- Beranda
- Berita dan Politik
Jokowi duduk di kursi empuk tapi penuh jarum
...
TS
husinabdul
Jokowi duduk di kursi empuk tapi penuh jarum
JAKARTA - Sikap Joko Widodo yang membuka
sinyal menarik partai baru ke dalam koalisinya
dinilai menjadi petunjuk bahwa presiden terpilih
tersebut tidak nyaman dengan oposisi yang
digalang Koalisi Merah Putih
"Jokowi tidak nyaman dengan sikap Koalisi
Merah Putih yang akan berada di luar
pemerintahan. Pernyataan-pernyataan bahwa
partai ini partai itu berpeluang merapat ke
koalisinya itu untuk mengganggu solidnya
partai-partai pendukung Prabowo," kata
pengamat komunikasi politik dari UIN Sunan
Kalijaga, Iswandi Syahputra ketika dihubungi di
Jakata, Jumat (22/8/2014).
Hal itu juga menunjukkan, Jokowi sebenarnya
tidak steril dari percaturan politik pragmatis.
Dia tetap saja memperhitungkan komposisi kursi
di parlemen.
"Artinya, Jokowi ya tetap memakai kalkulasi-kalkulasi politik pragmatis. Dia mengamankan
pemerintahannya nanti dari goyangan dari
pihak oposisi," ulasnya.
Dia juga menganalogikan, posisi Jokowi sekarang
seperti duduk di kursi empuk yang berjarum.
"Memang terpilih sebagai presiden, tetapi tidak
nyaman," celetuknya.
Salah satu cara kubu Jokowi, menurutnya adalah
dengan menggoda dan merayu partai-partai
Koalisi Merah Putih dengan tawaran kursi
menteri dan posisi strategis lainnya, seperti
lembaga negara atau pimpinan BUMN. Dia
mengatakan hal tersebut merupakan upaya
penggembosan terhadap kuatnya potensi kekuatan oposisi.
sumber: okezone
Walau resmi jadi presiden tapi tetap aja ga tenang. Haha ternyata perjalanan politik Jokowi ga semulus paha Nabila JKT48, siap-siap cari oknum partai yang serakah dan khianat sebagai penghias kabinet baru.
komentar agan yg satu ini keren juga :-D
Suka sama analogi agan ini, kita Amin-kan aja semoga bener nyapres buat rakyat
sinyal menarik partai baru ke dalam koalisinya
dinilai menjadi petunjuk bahwa presiden terpilih
tersebut tidak nyaman dengan oposisi yang
digalang Koalisi Merah Putih
"Jokowi tidak nyaman dengan sikap Koalisi
Merah Putih yang akan berada di luar
pemerintahan. Pernyataan-pernyataan bahwa
partai ini partai itu berpeluang merapat ke
koalisinya itu untuk mengganggu solidnya
partai-partai pendukung Prabowo," kata
pengamat komunikasi politik dari UIN Sunan
Kalijaga, Iswandi Syahputra ketika dihubungi di
Jakata, Jumat (22/8/2014).
Hal itu juga menunjukkan, Jokowi sebenarnya
tidak steril dari percaturan politik pragmatis.
Dia tetap saja memperhitungkan komposisi kursi
di parlemen.
"Artinya, Jokowi ya tetap memakai kalkulasi-kalkulasi politik pragmatis. Dia mengamankan
pemerintahannya nanti dari goyangan dari
pihak oposisi," ulasnya.
Dia juga menganalogikan, posisi Jokowi sekarang
seperti duduk di kursi empuk yang berjarum.
"Memang terpilih sebagai presiden, tetapi tidak
nyaman," celetuknya.
Salah satu cara kubu Jokowi, menurutnya adalah
dengan menggoda dan merayu partai-partai
Koalisi Merah Putih dengan tawaran kursi
menteri dan posisi strategis lainnya, seperti
lembaga negara atau pimpinan BUMN. Dia
mengatakan hal tersebut merupakan upaya
penggembosan terhadap kuatnya potensi kekuatan oposisi.
sumber: okezone
Walau resmi jadi presiden tapi tetap aja ga tenang. Haha ternyata perjalanan politik Jokowi ga semulus paha Nabila JKT48, siap-siap cari oknum partai yang serakah dan khianat sebagai penghias kabinet baru.
komentar agan yg satu ini keren juga :-D
Quote:
Suka sama analogi agan ini, kita Amin-kan aja semoga bener nyapres buat rakyat
Quote:
Diubah oleh husinabdul 23-08-2014 10:51
0
2.1K
31
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
695.5KThread•59.1KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya
