Kaskus

News

ovonelpotpalAvatar border
TS
ovonelpotpal
Kasus kriminalisasi dokter Ayu dan apa itu emboli
Quote:


Quote:

for emboli
Quote:


Pada persalinan emboli paling sering adalah emboli air ketuban.
Namun kejadian emboli sangat jarang terjadi baik pada persalinan spontan maupun lewat operasi. Ibaratnya seperti begini gan. Saat persalinan (baik normal dan operasi) saat ketuban pecah air ketuban bisa masuk ke pembuluh darah yang terbuka, dan kalau sampai ke pembuluh darah paru/jantung akan menyumbat. karena komponen dari air ketuban ada yang tak terlarut. Jadi kalo pasien kena emboli, hampir dipastikan pasien harus mati.
Begitu juga kalau yang masuk udara gan.
seperti kuret hamil anggur, bisa meninggal karena emboli mola.

karena emboli itu jarang, hampir sering dokter tidak memberitahukan atau lupa dengan resiko emboli. karena itu resiko dari penyakit atau dari hamilnya gan.
Gak ada yang bisa tahu kapan emboli akan terjadi atau pencegahannya 100%

Buat para dokter lebih baik informed concent setiap tindakan baik besar maupun kecil kalau perlu sampai table death. Krn kalian bukan Tuhan

For water or air embolism
Kasus kriminalisasi dokter Ayu dan apa itu emboli

sumber
[URL="http://health.detik..com/read/2013/11/11/185736/2409897/763/kasus-ibu-meninggal-usai-operasi-caesar-di-manado-pogi-beberkan-kronologi?991104topnews"]sumber 1[/URL]
[URL="http://health.detik..com/read/2013/11/11/194458/2409950/763/pb-pogi-emboli-saat-melahirkan-tak-bisa-diprediksi-dan-dicegah?880004755"]sumber 2[/URL]
sumber 3


Tambahan
ane tanya dokter yg prnh lihat emboli pasien hamil. rata2 jawabnya mesti fatal dan pasien mati meski sudah diberi bantuan napas, jantung. sering gak berhasil, kan pembuluh darah tersumbat, oksigen mau masuk darimana??

(per teori msh bisa selamat itu kalo embolinya kecil
gan.
Kalau mau gampang dimengerti "seperti" stroke krn sumbatan gan, kalau luas dan lokasinya fatal coba bayangin. Ato "seperti" serangan jantung gan, kalau sumbatannya besar dan pas kena coroner nya, ya mati. Sudden death mesti matinya krn jantung atau paru. Tapi pada kasus yg masuk ketuban sama udara mau ksh apa?, kalau darah beku bisa kasih pengencer darah
Protokol kalau terjadi ya protokol life saving
seandainya selamat itu mukjizat, mungkin embolinya kecil.
gak semua dokter selama karier nya menemukan pasien hamil emboli.

Tambahan lagi
Residen yang udah SC merupakan tahap tinggi dan skill nya bisa disamakan dengan SpOG, itu cuman masalah wisuda aja gan.
Residen tidak bisa bertanggungjawab, setiap melakukan tindakan harus lapor kepada supervisornya.
Residen bisa SC mandiri, tapi tetap dibawah pengawasan spesialis. Spesialis tetap jaga/bisa dipanggil
Kalau tidak mau, ambil kelas diatas atau Rs swasta

analisa
komplikasi preop -> dari berita diatas gak ada
persiapan op -> obsgin, anestesi, anak
selesai op-> r. observasi
sesak mendadak-> panggil dokter utama obsgin, panggil anestesi
Resusitasi->tidak berhasil
Ada hubungannya dengan internis->Tidak ada
preventif emboli pd hamil -> tidak ada yg bisa cegah
saat terjadi emboli, cuman bisa bantu napas/jantung


emboli bisa tjd saat SC atau bersallin atau sesudahnya
Update komeng dari teman

Dari cerita diatas
LAST UPDATE

Pesan teman
1. Melahirkan adalah hidup mati, banyak perubahan fisiologis pd ibu.
sesuatu yg diperkirakan baik, sewaktu2 bisa buruk. makanya kontrol selama hamil
2. Krn hamil bahaya,punya anak hrs cukup. Jgn berlepas tangan kalau mati di tangan Allah
Kalau begitu naik motor gak usah pake helm, hidup mati kan ditangan Allah. gitu logikanya
3. Kalau merasa dirinya miskin, jgn banyak2 punya anak. Malu minta2 ke negara. anak cukup/2, KB
4 Kenyataannya rs daerah sering overload karena rujukan. Tanpa bantuan residen, spesialisnya bisa cepat mati kelelahan
5. Agan boleh bilang dokter sombong atau matre.. tp kalau emergensi pasti selalu tolong. Jasa dokter sama biaya rumah sakit dibedakan gan. Matre itu tergantung bagaimana dokter itu menghargai dirinya. Kalau dia merasa dirinya babu, dibayar seukuran tukang sapu mungkin tdk apa2. Prinsipnya dokter menolong. Sosialnya ada, misal menghapus jasa dokter, pengobatan masal
6. Doakan dokternya

komeng & baca lengkap utk Ilmu
ada hal2 yang memang sulit untuk dicegah


OBJEKTIF dan lihat FAKTA,
emboli hamil bkn masalah keahlian
EMBOLI bukan krn dokter operator.. (titik)

maaf pakai kata "mati"

Baca yang ane spoiler
http://www.kaskus.co.id/show_post/52...7d000002/795/- ->ktnya POGI
[url]http://www.kaskus.co.id/show_post/528c9b1d40cb174c6d000004/1/dokter-idi-sulut-demo-menangisibu-pasien-ungkap-kebenaran-anaknya-meninggal [/url]-> versi pasien

Di luar negri lbh bnyk pilih rs pendidikan (dokter lebih banyak pd berbagai bidang, tindakan berdasar teori, lbh update)


Spoiler for Nyang komeng jelek:


Spoiler for nYANG KOMENG ada manfaatnya:


Spoiler for NyANG perlu ditanggapin:
Diubah oleh ovonelpotpal 09-01-2014 09:27
0
123.1K
1K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
695.3KThread59KAnggota
Tampilkan semua post
flame_axoenemeAvatar border
flame_axoeneme
#220
Quote:


See, ini contoh kasus yang baik. Untuk menolong orang lain setidaknya ada 3 prinsip. 1. Aman diri 2. Aman lingkungan 3. Aman korban. Dan semua prinsip itu harus terpenuhi.

Jangan sampai alih-alih nolong orang kita malah mencelakakan orang lain dan diri sendiri. <-- berdasarkan statement ane ini tar ada dokter yang bilang, ya kalau gitu kita lakukan defensive medicine saja...

Fine. Itu kembali ke hati nurani masing-masing. (FYI, jika di suatu tempat ada kecelakaan / insiden dan ditempat itu diketahui juga ada dokter, maka dokter itu bisa dipermasalahkan secara hukum karena tidak berupaya membantu)

Bimbang kan? emoticon-Ngakak Makanya PRnya di situ. Komunikasi. Tau apa yang mau dilakukan. Sadar diri. Niat. Dan minta perlindungan dari tuhan.

Contoh aman diri: misal ada korban tenggelam tapi si penolong ga bisa berenang, just don't.
Contoh aman lingkungan: misal di lokasi kebakaran dan ente belum pernah ikut training, just don't.
Contoh aman korban: misal dicurigai ada racun pada si korban dan ente belum pernah training toxicology first aid, just don't.
Kalau dasarnya jelas, harusnya secara hukum aman. Kecuali hukum itu diperjualbelikan.

Baik belum tentu benar, dan benar juga belum tentu baik. Tapi benar selalu ada landasan hukum dan prosedurnya. Tapi manusia juga punya hati nurani...

kompleks kan?

ane punya cerita ada paramedis yang anaknya jatuh dari ketinggian lantai tingkat dua dan kecurigaan multiple fracture & compression fracture... orang-orang di sekitar sudah heboh aja mau main angkat ke mobil bawa ke rumah sakit. Tapi si bapak ini dengan tenang bilang "tolong panggil ambulans" dan dia hanya ngajak anaknya ngobrol. Karena tindakan bapak ini anaknya jadi selamat setelah operasi. Tapi masyarakat sekitar yang ga tau bilang "bapak macam apa itu, orang tua ga bener" <-- ini contoh orang yang ga tahu.

Si bapak ini si paramedik ini syukurnya orang Emergency Response Team (ERT), dia tahu benar yang dia lakukan.

Poinnya:
1. Dia menjaga anaknya tetap sadar dengan ngajak ngobrol
2. Dia membatasi pergerakan anak dengan tidak membawa naik mobil warga
3. Dia sadar diri bahwa yang dapat dia lakukan hanya sampai di situ

Kalau bisa ya wajib bantu. Ga bisa jangan maksa bantu. Kalau bisa tapi ga mau bantu ya monggo, ga pernah ada paksaan dalam hidup.

0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.