- Beranda
- Berita dan Politik
Direktur LIMA Kritik DPR yang Diam Melihat RI Teken Perjanjian dengan AS
...
TS
jpnn.com
Direktur LIMA Kritik DPR yang Diam Melihat RI Teken Perjanjian dengan AS

Ray Rangkuti. Foto: Ricardo/JPNN
jpnn.com - Direktur Lingkar Madani (LIMA) Ray Rangkuti mempertanyakan peran DPR RI setelah pemerintah Indonesia menandatangani perjanjian dagang dengan Amerika Serikat (AS).
Sebab, DPR diam ketika Indonesia menyepakati perjanjian dagang ketika Mahkamah Agung (MA) AS membatalkan kebijakan tarif resiprokal global yang ditetapkan Presiden negeri Paman Sam Donald Trump.
Baca Juga:
5 Berita Terpopuler: Seskab Teddy Sentil Menteri Rosan, Ada yang Harus Diluruskan
"Diamnya DPR, tentu saja, sangat menyedihkan dan sekaligus mengkhawatirkan," kata Ray kepada awak media, Minggu (22/2).
Dia mengatakan DPR seharusnya memanggil Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono dan Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso perihal nasib perjanjian dagang RI-AS menyusul putusan MA negeri Paman Sam.
"Memanggil Menlu dan Mendag tentang perihal nasib perjanjian dagang Indonesia-Amerika," kata Ray.
Dia mengatakan DPR perlu memastikan soal kemungkinan perjanjian RI-AS menjadi batal setelah muncul putusan pengadilan.
Baca Juga:
Konon Inilah Foto Bandar Narkoba Penyuap AKBP Didik Putra Kuncoro
Menurut Ray, jika perjanjian pada akhirnya batal, DPR perlu mempertegas kesepakatan tidak berlaku begitu saja.
Aktivis prodemokrasi itu mengatakan jika perjanjian berlaku, DPR perlu menyoroti berbagai konsesi yang menyertai.
Apakah kiranya konsesi itu tidak terlalu merugikan kita. Sebab, mulai banyak informasi yang menyebut bahwa perjanjian dagang itu tidak hanya menyangkut soal dagang, tetapi juga soal urusan geopolitik," kata Ray.
Baca Juga:
Prabowo Senang Mahkamah Agung AS Membatalkan Tarif Impor Donald Trump
Dia mengatakan DPR seharusnya menyadari efek lemahnya pengawasan terhadap pemerintah mengakibatkan posisi Indonesia tak kuat di mata negara asing.
"Kealpaan mereka untuk benar-benar menguliti isi perjanjian tersebut yang membuat Indonesia sampai ke situasi seperti ini. Kiranya, pengabaian mereka di awal cukup jadi pelajaran untuk mulai bergiat mencari tahu seluk beluk perjanjian tersebut secara detail," kata Ray. (ast/jpnn)
Sumber:
Direktur LIMA Kritik DPR yang Diam Melihat RI Teken Perjanjian dengan AS
seher.kena memberi reputasi
1
987
6
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
695.5KThread•59.1KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya