Kaskus

News

jaguarxj220Avatar border
TS
jaguarxj220
Dana Asing RI Bisa Kabur ke China-India Imbas Pembobotan MSCI
Bloomberg Technoz, Jakarta - Revisi metodologi perhitungan free float oleh MSCI berisiko memicu arus keluar dana asing dari pasar saham Indonesia dan mengalir ke negara lain di Asia, terutama China dan India.

Dalam laporan Bloomberg, Goldman Sachs memperkirakan perubahan tersebut dapat mendorong passive outflows dari Indonesia hingga US$2,3 miliar atau setara sekitar Rp38 triliun. Perkiraan tersebut lebih besar dari estimasi sebelumnya sebesar US$1,8 miliar, setara sekitar Rp30,4 triliun.

Dana yang keluar dari Indonesia diproyeksikan akan tersebar ke sejumlah pasar regional, dengan China menjadi penerima manfaat terbesar sekitar US$510 juta, disusul Taiwan US$420 juta, serta India dan Korea Selatan masing-masing sekitar US$290 juta.

Menurut analis Goldman Sachs, lonjakan potensi arus keluar ini dipicu oleh penerapan metodologi baru dalam rebalancing MSCI yang memperhitungkan risiko penghapusan saham dari indeks apabila foreign inclusion factor turun di bawah 15% atau kapitalisasi pasar berbasis free float tidak lagi memenuhi ambang batas indeks.

Indonesia menjadi salah satu pasar yang paling terdampak karena struktur kepemilikan sejumlah saham berkapitalisasi besar dinilai semakin terbatas bagi investor asing. Sejumlah saham unggulan diperkirakan akan menanggung dampak arus keluar pasif terbesar.

Untuk diketahui, pada akhir Oktober 2025, MSCI meminta tanggapan pelaku pasar terkait rencana pemanfaatan data publikasi pemegang saham dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai referensi tambahan dalam perhitungan free float saham emiten Indonesia.

Selama ini, emiten di Indonesia hanya diwajibkan menyampaikan daftar pemegang saham dengan kepemilikan di atas 5% kepada Bursa Efek Indonesia. Sementara itu, data KSEI menyajikan kepemilikan saham berdasarkan klasifikasi pemegang saham, sehingga memberikan rincian yang lebih luas, termasuk kepemilikan di bawah 5%.

MSCI juga mengusulkan agar estimasi free float ditetapkan berdasarkan nilai terendah dari tiga metode. Metode pertama mengacu pada keterbukaan informasi dan laporan emiten sesuai metodologi MSCI. Metode kedua menggunakan data KSEI dengan mengelompokkan saham skrip, kepemilikan korporasi, serta kategori lainnya sebagai non-free float. Metode ketiga memanfaatkan data KSEI tanpa mengklasifikasikan kategori lainnya sebagai non-free float.

Hingga saat ini, rencana tersebut belum diberlakukan. MSCI masih menjalankan proses konsultasi dan pengumpulan masukan dari pelaku pasar hingga 31 Desember 2025, dengan hasil konsultasi dijadwalkan diumumkan sebelum 30 Januari 2026. Apabila disetujui, kebijakan ini akan diterapkan pada penyesuaian indeks MSCI Mei 2026.

https://www.bloombergtechnoz.com/det...mbobotan-msci/

IHSG bisa kolaps kalau dana asing keluar sampe trilyunan begitu.

saya.palsuAvatar border
ojol.jayaAvatar border
ojol.jaya dan saya.palsu memberi reputasi
2
618
5
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
695KThread58.8KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.