Kaskus

News

mabdulkarimAvatar border
TS
mabdulkarim
Ada Gangguan OPM di Area Operasi Freeport, Satgas TNI Evakuasi 18 Pekerja
Ada Gangguan OPM di Area Operasi Freeport, Satgas TNI Evakuasi 18 PekerjaSenin, 12 Jan 2026 20:59 WIT

Tampilkan Caption
Play
Baca Berita
MIMIKA, Seputarpapua.com | Satuan Tugas (Satgas) Komando Operasi (Koops) TNI Habema mengevakuasi 18 pekerja PT Freeport Indonesia (PTFI) beserta personel pengamanan dari area Pos Tower 270, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Sabtu, 10 Januari 2026.

Berdasarkan keterangan yang dikeluarkan Satgas Media Habema, Senin (12/1/2026), disebutkan bahwa proses evakuasi dilakukan setelah para pekerja dan personel pengamanan terjebak selama tiga hari akibat adanya gangguan kelompok bersenjata yang tergabung dalam Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Operasi evakuasi berlangsung di medan yang sulit dengan tingkat ancaman yang tinggi serta keterbatasan waktu, sebagai faktor krusial. Dalam kondisi tersebut, Nagara dalam hal ini TNI hadir melalui langkah-langkah yang terencana dan profesional, sehingga seluruh personel keamanan dan pekerja yang terdampak dapat dievakuasi dengan aman.

Operasi ini juga disebut menjadi wujud komitmen TNI dalam menjalankan tugas pengamanan dan perlindungan secara bertanggung jawab.

Diterangkan, pergerakan pasukan dilaksanakan secara senyap dengan menembus medan ekstrem pegunungan yang memiliki ketinggian lebih dari 2.500 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Begitu juga untuk menjaga keberlangsungan operasi serta kondisi para pekerja yang terisolasi, Satgas TNI menyalurkan dukungan logistik dan obat-obatan.

Setelah dua hari pelaksanaan operasi, Satgas Koops TNI Habema berhasil menguasai kembali Pos Tower 270 yang merupakan obyek vital nasional (Obvitnas). Seluruh pekerja dan personel pengamanan berhasil dievakuasi dalam kondisi aman dan situasi terkendali.

Panglima Komando Operasi (Pangkoops) Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, menegaskan, operasi ini dilaksanakan dengan prinsip kehati-hatian, profesionalisme, serta mengedepankan keselamatan seluruh personel dan warga sipil.

“Operasi ini merupakan wujud nyata kehadiran Negara dalam melindungi masyarakat dan mengamankan obyek vital nasional. Seluruh tindakan dilakukan secara terukur dan terencana ,” tegas Pangkoops Habema.

Keberhasilan operasi ini mencerminkan kesiapsiagaan dan profesionalisme TNI dalam melindungi masyarakat serta mengamankan obvitnas di wilayah rawan, khususnya di Papua.

Sebelumnya, informasi yang peroleh media ini menyebutkan, di area mile point (MP) 65-66 yang berdekatan dengan kawasan Hidden Valley, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, dilaporkan terjadi gangguan bersenjata, pada Kamis malam, 8 Januari 2026, sekitar pukul 21.30 WIT. Aparat keamanan disekitaran area tersebut mendengar adanya suara rentetan tembakan yang belum diketahui secara pasti siapa pelaku aksi tersebut. Sejumlah pejabat keamanan yang coba dikonfirmasi media ini, bungkam soal kejadian tersebut.

https://seputarpapua.com/view/ada-ga...8-pekerja.html

beruntung berhasil menyelamatkan mereka sebelum KKB mengepung mereka dan membantai dengan alasan macam-macam


0
160
1
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
692.3KThread57.4KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.