- Beranda
- Berita dan Politik
Ini 7 Poin Instruksi Panglima TNI soal Siaga 1
...
TS
jpnn.com
Ini 7 Poin Instruksi Panglima TNI soal Siaga 1

Ilustrasi TNI. Foto: Ricardo/JPNN.com
jpnn.com, JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menerbitkan telegram dengan nomor TR/283/2026 tetanggal 1 Maret 2026 yang memerintahkan prajurit untuk siaga satu.
Jenderal Agus menuliskan tujuh poin Instruksi ke jajaran dalam telegram yang ditandatangani oleh Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen Bobby Rinal Makmun.
Baca Juga:
Komandan KKK KKB Ditangkap
Adapun, telegram ditandatangani menyikapi perang di kawasan Timur Tengah serta perkembangan situasi dalam negeri.
Kapuspen TNI Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah menyebut UU TNI menyebutkan militer Indonesia bertugas melindungi segenap bangsa Indonesia.
"Perlu saya sampaikan bahwa sesuai yang diamanatkan dalam UU TNI, salah satu tugas pokok TNI itu melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara," ujar dia melalui layanan pesan seperti dikutip Senin (9/3).
Baca Juga:
Pengakuan Jujur Maverick Vinales Soal Yamaha
Aulia menuturkan TNI bertugas secara profesional dan responsif, yang diwujudkan dengan senantiasa memelihara kemampuan dan kekuatan agar selalu siap operasional.
"Siap siaga mengantisipasi perkembangan di lingkungan strategis internasional, regional, maupun nasional," ujarnya.
Dari situ, kata Aulia, TNI punya hak menentukan kesiapsiagaan operasional menyikapi kondisi dalam negeri dan dunia.
"Dengan demikian TNI harus memiliki kesiapsiagaan operasional yang tinggi, salah satunya adalah dengan melaksanakan apel pengecekan kesiapan secara rutin," kata dia.
Adapun, berikut tujuh Instruksi Jenderal Agus ke jajaran di bawah:
Baca Juga:
Ini Lho yang Dimaksud Pemerintah soal Cadangan BBM 20 Hari
1. Panglima Komando Utama Operasi (Pangkotamaops) TNI menyiagakan personel dan alutsista di jajarannya dan melaksanakan patroli di objek vital (obvit) strategis dan sentra perekonomian. Hal itu termasuk di bandara, pelabuhan laut/sungai, stasiun kereta, dan terminal bus, serta kantor PLN.
2. Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) melaksanakan deteksi dini dan pengamatan udara secara terus-menerus selama 24 jam.
3. Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI memerintahkan Atase Pertahanan (Athan) RI di negara yang terdampak untuk mendata dan memetakan serta merencakan evakuasi warga negara Indonesia (WNI) bila diperlukan serta berkoordinasi dengan Kemenlu (Kementerian Luar Negeri), KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia), dan otoritas terkait sesuai eskalasi di kawasan Timur Tengah.
Baca Juga:
Konflik Global Memanas, Panglima TNI: Kostrad Harus Selalu Siap Bertempur
4. Kodam Jaya/Jayakarta agar melaksanakan patroli di tempat-tempat obvit strategis dan kedutaan-kedutaan serta mengantisipasi perkembangan situasi (Bangsit) dalam menjaga kondusitivitas di wilayah DKI Jakarta.
5. Satuan intelijen TNI melaksanakan deteksi dini dan cegah dini adanya kelompok di tempat-tempat obvit strategis dan kedutaan-kedutaan serta mengantisipasi perkembangan situasi dalam menjaga kondusivitas di wilayah DKI Jakarta. 6. Badan Pelaksana Pusat (Balakpus) melaksanaan siaga di satuan masing-masing.
7. Laporkan setiap perkembangan situasi yang terjadi kepada Panglima TNI pada kesempatan. (ast/jpnn)
Sumber:
Ini 7 Poin Instruksi Panglima TNI soal Siaga 1
itkgid memberi reputasi
1
254
7
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
695.1KThread•58.9KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya