Kaskus

Story

monikahastonoAvatar border
TS
monikahastono
Buku Harian Seorang Indigo
Buku Harian Seorang Indigo

WELCOME TO MY THREAD

Haloo, sebelumnya ane buat thread di The Lounge.. tapi sehubungan dengan banyaknya cerita yang akan ane post, ane jadi pindahin semuanya ke sfth emoticon-Smilie
Tadinya mau pake ID klonengan tapi waktu mau bikin ga bisa-bisa. Woyes pake id yg sudah ada aja.
Ane mau cerita pengalaman ane sebagai seorang yang bisa melihat dan merasakan hal yang tidak semua orang bisa merasakan. Di thread ini ane tuangin semua pengalaman ane. Tidak ada cerita klimaks ataupun anti klimaks karena murni pengalaman ane. Jadi, tiap hari pasti ada aja ceritanya. Tapi ane tuangin yang bener-bener berkesan buat ane.
Well, awalnya ane ragu mau share ini. Karena suatu hari ane pernah minta saran sm kakek ane yang bisa punya hal yang kaya gini juga dan beliau juga bisa mengartikan mimpi.
Kakek ane bilang, jangan sampai orang lain tahu kelebihan kamu ini. Akan memungkinkan bahaya.
Bukannya ane mau melanggar pesan kakek ane, tapi... Ane kadang mau mengungkap semua apa yang ane rasain selama hidup 23 tahun ini.

Spoiler for "YOU DIDN'T SEE WHAT I SAW":


Terima kasih atas kesetiaannya pantengin thread ane hehe. Rate, cendol, share and bookmark please! emoticon-Malu (S)emoticon-Kiss (S)


RUMAH HANTU

Spoiler for Rumah Hantu:


IBU

Spoiler for Ibuku:


Buku Harian Seorang Indigo
Diubah oleh monikahastono 12-04-2019 17:21
vinatrihapsa965Avatar border
jenggalasunyiAvatar border
MenthogAvatar border
Menthog dan 24 lainnya memberi reputasi
25
227.7K
668
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.8KAnggota
Tampilkan semua post
monikahastonoAvatar border
TS
monikahastono
#137
Wangi
Hari ini, 6 april 2015.
Mendadak ada keperluan, sepulang kerja aku langsung tancap gas menuju Cimanggis Depok. Setelah mandi dan makan akupun melesat bersama shiro. Motor kesayangan yang menemaniku setiap saat. Saat awal bulan, shiro minum kerang kuning. Saat akhir bulan, shiro minum dua kuda laut kuning. Sangat jauh perbandingannya. Maklum, hanya seorang karyawati swasta biasa.

Akupun melesat melewati jalur akses UI. Jarak tercepat yang ditempuh dari Cinere menuju Cimanggis. Tak lupa doa kupanjatkan berhubung begal merajai jalanan Depok kota kue pancong, eh maksudku kota belimbing.

Sejenak kemudian ibuku minta dibawakan jus. Sesaat urusanku selesai, tak ubahnya mataku seperti penembak jitu. Memperhatikan setiap ujung jalan, kalau-kalau ada pedagang yang menjajakan jus.
Akupun memarkir shiro ke pinggiran toko jus yang displaynya tak jarang kita temui. Disekat dengan kaca-kaca layaknya ikan cupang yang sedang beradu. Dengan buah-buahan yang digantung. Tak lupa aku memesan pesanan ibuku. Akupun merasa tenggorokan begitu kering. Aku melihat menu dan bingung menyerangku. Antara jus strawberry kesukaanku atau jus jambu yang sangat manis lengkap dengan susu kental manis. Tak tahan dengan harum susu kental manis, aku memutuskan untuk memesan jus jambu dengan extra skm. Hanya butuh waktu beberapa menit, pesananku sudah siap. Langsung kutancap gas melesat melewati beji.
Asal kalian tahu, saat aku melewati beji aku selalu teringat akan kakek-kakek dipinggir jalan menengadahkan tangannya dengan kayu yang ditepuk-tepuk ketanah. Sungguh miris. Pedih melihatnya.

Ku perhatikan jalanan sekitar. Seingatku setelah restoran CFC di beji. Apabila kalian sering melewati jalan beji dari depok ke arah ciganjur, kalian pasti melewati track yang aku lewati ini.

Setelah cfc, arah ke ciganjur. Aku telusuri jalanan dengan hati-hati. Berharap kakek itu masih ada disana. Aku ingat, punya jus jambu manis dengan extra skm. Dari jauh aku lihat selalu dan selalu ia berjongkok di depan pagar hijau. Aku tak tahu apakah itu sekolah atau rumah biasa. Seingatku, memang betul dia jongkok di depan pagar hijau.

Aku menepi dan memberhentikan shiro. Aku berikan jus jambuku kepadanya yang sangat renta. Dan juga, buta. Ya, aku baru menyadari bahwa ia buta. Aku sedikit berbincang. Meminta doa dan ridhonya aku menjalani pendidikanku sekarang. Maklum saja, saat ini aku terlilit kesusahan dana untuk pendidikanku sekarang. Tak sengaja aku berpamitan kepadanya. Akupun menjabat tangannya. Terasa halus tetapi teramat keriput. Dengan kemeja lusuh dan peci yang sudah pudar. Tangan kanan menengadah dan tangan kiri memegang bambu. Entah bambu atau kayu, benda itu dipukul-pukulkannya ke tanah.

Terasa ada wewangian selama aku diperjalanan. Reflek aku mencium tangan kananku. Terakhir tangan kananku ini dipakai untuk menjabat tangan kakek itu. Sejenak aku mencium tanganku. Ada aroma wangi tapi tidak menyengat. Sangat harum. Sampai" aku merasa senang menciumi tanganku.
Anehnya, sarung tanganku yang menutupi hanya telapak tangaku, tidak dengan jari-jariku. Sarung tanganku tidak ada bau apa". Yang ada hanya jari-jariku yang terasa wangi. Hingga aku pulang, wangi itu masih ada. Sekarangpun masih ada. Padahal aku sudah membasuh dengan air dan sabun pencuci muka.

Apa mungkin beliau memakai parfum ? Untuk makan saja ia sulit. Untuk melihatpun apa daya. Memilih parfum dengan aroma tak menyengat ? Mungkin hanya ada di departement store kenamaan. Atau memang, doa dari ketulusan hati beliau mewangikan segala tindakan kita.

Spoiler for Sang Kakek:


Spoiler for Testi Kaskuser:
Diubah oleh monikahastono 24-08-2015 18:41
mbahramil
gijoe.malaw
johny251976
johny251976 dan 6 lainnya memberi reputasi
5
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.