- Beranda
- The Lounge
Sahur Dianggap Ganggu Tidur? Konten Influencer Ini Bikin Heboh
...
TS
missterry92
Sahur Dianggap Ganggu Tidur? Konten Influencer Ini Bikin Heboh
Gan, sista, beberapa hari terakhir lagi rame di media sosial soal seorang influencer berinisial CR yang bikin pernyataan tentang sahur. Awalnya banyak yang nganggep ini cuma opini pribadi, tapi makin lama malah jadi polemik besar. Bahkan sampai dirujak netizen dari berbagai platform.
Buat yang belum tahu, ane coba rangkum kronologinya biar jelas.
Awalnya CR bikin konten yang membahas soal rutinitas selama Ramadan. Dalam videonya, dia menyampaikan bahwa sahur itu menurut dia tidak cocok untuk semua orang. Dia bilang sahur bisa mengganggu waktu tidur, apalagi bagi orang yang punya pola tidur sensitif atau aktivitas tinggi di siang hari.

Sumber: screenshot Tiktok
Dia juga menyebut kalau dirinya memilih strategi lain. Yaitu makan lebih banyak saat malam sebelum tidur, supaya bisa tetap kuat puasa tanpa harus bangun sahur. Menurutnya, cara ini membuat tubuhnya lebih fit karena tidur tidak terganggu.
Suaminya juga terlihat mendukung pendapat tersebut. Sampai sini sebenarnya masih masuk ranah pengalaman pribadi. Namun, masalah muncul ketika potongan video tersebut viral dan dianggap meremehkan sunnah sahur dalam Islam.
Netizen mulai menyerang dengan berbagai komentar. Ada yang menilai pernyataan itu tidak sensitif terhadap umat Muslim. Ada juga yang menganggap CR sebagai public figure seharusnya lebih berhati-hati dalam menyampaikan opini, apalagi soal ibadah.
Sebagian bahkan menuduh konten tersebut bisa menyesatkan. Banyak yang khawatir followers, terutama anak muda, akan menganggap sahur tidak penting. Padahal dalam ajaran Islam, sahur sangat dianjurkan dan memiliki nilai ibadah.
Dari sini, komentar semakin keras. Ada yang menyindir, ada yang mengkritik, bahkan ada yang sampai menghujat.
Tidak lama kemudian, CR akhirnya membuat klarifikasi. Dia meminta maaf jika kontennya menyinggung atau disalahartikan.

Sumber gambar: screenshot Tiktok
Namun, permintaan maaf ini ternyata tidak sepenuhnya meredakan situasi. Banyak netizen merasa klarifikasinya kurang jelas. Ada yang menilai dia hanya meminta maaf karena tekanan publik, bukan karena benar-benar memahami kesalahannya. Kasus ini akhirnya membuka diskusi yang lebih luas. Apakah public figure harus membatasi opini pribadi di ruang publik? Apalagi ketika menyangkut hal sensitif seperti agama dan budaya.
Ada pelajaran penting. Di era digital, setiap ucapan public figure bisa berdampak besar. Followers bukan hanya penonton, tapi juga bisa terpengaruh.
Hal lain yang menarik adalah budaya cancel di Indonesia. Banyak orang cepat menghakimi sebelum memahami konteks. Tapi di sisi lain, kritik publik juga berfungsi sebagai kontrol sosial.
Jadi sebenarnya ini bukan hitam putih. Ada tanggung jawab influencer, tapi juga ada tanggung jawab netizen untuk tidak berlebihan.
Menurut agan dan sista:
Apakah pernyataan CR wajar sebagai pengalaman pribadi?
Atau memang kurang sensitif karena menyangkut ibadah?
Apakah netizen terlalu reaktif, atau kritik seperti ini justru perlu?
Dan di era sekarang, apakah public figure harus lebih berhati-hati dalam setiap ucapan?
Yuk diskusi santai tapi tetap saling menghargai. Karena perbedaan sudut pandang itu wajar, yang penting tetap bijak dalam berkomentar.
0
116
0
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•106.9KAnggota
Komentar yang asik ya