- Beranda
- Stories from the Heart
Jerami Hitam
...
TS
ny.sukrisna
Jerami Hitam
Aisyah tak pernah menyangka penempatan kerja di sebuah desa terpencil akan mengubah seluruh hidupnya.
Desa itu tenang. Sawahnya membentang luas. Penduduknya ramah. Tak ada yang tampak mencurigakan, kecuali sebuah tradisi turun-temurun yang selalu dilakukan tanpa pernah dipertanyakan.
Setiap beberapa bulan sekali, warga meninggalkan persembahan di tengah sawah.
Paginya, persembahan itu selalu lenyap.
Semua orang menganggapnya dimakan hewan liar.
Sampai suatu malam... Aisyah melihat sendiri sesuatu yang seharusnya tak mungkin bergerak.
Sejak saat itu, kedamaian desa perlahan berubah menjadi teror. Persembahan yang selama ini cukup dengan hewan mulai menuntut korban lain. Satu per satu warga meninggal tanpa alasan yang dapat dijelaskan, sementara rahasia kelam yang terkubur selama ratusan tahun mulai bangkit.
Di tengah ketakutan yang semakin besar, hanya Baim-sepupu yang datang tanpa kemampuan istimewa-yang memilih tetap berada di sisinya.
Namun ketika seluruh desa mulai kehilangan harapan, Aisyah menyadari satu hal...
Mungkin selama ini, yang paling mengerikan bukanlah makhluk yang bersembunyi di balik kegelapan.
Melainkan perjanjian yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.
INDEKS
Bab 1 Desa Wonomukti
Bab 2 Hari Pertama Di Desa Wonomukti
Bab 3 POSKESDES
Bab 4 Berkeliling Desa
Bab 5 Ritual Sesaji
Bab 6 Ternak Mati
Bab 7 Damar
Bab 8 Pulang Bersama Damar
Bab 9 Orang-orangan Sawah Berpindah Tempat
Bab 10 Bu Suti Tahu Sesuatu
Bab 11 Kematian Mbah Wiryo
Bab 12 Keluarga Damar
Bab 13 Rumah Damar
Bab 14 Sesaji Ditolak
Bab 15 Penyelidikan
Bab 16 Cerita Bu Suti
Bab 17 Baim Datang
Bab 18 Penghuni Baru
Bab 19 Tiga Pemuda Desa
Bab 20 Pencarian 3 Pemuda Desa
Bab 21 Ditemukan
Bab 22 Keanehan Aryo
Bab 23 Kematiam Tiga Pemuda
Bab 24 Perasaan Yang Terpendam
Bab 25 Rapat Di Balai Desa
Bab 26 Aisyah Terluka
Bab 27 Teka Teki Mulai Terpecahkan
Bab 28 Segel Yang Hilang
Bab 29 Kembali Ke Hutan.
Bab 30 Aisyah menemukannya

Desa itu tenang. Sawahnya membentang luas. Penduduknya ramah. Tak ada yang tampak mencurigakan, kecuali sebuah tradisi turun-temurun yang selalu dilakukan tanpa pernah dipertanyakan.
Setiap beberapa bulan sekali, warga meninggalkan persembahan di tengah sawah.
Paginya, persembahan itu selalu lenyap.
Semua orang menganggapnya dimakan hewan liar.
Sampai suatu malam... Aisyah melihat sendiri sesuatu yang seharusnya tak mungkin bergerak.
Sejak saat itu, kedamaian desa perlahan berubah menjadi teror. Persembahan yang selama ini cukup dengan hewan mulai menuntut korban lain. Satu per satu warga meninggal tanpa alasan yang dapat dijelaskan, sementara rahasia kelam yang terkubur selama ratusan tahun mulai bangkit.
Di tengah ketakutan yang semakin besar, hanya Baim-sepupu yang datang tanpa kemampuan istimewa-yang memilih tetap berada di sisinya.
Namun ketika seluruh desa mulai kehilangan harapan, Aisyah menyadari satu hal...
Mungkin selama ini, yang paling mengerikan bukanlah makhluk yang bersembunyi di balik kegelapan.
Melainkan perjanjian yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.
INDEKS
Bab 1 Desa Wonomukti
Bab 2 Hari Pertama Di Desa Wonomukti
Bab 3 POSKESDES
Bab 4 Berkeliling Desa
Bab 5 Ritual Sesaji
Bab 6 Ternak Mati
Bab 7 Damar
Bab 8 Pulang Bersama Damar
Bab 9 Orang-orangan Sawah Berpindah Tempat
Bab 10 Bu Suti Tahu Sesuatu
Bab 11 Kematian Mbah Wiryo
Bab 12 Keluarga Damar
Bab 13 Rumah Damar
Bab 14 Sesaji Ditolak
Bab 15 Penyelidikan
Bab 16 Cerita Bu Suti
Bab 17 Baim Datang
Bab 18 Penghuni Baru
Bab 19 Tiga Pemuda Desa
Bab 20 Pencarian 3 Pemuda Desa
Bab 21 Ditemukan
Bab 22 Keanehan Aryo
Bab 23 Kematiam Tiga Pemuda
Bab 24 Perasaan Yang Terpendam
Bab 25 Rapat Di Balai Desa
Bab 26 Aisyah Terluka
Bab 27 Teka Teki Mulai Terpecahkan
Bab 28 Segel Yang Hilang
Bab 29 Kembali Ke Hutan.
Bab 30 Aisyah menemukannya

Diubah oleh ny.sukrisna 28-07-2026 22:02
febrian25 dan 2 lainnya memberi reputasi
3
1K
35
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
33KThread•54.4KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya