- Beranda
- Info dan Berita Hari Ini
๐ฉ๐ถ๐ฑ๐ฒ๐ผ ๐ฉ๐ถ๐ฟ๐ฎ๐น ๐๐ผ๐ฟ๐ฏ๐ฎ๐ป ๐ฃ๐ฒ๐บ๐ฏ๐ฎ๐๐บ๐ถ ๐๐ผ๐๐ง๐ถ๐ฒ
...
TS
beritatoday
๐ฉ๐ถ๐ฑ๐ฒ๐ผ ๐ฉ๐ถ๐ฟ๐ฎ๐น ๐๐ผ๐ฟ๐ฏ๐ฎ๐ป ๐ฃ๐ฒ๐บ๐ฏ๐ฎ๐๐บ๐ถ ๐๐ผ๐๐ง๐ถ๐ฒ
Korban Pengeroyokan 'Pembasmi Botie' Temui Para Terduga Pelaku, Tantang: Satu Lawan Satu Berani Gak?
Setelah menjadi korban dugaan pengeroyokan di kawasan Alun-alun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, seorang transgender yang akrab disapa Mami kembali menemui orang-orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.
Pertemuan itu terekam dalam sebuah video yang kemudian beredar di media sosial. Dalam video tersebut, Mami tampak memberikan teguran kepada sejumlah pemuda yang disebut-sebut sebagai terduga pelaku persekusi terhadap dirinya.
Dengan nada tegas, Mami mempertanyakan tindakan mereka yang dilakukan secara berkelompok. Ia menilai, persoalan seharusnya tidak diselesaikan dengan cara mengeroyok atau mengejar seseorang secara bersama-sama.
โJangan keroyokan. Satu lawan satu berani?โ ujar Mami dalam video tersebut.
Mami juga memberikan ceramah kepada mereka dan menegaskan bahwa apa yang dilakukan terhadap dirinya merupakan tindakan yang salah. Ia meminta agar tidak ada lagi aksi serupa yang dilakukan dengan alasan apa pun.
Menariknya, meski video tersebut dibuat setelah dirinya bertemu dengan para terduga pelaku, Mami tidak menampilkan wajah mereka secara jelas. Identitas orang-orang yang ditemuinya pun tidak diumbar dalam video tersebut.
Sikap itu membuat video Mami berbeda dengan sejumlah konten lain yang beredar sebelumnya. Ia memilih menyampaikan pesan dan teguran tanpa membuka wajah orang-orang yang disebut sebagai terduga pelaku kepada publik.
Sebelumnya, media sosial dihebohkan dengan video aksi sekelompok pemuda yang menamakan diri โTeam Pembasmi Botiโ di kawasan Alun-alun Rangkasbitung.
Dalam video yang beredar, kelompok tersebut terlihat melakukan pengejaran terhadap sejumlah orang hingga situasi di sekitar alun-alun memanas dan berujung keributan.
Bagaimana Tanggapan Kalian Guys?โ
Setelah menjadi korban dugaan pengeroyokan di kawasan Alun-alun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, seorang transgender yang akrab disapa Mami kembali menemui orang-orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.
Pertemuan itu terekam dalam sebuah video yang kemudian beredar di media sosial. Dalam video tersebut, Mami tampak memberikan teguran kepada sejumlah pemuda yang disebut-sebut sebagai terduga pelaku persekusi terhadap dirinya.
Dengan nada tegas, Mami mempertanyakan tindakan mereka yang dilakukan secara berkelompok. Ia menilai, persoalan seharusnya tidak diselesaikan dengan cara mengeroyok atau mengejar seseorang secara bersama-sama.
โJangan keroyokan. Satu lawan satu berani?โ ujar Mami dalam video tersebut.
Mami juga memberikan ceramah kepada mereka dan menegaskan bahwa apa yang dilakukan terhadap dirinya merupakan tindakan yang salah. Ia meminta agar tidak ada lagi aksi serupa yang dilakukan dengan alasan apa pun.
Menariknya, meski video tersebut dibuat setelah dirinya bertemu dengan para terduga pelaku, Mami tidak menampilkan wajah mereka secara jelas. Identitas orang-orang yang ditemuinya pun tidak diumbar dalam video tersebut.
Sikap itu membuat video Mami berbeda dengan sejumlah konten lain yang beredar sebelumnya. Ia memilih menyampaikan pesan dan teguran tanpa membuka wajah orang-orang yang disebut sebagai terduga pelaku kepada publik.
Sebelumnya, media sosial dihebohkan dengan video aksi sekelompok pemuda yang menamakan diri โTeam Pembasmi Botiโ di kawasan Alun-alun Rangkasbitung.
Dalam video yang beredar, kelompok tersebut terlihat melakukan pengejaran terhadap sejumlah orang hingga situasi di sekitar alun-alun memanas dan berujung keributan.
Bagaimana Tanggapan Kalian Guys?โ
bobulil dan MemoryExpress memberi reputasi
2
247
3
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Info dan Berita Hari Ini
131Threadโข798Anggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya