Kaskus

News

mabdulkarimAvatar border
TS
mabdulkarim
TPNPB Ancam Tembak Rombongan Wapres Gibran saat Menuju Yahukimo

TPNPB Ancam Tembak Rombongan Wapres Gibran saat Menuju Yahukimo
Tayang: Rabu, 14 Januari 2026 13:44 WIT
Penulis: Marius Frisson Yewun | Editor: Marius Frisson Yewun

zoom-inlihat fotoTPNPB Ancam Tembak Rombongan Wapres Gibran saat Menuju Yahukimo
Tribun-Papua.com/Istimewa
Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (disingkat TPNPB), dikenal secara resmi di Indonesia sebagai Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), adalah kelompok pemberontak di Papua Indonesia. TPNPB adalah sayap bersenjata dari Organisasi Papua Merdeka (OPM).
A-

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) atau yang oleh aparat TNI/Polri disebut Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) mengancam akan menembak Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka bersama rombongannya.

Komandan Operasi TPNPB Kodap XVI Yahukimo, Mayor Kopitua Heluka dari Medan perang di Yahukimo pada Selasa, 13 Januari 2026, mengatakan pasukan TPNPB Kodap XVI Yahukimo di bawah pimpinan Akar Heluka telah melakukan penembakan terhadap sebuah pesawat sipil yang ditumpangi oleh aparat militer yang telah memasuki wilayah perang di Yahukimo.

‎‎Mayor Kopitua Heluka juga melaporkan bahwa penembakan pesawat kemarin, sebagai peringatan keras kepada Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka untuk tidak memasuki wilayah perang di Yahukimo.

“Jika melanggar maka kami TPNPB Kodap XVI Yahukimo siap menembak rombongan Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka dan rombongannya,” ujar dia melalui siaran pers yang diterima Tribun-Papua.com.

‎Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB menegaskan kepada Presiden Prabowo Subianto, Wakilnya Gibran Rakabuming Raka dan kabinetnya agar menyelesaikan dahulu sengketa politik di Tanah Papua antara orang Papua dengan pemerintah Indonesia.

“Jika tidak, maka TPNPB di 36 Komando Daerah Pertahanan di seluruh tanah Papua siap menggagalkan seluruh pembangunan di atas tanah Papua,” ujarnya.

‎‎Ia berpesan kepada Rakyat Papua dari Sorong hingga Samarai untuk tidak memberikan tanah adat kepada negara kolonial Indonesia demi pembangunan lahan sawit, padi dan pembangunan pos militer Indonesia.

Kelompok yang menuntut kemerdekaan dari Indonesia itu, menilai kebijakan sawit, padi dan militerisasi akan mengancam kehidupan masyarakat adat, sebab akan disusul penangkapan, penembakan dan pembunuhan bagi orang Papua yang dilakukan oleh aparat militer Indonesia.

‎Berdasarkan informasi sementara yang diperoleh Tribun-Papua.com, Wapres Gibran dijadwalkan mengunjungi masyarakat di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan menggunakan pesawat.

Wapres direncanakan berangkat menggunakan pesawat dari Bandara Wamena di Kabupaten Jayawijaya ke Dekai di Yahukimo. Waktu penerbangan dari Wamena-Dekai 35 menit, lebih cepat dibanding lewat jalan darat menggunakan mobil dengan akses jalan yang tidak semulus di Kota Jayapura.

Hingga berita ini disampaikan, Tribun-Papua.com belum menerima informasi terbaru tentang rencana kunjungan tersebut apakah tetap dilakukan atau batal.

Yahukimo merupakan satu dari 8 kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan. Yahukimo bukan satu-satunya basis TPNPB di Pegunungan Papua sebab mereka juga tersebar di Kabupaten Nduga, Lanny Jaya, Tolikara serta Yalimo.(*)


https://papua.tribunnews.com/papua/1...nuju-yahukimo.




TPNPB Yahukimo Klaim Gagalkan Kunjungan Wapres Gibran ke Dekai
TPNPB Ancam Tembak Rombongan Wapres Gibran saat Menuju Yahukimo
admin 14 Januari 2026 1 min read
Detikpapua.com : Dekai Yahukimo – Manajemen Markas Pusat Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) menyatakan pasukan Kodap XVI Yahukimo berhasil menggagalkan rencana kunjungan kerja Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka ke Kota Dekai, Yahukimo. Kontak senjata dengan aparat keamanan disebut masih berlangsung hingga dini hari. Rabu (14/1).

Dalam laporan resmi yang diterima dari Panglima Kodap XVI Yahukimo, Brigjen Elkius Kobak, dan Komandan Operasi Mayor Kopitua Heluka, pasukan TPNPB melakukan penembakan terhadap pesawat yang hendak masuk ke Dekai.

Mayor Kopitua Heluka menegaskan, gagalkan semua agenda kunjungan Wakil Presiden RI.

“Seluruh pasukan TPNPB masih siaga di pusat Kota Dekai dan siap menggagalkan seluruh agenda Wapres Gibran.”

Selain itu, Jubir TPNPB-OPM Sebby Sambom menyampaikan seruan kepada masyarakat Papua agar tidak menyerahkan tanah adat kepada pemerintah Indonesia.

“Kami menegaskan rakyat Papua jangan memberikan tanah adat untuk proyek pembangunan yang hanya membawa kesengsaraan,” ujarnya.

TPNPB juga menyebut pejabat Papua yang tergabung dalam kabinet Prabowo-Gibran tidak mewakili kepentingan rakyat Papua.

Siaran pers ini ditandatangani oleh jajaran pimpinan TPNPB-OPM, termasuk Panglima Tinggi Jenderal Goliath Tabuni, Wakil Panglima Letjen Melkisedek Awom, serta para komandan operasi. (Red).

https://www.detikpapua.com/tpnpb-yah...bran-ke-dekai/



Wapres Batal ke Yahukimo, Intelijen TNI Terima Info Ancaman Keamanan
TPNPB Ancam Tembak Rombongan Wapres Gibran saat Menuju Yahukimo
Rabu, 14 Januari 2026 | 11:30 WIB
TS
MA
Penulis: Theressia Sunday Silalahi | Editor: MA

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim menjelaskan informasi adanya ancaman keamanan dalam kunjungan Wapres Gibran Rakabuming Raka di Papua Pegunungan, Rabu 14 Januari 2026. (Beritasatu.com/Theressia Sunday Silalahi)
Wamena, Beritasatu.com - Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim menyebut pihaknya menerima informasi ancaman keamanan terhadap Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka di wilayah Yahukimo Papua Pegunungan. Meski tidak menjelaskan secara detail bentuk ancaman itu, Amrin menyebut hal itu berpotensi dilakukan oleh kelompok yang tidak bertanggung jawab.

“Dari pertimbangan intelijen kami melihat ada gerakan-gerakan dari kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab di sana. Yang menurut pertimbangan kami, untuk keamanan VVIP tentunya sangat tidak memungkinkan (berkunjung ke Yahukimo)” ujar Amrin, di Biak pada Rabu (14/1/2026).

Amrin, yang juga menjabat sebagai komandan satuan tugas pengaman VVIP ini, menyebut tidak ada kendala pada dua rencana kunjungan kerja Wapres Gibran lainnya. Sebelumnya, pada Selasa (13/1/2026), Wapres Gibran telah mengunjungi Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 41 dan Pasar Ikan di Biak Numfor.

Sementara, pada Rabu (14/1/2026) pagi, Gibran sempat berkunjung dan menemui warga di pasar tradisional Wamena. Selain itu, Wapres meninjau pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) di Wamena.

Amrin menegaskan bahwa Wapres Gibran memiliki keinginan kuat untuk mengunjungi Yahukimo, guna melihat langsung pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah pusat bersama pemerintah daerah.

Ia menyebut rencananya Wapres Gibran juga akan menyapa masyarakat di Yahukimo. Seperti yang dilakukan dalam kunjungan ke Biak dan Wamena pada kesempatan sebelumnya.

"Namun, saya selaku komandan satuan tugas pengamanan VVIP, karena melihat pertimbangan keamanan di Yaukimo sampai dengan pagi ini, saya menyarankan kepada bapak Wapres untuk tidak melakukan kunjungan ke Yahukimo,” ujar Amrin.

Meski begitu, sampai saat ini belum ada keterangan lanjut dari Sekretariat Wakil Presiden mengenai kelanjutan agenda kunjungan kerja Gibran di Papua. Begitu juga dengan kapan Gibran akan dijadwalkan kembali berkunjung ke Yahukimo, Papua Pegunungan.

https://www.beritasatu.com/nasional/...caman-keamanan

Nggak jadi ke Yahukimo
rajkapoorAvatar border
benche87Avatar border
anankbaguz910Avatar border
anankbaguz910 dan 3 lainnya memberi reputasi
4
336
6
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
694.9KThread58.8KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.