- Beranda
- Citizen Journalism
๐๐ป๐ด๐ด๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ป ๐๐๐ก ๐ฎ๐ฌ๐ฎ๐ณ
...
TS
chguru
๐๐ป๐ด๐ด๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ป ๐๐๐ก ๐ฎ๐ฌ๐ฎ๐ณ
Badan Gizi Nasional (BGN) menjelaskan pagu anggaran yang diperoleh sebesar Rp 240,20 triliun untuk tahun anggaran 2027. Anggaran tersebut turun Rp 30 triliun dibandingkan pagu indikatif yang sebelumnya ditetapkan sebesar Rp 270,20 triliun.
Kepala BGN Sudaryono mengatakan efisiensi Rp 30 triliun tersebut dilakukan khusus pada komponen bantuan pemerintah untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
โTerdapat efisiensi sebesar Rp30 triliun khusus pada komponen bantuan pemerintah untuk MBG, yang dari semula Rp 265,5 triliun menjadi Rp 232,5 triliun. Angka Rp 240,20 triliun tersebut yang menjadi dasar rencana kerja dan anggaran yang kami sampaikan pada siang hari ini,โ ujar Sudaryono saat rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9).
Sudaryono menjelaskan, penyusunan anggaran BGN 2027 melalui dua tahap penetapan. Tahap pertama yakni pagu indikatif yang ditetapkan sebesar Rp 270,20 triliun. Kemudian, pagu anggaran ditetapkan berdasarkan Surat Bersama Pagu Anggaran (SBPA) Menteri Keuangan dan Menteri PPN/Kepala Bappenas menjadi Rp 240,20 triliun.
Dari total pagu tersebut, sebagian besar dialokasikan untuk Program Pemenuhan Gizi Nasional. Anggarannya mencapai Rp 232,88 triliun atau 96,95% dari total anggaran BGN. Sementara itu, Program Dukungan Manajemen mendapat alokasi Rp 7,33 triliun atau 3,05%.
Jika dilihat berdasarkan jenis belanja, anggaran BGN 2027 didominasi belanja barang sebesar Rp 233,12 triliun atau 97,05%. Sedangkan belanja pegawai dialokasikan sebesar Rp 7,08 triliun atau 2,95%
Kepala BGN Sudaryono mengatakan efisiensi Rp 30 triliun tersebut dilakukan khusus pada komponen bantuan pemerintah untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
โTerdapat efisiensi sebesar Rp30 triliun khusus pada komponen bantuan pemerintah untuk MBG, yang dari semula Rp 265,5 triliun menjadi Rp 232,5 triliun. Angka Rp 240,20 triliun tersebut yang menjadi dasar rencana kerja dan anggaran yang kami sampaikan pada siang hari ini,โ ujar Sudaryono saat rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9).
Sudaryono menjelaskan, penyusunan anggaran BGN 2027 melalui dua tahap penetapan. Tahap pertama yakni pagu indikatif yang ditetapkan sebesar Rp 270,20 triliun. Kemudian, pagu anggaran ditetapkan berdasarkan Surat Bersama Pagu Anggaran (SBPA) Menteri Keuangan dan Menteri PPN/Kepala Bappenas menjadi Rp 240,20 triliun.
Dari total pagu tersebut, sebagian besar dialokasikan untuk Program Pemenuhan Gizi Nasional. Anggarannya mencapai Rp 232,88 triliun atau 96,95% dari total anggaran BGN. Sementara itu, Program Dukungan Manajemen mendapat alokasi Rp 7,33 triliun atau 3,05%.
Jika dilihat berdasarkan jenis belanja, anggaran BGN 2027 didominasi belanja barang sebesar Rp 233,12 triliun atau 97,05%. Sedangkan belanja pegawai dialokasikan sebesar Rp 7,08 triliun atau 2,95%
Konten Sensitif
0
8
0
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Citizen Journalism
17KThreadโข15.7KAnggota
Komentar yang asik ya