- Beranda
- Berita dan Politik
Warga Gayo Lues Menanti Bantuan: Stok Bahan Pokok Cuma Tahan 3 Hari
...
TS
mabdulkarim
Warga Gayo Lues Menanti Bantuan: Stok Bahan Pokok Cuma Tahan 3 Hari

CNN Indonesia
Minggu, 30 Nov 2025 17:30 WIB
Bagikan:
url telah tercopy
Banjir Aceh Gayo. ANTARA FOTO/SYIFA YULINNAS
Jakarta, CNN Indonesia -- Warga Kabupaten Gayo Lues, Aceh menanti bantuan kebutuhan pokok di tengah bencana banjir yang melanda wilayah mereka.
Hal tersebut disampaikan salah seorang warga bernama Prayogi Sugiarto yang mengaku bertahan dengan stok bahan pokok di rumah dan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Gayo Lues. Ia memperkirakan stok bahan pokok tersebut kemungkinan hanya cukup untuk 2 sampai 3 hari mendatang.
"Untuk sekarang kami masih bergantung kepada stok yang disiapkan di rumah dan yang diberikan Pemkab, dan itu pun terbatas. Dan menurut saya, stok yang tersedia kemungkinan cuma bertahan 2 hingga 3 hari ke depan," katanya dalam sebuah wawancara dengan CNN Indonesia, Minggu (30/11).
Prayogi mengatakan wilayah Kabupaten Gayo Lues saat ini masih terisolir dan akses jalan putus total. Beberapa wilayah yang sangat terisolir di antaranya kecamatan Pinding, Putri Betung, dan Tripe Jaya.
Selain akses, ia mengatakan listrik wilayahnya padam karena tidak ada pasokan BBM untuk kebutuhan genset. Sementara itu, jaringan internet putus total dan kebutuhan komunikasi mengandalkan jaringan internet satelit Starlink yang perangkatnya dipasok oleh Pemkab.
Ia juga mengklaim bantuan ke wilayahnya belum ada yang masuk selain dari Pemkab.
"Jaringan internet putus total, hanya mengandalkan Starlink yang disediakan Pemkab, itu juga sangat terbatas. Listrik padam karena pasokan BBM yang tidak bisa masuk. Bantuan belum ada yang masuk ke Gayo Lues, baik darat maupun udara," tuturnya.
Prayogi yang tengah berada di salah satu pengungsian mengatakan belum ada kejelasan kapan bantuan akan datang ke wilayahnya.
Pasokan bantuan ke wilayah tersebut, katanya, mengalami kesulitan karena akses darat terputus, baik jalan utama maupun jalur alternatif.
"Untuk bantuan belum jelas kapan adanya. Tapi bantuan dari Pemkab Gayo Lues sudah disalurkan, namun terbatas karena jalur darat akses jalan ke Gayo Lues terputus sehingga bahan pokok tidak bisa masuk ke Gayo Lues. Jalan utama, jalan alternatif juga terputus," terangnya.
Bantuan dari pusat
Pemerintah sendiri telah mengerahkan helikopter dan pesawat guna distribusi bantuan logistik ke wilayah terdampak banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)mengerahkan helikopter dan pesawat guna mengirim bantuan logistik ke sejumlah wilayah terdampak banjir dan tanah longsor di Provinsi Aceh.
Pengiriman bantuan lewat jalur udara menjadi prioritas. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan jalur dara menuju sejumlah wilayah terdampak masih tertutup material longsor. Kendaraan pun belum bisa melintas.
Helikopter BNPB diberangkatkan dari Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara.
"Pada sortie pertama helikopter ini memuat bantuan dengan total seberat 588 kilogram," jelas Abdul dalam keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Minggu (30/11).
Selain helikopter, pesawat Cessna Caravan PK-SNG juga dikerahkan. Pesawat diterbangkan dari Bandara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, menuju Bandara Rembele di Kabupaten Bener Meriah.
Pada sortie pertama, pesawat mengangkut 50 karton mi instan, lima karton eprokal, naraga, Genset, Starlink, serta bahan bakar minyak (BBM) untuk memperkuat sarana komunikasi dan penerangan di lokasi terdampak.
Sementara itu, distribusi bantuan via jalur udara juga dikerahkan pemerintah lewat TNI dan Basarnas.
"Sampai dengan hari ini, Pemerintah telah mengirimkan total 11 helikopter TNI & Basarnas dari Jakarta ke lokasi daerah terdampak bencana," demikian keterangan akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet, (29/11).
(lom/gil)
https://www.cnnindonesia.com/nasiona...-tahan-3-hari.
Prabowo Minta Seluruh Kekuatan Nasional Terjun Tangani Bencana Sumatra

CNN Indonesia
Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh kekuatan nasional dikerahkan menangani bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Arsip Sekretariat Presiden
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh kekuatan nasional dikerahkan untuk menangani bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Hal tersebut disampaikan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno dalam Rakor Penanganan Darurat Bencana di 3 Provinsi yang disiarkan secara daring, Minggu (30/11).
"Presiden langsung perintahkan untuk mengerahkan seluruh kekuatan nasional fokus untuk penanganan tanggap darurat ini secepat-cepatnya. Melakukan evakuasi, mengerahkan logistik, kemudian mengerahkan tenaga kesehatan, memulihkan infrastruktur, infrastruktur komunikasi, infrastruktur transportasi, dan untuk juga kawal di lapangan," kata Pratikno.
Pratikno mengatakan saat ini bantuan logistik juga terus dikirimkan ke wilayah-wilayah terdampak, baik dari pemerintah maupun dari lembaga non-pemerintah.
"Jadi, seluruh kekuatan nasional dikerahkan untuk mempercepat tanggap darurat dan segera memulihkan secepatnya," tambahnya.
Ia juga mengatakan pihaknya tengah menyiapkan skenario pemulihan wilayah-wilayah yang terdampak bencana ini, di antaranya dari sisi infrastruktur.
"Di saat yang sama kami juga menyiapkan skenario untuk pemulihan. Rehabilitasi dan rekonstruksi. Tentu saja kita fokus ke tanggap darurat, tapi tahapan skenario rehabilitasi, rekonstruksi, kita siagakan," tuturnya.
Infrastruktur transportasi menjadi salah satu yang paling terdampak dalam bencana hidrometeorologi ini. Sejumlah wilayah di Aceh dan Sumatra Utara bahkan masih terisolir, yang menyulitkan distribusi bantuan.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala BNPB Suharyanto mengatakan akses ke beberapa wilayah di Sumatra Utara yang masih belum bisa ditembus, di antaranya jalur Tapanuli ke Sibolga. Ia mengatakan akses jalur tersebut tertutup longsoran yang sangat panjang, mencapai hampir 50 kilometer.
Ia menyebut tim gabungan terus berupaya untuk membuka akses jalan tersebut. Menurut Suharyanto, akses tersebut kemungkinan baru bisa dibuka sepenuhnya dalam 3 hingga 4 hari mendatang.
Di Aceh, beberapa wilayah yang perlu mendapat perhatian adalah Aceh Tamiang, Bener Meriah dan Aceh Tengah. Seperti Tapanuli dan Sibolga, wilayah-wilayah ini menghadapi masalah akses.
Di Sumatra Barat, wilayah-wilayah yang terdampak bencana ini bisa diakses lewat jalur darat. Beberapa wilayah terdampak si Sumbar adalah Kota Padang, Padang Pariaman, Solok, Agam, Tanah Datar, dan Padang Panjang.
"Yang menjadi PR yang masih harus bersatu padu Satgas Nasional ini memang adalah untuk Sumatra Utara di dua kabupaten kota yang paling menonjol, Tapanuli Tengah dan Sibolga," tutur Suharyanto.
"Kemudian Aceh, karena Aceh ini masih banyak yang terputus (aksesnya)," imbuhnya.
Lebih lanjut, Suharyanto mengatakan korban meninggal dunia akibat bencana di 3 provinsi tersebut mencapai 316 orang hingga Minggu (30/11) siang. Sementara itu, 289 orang masih dinyatakan hilang.
(lom/gil)
https://www.cnnindonesia.com/nasiona...ncana-sumatra.
TNI AD Kerahkan 21.707 Personel Hingga Alat Berat Bantu Korban Banjir dan Longsor di Sumatera
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Pencarian-Korban-Banjir-dan-Longsor-di-Sumatra_20251130_123108.jpg)
Tayang: Minggu, 30 November 2025 19:49 WIB
Penulis: Gita Irawan
Editor: Adi Suhendi
zoom-inlihat fotoTNI AD Kerahkan 21.707 Personel Hingga Alat Berat Bantu Korban Banjir dan Longsor di Sumatera
/Gatha Ginting
PENCARIAN KORBAN - Tim penyelamat bekerja membersihkan lumpur pascabanjir dan tanah longsor di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Indonesia, 28 November 2025. TNI AD kerahkan 21.707 personel hingga alat berat untuk bantu korban bencana banjir dan longsor di Sumatera.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - TNI Angkatan Darat (AD) menerjunkan 21.707 personel hingga alat berat untuk membantu percepatan penanganan dampak banjir bandang, tanah longsor, dan cuaca ekstrem yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat hingga Minggu (30/11/2025).
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Kolonel Inf Donny Pramono mengatakan jumlah personel tersebut berasal dari empat Komando Daerah Militer (Kodam).
Kodam Iskandar Muda (Aceh) mengerahkan 6.922 personel, serta berbagai peralatan seperti 36 truk, 150 SPM, 9 fiber boat, 10 LCR, dan 2 helikopter (Mi-17 dan Bell 412).
Kemudian, Kodam I/Bukit Barisan (BB) Sumatera Utara) mengerahkan 7.529 personel, serta excavator, dump truck, NPS, kendaraan single cabin, 30 SPM, 7 LCR.
Selain itu, Kodam I/BB juga mengerahkan helikopter Mi-17 dan Bell 412 yang berada di bawah kendali BNPB di Silangit, dan satu CASA dan satu helikopter Bell 412 di bawah kendali Kodam I/BB di Lanud Suwondo Medan.
Sementara itu, Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol (Sumatera Barat) mengerahkan 5.731 personel dengan penguatan 39 truk/strada, 7 ambulans, 6 unit perahu/LCR, serta 1 heli Caracal TNI AU dan 1 heli Dauphin Basarnas.
"Jumlah personel itu, gabungan dari Kodam Iskandar Muda, Kodam I/Bukit Barisan dan Kodam XX/Tuanku Imam Bonjo ditambah dari Kodam V/Brawijaya," kata Donny saat dihubungi Tribunnews.com pada Minggu (30/11/2025).
"Dalam mendukung mobilitas udara, TNI AD mengerahkan alutsista berupa 3 unit Heli Bell 412, 2 unit Heli Mi-17, dan 1 pesawat CASA, yang disebar untuk memperkuat operasi kemanusiaan melalui BKO Kodam IM, Kodam I/BB, dan BNPB," imbuhnya.
Donny mengatakan prajurit Kodam Iskandar Muda di Provinsi Aceh turut melakukan evakuasi warga, membuka jalur yang tertutup material longsor, serta memperkuat distribusi bantuan.
Sementara di Sumatera Barat, prajurit Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol meningkatkan dukungan alat berat dan penguatan posko.
Kemudian personel TNI AD di Sumatera Utara memfokuskan bantuan pada pemulihan fasilitas umum dan pengiriman logistik menuju wilayah terisolasi.
Pengiriman bantuan, kata Donny, akan dilakukan secara terkoordinasi melalui jajaran Kodam dan satuan teritorial dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan mendesak masyarakat.
Bantuan mulai dari logistik, evakuasi, pendirian dapur lapangan, pemulihan sarana umum, hingga pembukaan akses wilayah terisolasi.
Bantuan yang dikirim, kata Donny, mencakup obat-obatan, makanan siap saji, tenda pengungsian, perlengkapan sanitasi, LCR, alat penjernih air, selimut, hingga tenda serbaguna dan alat rigging (untuk mengangkat beban berat).
Donny mengatakan pengiriman bantuan lanjutan juga dilakukan melalui pesawat Hercules dan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) sebagai bagian dari operasi kemanusiaan.
Bantuan yang diberangkatkan hari ini Minggu (30/11/2025) antara lain tenda serbaguna, velbed, genset, alat dapur lapangan, kompor lapangan, kompor gas, alat penjernih air portable, aki, ban truk, kantong jenazah, LCR dan OBM, Starlink, obat-obatan antibiotik, serta PUO utama dan cadangan.
TNI AD memastikan gelombang bantuan berikutnya sudah disiapkan dan akan terus dikirim sesuai perkembangan situasi di lapangan.
Rencananya Kapal KRI akan mengangkut mobil Reverse Osmosis (RO), excavator, jembatan Bailey, dan buldoser pada Senin (1/12/2025).
Sedangkan pada Selasa (2/12/2025), rencana Kapal ADRI dari TNI AD akan mengangkut ban kendaraan 4x4, ransel kesehatan, tandu lipat, matras lipat, pakaian layak pakai, perlengkapan bayi dan wanita, alat mandi, alat dapur lapangan, serta kendaraan Maung.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, kata Donny, juga memberikan bantuan bahan makanan senilai Rp200 juta untuk Aceh, Rp250 juta untuk Sumatera Utara, dan Rp200 juta untuk Sumatera Barat.
Ia menegaskan upaya itu merupakan pelaksanaan tugas TNI AD dalam operasi militer selain perang (OMSP), yang dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan.
"Kami bergerak cepat dan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BNPB, Basarnas, Polri, serta seluruh unsur terkait," ungkap Donny.
"Prioritas kami adalah keselamatan warga dan percepatan pemulihan di seluruh wilayah terdampak," pungkasnya.
303 Jiwa Meninggal, Puluhan Ribu Mengungsi
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat total sebanyak 303 jiwa meninggal dunia dalam bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat hingga Sabtu (29/11/2025).
BNPB mencatat sebanyak 47 korban meninggal dunia, 51 orang hilang, serta 8 orang luka-luka di Provinsi Aceh.
Jumlah pengungsi di sana mencapai 48.887 kepala keluarga yang tersebar di Aceh Utara, Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Aceh Singkil.
Masifnya kerusakan jembatan dan jalan nasional berdampak pada terputusnya akses utama, termasuk jalur Banda Aceh–Lhokseumawe serta jalur perbatasan Aceh–Sumatera Utara di Aceh Tamiang.
Hingga kini, beberapa daerah seperti Gayo Lues, Aceh Tengah, dan Bener Meriah juga dilaporkan masih belum dapat diakses melalui jalur darat.
BNPB juga mencatat 166 korban meninggal dunia dan 143 orang masih dinyatakan hilang di Sumatera Utara.
Ribuan warga mengungsi di berbagai titik akibat kondisi permukiman yang rusak dan akses yang terputus.
BNPB juga mencatat jumlah pengungsi mencapai ribuan jiwa di Tapanuli Selatan dan Kota Sibolga, serta ratusan hingga ribuan kepala keluarga di Mandailing Natal, Tapanuli Utara, dan Humbang Hasundutan.
Selain itu, BNPB mencatat 90 korban meninggal dunia, 85 orang hilang, dan 10 orang mengalami luka-luka di Provinsi Sumatera Barat di mana jumlah korban tertinggi berada di Kabupaten Agam.
Data sementara BNPB juga menunjukkan sebanyak 11.820 kepala keluarga atau sekitar 77.918 jiwa mengungsi, terutama di Kota Padang dan Kabupaten Pesisir Selatan.
Sejumlah jalur provinsi dan nasional juga terputus akibat longsor dan kerusakan jembatan menyulitkan akses distribusi.
Namun, logistik dari Padang Pariaman dan Pesisir Selatan dilaporkan telah tiba dan delapan titik tambahan dalam proses pengiriman dengan pengawalan kepolisian.
https://www.tribunnews.com/nasional/...&s=paging_new.
BNPB: Stok Makanan untuk Korban Banjir Sumut Aman 1 Minggu ke Depan

CNN Indonesia
Minggu, 30 Nov 2025 20:10 WIB
Bagikan:
url telah tercopy
Tim gabungan saat ini masih terus berupaya menyuplai kebutuhan para korban terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. ANTARA FOTO/Yudi Manar
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan tim gabungan terus berupaya menyuplai kebutuhan para korban terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Di Sumut sendiri, stok pangan diperkirakan masih cukup hingga satu pekan mendatang.
"Logistik untuk Sumatra Utara saat ini kami punya tiga buffer stock, di Bandara Soewondo, Bandara Silangit dan di Bandara Pinangsori," ujar Kepala BNPB Suharyanto dalam Rakor Penanganan Darurat Bencana yang ditayangkan secara daring, Minggu (30/11).
"Per hari ini kami laporkan untuk logistik makanan kebutuhan dasar masyarakat terdampak kalau satu minggu ke depan kami masih tersedia," tambahnya.
Suharyanto menjelaskan pihaknya masih terkendala akses untuk memasok bantuan ke beberapa wilayah. Wilayah yang masih terisolir sendiri diberi bantuan menggunakan jalur udara dengan mengerahkan 6 helikopter dan satu pesawat Cessna.
Ia mengatakan logistik sudah mulai terdistribusi, meski masih dalam jumlah terbatas. Proses distribusi, katanya, dilakukan terus menerus untuk bisa mengakomodir masyarakat terdampak yang jumlahnya sangat banyak.
Suharyanto mengatakan saat ini dua KRI juga sudah bertolak dari Jakarta menuju Sibolga untuk memenuhi kebutuhan logistik korban banjir.
"Mungkin masyarakat hanya melihat satu helikopter menurunkan sekitar 900 kilogram, sehingga apabila dibandingkan dengan jumlah penduduk yang banyak terlihat masih sedikit," katanya.
"Tapi kalau nanti KRI sudah bisa masuk, mudah-mudahan lebih kondusif lagi. Jika hari ini berangkat, berarti kira-kira besok KRI sudah sampai di Sibolga," tambahnya.
Sementara itu, bantuan logistik untuk korban bencana di Aceh dikumpulkan di Bandara Sultan Iskandar Muda. Suharyanto menyebut pihaknya juga akan membuka titik distribusi baru di Bandara Lhokseumawe.
Kebutuhan logistik menjadi salah satu masalah yang dialami korban banjir Sumatra, khususnya mereka yang berada di wilayah yang masih terisolir.
Masalah logistik ini salah satunya disampaikan warga Kabupaten Gayo Luwes bernama Prayogi Sugiarto. Ia mengaku bertahan dengan stok bahan pokok di rumah dan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, yang kemungkinan hanya cukup untuk 2 sampai 3 hari mendatang.
"Untuk sekarang kami masih bergantung kepada stok yang disiapkan di rumah dan yang diberikan Pemkab, dan itu pun terbatas. Dan menurut saya, stok yang tersedia kemungkinan cuma bertahan 2 hingga 3 hari ke depan," katanya dalam sebuah wawancara dengan CNN Indonesia, Minggu (30/11).
Prayogi mengatakan wilayah Kabupaten Gayo Lues saat ini masih terisolir dan akses jalan putus total. Beberapa wilayah yang sangat terisolir di antaranya kecamatan Pinding, Putri Betung, dan Tripe Jaya.
Selain akses, ia mengatakan listrik wilayahnya padam karena tidak ada pasokan BBM untuk kebutuhan genset. Sementara itu, jaringan internet putus total dan kebutuhan komunikasi mengandalkan jaringan internet satelit Starlink yang perangkatnya dipasok oleh Pemkab.
Ia juga mengklaim bantuan ke wilayahnya belum ada yang masuk selain dari Pemkab.
"Jaringan internet putus total, hanya mengandalkan Starlink yang disediakan Pemkab, itu juga sangat terbatas. Listrik padam karena pasokan BBM yang tidak bisa masuk. Bantuan belum ada yang masuk ke Gayo Lues, baik darat maupun udara," tuturnya.
Prayogi yang tengah berada di salah satu pengungsian mengatakan belum ada kejelasan kapan bantuan akan datang ke wilayahnya.
Pasokan bantuan ke wilayah tersebut, katanya, mengalami kesulitan karena akses darat terputus, baik jalan utama maupun jalur alternatif.
"Untuk bantuan belum jelas kapan adanya. Tapi bantuan dari Pemkab Gayo Lues sudah disalurkan, namun terbatas karena jalur darat akses jalan ke Gayo Lues terputus sehingga bahan pokok tidak bisa masuk ke Gayo Lues. Jalan utama, jalan alternatif juga terputus," terangnya.
https://www.cnnindonesia.com/nasiona...nggu-ke-depan.
kondisi di sana
itkgid dan 2 lainnya memberi reputasi
3
213
15
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
691.7KThread•57KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya