Kaskus

Entertainment

shabira.elnaflaAvatar border
TS
shabira.elnafla
Ringkasan Buku Viral Broken String Karya Artis Aurelie
Ringkasan Buku Broken String Karya Artis Aurelie

Ringkasan Buku Viral Broken String Karya Artis Aurelie




Ringkasan Buku Broken Strings
Ketika Luka Datang dari Hubungan yang Disebut “Perhatian”

Buku Broken Strings karya Aurelie bukan sekadar memoar personal, melainkan sebuah peringatan sosial. Ia mengajak pembaca melihat sisi gelap relasi yang tampak aman di permukaan, tetapi perlahan merusak dari dalam. Buku ini penting dibaca, terutama oleh remaja dan dewasa muda, karena mengungkap fakta yang sering diabaikan: bahaya tidak selalu hadir dalam bentuk kekerasan yang jelas.

Sejak awal, Broken Strings menunjukkan bagaimana kerentanan emosional dapat menjadi celah. Dalam fase mencari jati diri dan pengakuan, perhatian terasa seperti jawaban atas kesepian. Namun, perhatian yang sehat seharusnya memberi ruang untuk tumbuh, bukan mengikat dan mengendalikan. Di sinilah buku ini menegaskan bahwa manipulasi sering kali datang dengan wajah yang sangat meyakinkan.

Seiring cerita berjalan, pembaca diajak memahami bagaimana kontrol tidak dilakukan secara tiba-tiba. Batas pribadi digeser perlahan, sampai korban tidak lagi menyadari kapan dirinya kehilangan kendali. Yang paling berbahaya bukan hanya tindakan itu sendiri, melainkan dampaknya terhadap psikologis korban: hilangnya kepercayaan pada diri sendiri dan rasa bersalah yang terus-menerus. Broken Strings dengan tegas memperlihatkan bahwa korban sering dibuat merasa bersalah atas luka yang ia alami.

Buku ini juga membantah anggapan umum bahwa keluar dari hubungan tidak sehat adalah hal mudah. Aurelie menuliskan dengan jujur konflik batin yang terjadi—antara kesadaran dan ketakutan, antara logika dan ikatan emosional. Pertanyaan “mengapa tidak pergi sejak awal?” menjadi tidak relevan ketika pembaca memahami betapa rumitnya ikatan psikologis yang terbentuk. Ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat untuk lebih berempati dan berhenti menyederhanakan pengalaman korban.

Yang membuat Broken Strings kuat adalah kejujurannya dalam menggambarkan proses pemulihan. Buku ini tidak menjanjikan akhir bahagia yang instan. Luka tidak hilang begitu saja, trauma tidak langsung reda. Namun di sanalah letak kekuatannya: pemulihan digambarkan sebagai proses panjang yang sah, tidak rapi, dan penuh belajar. Pesan yang disampaikan jelas—pulih bukan berarti kembali seperti semula, melainkan membangun versi diri yang lebih sadar.

Judul Broken Strings menjadi metafora yang relevan. Senar yang putus memang tidak bisa disambung persis seperti sebelumnya, tetapi hidup tidak berhenti karenanya. Nada yang dihasilkan mungkin berbeda, namun tetap bermakna. Buku ini memberi suara pada mereka yang selama ini memilih diam, dan membuka ruang diskusi tentang relasi tidak sehat, manipulasi emosional, serta pentingnya batas pribadi.

Sebagai karya personal, Broken Strings adalah bentuk keberanian. Sebagai bacaan publik, ia berfungsi sebagai edukasi. Buku ini mengingatkan bahwa cinta tidak seharusnya melukai, perhatian tidak boleh meniadakan suara, dan korban tidak pernah pantas disalahkan. Di tengah budaya yang sering menormalisasi relasi timpang, Broken Strings hadir sebagai ajakan untuk lebih sadar, lebih peduli, dan lebih manusiawi.


Gangguan Psikologis yang Tercermin pada Tokoh Boby di Buku Broken String

Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Buku Broken String Karya Aurelie bisa dibaca dengan klik tautan yang ada sosmednya.





[url=koleksi pribadi]sumber gambar [/url]
[url=Ringkasan dari penulis ]sumber artikel[/url]
itkgidAvatar border
bukhoriganAvatar border
bukhorigan dan itkgid memberi reputasi
2
1.8K
10
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
The Lounge
KASKUS Official
1.3MThread105.1KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.