t3animaAvatar border
TS
t3anima
GENDERUWO KEBUN BAMBU
JUDUL: “LAYAR TANCAP TERAKHIR DI KEBUN BAMBU”
(Suasana malam desa tahun 80-an, suara jangkrik, langkah kaki di jalan tanah)
Parjo:“Wan… Gunawan… eh Gunawan!”
Gunawan:“Eh Parjo! Mau ke mana kamu malam-malam begini?”
Parjo:“Mau ke lapangan desa sebelah. Katanya ada layar tancap malam ini. Film silat Hongkong!”
Gunawan:“Wah serius? Aku denger-denger rame banget itu.”
Parjo:“Makanya ayo ikut. Lumayan, jarang-jarang ada hiburan.”
Gunawan:“Yaudah ayo. Tapi lewat mana?”
Parjo:“Lewat jalan utama aja. Muter dikit nggak apa-apa.”
Gunawan (menyeringai):“Ah muter kelamaan. Lewat jalan pintas aja, lewat kebun bambu.”
Parjo (langsung berhenti jalan):“Jangan lewat situ, Wan.”
Gunawan:“Lho kenapa?”
Parjo:“Kamu lupa? Kebun bambu itu angker. Kata orang situ ada genderuwo.”
Gunawan (tertawa):“Halah… kamu masih percaya cerita orang tua. Itu cuma buat nakut-nakutin.”
Parjo:“Aku serius, Wan. Beberapa orang pernah lihat bayangan gede di situ.”
Gunawan:“Ah paling juga maling atau orang gila. Ayo lah Jo, cepat. Nanti keburu filmnya mulai.”
Parjo (ragu):“Wan… aku nggak enak hati.”
Gunawan (memaksa):“Kalau kamu takut, aku di depan. Masa anak muda takut sama cerita begituan?”
Parjo (menghela napas):“Yaudah… tapi jangan salahin aku kalau terjadi apa-apa.”

(Mereka masuk kebun bambu, suara bambu beradu tertiup angin)
Parjo (berbisik):“Denger nggak? Kayak ada yang ngikutin.”
Gunawan:“Itu angin, Jo. Bambu kena angin.”
Parjo:“Tapi kok rasanya beda…”
Gunawan (mengejek):“Kamu merinding sendiri tuh.”

(Tiba-tiba suara napas berat, langkah kaki besar)
Parjo (panik):“Wan… kamu denger itu?”
Gunawan (suara mulai gemetar):“Iya… aku denger…”
(Suara geraman rendah)
Parjo:“Ya Allah… itu suara apa?”
Gunawan:“Parjo… jangan nengok ke belakang…”
(Bambu bergetar keras, suara pohon patah)
Parjo (teriak):“WAN!!!”
(Suara makhluk besar mendekat)
Gunawan (menjerit):“PARJO!!! ADA YANG GEDE BANGET!!!”
Parjo (histeris):“AMPUN YA ALLAH!!!”
(Parjo lari terbirit-birit)
Gunawan:“JO!!! TUNGGU JO!!! JANGAN TINGGALIN AKU!!!”
Parjo (lari sambil terengah):“Maaf Wan… maaf… aku takut…”

(Suasana sepi, Parjo berhenti di jalan desa)
Parjo (napas terengah, menangis):“Aku… aku selamat?”
(Dia menoleh ke belakang, gelap, sunyi)
Parjo (pelan):“Gunawan…?”
(Hening)
Parjo (panik):“Ya Allah… Gunawan masih di sana…”

(Parjo berlari ke rumah Gunawan, menggedor pintu kayu)
Parjo:“PAK! PAK!!!”
Ayah Gunawan:“Siapa malam-malam begini?”
Parjo (gugup):“Saya Parjo, Pak… Gunawan… Gunawan diambil hantu di kebun bambu!”
Ayah Gunawan (bingung):“Kamu ngomong apa, Jo?”
Parjo (menangis):“Kami lewat kebun bambu… ada genderuwo… saya lari… Gunawan tertinggal…”
Ayah Gunawan (heran):“Lho… Gunawan dari sore nggak ke mana-mana.”
Parjo:“Nggak mungkin, Pak! Dia bareng saya!”
Ayah Gunawan (menoleh ke dalam rumah):“WAN! GUNAWAN! KELUAR SEBENTAR!”

(Suara langkah kaki dari dalam rumah)
Gunawan:“Iya Pak… kenapa?”
Parjo (terdiam, suara gemetar):“…Wan?”
Gunawan (bingung):“Jo? Kamu kenapa pucat gitu?”
Parjo (histeris):“T-TAPI… KAMU KAN… DI KEBUN BAMBU… KAMU DITANGKAP…!!!”
Gunawan (wajah datar):“Kebun bambu? Aku nggak ke mana-mana, Jo. Dari tadi aku di rumah.”
Ayah Gunawan:“Kamu kenapa sih Jo? Jangan bercanda malam-malam.”
Parjo (mundur perlahan):“Kalau… kalau kamu di rumah…”
Parjo (suara hampir menangis):“…yang tadi jalan bareng aku… siapa…?”

(Suara bambu berderit pelan, angin malam berhembus)
Gunawan (pelan, menatap Parjo):“Jo…”
Parjo:“Jangan… jangan mendekat…”
Gunawan (tersenyum aneh):“Kamu kan yang ngajak aku nonton layar tancap…”
(Suara geraman samar terdengar)
Parjo (menjerit):“AAAAAA!!!”
(Suara pintu rumah dibanting, langkah Parjo lari menjauh)
NARATOR (opsional):“Sejak malam itu, Parjo tak pernah lagi berani keluar malam. Dan kebun bambu… tetap menyimpan rahasia, tentang siapa sebenarnya yang menemani Parjo malam itu.”

GENDERUWO KEBUN BAMBU
faisal6275Avatar border
faisal6275 memberi reputasi
1
106
0
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Komunitas Penggemar Cerita Horor
Komunitas Penggemar Cerita Horor
1.2KThread1.2KAnggota
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.