Kaskus

News

jaguarxj220Avatar border
TS
jaguarxj220
BlackRock Nyangkut di Saham WSKT & WIKA yang Terancam Delisting
Bloomberg Technoz, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengingatkan potensi penghapusan saham atau delisting terhadap sejumlah perusahaan tercatat, termasuk dua emiten BUMN Karya, yaitu PT Waskita Karya Tbk (WSKT) dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA).

Dua saham BUMN Konstruksi tersebut telah mengalami suspensi dalam jangka waktu panjang.

Tidak sedikit dari jumlah pemegang saham perusahaan pelat merah ini yang akan terkena dampak. Ada berapa saham publik yang akan ikut terhapus jika saham WSKT dan juga WIKA terpaksa delisting?

Tepat pada Desember 2025, BEI mengumumkan sejumlah saham-saham yang berpotensi Delisting, salah duanya saham Konstruksi BUMN Karya, yaitu saham WSKT dan juga WIKA yang tergabung ke dalam 70 emiten dalam kategori ini.

Keputusan tersebut menyusul adanya ketidakpastian kelangsungan usaha, terlebih lagi adanya permasalahan pada keuangan perusahaan (penundaan pembayaran kewajiban). Di mana suspensi saham WSKT telah dilakukan sejak medio Mei 2023, menyusul saham WIKA sejak Februari 2024 tahun lalu.

BlackRock 'Nyangkut' di Saham WSKT & WIKA yang Terancam Delisting

Kinerja Keuangan Saham WSKT (Bloomberg)


Penyebab suspensi saham WSKT lantaran Perusahaan tidak mampu membayar sejumlah tagihan bunga surat utang. WSKT juga menyandang status Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU). Sampai dengan saat ini, saham WSKT juga menyabet notasi X, yaitu Perusahaan memenuhi kriteria Efek Bersifat Ekuitas Dalam Pemantauan Khusus.

Serupa dengan itu, emiten WIKA juga menderita permasalahan pada kelangsungan usaha Perusahaan, sedari tertanggal 18 Februari 2025 WIKA telah menunda pembayaran obligasi syariahnya. Adapun penghentian sementara perdagangan saham Wijaya Karya terjadi di seluruh pasar sejak 18 Februari 2025.


BlackRock 'Nyangkut' di Saham WSKT & WIKA yang Terancam Delisting

Kinerja Keuangan Saham WIKA (Bloomberg)


Jika merujuk pada Peraturan Bursa, delisting dapat dilakukan atas keputusan otoritas apabila perusahaan tercatat mengalami kondisi atau hal–hal signifikan yang berdampak negatif terhadap kelangsungan usaha, tidak memenuhi persyaratan pencatatan, atau sahamnya mengalami suspensi di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, maupun di seluruh pasar, paling kurang selama 24 bulan.


Pemegang Saham Gigit Jari


Berdasarkan data bulanan laporan pemegang efek kepemilikan saham, saham WSKTdigenggam publik atau diinvestasikan oleh masyarakat luas berjumlah 7.101.173.654 saham (atau 7,1 miliar) saham. Ini sama dengan 24,651% porsi dari total jumlah saham yang disetor Perusahaan.

Sementara itu, sebanyak 75,349% dimiliki oleh PT DANANTARA ASSET MANAGEMENT (PERSERO).

Menelusuri lebih jauh berdasarkan data Bloomberg, di antara 7,1 miliar saham yang tersebar di publik, saham WSKT juga digenggam oleh Fund Managers global yaitu nama Vanguard Group Inc. dengan jumlah saham mencapai 712.458.912 saham (atau 714 juta) saham, yang setara dengan kepemilikan 2,47%.

Menyusul Vanguard yang mengambil posisi terbesar, BlackRock Inc. juga masih menggenggam ratusan juta saham WSKT, atau tepatnya mencapai 260.068.706 saham (260 juta) saham, atau 0,90%. Kemudian, ada nama Dimensional Fund Advisors LP. dengan total 69.792.167 saham(0,24%).

Sementara itu, saham WIKA turut digenggam publik atau diinvestasikan oleh masyarakat mencapai 3.573.228.977 saham (atau 3,5 miliar) saham. Ini setara dengan 8,962% dari total jumlah saham yang disetor Perusahaan.

Sementara itu, sebanyak 91,018% dikuasai oleh PT DANANTARA ASSET MANAGEMENT (PERSERO).

Berdasarkan data Bloomberg, di antara 3,5 miliar saham tersebut di publik, saham WIKA juga digenggam oleh Dimensional Fund Advisors LP. dengan jumlah saham mencapai 42.517.451 saham (atau 42 juta) saham, yang setara dengan kepemilikan 0,11%.

Menyusul BlackRock Inc. juga masih menggenggam puluhan juta saham WIKA, atau tepatnya mencapai 38.937.267 saham (38 juta) saham, atau 0,10%.


https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/95099/blackrock-nyangkut-di-saham-wskt-wika-yang-terancam-delisting/


Blackrock "cuma" pegang ga sampai 1% aja dibilang nyangkut


Apalagi DANANTARA yang pegang 75% & 91%

Kecebur..?

emoticon-Leh Uga



Percaya sama investasi yang pake embel2 agama aja salah, apalagi yang BUMN begini..

emoticon-Ngakak (S)


MemoryExpressAvatar border
dede4141Avatar border
atamleeAvatar border
atamlee dan 5 lainnya memberi reputasi
6
762
11
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
695.1KThread58.9KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.