Kaskus

News

haerinsAvatar border
TS
haerins
Kesaksian Paman Korban Perampokan Sadis Karanggede Boyolali, Temukan Keponakan Ter
Kesaksian Paman Korban Perampokan Sadis Karanggede Boyolali, Temukan Keponakan Terendam dalam Ember

Kesaksian Paman Korban Perampokan Sadis Karanggede Boyolali, Temukan Keponakan Ter

Ringkasan Berita:
Ngatirin, paman korban, menjadi orang pertama dari keluarga yang datang ke rumah korban perampokan sadis di Desa Pengkol, Boyolali, setelah mendapat kabar darurat dari Purwanto yang berada di Kalimantan Barat
Ia menemukan Daryanti (34) dalam kondisi kritis dengan luka di leher, yang sempat memintanya menyelamatkan anaknya di kamar mandi
Di kamar mandi, Ngatirin mendapati Adisa Orlin (6) tewas dengan kepala terendam ember berisi air
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI – Kesaksian mengerikan diungkapkan Ngatirin, paman korban dalam peristiwa perampokan sadis yang terjadi di Dukuh Pengkol, Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali.

Ngatirin menjadi orang pertama dari pihak keluarga yang datang ke rumah korban setelah mendapat kabar dari Purwanto, suami korban, yang saat kejadian berada di Kalimantan Barat.

Ngatirin menjelaskan, kabar awal diterima oleh istrinya yang dihubungi langsung oleh Purwanto.

Dalam percakapan tersebut, Purwanto meminta agar keluarga segera mendatangi rumah istrinya karena kondisinya sangat gawat.

"Istri itu (isterinya Ngatirin) dibel sama suaminya korban (Purwanto). Saya disuruh ke rumahnya sini, pokoknya gawat," kata Ngatirin saat ditemui TribunSolo.com di rumah korban, Kamis (29/1/2026).

"Isterinya gawat-gawat. Saya langsung ke sini," imbuhnya.

Kondisi Korban Saat Ditemukan

Saat ditemui, Ngatirin baru saja kembali dari rumah sakit setelah mengantarkan korban luka, yakni Daryanti (34), ibu dari korban meninggal dunia.

Dengan wajah pucat, Ngatirin menceritakan kondisi memilukan yang dilihatnya saat pertama kali memasuki rumah tersebut.

Ia mengaku mendapati adik iparnya, Daryanti, dalam kondisi mengenaskan dengan luka di bagian leher.

Meski dalam kondisi kritis, Daryanti sempat meminta tolong agar anaknya diselamatkan.

"Olin neng kamar mandi, Olin neng kamar mandi (Olin di kamar mandi) gitu," kata Ngatirin menirukan ucapan Daryanti.

Temuan Korban Bocah di Kamar Mandi
Mendengar permintaan tersebut, Ngatirin langsung berlari menuju kamar mandi.

Di lokasi itu, ia menemukan keponakannya, Adisa Orlin (6), dalam kondisi sangat mengenaskan.

Korban ditemukan dengan kepala dimasukkan ke dalam ember yang berisi penuh air.

Ngatirin segera mengangkat tubuh bocah tersebut dengan harapan air yang ada di dalam tubuhnya bisa keluar.

Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

"Namun begitu diletakkan di lantai, sudah nggak bernyawa," ungkap Ngatirin dengan suara terbata.

Upaya Menolong Korban

Setelah mendapati keponakannya tidak bernyawa, Ngatirin kembali memberikan pertolongan kepada Daryanti yang kondisinya semakin melemah.

"Saya langsung nulungi ibune genti (saya langsung menolong ibunya)" tutup Ngatirin.

Hingga kini, peristiwa tragis ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

https://solo.tribunnews.com/solo-ray...m-ember?page=2

wa cukup tau

belio perantau punya warung depot tongseng kambing terkenal

di singkawang kota

kemungkinan sih punya masalah dendam

seperti gak mau uang nya di pinjam sama si penghutang

akhirnya tersangka melakukan tindakan kriminal

sampai rampok & slayer keluarganya di tempat yg tak boleh di sebutkan nama nya itu

sudah saatnya governor mulai serius menata wilayahnya itu

cukup terkenal banyak rampok , slayer & rudapaksa
4l3x4ndr4Avatar border
4l3x4ndr4 memberi reputasi
1
414
6
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
693.9KThread58.2KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.