hi gan (tokomadju spech)
ane pengen mencoba berfotosintesis 
maksudnya membuat tesis mengenai detik-detik kehancuran blackberry 
mengapa demikian?? karena pada bulan ini (september 2013) blackberry akan melepaskan aplikasi andalannya, yaitu BBM ke gadget laen berbasis android dan IOS. walaupun ada spesifikasi tertentu untuk gadget tersebut bisa mengunduh BBM. Android haruslah dengan OS 4.0 keatas (berarti kebawah gak bisa
) sedangkan IOS haruslah IOS 6 atau IOS 7.
sebelumnya mohon dibiasakan baca dulu baru koment, dan jangan lupa dikasih
dan bagi yang iso bisa 
mengapa ane bilang kehancuran??
Quote:
1. Android akan menjadi mesin penghancur utama bagi gadget blackberry, bisa agan bayangin bahwa dengan membeli gadget android dari operator lokal (sm*rtfren) dengan harga second 500rb atau harga baru 1jt sudah bisa menggunakan aplikasi BBM
2. IOS adalah pesaing utama android, bisa dibilang pengguna iPhone sudah banyak. untuk harga memang lebih mahal. karena gak ada iPhone yang dibuat dengan merk-merk macem m*to, cr*ss, dan lain sebagainya.
3. Blackberry mengeluarkan Z10, Q10, QQ (qyu qyu

yang ini becanda gan) dll dengan harga fantastis. apa yang di unggulkan? OS blackberry terbaru, aplikasi?? ane rasa sama aja
4. gadget berbasis android dan IOS lebih unggul karena selain untuk chat dan social networking lainnya juga bisa dipakai untuk bermain game.
oke gan, karena ane demokratis maka ane beberin juga keunggulan dari blackberry. biar adil gitu 
Quote:
1. Paket blackberry ane rasa terjangkau dan tidak menggunakan kuota, contoh paket gaul harian 2000/hari bisa bbm, twitter, facebook dll kecuali browser. paket unlimited 100rb (atau bahkan dibawah ini) bisa browseran, bbm, download tanpa keganggu sms tentang kuota yang mau abis

2. Tombol keypad yang qwerty membuat orang merasa nyaman menggunakan gadget tersebut.
3. Jika android diharuskan mengganti LCD yang mahal jika touchscreen rusak, maka bb kadang hanya cukup modal kapas buat bersihin elemen keypad.
4. ni yang paling enak, ada autotext (ane gak tau di andro atau apple bisa apa gak, kalo bisa ntar ane apus. yang penting ada reviewnya)
ini uneg-uneg pentolan Id-Android dan Id-iPhone
Quote:
Jakarta - Meski banyak layanan messaging populer bermunculan, di Indonesia tampaknya BlackBerry Messenger (BBM) masih diidolakan. Hal ini setidaknya terlihat dari antusiasme pengguna menantikan kemunculan BBM di Android dan iOS.
Dikatakan Lucky Sebastian, pentolan komunitas pengguna gadget Gadtorade, rasa ingin tahu pengguna mengenai BBM di Android dan iOS sangat besar. Terbukti, setiap kali dia menggoda dengan melempar isu ini melalui akun Twitternya @gadtorade, banyak yang merespons dan mengaku tak sabar ingin mencicipi.
"Dikasih preview-nya langsung pada antusias. Bocoran APK-nya semalam, 15 menit langsung tembus 200 download," ujarnya di acara peluncuran BBM cross platform di Foundry 8, SCBD, Jakarta, Kamis (19/9/2013).
Mewakili komunitas Id-Android, Agus Hamonangan pun menyatakan hal senada. Menurutnya, sejak isu BBM akan hadir di Android menyeruak, banyak yang tidak sabar, bahkan menantikan APK-nya.
"Saya rasa ini langkah baik dari BlackBerry, mungkin dia ingin bertransformasi. Yang tadinya BBM eksklusif, sekarang di-share ke platform lain," sahutnya.
Sementara itu, Deska Afif dari komunitas Id-iPhone mengaku awalnya sempat menyangsikan BlackBerry yang akan terjun ke ranah aplikasi messenger. Menurutnya hal ini bisa mengancam BlackBerry karena orang tidak akan lagi memakai perangkatnya. Di sisi lain, hal ini berdampak positif karena bisa menjembatani pengguna berkomunikasi antar platform.
"Ini memang saatnya BlackBerry masuk ke lini apps chat. Karena pergerakan Line chat dan teman-temannya memang sudah sulit dibendung. Kalau BlackBerry gak gerak ke arah sana akan ditinggalkan," ujarnya.
Harapan dan berbagai masukan pun disampaikan para perwakilan user ini. Antara lain seperti disampaikan Lucky, pengguna BBM di Android dan iPhone diberikan keleluasaan untuk mengatur.
"Misalnya gangguan dari broadcast message. Setidaknya kita bisa punya keleluasaan untuk menolak. Ping juga bisa diatur supaya gak getar atau gak keluar suara misalnya," kata pria asal Bandung yang jago ngoprek gadget ini.
Saran lainnya, jika memungkinkan, Lucky memberi masukan agar BBM bisa digunakan juga di notebook atau PC untuk memudahkan pengguna dengan banyak perangkat. "Kadang kan kita pegang ponsel tapi juga suka sambil ke laptop. Dengan begitu jadi kita bisa lanjutin di perangkat mana pun," sebutnya.
Sementara Deska, menyoroti mengenai beban jaringan yang nantinya akan melanda ketika BBM dipakai di Android dan iOS. "Otomatis trafik akan berlipat ganda. Dengan lebih banyak perangkat yang pakai BBM, mudah-mudahan operator kita siap menghadapi lonjakan trafik," tutupnya.
dan ini tata cara bagi agan yang mau download aplikasi tersebut
Quote:
Jakarta - Sebelum BlackBerry Messenger (BBM) tiba di Google PlayStore dan Apple App Store 21-22 September, mungkin ada baiknya disimak terlebih dahulu bagaimana cara mengaktifkan BBM di ponsel Android dan iPhone Anda.
Seperti ditegaskan oleh Yolanda Nainggolan, PR Manager BlackBerry Indonesia, BBM bisa di-download tanpa harus mengeluarkan biaya sepeser pun alias gratis. Namun sayangnya, hanya pengguna ponsel tertentu saja yang bisa menikmatinya.
"Kami tegaskan, BBM di iOS dan Android itu gratis. Tak perlu beli atau bayar. Namun, yang bisa download cuma pengguna smartphone Android versi 4.0 ke atas, juga iPhone dengan iOS 6 atau 7 saja. Tablet maupun Windows Phone belum bisa," jelasnya kepada detikINET di the Foundry, Jakarta, Kamis (19/9/2013).
Yolanda pun menjelaskan secara detail tentang bagaimana mendapatkan aplikasi tersebut, hingga mengoperasikannya nanti. Pengguna Android maupun iPhone dengan spesifikasi minimal yang tadi disebut, bisa mengunjungi situs [url=http://www.bbm.com.]www.bbm.com.[/url]
"Dari situ, bbm.com akan mendeteksi apakah perangkat yang digunakan sudah terinstalasi atau belum, mendukung atau tidak. Nah, kalau belum, nanti akan diarahkan ke Google Play atau ke App Store untuk download aplikasinya. Kami sarankan downloadnya menggunakan Wifi," urainya.
Setelah berhasil didownload, pengguna diharuskan untuk registrasi atau sign up terlebih dulu untuk membuat akun BlackBerry ID dengan cara memasukkan akun email. Yolanda juga menjelaskan, satu akun BlackBerry ID ini hanya untuk satu handset saja.
"Sebab, jika akun BlackBerry ID ini masih digunakan di handset lain, misalnya di ponsel BlackBerry, otomatis data kontak yang ada di handset BlackBerry akan berpindah ke handset yang terdaftar baru ini, ya ke Android atau iPhone," kata Yolanda.
Setelah sign up BlackBerry ID, pengguna iPhone maupun Android akan mendapatkan PIN unik layaknya PIN BlackBerry. "Karena pengguna BBM akan menggunakan PIN, bukan nomor telepon seluler atau alamat email. Jadi lebih private dan kita selalu bisa mengontrol orang yang ada di kontak list kita," jelasnya lebih lanjut.
Setelah BBM aktif, maka pengguna aplikasi ini sudah bisa melakukan segala aktivitas layaknya pengguna BlackBerry OS pada umumnya. Untuk invite kontak pengguna BBM lainnya, caranya juga sama,
"Untuk invite teman, caranya sama persis dengan pengguna BlackBerry biasa. Bisa dengan invite PIN, scanning barcode, invite pakai akun email, juga bisa lewat SMS," katanya.
Pengguna BBM di iPhone dan Android juga bisa menikmati fitur-fitur yang ada, semisal BBM chat, BBM group, BBM broadcast message. Ke depannya, fitur BBM Channel juga akan merambah masuk untuk memonetisasi layanan ini.
"Sekarang masih belum ada (monetisasi), masih chat dan group saja, persis seperti yang di BB OS. Semua masih free dan belum ada yang berbayar. Nanti untuk monetisasinya, akan ada pengumuman lagi setelah ada perkembangan lebih lanjut," pungkas Yolanda.
