gue.tatapanya kali ini berbeda dari tatapan yang tadi.
"Iya lesti"
"Ah ga dikasih senyum.kasih senyumnya dong"
"Lagi ga bisa senyum" jawab dia
"Cantik cantik ko ngambek sih.yuk masuk"
Gue gandeng tanganya masuk ke rumah gue.
Dia hari bener bener cantik banget.senyumanya,rambut pendeknya,kaca matanya dan pipinya yang chubby bikin gue pengen banget rasanya berusaha untuk ga ngebuat dia kecewa.
"Kamu duduk sini bentar ya.aku buatin minum dulu"
Gue berjalan menuju dapur dan gue bingung.minuman apa ya kira kira kalo ada seorang cewek cantik yang bertamu di rumah gue.dan gue putuskan untuk memberinya es sirup.di saat gue sedang mengaduk es untuk si risma,hp gue berbunyi dan langsung gue angkat.
"Sampek mana lo.?"
"Masih dirumah"
"Loh ko ga berangkat berangkat sih"
"Ini ada risma baru nyampek.bentaran kek"
"Loh ko risma disitu"
"Iya risma disini wid.abis itu deh gue kerumah lo sama si risma.apa ketemuan dimana"
"UDAH GA USAH.GA JADI.!!!"
Tutt..tuttt...tuttt
Telfon dimatikan langsung oleh si widya.
Bener bener aneh ni si sungokong.
Setelah itu Gue berjalan kedepan untuk memberi minuman ini ke risma.
"Niki ndoro,unjuk'ane nipun"
"Hehehe.makasih" jawab si risma
Disaat gue memberikan gelas ke risma.
"Kamu beli jam itu dimana.?"
"Emmm dikasih.."
"Sama siapa.?"
Gue bingung disitu.ga mungkin gue bilang kalo ini dari nara.bisa ngambek pasti si risma.jadi gue putuskan untuk berbohong ke risma.
"Dari kakaku,dibeliin.udah seminggu ini ko.cuma ga pernah dipake aja.kenapa emang"
"Oo dari kakak kamu"
"Iya.kenapa sih?"
"Itu jam mirip banget sama punya kak nara.kirain couple'an"
Perkataan risma bener bener bikin gue mati gaya.disitu gue ga bisa berkata apa apa.yang gue lakukan saat itu cuma menahan ludah.
Diubah oleh bogiestuck 23-08-2017 13:34
dany.agus dan yusufchauza memberi reputasi
2