- Beranda
- Berita dan Politik
Tentara OPM Klaim Serangan Bom Aparat Keamanan Tewaskan Seorang SMA
...
TS
mabdulkarim
Tentara OPM Klaim Serangan Bom Aparat Keamanan Tewaskan Seorang SMA
Tentara OPM Klaim Serangan Bom Aparat Keamanan Tewaskan Seorang SMA dan Satu Pelajar Luka Berat

ODIYAIWUU.com
27 November 2025
Warga korban serangan bom udara di Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan saat dibawa warga. Pihak OPM mengklaim, bom dijatuhkan Selasa (25/11) sekitar pukul 21.00. Foto: Istimewa
DEKAI, ODIYAIWUU.com — Pihak Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat, sayap militer Organisasi Papua Merdeka (TPNPB OPM) mengklaim, serangan bom udara menggunakan drone aparat keamanan Indonesia di rumah warga sipil di Dekai, Kabupaten Yahukimo. Provinsi Papua Pegunungan, berujung naas.
Seorang pelajar SMA meninggal dan seorang pelajar lainnya mengalami luka berat akibat serpihan ledakan bom. Pihak OPM mengatakan mengutuk keras aksi tersebut yang berujung menewaskan seorang pelajar dan melukai seorang pelajar lainnya.
“Kami mengutuk keras serangan bom menggunakan drone milik aparat militer Indonesia yang dijatuhkan tepat di atas rumah warga sipil di Jalan Gunung, kota Dekai, Kabupaten Yahukimo,” ujar Juru Bicara Manajemen Markas Pusat Komando Nasional (Komnas) TPNPB OPM Sebby Sambom melalui keterangan tertulis yang diperoleh dari Dekai, Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (27/11).
Menurut Sebby, bom dijatuhkan pada Selasa (25/11) sekitar pukul 21.00 berujung Listin Sam (17), siswa SMK Negeri 2 Dekai tewas. Sedangkan masyarakat Dapla mengalami luka berat akibat ledakan granat tepat di dalam kamar tidur saat bom dijatuhkan.
Sebby mengatakan, pihak Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB juga menegaskan kepada Presiden Prabowo bahwa ledakan bom tepat di rumah warga sipil yang menewaskan Listin Sam dan warga sipil lainnya mengalami luka berat merupakan kejahatan kemanusiaan saat aparat keamanan Indonesia melakukan operasi militer di Yahukimo.
“Kami juga mejelaskan kepada semua pihak bahwa pada 25 November 2025 tidak ada kontak senjata antara TPNPB Kodap XVI Yahukimo dengan aparat militer Indonesia. Namun, aparat militer Indonesia secara tiba-tiba melakukan serangan bom yang berujung pada jatuhnya dua korban jiwa,” kata Sebby.
Pihak Komnas TPNPB memgimbau kepada negara-negara asing dan anggota PBB agar menghentikan menyuplai senjata berat dan logistik perang kepada Pemerintah Indonesia. Semua logistik perang telah digunakan untuk melakukan kejahatan kemanusiaan terhadap warga sipil di Papua.
“Akibatnya, banyak korban jiwa dan pengungsian besar-besaran terjadi menyusul operasi militer dan konflik bersenjata antara TPNPB dengan militer Indonesia,” kata Sebby lebih lanjut.
Pihaknya juga mendesak kepada lembaga-lembaga HAM nasional dan internasional agar segera melakukan evakuasi warga sipil di wilayah konflik bersenjata yang saat ini sedang mengungsi di hutan-hutan.
“Hal ini perlu kami sampaikan guna mencegah jatuhnya korban jiwa yang akan terus meningkat akibat kekurangan makanan dan obat-obatan karena tidak ada bantuan kemanusiaan. Kami memberikan ijin bagi lembaga-lembaga kemanusiaan yang netral untuk memasuki wilayah konflik bersenjata,” ujar Sebby. (*)
https://www.odiyaiwuu.com/tentara-op...ar-luka-berat/
Kecaman KKB atas Tindakan aparat

ODIYAIWUU.com
27 November 2025
Warga korban serangan bom udara di Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan saat dibawa warga. Pihak OPM mengklaim, bom dijatuhkan Selasa (25/11) sekitar pukul 21.00. Foto: Istimewa
DEKAI, ODIYAIWUU.com — Pihak Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat, sayap militer Organisasi Papua Merdeka (TPNPB OPM) mengklaim, serangan bom udara menggunakan drone aparat keamanan Indonesia di rumah warga sipil di Dekai, Kabupaten Yahukimo. Provinsi Papua Pegunungan, berujung naas.
Seorang pelajar SMA meninggal dan seorang pelajar lainnya mengalami luka berat akibat serpihan ledakan bom. Pihak OPM mengatakan mengutuk keras aksi tersebut yang berujung menewaskan seorang pelajar dan melukai seorang pelajar lainnya.
“Kami mengutuk keras serangan bom menggunakan drone milik aparat militer Indonesia yang dijatuhkan tepat di atas rumah warga sipil di Jalan Gunung, kota Dekai, Kabupaten Yahukimo,” ujar Juru Bicara Manajemen Markas Pusat Komando Nasional (Komnas) TPNPB OPM Sebby Sambom melalui keterangan tertulis yang diperoleh dari Dekai, Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (27/11).
Menurut Sebby, bom dijatuhkan pada Selasa (25/11) sekitar pukul 21.00 berujung Listin Sam (17), siswa SMK Negeri 2 Dekai tewas. Sedangkan masyarakat Dapla mengalami luka berat akibat ledakan granat tepat di dalam kamar tidur saat bom dijatuhkan.
Sebby mengatakan, pihak Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB juga menegaskan kepada Presiden Prabowo bahwa ledakan bom tepat di rumah warga sipil yang menewaskan Listin Sam dan warga sipil lainnya mengalami luka berat merupakan kejahatan kemanusiaan saat aparat keamanan Indonesia melakukan operasi militer di Yahukimo.
“Kami juga mejelaskan kepada semua pihak bahwa pada 25 November 2025 tidak ada kontak senjata antara TPNPB Kodap XVI Yahukimo dengan aparat militer Indonesia. Namun, aparat militer Indonesia secara tiba-tiba melakukan serangan bom yang berujung pada jatuhnya dua korban jiwa,” kata Sebby.
Pihak Komnas TPNPB memgimbau kepada negara-negara asing dan anggota PBB agar menghentikan menyuplai senjata berat dan logistik perang kepada Pemerintah Indonesia. Semua logistik perang telah digunakan untuk melakukan kejahatan kemanusiaan terhadap warga sipil di Papua.
“Akibatnya, banyak korban jiwa dan pengungsian besar-besaran terjadi menyusul operasi militer dan konflik bersenjata antara TPNPB dengan militer Indonesia,” kata Sebby lebih lanjut.
Pihaknya juga mendesak kepada lembaga-lembaga HAM nasional dan internasional agar segera melakukan evakuasi warga sipil di wilayah konflik bersenjata yang saat ini sedang mengungsi di hutan-hutan.
“Hal ini perlu kami sampaikan guna mencegah jatuhnya korban jiwa yang akan terus meningkat akibat kekurangan makanan dan obat-obatan karena tidak ada bantuan kemanusiaan. Kami memberikan ijin bagi lembaga-lembaga kemanusiaan yang netral untuk memasuki wilayah konflik bersenjata,” ujar Sebby. (*)
https://www.odiyaiwuu.com/tentara-op...ar-luka-berat/
Kecaman KKB atas Tindakan aparat
itkgid memberi reputasi
1
62
1
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
691.7KThread•56.9KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya