Sore itu nampak ramai seperti biasanya di kampung Sepuh, nampak beberapa orang berjalan pulang dari sawah menuju rumahnya. Terlihat dari pakaianya yang kotor dengan lumpur dan beberapa dari mereka membawa bekal yang nampak kosong, sebagian lagi membawa kerbau melewati jalan menuju kandang, dengan
“Dad, Dad bangun,bangun” Aku membangunkan Dadi dan Momo dengan perasaan panik, Mereka yang sedang terlelap tertidurpun mendadak bangun, dengan setengah sadar Dadi dan Momo pun bangun. Mereka kemudian menanyakan kenapa kami berdua terlihat panik di malam itu. Akhirnya Iman mulai bercerita, namun
jangan group WA gan.... internet aja H+ di kampung ane masih banyak yang belum ngerti itu WA masih pake nokia jadul gitu
Aku dan Iman seketika kaget, karena suara itu begitu keras. Aku dan Iman mencoba mencari tahu siapa yang masuk kesana, namun ditempatku berdiri kala itu sangatlah gelap, sehingga aku harus berdiri sejenak untuk membiasakan mataku untuk melihat dalam kegelapan. Iman kemudian mengajaku untuk mendat
Rombongan itu berjalan menyusuri jalan di kampung sepuh dengan barang bawaan yang banyak sebagai bahan ritual sesuai dengan apa yang dikatakan oleh teman aki karma, salah satunya adalah domba hidup. Beberapa ayam cemani berwarna hitam, serta tak lupa satu set lengkap perlengkapan wayang karena se
ableh80 agahigh nanti itu mah.. Sedang di godog dulu ceritanya.... Cerita 2019 soalnya jadi masih bingung ngelanjutinya gimana
Tergantung pabriknya om... Pabrik segede gaban cuman di isi oleh 4 orang tiap malem gimana ga serem coba :😱
Sinyalnya belum 4G kalau disana lup lep... Cuman mentok di H+ itu juga buka WA lama nya amit amit ahahaha