Kaskus

News

  • Beranda
  • ...
  • Militer
  • F-16 Denmark Pensiun Setelah 46 Tahun Bertugas, Tapi Pertempuran Berat Masih Menanti

si.matamalaikatAvatar border
TS
si.matamalaikat
F-16 Denmark Pensiun Setelah 46 Tahun Bertugas, Tapi Pertempuran Berat Masih Menanti
Quote:



Di tengah ketegangan dengan Amerika terkait Greenland, Denmark secara resmi menghentikan operasional F-16 Fighting Falcon secara permanen. Negara ini mengikuti jejak Belanda yang juga sudah berhenti memakai F-16. Sama seperti anggota NATO lainnya, Denmark akan mulai fokus mengoperasikan F-35A.

Di Denmark, F-16 telah bertugas selama 46 tahun. Jet legendaris ini pun sering ditugaskan meronda kawasan Greenland, yang baru-baru ini hendak dicaplok Amerika. Upacara pensiunnya operasional F-16 dilakukan pada 18 Januari 2026 di Pangkalan Udara Skrydstrup dan terbuka untuk umum.

Di pangkalan udara tersebut sekitar jam 2 siang, sebuah F-16 mendarat untuk terakhir kalinya dalam dinas resmi Royal Danish Air Force (RDAF). Dua jam sebelumnya, tiga F-16 lainnya telah lepas landas untuk penerbangan formasi terakhir, meninggalkan Skrydstrup dengan full afterburneruntuk menandai masa pensiun mereka.

Ini adalah bagian dari upacara resmi pensiun F-16 di Skrydstrup, di Jutlandia selatan, setelah lebih dari empat dekade bertugas. Operator F-16 terakhir RDAF di pangkalan tersebut adalah Skuadron 727. Untuk mengakhiri penugasan F-16, salah satu jet diberi livery bendera Denmark, seperti pada ilustrasi di atas.

Quote:


Sebagai informasi bagi Agan, Denmark membeli F-16 bersama Belgia, Belanda, dan Norwegia pada akhir tahun 1970-an. Sebagai bagian dari kolaborasi Eropa yang dikenal sebagai European Participating Air Force (EPAF).Portugal kemudian ikut bergabung paling akhir. EPAF adalah proyek untuk memodernisasi jet tempur Eropa pada dekade 1970-an, dan jet yang dipilih adalah F-16.

Denmark mengakuisisi 77 pesawat F-16A/B Block 15, yang diterima dalam dua batch. Jumlah itu termasuk pesanan tambahan untuk penggantian F-16 yang alami kerusakan. Waktu itu, F-16 Denmark menggantikan F-100 Super Sabre, F-104G Starfighter, dan Saab Draken.

Fitur khusus F-16 Denmark meliputi lampu sorot, yang dipasang di sisi depan badan pesawat sebelah kiri, di depan kanopi, untuk intersepsi malam hari, sesuatu yang juga ditemukan pada F-16 Norwegia.

Dua cantelan di bawah sayap diadaptasi untuk mengakomodasi Terma Pylon Integrated Dispenser Stations (PIDS).(PIDS). Pylon ini memiliki sensor peringatan pendekatan bawaan dan dapat dipasang dengan pengacau peperangan elektronik, serta dispenser untuk suar umpan dan chaff. Pylon tersebut terhubung dengan rangkaian perlindungan diri internal jet untuk memberikan efek sinergis.

Sama seperti F-16 pada umumnya, Denmark juga melakukan peningkatan masa pakai lewat program Mid-Life Update (MLU). Denmark melakukan peningkatan untuk 61 pesawat F-16, dengan pekerjaan diselesaikan secara lokal di Aalborg. Setelah ditingkatkan, F-16A/B naik tingkat menjadi standar F-16AM/BM, yang secara umum mirip dengan F-16C/D Block 50/52 versi selanjutnya, meskipun tanpa radar yang lebih canggih.

Pada akhirnya, pesawat F-16 RDAF dioperasikan oleh empat skuadron, terdiri dari skuadron 723 dan 726 di Pangkalan Udara Aalborg, di Jutlandia utara, serta skuadron 727 dan 730 di Skrydstrup.

Quote:


Operasi internasional yang melibatkan F-16 Denmark meliputi Allied Force di atas bekas Yugoslavia pada tahun 1999, Enduring Freedom di Afghanistan pada tahun 2002 - 2003, Unified Protector di Libya pada tahun 2011, dan Operasi Enduring Freedom di Timur Tengah pada dua kesempatan terpisah pada tahun 2014, 2015 dan 2016.

Di dalam negeri, F-16 RDAF berpartisipasi dalam Baltic Air Policing dan Iceland Air Policing and Surveillance, dengan penempatan pertama ke Islandia pada tahun 2009.

Di sisi lain, pada April 2023, RDAF menerima F-35A pertamanya di Pangkalan Angkatan Udara Luke, Arizona, di mana pada saat itu mereka masih mengoperasikan sekitar 43 F-16AM/BM, tetapi tanda-tanda berakhirnya era F-16 sudah terlihat.

Secara resmi, F-35A pertama dikirim ke Denmark pada September 2023. Total mereka memsan 43 unit. Fase pertama mereka pesan 27 unit F-35A pada 2016 dan fase kedua merek menambah pesanan 16 unit pada 2025.

Quote:


Pada Agustus 2023, Denmark bersedia mendonasikan F-16 milik mereks kepada Argentina. Denmark tidak sendirian, karena tiga negara anggota NATO juga mendonasikan F-16 ke Ukraina. Negara yang dimaksud adalah Belanda, Belgia dan Norwegia.

Belanda mendonasikan 24 unit, 30 unit dari  Belgia, 19 unit dari  Denmark, dan 14 unit dari  Norwegia. Hingga saat ini, Ukraina telah dijanjikan 87 pesawat F-16 dari empat negara Eropa yang berbeda. Namun, tidak diketahui berapa F-16 yang telah diterima Ukraina. Sejak diperkenalkan ke layanan, Ukraina telah kehilangan empat pesawat F-16 dalam berbagai insiden.

Selain didonasikan kepada Ukraina, F-16 Denmark juga telah dijual ke Argentina. Total 24 unit telah dijual ke negara itu. Di sana F-16 akan menggantikan peran pesawat tempur veteran  A-4 Fightinghawk. Pada Desember 2025, enam pesawat F-16 Denmark pertama diserahkan kepada Argentina dan diterbangkan dari Skrydstrup ke pangkalan baru mereka dengan dukungan pesawat tanker Amerika.

Meski F-16 kini telah dipensiunkan oleh Angkatan Udara Denmark, pesawat-pesawat ini sebenarnya masih akan terus beroperasi selama bertahun-tahun lagi bersama Argentina dan Ukraina. Bahkan di tangan Ukraina, F-16 sudah dihadapkan pada intensitas operasi tempur yang belum pernah mereka alami dengan Denmark.




Referensi: 1| 2 | 3
Diubah oleh si.matamalaikat 21-01-2026 22:02
MemoryExpressAvatar border
69banditosAvatar border
69banditos dan MemoryExpress memberi reputasi
2
1.5K
9
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Militer
Militer
KASKUS Official
20.4KThread10.8KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.