Kalau misalkan mau ada kelanjutannya minta balas dulu postingan ane ini ya Sebenarnya ane mau fokus ke rara, dan ini baru awal mula petualangan rara Kalau banyak yang balas dan minta dilanjutin nanti ane bikin cerita baru dengan tim rarasukma yang tersisa
allice90 ada cerita baru yang masuk Tapi editornya kayaknya turu, dari juli ga di proses2 Baca aja cerita ini, atau cerita di twitter @tanyademit Gratis
BAB 48 - BEBERAPA MINGGU YANG LALU. “Selamat malam Mbah.” Sesosok orang nampak masuk ke sebuah ruangan yang kecil berukuran 3x3 meter, sambil sedikit mengangguk dia menunduk dan duduk di depan seseorang yang sedang fokus dengan dupa di depannya. Ruangan itu penuh dengan ornamen-ornamen yang m...
BAB 47 - DATANG “WALAAANGGG!!!” Pak Brata begitu marah ketika dirinya merasa terkhianati oleh salah satu orang kepercayaannya. Semua yang dia lakukan ternyata mempunyai maksud tertentu, yang mengakibatkan dua pengawalnya kini bersimbah darah dan tidak berdaya tepat dibawah batu besar yang ada d
BAB 46 - KEMBALI “Lepasin gue, sudah kubilang lepasin gue!!” Plak Sebuah tamparan keras mengenai pipi Dewi, Pak Brata yang awalnya santai tiba-tiba melempar rokoknya dan menampar Dewi dengan sekuat tenaga. Pak Brata pun tiba-tiba jongkok, dan melihat Dewi dari dekat. “Diam, kamu diam saja s...
BAB 45 - TERNYATA DIA Apa yang akan kalian lakukan, ketika apa yang kalian lihat di depan mata kalian adalah mayat-mayat yang sedang berjalan, keluar dari tempat tinggal terakhirnya dan meneror kalian sepanjang malam. Mayat-mayat yang masih dibalut oleh kain kafan yang kotor oleh tanah pemakaman ...
BAB 44 - MENGHILANG KEMBALI Entah mengapa, malam ini terasa sangat panjang. Waktu berjalan begitu lambat, sinar matahari seperti enggan untuk muncul dan lebih memilih untuk memberikan langit kepada sang bulan dan bintang-bintang di atas sana lebih lama dari sebelumnya. Tak terasa, tangan, kaki, b