Kaskus

News

rizkync108Avatar border
TS
rizkync108
Perahu Sound Horeg Tenggelam saat Tradisi Nyadran di Sidoarjo, Tak Mampu Tahan Beban
Kompas.com, 7 Februari 2026, 20:47 WIB

Izzatun Najibah, Vachri Rinaldy Lutfipambudi
Tim Redaksi

Perahu Sound Horeg Tenggelam saat Tradisi Nyadran di Sidoarjo, Tak Mampu Tahan Beban

SIDOARJO, KOMPAS.com- Perahu yang mengangkut sound horeg tenggelam saat mengikuti tradisi Nyadran di Desa Balongdowo, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo pada Sabtu, (7/2/2026).

Perahu tersebut tenggelam karena tak mampu menahan beban sound horeg yang diperkirakan mencapai 1 ton.

Kasat Polairud Polresta Sidoarjo, AKP Imam Yuwono mengatakan peristiwa itu terjadi di bantaran sungai. 

“Kejadiannya di bantaran Sungai Balongdowo sekitar pukul 16.30 WIB,” katanya saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu.

Imam menjelaskan, kejadian berawal ketika warga sedang menggabungkan sound horeg ukuran besar di atas dua perahu.

Namun, salah satu perahu tak kuat menahan beban sehingga mengalami kemiringan.

“Perahunya dua, digabung sound, speaker dan genset (generator set) ternyata salah satunya tidak kuat, kena getaran akhirnya miring,” ungkapnya.

Akibat kemiringan tersebut, seluruh komponen sound horeg termasuk lighting beserta dua perahu dan warga yang menaiki ikut tenggelam.

“Begitu miring, alat-alatnya lighting genset, sound, sempat dievakuasi. Tidak ada apa-apa, karena tidak kuat menahan beban,” jelasnya.[b]

[b]Berat Sound Horeg Capai 1 Ton


Selain mengangkut sound horeg, perahu tersebut juga dinaiki oleh lebih dari 10 orang.

Mereka sempat berjoget saat sound system memainkan alunan musik selama melintas di bantaran Sungai Balongdowo.

“Kira-kira beratnya sound saja itu satu ton. Terus yang naiki mungkin 10-an orang. Soundnya (milik) JL Jombang kalau tidak salah,” terangnya.

Lebih lanjut, Imam menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Seluruh alat juga telah dievakuasi melalui perahu karet. Imam mengatakan dalam peristiwa tersebut hanya satu perahu yang mengalami insiden.

Sementara perahu lain yang turut mengangkut sound horeg dinyatakan aman.

Kapolsek Candi, Kompol Septiawan Adi Prihartono menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

“Untuk sementara sudah dievakuasi dan tidak ada korban jiwa,” ucap Septiawan.

Sebagai informasi, Nyadran merupakan tradisi yang setiap tahun digelar oleh Warga Balongdowo, Candi, Sidoarjo sebelum menyambut bulan suci Ramadhan.

Kegiatan tersebut dilakukan selama berjam-jam dan masih berlangsung meskipun telah terjadi insiden perahu tenggelam.

Tetapi, pihak kepolisian mengimbau agar warga tetap berhati-hati dan memperhatikan kapasitas muatan perahu agar kejadian serupa tidak terulang.

sumber

tepsuzotAvatar border
areszzjayAvatar border
aldonisticAvatar border
aldonistic dan 6 lainnya memberi reputasi
7
1.3K
28
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
695.4KThread59KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.